Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan seringkali membawa tantangan tersendiri, salah satunya adalah sepatu yang basah kuyup akibat kehujanan. Maka dari itu, cara hilangkan bau sepatu ini menjadi penting. Kondisi sepatu basah tidak hanya tidak nyaman, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tak sedap dan merusak material sepatu jika tidak ditangani dengan benar.
Mengeringkan sepatu secara sembarangan, misalnya menjemurnya langsung di bawah terik matahari terlalu lama, justru bisa menyebabkan kerusakan seperti lem yang lepas, warna pudar, atau material menjadi kaku.
Liputan6 akan memandu Anda melalui berbagai metode penanganan, mulai dari langkah awal pengeringan, pemanfaatan bahan alami penyerap bau, hingga tips perawatan lanjutan untuk memastikan sepatu Anda tetap segar dan bebas bau apek setelah kehujanan. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Kamis (5/2/2026)
1. Langsung Dikeringkan
Ketika sepatu basah karena kehujanan, langkah pertama yang krusial adalah segera melakukan penanganan awal untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap. Bau sepatu biasanya muncul ketika keringat dari kaki bercampur dengan bakteri atau jamur yang berkembang biak di dalam sepatu.
- Setelah sampai di rumah, segera lepaskan sepatu dan keluarkan insole (alas dalam) jika bisa dilepas, karena bagian ini cenderung menyerap banyak air dan menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk tumbuh.
- Melepas tali sepatu juga disarankan untuk mempercepat proses pengeringan dan memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik di bagian dalam sepatu.
- Setelah itu, lap permukaan luar sepatu dengan kain kering atau handuk bersih untuk menghilangkan air, lumpur, atau kotoran yang menempel. Untuk menyerap kelembapan di bagian dalam sepatu, masukkan gumpalan koran bekas yang bersih dan kering ke dalam sepatu, padatkan hingga ujung sepatu.
- Ganti koran secara berkala jika sudah basah hingga sepatu benar-benar kering. Paparan sinar matahari pagi juga memiliki manfaat besar dalam membantu mengurangi bakteri serta menjaga kondisi sepatu tetap kering, namun pastikan tidak menjemur terlalu lama agar bahan sepatu tetap terjaga kualitasnya.
2. Gunakan Baking Soda dan Kopi
Setelah sepatu cukup kering dari kelembapan awal, langkah selanjutnya adalah menghilangkan bau yang mungkin masih tertinggal menggunakan bahan-bahan alami yang efektif. Baking soda, atau natrium bikarbonat, dikenal luas karena kemampuannya menyerap bau tak sedap dan kelembapan, serta menghilangkan bakteri pada sepatu.
Cara penggunaannya cukup mudah:
- Taburkan sedikit baking soda secara merata ke dalam sepatu yang berbau, lalu diamkan semalaman atau setidaknya 6 jam.
- Baking soda akan bekerja menyerap bau dan kelembapan yang tersisa.
- Keesokan paginya, buang sisa baking soda dari dalam sepatu, bisa dengan menepuk-nepuk atau menggunakan penyedot debu kecil.
Selain baking soda, bubuk kopi juga merupakan penyerap bau alami yang efektif karena aromanya yang kuat dan khas. Kopi dapat menyerap bau tidak sedap di sekitarnya, termasuk pada sepatu. Pastikan sepatu benar-benar kering sebelum menggunakan kopi.
3. Bahan Alami Lain
Beberapa bahan alami lain juga dapat dimanfaatkan sebagai cara hilangkan bau sepatu habis kehujanan yang membandel.
Kantong Teh Bekas
Kantong teh bekas, terutama teh hitam, mengandung tanin yang memiliki sifat antibakteri dan dapat membantu membasmi bakteri penyebab bau. Setelah kantong teh digunakan, keringkan terlebih dahulu, lalu masukkan satu kantong ke dalam setiap sepatu dan diamkan semalaman.
Garam Dapur
Garam dapur tidak hanya berguna sebagai bumbu masakan, tetapi juga memiliki kemampuan menyerap kelembapan dan bau. Taburkan sedikit garam ke dalam sepatu dan biarkan beberapa jam atau semalaman, kemudian bersihkan sisa garam sebelum sepatu dipakai kembali.
Cuka
Selain itu, cuka memiliki sifat antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab bau sepatu. Campurkan air cuka dengan air biasa dalam perbandingan 1:1, lalu semprotkan larutan ini ke dalam sepatu dan biarkan mengering di tempat yang sejuk.
Kulit Jeruk
Kulit jeruk kering dan daun pandan kering juga dapat digunakan sebagai pengharum alami. Keringkan kulit jeruk dan masukkan beberapa potong ke dalam sepatu. Untuk daun pandan, keringkan dan potong sesuai ukuran sepatu, lalu letakkan di dalam sepatu saat disimpan.
4. Perawatan Sepatu
Untuk menjaga sepatu tetap segar dan bebas bau dalam jangka panjang, perawatan lanjutan sangat dianjurkan.
Mencuci Sepatu
Mencuci sepatu secara rutin membantu menghilangkan kotoran, keringat, serta bakteri penyebab bau yang menumpuk di permukaan maupun bagian dalam sepatu. Gunakan sabun lembut atau deterjen khusus sepatu, sikat perlahan, bilas hingga bersih, dan keringkan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.
Arang dan Silica Gel
Selain itu, arang aktif atau silica gel dapat menjadi pilihan efektif sebagai penyerap bau dan kelembapan. Arang aktif memiliki pori-pori yang dapat menjebak molekul bau, sementara silica gel menyerap kelembapan. Anda bisa menempatkan kantung arang aktif atau silica gel di dalam sepatu saat tidak digunakan.
Sebagai tips tambahan, memiliki sepatu cadangan sangat disarankan, terutama saat musim hujan. Hal ini memungkinkan sepatu yang basah untuk benar-benar kering dan beristirahat sebelum digunakan kembali, sehingga mencegah penumpukan kelembapan dan bau. Jika bau sepatu sangat membandel dan sulit dihilangkan sendiri, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional laundry sepatu.
Dengan menerapkan berbagai cara hilangkan bau sepatu habis kehujanan ini, Anda dapat memastikan alas kaki tetap bersih, nyaman, dan bebas bau tak sedap, siap menemani aktivitas Anda di segala cuaca.
People Also Ask
1. Apa penyebab utama bau tidak sedap pada sepatu?
Jawaban: Bau sepatu biasanya muncul akibat keringat kaki, kelembapan berlebih, serta aktivitas bakteri di ruang tertutup.
2. Apakah bau sepatu bisa dihilangkan tanpa produk kimia?
Jawaban: Tentu bisa. Berbagai bahan alami di rumah efektif digunakan sebagai cara menghilangkan bau sepatu tanpa semprot kimia.
3. Bahan alami apa paling mudah digunakan?
Jawaban: Baking soda, arang kayu, koran bekas, dan teh celup termasuk bahan sederhana serta mudah ditemukan.
4. Bagaimana cara kerja baking soda mengatasi bau sepatu?
Jawaban: Baking soda menyerap kelembapan dan menetralisir aroma tidak sedap di dalam sepatu.
5. Apakah sinar matahari membantu mengurangi bau sepatu?
Jawaban: Paparan sinar matahari membantu mengurangi bakteri serta kelembapan penyebab bau.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549233/original/030944900_1775610919-Potong_Daun_dan_Ranting_yang_Rusak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518561/original/062496000_1772512184-melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459390/original/030288100_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556734/original/059334600_1776301591-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482977/original/074055700_1769311752-Mangosteen_fruit_on_the_tree.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478912/original/070816200_1768960225-sepatuu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519330/original/072421700_1772546934-IMG-20260303-WA0014_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555604/original/093057600_1776167944-Kandang_Baterai_Bertingkat_____Hemat_Lahan__Kapasitas_Besar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550950/original/022476300_1775712848-Alamanda__Allamanda_cathartica_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556933/original/006271400_1776312096-Contoh_Rumah_Tumbuh_di_Desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548950/original/079762800_1775557037-LG_InstaView_Door_in_Door_GC_Q247CSBV__Premium_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3623965/original/002411600_1636099377-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477918/original/004984000_1768885470-Gemini_Generated_Image_enx31yenx31yenx3.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556878/original/095480600_1776310388-desain_edible_garden_outdoor_yang_tahan_panas_dan_hujan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556767/original/080104300_1776305403-ide_kebun_sayur_di_balai_desa_untuk_kebutuhan_warga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521683/original/098936100_1772697358-Gemini_Generated_Image_4m1ee14m1ee14m1e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550405/original/049421600_1775692284-unnamed__85_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542587/original/068266800_1774947132-Gemini_Generated_Image_lqa1h8lqa1h8lqa1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491717/original/039654900_1770104755-ChatGPT_Image_3_Feb_2026__14.45.07.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551101/original/011637500_1775718005-Gemini_Generated_Image_j9j7vpj9j7vpj9j7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372963/original/045630500_1612924679-bitcoin-3089728_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453609/original/052113800_1766482712-Contoh_Tanaman_Aromatik_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454470/original/088238500_1766560631-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441991/original/026174300_1765523690-Bersihkan_Emas_Perhiasan_di_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445595/original/069448000_1765859955-rambut_ala_korea.jpg)