Cara Budidaya Jamur Merang yang Mudah, Cepat Panen, dan Menguntungkan

1 week ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Cara budidaya jamur merang banyak diminati karena jamur ini memiliki nilai jual tinggi dan masa panen yang relatif singkat. Jamur merang juga dikenal mudah diolah menjadi berbagai menu makanan, sehingga permintaannya stabil di pasaran. Tidak heran jika budidaya jamur merang sering dijadikan peluang usaha rumahan.

Keunggulan jamur merang terletak pada proses budidayanya yang tidak membutuhkan lahan luas. Dengan pengelolaan yang tepat, hasil panen bisa optimal meski dilakukan secara sederhana. Kunci keberhasilan terletak pada media tanam, suhu, dan kelembapan.

Melalui pemahaman cara budidaya jamur merang yang benar, risiko kegagalan bisa ditekan sejak awal. Liputan6 akan membahas tahapan penting yang mudah dipraktikkan oleh pemula. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Selasa (10/2/2026).

1. Persiapan Media Tanam Jamur Merang

Media tanam menjadi faktor utama dalam keberhasilan budidaya jamur merang. Umumnya, media yang digunakan berasal dari jerami padi, kapas bekas, atau limbah pertanian lainnya. Bahan ini mudah didapat dan memiliki kandungan yang sesuai untuk pertumbuhan jamur.

Sebelum digunakan, jerami harus direndam dan difermentasi terlebih dahulu. Proses ini bertujuan untuk melunakkan bahan dan menghilangkan mikroorganisme pengganggu. Media yang baik akan berwarna kecokelatan dan tidak berbau menyengat.

Persiapan media yang tepat akan mempercepat pertumbuhan miselium jamur. Tahap ini sangat menentukan kualitas dan kuantitas hasil panen.

2. Proses Penyusunan dan Sterilisasi Media

Setelah media siap, langkah selanjutnya adalah penyusunan media di kumbung atau rak budidaya. Media disusun berlapis dengan ketebalan tertentu agar sirkulasi udara tetap baik. Penyusunan yang rapi membantu pertumbuhan jamur lebih merata.

Sterilisasi media dilakukan dengan cara penguapan atau pemanasan. Tujuannya untuk membunuh bakteri dan jamur liar yang dapat menghambat pertumbuhan jamur merang. Proses ini biasanya berlangsung beberapa jam hingga suhu media stabil.

Sterilisasi yang baik akan menciptakan lingkungan tumbuh yang bersih. Dengan begitu, bibit jamur dapat berkembang secara optimal tanpa gangguan.

3. Penebaran Bibit dan Pengaturan Lingkungan

Bibit jamur merang ditebarkan setelah media tanam dingin. Penebaran dilakukan secara merata agar jamur tumbuh serempak. Gunakan bibit berkualitas dari produsen terpercaya untuk hasil terbaik.

Setelah penebaran bibit, perhatikan suhu dan kelembapan kumbung. Jamur merang tumbuh optimal pada suhu hangat dengan kelembapan tinggi. Ventilasi tetap dibutuhkan agar udara tidak pengap.

Pengaturan lingkungan yang stabil sangat berpengaruh terhadap kecepatan panen. Kesalahan pada tahap ini sering menjadi penyebab jamur gagal tumbuh.

4. Perawatan Selama Masa Pertumbuhan Jamur

Perawatan jamur merang relatif sederhana namun harus konsisten. Penyiraman dilakukan untuk menjaga kelembapan media, tetapi jangan sampai terlalu basah. Kelembapan berlebih dapat memicu pembusukan media.

Pantau pertumbuhan jamur setiap hari untuk mendeteksi hama atau jamur liar. Jika ditemukan gangguan, segera lakukan penanganan. Kebersihan kumbung harus selalu dijaga.

Perawatan yang baik akan menghasilkan jamur yang segar dan berkualitas. Jamur tumbuh seragam dan siap dipanen sesuai waktu.

5. Panen dan Pasca Panen Jamur Merang

Jamur merang biasanya dapat dipanen dalam waktu singkat setelah penebaran bibit. Panen dilakukan saat jamur masih berbentuk kancing agar kualitasnya terbaik. Gunakan tangan atau alat bersih saat memanen.

Setelah panen, jamur segera dibersihkan dan disortir. Jamur segar sebaiknya langsung dijual atau disimpan dalam kondisi dingin. Penanganan pasca panen memengaruhi daya simpan jamur.

Dengan teknik panen yang tepat, jamur merang memiliki nilai jual tinggi. Inilah tahap akhir dari cara budidaya jamur merang yang menguntungkan.

People Also Ask

1. Berapa lama jamur merang bisa dipanen?

Jawaban: Biasanya jamur merang dapat dipanen sekitar 10–14 hari setelah penebaran bibit.

2. Apakah budidaya jamur merang cocok untuk pemula?

Jawaban: Ya, budidaya ini relatif mudah dan tidak membutuhkan lahan luas.

3. Media apa yang paling baik untuk jamur merang?

Jawaban: Jerami padi adalah media paling umum dan efektif untuk budidaya jamur merang.

4. Apakah jamur merang bisa dibudidayakan di rumah?

Jawaban: Bisa, selama suhu dan kelembapan lingkungan dapat dikontrol.

5. Bagaimana cara meningkatkan hasil panen jamur merang?

Jawaban: Gunakan bibit berkualitas, jaga kebersihan, dan atur suhu serta kelembapan dengan baik.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |