7 Inspirasi Teras Rumah dengan Pagar Tanaman Hidup, Tren Hunian Asri 2026

12 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah bukan hanya sekadar area transisi, melainkan juga cerminan keindahan hunian secara keseluruhan. Menciptakan suasana yang asri dan menyejukkan di teras dapat meningkatkan kenyamanan bagi penghuni dan tamu yang datang. Salah satu cara efektif untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengaplikasikan pagar tanaman hidup yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional.

Pagar tanaman hidup menawarkan berbagai manfaat, mulai dari memberikan privasi, menyaring udara, hingga mengurangi panas di sekitar rumah. Konsep ini semakin populer di tengah tren desain hunian modern yang mengedepankan keberlanjutan dan kedekatan dengan alam. Berbagai jenis tanaman dapat dipilih untuk menciptakan pagar hidup yang sesuai dengan gaya arsitektur rumah Anda. Melansir dari berbagai sumber, Senin (12/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Teras Roster dengan Tanaman Rambat Sirih Gading

Desain ini memadukan roster berlubang dengan tanaman rambat seperti sirih gading untuk menciptakan teras rumah yang modern, sejuk, dan estetik. Roster berfungsi melancarkan sirkulasi udara serta pencahayaan alami, sementara sirih gading menghadirkan nuansa hijau yang menenangkan. Kombinasi ini cocok untuk rumah minimalis karena tampil bersih, rapi, sekaligus membantu mengurangi panas di area teras.

Sirih gading dipilih karena mudah dirawat, tahan di berbagai kondisi cahaya, dan pertumbuhannya terkendali. Tanaman ini efektif mempercantik fasad sekaligus menyaring polusi udara. Tren 2026 menempatkan desain roster dengan tanaman rambat sebagai solusi teras yang fungsional, memberi privasi tanpa mengorbankan kesan modern dan alami.

2. Pagar Tanaman Bambu Mini untuk Nuansa Alami

Pagar tanaman bambu mini menghadirkan nuansa alami dan tenang, sering digunakan pada taman bergaya Jepang. Batangnya yang ramping dengan daun kecil yang tumbuh rapat menciptakan pelindung pandangan tanpa terasa berat, sekaligus memberi kesan hijau yang menenangkan dan estetik untuk hunian.

Selain indah, bambu mini berfungsi sebagai penyaring debu, peredam suara, dan penjaga privasi. Tanaman ini mudah tumbuh, tahan panas, serta hanya membutuhkan perawatan sederhana seperti pemangkasan rutin untuk menjaga bentuknya tetap rapi dan sesuai dengan desain pagar yang diinginkan

3. Pagar Tanaman Berbunga Bougainvillea (Bunga Kertas) yang Cerah

Bougainvillea atau bunga kertas menghadirkan sentuhan warna cerah pada pagar dengan pilihan warna merah, pink, ungu, kuning, hingga putih. Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh, tahan panas, dan cocok dengan iklim tropis Indonesia. Bunganya yang mekar hampir sepanjang tahun membuat pagar dan teras terlihat lebih hidup dan menarik.

Selain indah, bougainvillea dikenal kuat dan mudah dirawat karena tidak membutuhkan banyak air serta tahan di tanah kering dengan drainase baik. Tanaman ini bisa dipadukan dengan tiang besi atau pagar untuk tampilan artistik, sekaligus menjadi elemen dekoratif yang praktis dan tahan lama.

4. Dinding Hijau Vertikal (Vertical Garden) dengan Fig Merambat

Model vertical garden ini memanfaatkan tembok atau panel pagar sebagai media tumbuh tanaman rambat perekat seperti creeping fig (Ficus pumila) yang mampu menempel dan menutup dinding secara merata. Hasilnya adalah lapisan hijau rapat menyerupai permadani hidup yang hemat ruang, sejuk, dan cocok untuk hunian modern dengan lahan terbatas.

Selain creeping fig, tanaman seperti sirih gading, philodendron, dan pakis juga cocok untuk taman vertikal karena memberi variasi tekstur dan warna. Selain mempercantik teras, vertical garden membantu meningkatkan kualitas udara dan menghadirkan kesan rapi, modern, serta menenangkan dengan perawatan yang relatif mudah jika memilih tanaman sesuai kondisi lingkungan.

5. Teras Tropis dengan Pagar Tanaman Teh-tehan (Acalypha Siamensis)

Pagar tanaman teh-tehan dikenal dengan bentuknya yang rapi, daun kecil hijau terang, dan pertumbuhan yang rapat sehingga mampu memberikan privasi maksimal. Tanaman ini mudah dipangkas dan dibentuk, cocok untuk rumah bergaya tropis maupun minimalis karena menciptakan kesan bersih, teratur, dan terstruktur.

Selain estetik, teh-tehan tahan panas dan hujan serta perawatannya praktis. Cukup disiram rutin dan dipangkas sebulan sekali agar tetap sejajar dengan garis pagar, menjadikannya solusi pagar hidup yang indah sekaligus fungsional untuk berbagai kondisi cuaca.

6. Teras Minimalis dengan Pagar Tanaman Boxwood (Boksus)

Boxwood merupakan tanaman pagar klasik yang populer karena tampilannya yang rapi dan tak lekang oleh zaman. Tanaman ini mudah dipangkas simetris, menciptakan struktur visual yang bersih dan teratur, sehingga cocok untuk hunian modern dengan konsep “less is more” maupun taman bergaya Eropa.

Selain estetik, boxwood memiliki pertumbuhan lambat dan tahan pemangkasan rutin, sehingga perawatannya relatif mudah. Dedaunannya yang lebat mampu memberikan privasi tanpa menghalangi sirkulasi udara, dengan tinggi ideal sebagai pembatas rapi di area teras atau taman rumah.

7. Teras dengan Tanaman Gantung Lee Kwan Yew (Curtain Creeper)

Tanaman Lee Kwan Yew dikenal sebagai tanaman menjuntai yang murah, cepat tumbuh, dan mampu menciptakan efek tirai hijau alami saat ditanam di sepanjang atap teras. Tampilan “curtain creeper” ini memberi kesan dramatis sekaligus meneduhkan, terutama jika dipadukan dengan pencahayaan warm light atau roster bermotif geometris untuk sentuhan elegan dan artistik.

Cocok untuk rumah minimalis, Lee Kwan Yew menghadirkan kesan natural tanpa banyak dekorasi tambahan. Selain membantu mengurangi panas, tanaman ini mudah dirawat, cukup dengan penyiraman teratur dan sinar matahari yang cukup, sehingga menjadi pilihan praktis untuk mempercantik teras rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Inspirasi Teras Rumah dengan Pagar Tanaman Hidup

1. Apa manfaat utama menggunakan pagar tanaman hidup untuk teras rumah?

Jawaban: Pagar tanaman hidup memberikan privasi, menciptakan suasana asri dan sejuk, serta meningkatkan estetika hunian dengan sentuhan alami.

2. Jenis tanaman apa yang cocok untuk teras rumah minimalis dengan konsep modern?

Jawaban: Sirih gading dengan roster, vertical garden creeping fig, atau boxwood yang rapi sangat cocok untuk teras minimalis modern.

3. Bagaimana cara merawat tanaman pagar seperti bambu mini atau teh-tehan?

Jawaban: Bambu mini dan teh-tehan umumnya membutuhkan penyiraman rutin dan pemangkasan berkala untuk menjaga bentuk serta kerapiannya.

4. Bisakah tanaman menjuntai seperti Lee Kwan Yew digunakan sebagai peneduh alami?

Jawaban: Ya, Lee Kwan Yew dapat ditanam di sepanjang atap teras untuk menciptakan efek tirai hijau yang berfungsi sebagai peneduh alami.

5. Tanaman apa yang tahan panas dan cocok untuk iklim tropis di Indonesia?

Jawaban: Bougainvillea, bambu Jepang, dan teh-tehan adalah beberapa pilihan tanaman pagar yang tahan panas dan cocok untuk iklim tropis.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |