Liputan6.com, Jakarta - Penting untuk mengetahui trik menata rak piring biar cepat kering dan tidak bau agar dapur tetap higienis dan nyaman. Rak piring sendiri adalah salah satu perlengkapan dapur esensial untuk menjaga kebersihan dan kerapian peralatan makan di rumah.
Namun, seringkali rak piring menjadi sumber masalah seperti piring yang lama kering atau bahkan menimbulkan bau tidak sedap. Penataan yang tepat tidak hanya mempercepat proses pengeringan, tetapi juga mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur yang menjadi penyebab utama bau apek.
Dengan menerapkan beberapa strategi sederhana, Anda bisa memiliki rak piring yang selalu bersih, kering, dan terorganisir. Memahami trik menata rak piring biar cepat kering dan tidak bau adalah investasi kecil untuk kenyamanan dan kesehatan keluarga. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (05/02/2026).
Pilih Rak Piring dengan Desain dan Material yang Tepat
Pemilihan rak piring yang sesuai merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan piring cepat kering dan tidak bau. Rak piring harus memiliki desain yang mendukung sirkulasi udara optimal dan terbuat dari material tahan terhadap kelembapan.
Material seperti stainless steel atau aluminium sering direkomendasikan karena sifatnya yang anti karat dan mudah dibersihkan. Rak piring stainless steel dikenal awet dan kokoh, serta memiliki tampilan modern dan elegan, meskipun harganya mungkin lebih mahal. Rak piring aluminium juga merupakan pilihan yang aman karena ringan, tidak mudah berkarat, dan mudah dibersihkan.
Selain material, desain rak piring juga sangat penting untuk menunjang proses pengeringan. Pilihlah rak yang memiliki peniris air atau alas tirisan yang baik untuk menampung sisa air dari peralatan makan yang baru dicuci. Beberapa model dirancang untuk ditempatkan di atas atau samping bak cuci piring, sehingga air dapat langsung menetes ke wastafel.
Pastikan Sirkulasi Udara yang Baik
Sirkulasi udara yang memadai adalah kunci utama agar piring cepat kering dan mencegah bau apek. Kelembapan yang terperangkap dapat menjadi sarang pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab bau tidak sedap.
Oleh karena itu, hindari menempatkan rak piring di area yang tertutup atau lembap, seperti di dalam lemari yang tidak memiliki ventilasi. Jika rak piring diletakkan di dalam kabinet, pastikan kabinet tersebut memiliki penutup transparan yang mudah dibuka tutup dan bahan rak berongga di bagian bawah.
Membiarkan lemari terbuka juga dapat membantu udara dan sinar matahari mengatasi kelembapan. Untuk rak piring terbuka, pastikan tidak ada benda lain yang menghalangi aliran udara di sekelilingnya.
Jarak antara piring dan peralatan lain di rak juga perlu diperhatikan agar udara dapat mengalir bebas di antara setiap item. Sirkulasi udara yang baik tidak hanya mempercepat pengeringan tetapi juga menjaga kebersihan rak secara keseluruhan.
Keringkan Peralatan Makan Sebelum Disimpan
Mengeringkan sebagian besar air dari peralatan makan sebelum meletakkannya di rak akan sangat membantu. Ini adalah salah satu trik paling efektif untuk mempercepat proses pengeringan dan mengurangi kelembapan berlebih pada rak.
Piring yang masih sangat basah akan memperlambat pengeringan dan meningkatkan risiko bau tidak sedap. Anda bisa menggunakan kain mikrofiber bersih untuk mengeringkan piring dan peralatan makan lainnya setelah dicuci, karena kain mikrofiber dikenal efektif menyerap air dengan cepat.
Pastikan kain yang digunakan bersih dan tidak basah atau kotor, karena kain kotor dapat memindahkan bakteri ke piring yang sudah dicuci. Proses pengeringan awal ini sangat penting terutama untuk rak piring kayu, karena rak kayu rentan terhadap jamur jika terus-menerus lembap.
Tata Piring dengan Rapi dan Beri Jarak
Penataan piring yang rapi dan terorganisir di rak tidak hanya membuat dapur terlihat estetik, tetapi juga sangat berpengaruh pada kecepatan pengeringan. Piring yang ditumpuk rapat akan menghambat sirkulasi udara, sehingga air sulit menguap dan piring menjadi lebih lama kering.
Tempatkan piring secara vertikal dengan sedikit jarak di antara masing-masing piring, memungkinkan udara mengalir bebas di seluruh permukaannya. Untuk piring yang lebih besar, letakkan di bagian belakang rak dan piring yang lebih kecil di bagian depan.
Gelas dan mangkuk dapat diletakkan terbalik agar air tidak menggenang di dalamnya. Mengelompokkan peralatan makan berdasarkan jenisnya juga akan membantu menjaga kerapian dan memudahkan saat mengambil, misalnya dengan memisahkan sendok, garpu, dan pisau ke dalam wadah khusus yang juga memiliki lubang drainase.
Rutin Bersihkan Rak Piring
Kebersihan rak piring adalah faktor krusial untuk mencegah bau tidak sedap dan pertumbuhan bakteri. Rak piring yang sering terkena air, sisa sabun, dan tetesan minyak rentan dipenuhi kerak putih, noda kusam, hingga karat.
Pembersihan rutin akan menghilangkan sisa makanan dan kuman yang tidak terlihat. Bersihkan rak piring setidaknya seminggu sekali dengan air sabun, dan untuk kerak membandel, Anda bisa merendam rak dengan air panas selama 15-30 menit.
Setelah itu, gosok dengan sikat atau spons dan bilas hingga bersih. Untuk menghilangkan bau apek atau jamur, gunakan campuran cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama, lalu lap seluruh permukaan rak. Pastikan rak benar-benar kering setelah dibersihkan.
Manfaatkan Tatakan Air dan Keringkan Secara Berkala
Tatakan air pada rak piring memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan mencegah genangan air. Tatakan ini berfungsi menampung sisa air yang menetes dari peralatan makan yang sedang dikeringkan.
Tanpa tatakan air, meja dapur akan basah dan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Meskipun tatakan air sangat membantu, penting untuk mengosongkan dan membersihkannya secara berkala. Air yang menggenang di tatakan terlalu lama dapat menjadi sumber bau tidak sedap dan tempat pertumbuhan mikroorganisme.
Idealnya, tatakan air dikosongkan dan dilap kering setiap kali selesai mencuci piring. Jika rak Anda tidak memiliki sistem drainase otomatis, pastikan untuk membersihkan tatakan air secara rutin dengan sabun dan air, lalu keringkan sepenuhnya.
Hindari Menumpuk Peralatan yang Belum Kering Sempurna
Salah satu kebiasaan yang sering menyebabkan rak piring bau dan piring lama kering adalah menumpuk peralatan makan yang belum kering sempurna. Menumpuk piring atau mangkuk yang masih basah akan menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak.
Setelah dicuci, berikan waktu cukup bagi setiap peralatan untuk mengering di rak sebelum disimpan ke dalam lemari. Jika Anda terburu-buru, gunakan kain bersih untuk mengeringkan piring secara manual.
Hindari menempatkan piring basah langsung ke dalam lemari tertutup, karena ini akan menyebabkan bau dan jamur. Jika Anda memiliki banyak peralatan makan, pertimbangkan untuk menggunakan rak piring bertingkat atau rak piring tambahan untuk menampung semua item tanpa menumpuknya.
FAQ
- Bagaimana trik menata rak piring biar cepat kering dan tidak bau? Triknya adalah memastikan sirkulasi udara yang baik, mengeringkan piring sebagian sebelum diletakkan, dan menata piring dengan jarak.
- Material rak piring apa yang paling baik agar cepat kering dan tidak bau? Material stainless steel atau aluminium adalah pilihan terbaik karena anti karat, mudah dibersihkan, dan tidak menyerap bau.
- Mengapa rak piring saya sering bau apek? Rak piring bau apek biasanya disebabkan oleh kelembapan berlebih dan pertumbuhan jamur atau bakteri akibat sisa air dan makanan.
- Seberapa sering rak piring harus dibersihkan? Rak piring sebaiknya dibersihkan secara rutin setidaknya seminggu sekali untuk mencegah penumpukan kerak dan kuman.
- Apakah tatakan air pada rak piring penting? Ya, tatakan air penting untuk menampung tetesan air dan menjaga meja dapur tetap kering, namun harus sering dikosongkan dan dibersihkan.
- Bagaimana cara menata piring di rak agar rapi dan cepat kering? Tata piring secara vertikal dengan sedikit jarak antar piring, dan letakkan gelas/mangkuk terbalik untuk sirkulasi udara optimal.
- Bisakah saya menggunakan cuka untuk membersihkan rak piring yang bau? Ya, cuka putih adalah bahan alami yang efektif membunuh bakteri dan jamur penyebab bau pada rak piring.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549233/original/030944900_1775610919-Potong_Daun_dan_Ranting_yang_Rusak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518561/original/062496000_1772512184-melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459390/original/030288100_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556734/original/059334600_1776301591-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482977/original/074055700_1769311752-Mangosteen_fruit_on_the_tree.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478912/original/070816200_1768960225-sepatuu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519330/original/072421700_1772546934-IMG-20260303-WA0014_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555604/original/093057600_1776167944-Kandang_Baterai_Bertingkat_____Hemat_Lahan__Kapasitas_Besar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550950/original/022476300_1775712848-Alamanda__Allamanda_cathartica_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556933/original/006271400_1776312096-Contoh_Rumah_Tumbuh_di_Desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548950/original/079762800_1775557037-LG_InstaView_Door_in_Door_GC_Q247CSBV__Premium_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3623965/original/002411600_1636099377-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477918/original/004984000_1768885470-Gemini_Generated_Image_enx31yenx31yenx3.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556878/original/095480600_1776310388-desain_edible_garden_outdoor_yang_tahan_panas_dan_hujan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556767/original/080104300_1776305403-ide_kebun_sayur_di_balai_desa_untuk_kebutuhan_warga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521683/original/098936100_1772697358-Gemini_Generated_Image_4m1ee14m1ee14m1e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550405/original/049421600_1775692284-unnamed__85_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542587/original/068266800_1774947132-Gemini_Generated_Image_lqa1h8lqa1h8lqa1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491717/original/039654900_1770104755-ChatGPT_Image_3_Feb_2026__14.45.07.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551101/original/011637500_1775718005-Gemini_Generated_Image_j9j7vpj9j7vpj9j7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372963/original/045630500_1612924679-bitcoin-3089728_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453609/original/052113800_1766482712-Contoh_Tanaman_Aromatik_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454470/original/088238500_1766560631-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441991/original/026174300_1765523690-Bersihkan_Emas_Perhiasan_di_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445595/original/069448000_1765859955-rambut_ala_korea.jpg)