Cara Membuat Kentang Goreng ala Cafe dengan Bumbu Sederhana, Anti Lembek

2 months ago 57

Liputan6.com, Jakarta - Kentang goreng ala kafe yang renyah di luar dan lembut di dalam adalah camilan favorit banyak orang, cocok dinikmati kapan saja. Namun, seringkali tantangan terbesar saat membuatnya di rumah adalah mendapatkan hasil yang konsisten, renyah, dan tidak mudah lembek seperti di restoran cepat saji. Banyak penggemar kentang goreng yang kecewa dengan hasil akhir yang lembek atau berminyak, jauh dari ekspektasi kerenyahan ala restoran.

Padahal, ada beberapa teknik dan rahasia sederhana yang bisa diterapkan untuk mencapai kesempurnaan tersebut. Memahami langkah-langkah dasar dan menghindari kesalahan umum adalah kunci utama untuk menghasilkan kentang goreng yang garing, lembut, dan tahan lama kerenyahannya. Lantas bagaimana cara membuat kentang goreng ala Cafe dengan bumbu sederhana dan anti lembek? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (7/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

Bahan-Bahan Utama

  • Kentang: 500 gram hingga 900 gram kentang segar (pilih ukuran besar agar mudah dipotong), disarankan jenis kentang dengan kadar pati tinggi seperti Russet atau Idaho.
  • Tepung Maizena atau Terigu: 2 sendok makan hingga 100 gram (untuk melumuri).
  • Garam: 1 sendok teh hingga 1 sendok makan (untuk merendam, merebus, dan bumbu).
  • Air Es: Secukupnya (untuk merendam).
  • Minyak Goreng: Secukupnya (untuk menggoreng, pastikan jumlahnya cukup banyak agar kentang terendam).

Bumbu Sederhana (Opsional)

  • Bawang Putih Bubuk: 1/2 sendok teh.
  • Kaldu Ayam Bubuk/Kaldu Jamur: Secukupnya.
  • Lada Hitam: Sesuai selera.
  • Paprika Smoked Powder: 1 sendok teh.
  • Keju Parmesan Bubuk: 1 sendok teh.
  • Oregano: 1/2 sendok teh.

1. Pemilihan Jenis Kentang yang Tepat

Pemilihan jenis kentang sangat memengaruhi hasil akhir kentang goreng yang renyah. Kentang dengan kadar pati tinggi seperti Russet atau Idaho sangat direkomendasikan karena memiliki kandungan pati yang tinggi dan kadar air yang rendah, yang merupakan kunci untuk mendapatkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.

Jenis kentang ini lebih cocok untuk digoreng karena menghasilkan tekstur luar yang garing namun tetap lembut di bagian dalam. Pati berlebih pada kentang jenis ini membantu pembentukan kerak garing saat digoreng, menjadikannya pilihan ideal untuk kentang goreng ala cafe.

Kentang tepung, yang memiliki kulit lebih tebal dan kandungan pati sekitar 22% dari berat basah, berkontribusi pada kerenyahan yang optimal. Varietas seperti Russet Burbank, Ranger Russet, dan Umatilla Russet bahkan sering digunakan oleh restoran cepat saji seperti McDonald's karena karakteristik penggorengannya yang sangat baik.

2. Teknik Pemotongan dan Perendaman dalam Air Dingin

Setelah memilih kentang yang tepat, langkah selanjutnya adalah mengupas dan memotong kentang memanjang seperti stik dengan ukuran sekitar 0,5 cm hingga 1,25 cm. Ukuran yang seragam penting untuk memastikan kentang matang merata saat digoreng.

Perendaman dalam air dingin atau air es selama minimal 15-30 menit sangat penting untuk menghilangkan kelebihan pati pada permukaan kentang. 

Pati berlebih dapat membuat kentang lembek dan kurang renyah, sehingga proses perendaman ini krusial untuk tekstur akhir yang diinginkan. Beberapa resep juga menyarankan menambahkan garam ke dalam air rendaman untuk memberikan rasa gurih yang meresap hingga ke dalam kentang.

3. Proses Perebusan Awal (Blanching)

Setelah direndam, tiriskan kentang hingga benar-benar kering sebelum melanjutkan ke proses perebusan. Kemudian, rebus kentang dalam air mendidih selama 3-6 menit, atau hingga setengah matang. 

Proses perebusan awal ini membantu mematangkan bagian dalam kentang secara merata dan mengurangi kadar airnya. Dengan demikian, kentang akan lebih renyah saat digoreng dan memiliki tekstur lembut di bagian dalam, menghindari hasil yang lembek.

Beberapa sumber menyarankan menambahkan sedikit garam atau kaldu jamur/bawang putih bubuk ke dalam air rebusan untuk menambah rasa yang lebih kaya pada kentang. Setelah direbus, tiriskan kembali dan biarkan kentang sedikit dingin sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

4. Pelapisan dengan Tepung Maizena atau Terigu

Setelah kentang direbus dan ditiriskan, lumuri kentang dengan tepung maizena atau terigu secara tipis dan merata. Pelapisan ini merupakan salah satu rahasia penting untuk mendapatkan kerenyahan maksimal. 

Tepung maizena atau terigu berfungsi sebagai lapisan pelindung yang akan menciptakan tekstur renyah dan garing di bagian luar kentang saat digoreng. Lapisan ini juga berperan mencegah kentang menyerap terlalu banyak minyak, sehingga hasilnya tidak lembek dan lebih lezat.

Pastikan seluruh permukaan kentang terlapisi tipis untuk hasil optimal, namun jangan terlalu tebal agar tidak terasa seperti adonan. Penggunaan tepung ini akan membantu menciptakan lapisan luar yang krispi, mirip dengan kentang goreng ala cafe favorit Anda.

5. Teknik Penggorengan Dua Kali (Double Frying)

Rahasia utama untuk mendapatkan kentang goreng ala cafe yang sangat renyah dan tidak lembek adalah teknik penggorengan dua kali (double frying). Metode ini memastikan bagian dalam kentang matang sempurna dan bagian luar menjadi sangat garing.

Pada penggorengan pertama, panaskan minyak dalam jumlah banyak dengan api sedang. Goreng kentang hingga setengah matang atau berwarna kekuningan pucat, sekitar 1-5 menit, lalu angkat dan tiriskan. Biarkan kentang dingin sepenuhnya; pada tahap ini, kentang bisa disimpan di dalam freezer untuk stok.

Untuk penggorengan kedua, panaskan kembali minyak dengan api besar hingga benar-benar panas. Goreng kentang yang sudah dingin hingga berwarna kuning keemasan dan renyah sempurna, lalu angkat dan tiriskan segera. Penggorengan kedua ini akan membuat kentang sangat renyah di luar dan lembut di dalam, menjadikannya anti lembek.

6. Penggunaan Minyak yang Cukup dan Suhu yang Tepat

Aspek krusial lainnya dalam cara membuat kentang goreng ala cafe adalah penggunaan minyak yang cukup dan suhu yang tepat. Pastikan menggunakan minyak goreng dalam jumlah yang cukup banyak sehingga kentang terendam sepenuhnya saat digoreng (deep frying).

Menggoreng dengan minyak yang belum panas akan membuat kentang menyerap banyak minyak dan menjadi lembek, jauh dari tekstur renyah yang diinginkan.

Suhu minyak yang stabil dan panas sangat krusial; gunakan api sedang untuk penggorengan pertama dan api besar untuk penggorengan kedua. Penting juga untuk menghindari memasukkan terlalu banyak kentang sekaligus ke dalam wajan, karena ini dapat menurunkan suhu minyak secara drastis dan membuat kentang kurang renyah.

7. Pembumbuan Sederhana Setelah Digoreng

Setelah kentang goreng matang dan ditiriskan dari minyak, segera pindahkan ke dalam mangkuk besar. Pembumbuan harus dilakukan saat kentang masih panas agar bumbu dapat menempel sempurna dan meresap dengan baik.

Saat masih panas, taburi dengan bumbu sederhana sesuai selera Anda. Anda bisa menggunakan bumbu yang telah disiapkan sebelumnya.

Bumbu yang bisa digunakan antara lain garam, bawang putih bubuk, kaldu bubuk, lada hitam, paprika smoked powder, atau keju parmesan bubuk. Aduk rata agar bumbu tersebar merata pada seluruh permukaan kentang yang masih hangat. Sajikan segera dengan saus sambal, saus tomat, atau mayones untuk pengalaman rasa yang maksimal dan nikmati kentang goreng ala cafe buatan rumah yang anti lembek.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Membuat Kentang Goreng ala Cafe dengan Bumbu Sederhana

1. Mengapa pemilihan jenis kentang penting untuk kentang goreng renyah?

Jawaban: Pemilihan kentang dengan kadar pati tinggi seperti Russet atau Idaho sangat penting karena memiliki kadar air rendah, yang berkontribusi pada tekstur renyah di luar dan lembut di dalam saat digoreng.

2. Apa fungsi perendaman kentang dalam air es?

Jawaban: Perendaman kentang dalam air es berfungsi untuk menghilangkan kelebihan pati pada permukaan kentang. Kelebihan pati dapat membuat kentang menjadi lembek saat digoreng, sehingga proses ini esensial untuk mendapatkan hasil yang lebih renyah.

3. Mengapa teknik penggorengan dua kali (double frying) direkomendasikan?

Jawaban: Teknik penggorengan dua kali (double frying) direkomendasikan karena memungkinkan kentang matang sempurna di bagian dalam pada penggorengan pertama, dan menghasilkan lapisan luar yang sangat renyah serta garing pada penggorengan kedua.

4. Apa yang menyebabkan kentang goreng menjadi lembek setelah dingin?

Jawaban: Kentang goreng menjadi lembek setelah dingin karena uap air yang terperangkap keluar dan menyebabkan kondensasi, yang kemudian membasahi permukaan kentang. Hal ini mengurangi kerenyahan yang awalnya didapat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |