5 Jenis Pohon Kelengkeng yang Cepat Berbuah, Cocok untuk Kebun Rumahan

7 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Pohon kelengkeng adalah tanaman buah tropis yang digemari banyak orang, kini semakin populer untuk dibudidayakan di pekarangan rumah. Keinginan untuk segera memanen buah manisnya mendorong banyak pekebun mencari jenis pohon kelengkeng yang cepat berbuah atau dikenal sebagai varietas genjah. Varietas genjah memiliki keunggulan utama, yaitu mampu menghasilkan buah dalam waktu relatif singkat, bahkan saat pohon masih berukuran kecil.

Umumnya, pohon kelengkeng genjah dapat mulai berbuah dalam kurun waktu 1,5 hingga 2 tahun setelah penanaman bibit. Kecepatan berbuah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghobi tanaman yang tidak ingin menunggu terlalu lama. Selain itu, banyak dari varietas unggul ini juga dikenal mudah beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia dan sangat responsif terhadap teknik perangsangan buah.

Memilih jenis kelengkeng yang tepat adalah kunci keberhasilan budidaya, terutama jika Anda menginginkan panen yang melimpah dan cepat. Dengan karakteristik yang sesuai, pohon kelengkeng dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil buah yang memuaskan, bahkan bisa menjadi tanaman peneduh yang rindang di halaman rumah Anda. Berikut Liputan6 memberikan daftarnya untuk Anda, Senin (20/4/2026).

1. Kelengkeng Diamond River

Kelengkeng Diamond River merupakan salah satu varietas unggul yang sangat populer di Indonesia, meskipun asalnya dari Cina. Varietas ini dikenal karena kemampuannya untuk berbuah dalam waktu singkat, yaitu sekitar 1 hingga 2 tahun setelah penanaman bibit, asalkan dirawat dengan baik.

Jenis kelengkeng ini sangat cocok ditanam di dataran rendah tropis dan memiliki keistimewaan dapat berbuah sepanjang tahun. Buah kelengkeng Diamond River berukuran sedang, dengan daging yang tebal, berair, dan memiliki rasa manis yang khas. Selain produktivitasnya yang tinggi, pertumbuhan pohon ini juga cepat dan mampu membentuk cabang yang rimbun, menjadikannya pilihan ideal sebagai tanaman peneduh.

2. Kelengkeng Pingpong

Kelengkeng Pingpong mendapatkan namanya dari ukuran buahnya yang besar, menyerupai bola pingpong. Varietas ini berasal dari Vietnam dan dikenal karena kemampuannya berbuah lebih dari satu kali dalam setahun, bahkan tanpa mengenal musim.

Daging buah Kelengkeng Pingpong tebal dan berwarna putih bening, menawarkan rasa manis yang menyegarkan dan aroma harum. Meskipun bijinya relatif besar, kecepatan berbuahnya yang hanya memerlukan waktu 1 hingga 2 tahun setelah tanam menjadikannya pilihan menarik. Kelengkeng ini sangat cocok ditanam di dataran rendah dan bisa dibudidayakan sebagai tabulampot karena tinggi pohonnya yang pendek dan dedaunannya yang rimbun.

3. Kelengkeng New Kristal

Kelengkeng New Kristal, atau yang juga dikenal sebagai Kelengkeng Kristal, menjadi primadona di kalangan pecinta buah karena tampilan daging buahnya yang bening seperti kristal. Varietas ini menawarkan rasa yang sangat manis, bahkan dapat mencapai 21 skala Brix, menjadikannya salah satu kelengkeng termanis.

Ukuran buahnya besar, dengan diameter hingga 3 sentimeter, daging buah tebal, renyah, dan bijinya cenderung lebih kecil. Kelengkeng New Kristal sangat produktif, mampu menghasilkan 75-150 kilogram per pohon, serta memiliki kemampuan untuk berbuah di luar musim. Berasal dari Malaysia, varietas ini banyak dibudidayakan di Indonesia karena keunggulannya.

4. Kelengkeng Itoh

Kelengkeng Itoh adalah varietas lain yang dikenal cepat berbuah, biasanya sekitar 2 tahun setelah penanaman. Buahnya berukuran sedang, dengan diameter sekitar 1,5 sentimeter, dan memiliki rasa yang manis dan segar, sangat cocok dinikmati saat cuaca panas.

Daging buahnya tebal dan rasanya super manis, dengan biji yang kecil. Meskipun umumnya berbuah sesuai musim, dengan perlakuan khusus, kelengkeng Itoh dapat berbuah di luar musim. Varietas ini dapat menghasilkan panen antara 50-100 kg per pohon dengan tinggi pohon sekitar 5-6 meter, menjadikannya pilihan yang menguntungkan bagi para pekebun.

5. Kelengkeng Aroma Durian

Kelengkeng Aroma Durian, yang terkadang juga disebut Matalada, menawarkan keunikan aroma buah yang mirip dengan durian. Varietas ini dikenal sangat mudah berbuah, bahkan dalam waktu 6-12 bulan setelah tanam sudah mulai berbunga.

Kelengkeng Aroma Durian merupakan jenis kelengkeng dataran rendah yang sangat cocok ditanam dalam pot (tabulampot). Buahnya berukuran sebesar kelereng, berwarna putih bening, dengan rasa manis dan tekstur yang lembut. Kecepatan berbuah dan aroma yang khas menjadikan varietas ini pilihan menarik bagi mereka yang mencari pengalaman rasa berbeda.

Tips Merangsang Pohon Kelengkeng Cepat Berbuah

Untuk memastikan pohon kelengkeng Anda cepat berbuah dan menghasilkan panen melimpah, ada beberapa teknik budidaya yang perlu diterapkan. Langkah pertama dan paling fundamental adalah pemilihan bibit unggul. Disarankan menggunakan bibit hasil stek atau cangkok, bukan dari biji, karena bibit dari biji membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah.

Bibit yang baik umumnya memiliki akar kuat, batang kokoh, serta kondisi sehat tanpa hama atau penyakit. Pilih bibit berukuran sekitar 60-100 cm dengan diameter batang minimal 1 cm, dan pastikan daunnya hijau segar. Varietas genjah seperti Itoh, Pingpong, Diamond River, atau New Kristal sangat direkomendasikan karena terbukti adaptif terhadap iklim tropis Indonesia dan responsif terhadap perlakuan perangsangan buah.

Selain pemilihan bibit, perawatan rutin juga sangat penting. Ini meliputi penggunaan media tanam yang sesuai, pengaturan pencahayaan yang optimal, penyiraman yang cukup, serta pemupukan yang teratur. Teknik pemangkasan juga berperan penting dalam mengarahkan energi tanaman untuk pembentukan buah, bukan hanya pertumbuhan vegetatif. Dengan kombinasi langkah-langkah ini, Anda dapat mempercepat proses pembuahan dan meningkatkan hasil panen kelengkeng di pekarangan rumah Anda.

People Also Ask

1. Apa saja jenis pohon kelengkeng yang cepat berbuah?

Jawaban: Beberapa jenis pohon kelengkeng yang dikenal cepat berbuah atau genjah antara lain Kelengkeng Diamond River, Kelengkeng Pingpong, Kelengkeng New Kristal, Kelengkeng Itoh, dan Kelengkeng Aroma Durian (Matalada).

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan pohon kelengkeng genjah untuk berbuah setelah ditanam?

Jawaban: Pohon kelengkeng varietas genjah umumnya dapat mulai berbuah dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun setelah penanaman bibit. Bahkan, Kelengkeng Aroma Durian dapat mulai berbunga dalam 6-12 bulan.

3. Bagaimana cara merangsang pohon kelengkeng agar cepat berbuah?

Jawaban: Merangsang pohon kelengkeng agar cepat berbuah dapat dilakukan dengan memilih bibit unggul (stek/cangkok), menggunakan media tanam yang sesuai, memastikan pencahayaan cukup, penyiraman teratur, pemupukan optimal, serta melakukan teknik pemangkasan yang benar.

4. Apakah kelengkeng genjah cocok ditanam di dataran rendah?

Jawaban: Ya, sebagian besar varietas kelengkeng genjah seperti Diamond River, Pingpong, dan Aroma Durian sangat cocok dan mudah beradaptasi untuk ditanam di dataran rendah tropis Indonesia.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |