7 Inspirasi Busana Lebaran 2026 untuk Keluarga Muda yang Stylish dan Serasi

13 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, euforia persiapan busana keluarga kembali terasa istimewa bagi masyarakat Indonesia. Momen silaturahmi menjadi ajang untuk menampilkan kekompakan dan harmoni, khususnya bagi keluarga muda yang ingin tampil stylish dan serasi. Tren busana Lebaran tahun ini diprediksi akan mengusung konsep fleksibel, nyaman, namun tetap menonjolkan sisi elegan dan berkelas.

Fokus utama inspirasi busana Lebaran 2026 adalah perpaduan nilai tradisional dengan sentuhan modern yang sopan dan nyaman dipakai seharian. Pergeseran tren ini tak lepas dari pengaruh figur publik, media sosial, serta keinginan masyarakat untuk tampil berbeda namun tetap berkelas. Ini adalah kesempatan sempurna untuk menciptakan kenangan indah dengan penampilan yang memukau dan penuh makna.

Lantas apa saja inspirasi busana Lebaran 2026 untuk keluarga muda yang stylish dan serasi? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (24/2/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Palet Warna Earth Tone dan Pastel Lembut yang Menenangkan

Pemilihan warna menjadi elemen krusial dalam menentukan nuansa busana Lebaran 2026, dengan dominasi palet yang menenangkan, hangat, dan mudah dipadukan. Warna-warna earth tone seperti beige, cream, olive, mocca, taupe, terracotta, amber haze, dan rugby tan menjadi pilihan utama. Palet ini memberikan kesan harmonis, akrab, natural, dan hangat, sangat sesuai dengan semangat kebersamaan di Hari Raya.

Terracotta, khususnya, sangat fotogenik, menjadikannya pilihan tepat untuk sesi foto keluarga Lebaran yang estetik. Warna earth tone juga selaras dengan konsep sustainable fashion dan gaya minimalis yang digemari generasi muda. Untuk pria, warna ini cocok diaplikasikan pada baju koko modern atau setelan kurta, sementara untuk wanita, terlihat elegan pada gamis polos, abaya, maupun kaftan premium.

Selain earth tone, warna pastel lembut seperti biru muda, sage green, dusty pink, lavender, dan mint kembali menjadi tren dengan sentuhan yang lebih segar dan lembut. Sage green menjadi favorit karena kesan adem dan modern yang ditawarkannya, sementara lavender memberikan kesan cerah namun tidak mencolok. Warna pastel cocok untuk semua usia dan tidak lekang oleh waktu, bahkan keluarga bisa bermain gradasi warna untuk tampilan yang tidak monoton.

Warna netral klasik seperti putih, ivory, dan cloud dancer tetap menjadi pilihan elegan yang tak pernah salah, melambangkan kesucian Idul Fitri. Bagi yang ingin tampil lebih standout, warna bold seperti navy, maroon, deep mocha, dan emerald green layak dipertimbangkan untuk kesan sophisticated dan mewah. Prediksi favorit lainnya adalah warna butter cream yang menawarkan nuansa lembut, hangat, dan berkelas, mudah dipadukan dengan warna lain untuk busana seragam keluarga.

2. Siluet Busana Longgar dan Modest yang Nyaman

Kenyamanan menjadi kunci utama dalam memilih busana Lebaran 2026, dengan dominasi siluet longgar yang elegan dan fungsional. Model gamis dengan potongan A-line modern dan loose fit tetap menjadi pilihan utama karena fleksibilitasnya untuk berbagai bentuk tubuh, memberikan tampilan anggun dan sopan. Siluet loose oversized juga semakin populer, seperti abaya oversized dan maxi dress dengan rok ringan, mencerminkan pergeseran tren menuju busana yang serbaguna.

Abaya syar'i modern kembali menjadi pilihan favorit dengan siluet longgar dan jatuh natural, menghadirkan kesan mewah tanpa berlebihan. Abaya Jasmine, misalnya, memadukan kesan anggun, tertutup, namun tetap modern, dengan potongan longgar yang sesuai kaidah busana syar'i. Desain yang elegan ini membuat pemakainya tampil percaya diri tanpa perlu tambahan aksesori berlebihan.

Tunik dan setelan longgar juga akan kembali mendominasi tren Lebaran 2026, sesuai dengan nilai kesopanan dalam busana Muslim sekaligus memberi kesan anggun dan timeless. Tunik janggan, dengan ciri khas kerah tegak, memberikan kesan klasik namun tetap elegan dan nyaman dipakai seharian. Pilihan busana ini memastikan setiap anggota keluarga dapat bergerak leluasa selama momen silaturahmi yang padat.

3. Sarimbit Modern dengan Gradasi Warna atau Motif Komplementer

Konsep sarimbit atau seragam keluarga tetap menjadi tradisi kuat saat Idul Fitri, namun desain tahun 2026 menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel dan modern. Sarimbit tidak lagi harus menggunakan motif yang sama persis, melainkan lebih fokus pada kombinasi warna senada atau motif yang saling melengkapi. Pendekatan ini memungkinkan keluarga tetap terlihat kompak tanpa kehilangan karakter personal masing-masing anggota.

Contohnya, ayah bisa mengenakan busana berwarna olive gelap, ibu dengan sage green, dan anak mengenakan mint lembut, menciptakan harmoni visual yang menawan. Konsep mix and match warna senada ini membuat tampilan keluarga terlihat serasi tanpa terkesan monoton. Inovasi ini memungkinkan setiap anggota keluarga tetap tampil serasi namun dengan sentuhan gaya personal yang unik.

Busana sarimbit modern juga mengutamakan kenyamanan dengan material premium seperti Morinaga, Jacquard Dobby, hingga Silk Premium. Desainnya menawarkan siluet ramping namun tetap syar'i, dengan fitur unggulan seperti aksen dekoratif dan bordir asimetris. Beberapa merek bahkan menawarkan family set dengan konsep sejarah dan perjalanan Islam yang menghasilkan harmonisasi lembut serta keindahan alami, seperti koleksi "Swahili Edition" dari BIA Zaskia Mecca.

4. Sentuhan Etnik Kontemporer dalam Busana Lebaran

Tren busana Lebaran 2026 juga ditandai dengan kebangkitan motif etnik yang diinterpretasikan secara kontemporer, memberikan nuansa Indonesia yang kuat. Desainer lokal semakin banyak mengintegrasikan motif tradisional seperti batik, songket, dan tenun dengan desain modern. Motif-motif ini tidak hanya memperkaya tampilan busana, tetapi juga menonjolkan nilai budaya yang kuat.

Outer batik dengan motif etnik nuansa earthy dapat menciptakan gaya minimalis yang stylish dan berkelas. Untuk keluarga, motif etnik dapat diaplikasikan pada gamis, koko, tunik, maupun dress, memastikan setiap anggota keluarga tampil serasi dengan sentuhan warisan budaya. Integrasi ini menunjukkan bagaimana tradisi dapat berpadu harmonis dengan tren fesyen masa kini.

Detail bordir dan payet hadir dalam versi yang lebih minimalis, fokus penempatannya di kerah, manset, atau bagian bawah busana agar terlihat elegan tanpa terkesan ramai. Unsur budaya tetap dipertahankan melalui detail bordir halus, kerah Shanghai, serta aplikasi motif batik, tenun, atau songket yang lebih simpel. Sentuhan ini memberikan kesan mewah dan eksklusif tanpa berlebihan.

5. Material Nyaman dan Ramah Lingkungan Jadi Prioritas

Kenyamanan menjadi prioritas utama dalam memilih busana Lebaran 2026, terutama karena aktivitas silaturahmi yang padat dan cuaca tropis Indonesia. Pilihan kain-kain yang ringan dan adem seperti katun, linen, rayon, dan chiffon menjadi sangat direkomendasikan. Katun dikenal mampu menyerap keringat dengan baik, ringan, lembut, dan nyaman dipakai, menjadikannya pilihan ideal untuk beraktivitas seharian.

Linen, yang terbuat dari tanaman rami, memiliki tekstur khas, ringan, mampu menyerap kelembapan dengan baik, dan cepat kering, cocok untuk tampilan modis namun tetap nyaman. Rayon, terbuat dari selulosa, memiliki tekstur halus, menyerap keringat, dan terkesan jatuh serta ringan, memberikan kenyamanan maksimal. Selain itu, Tencel (Lyocell) yang dihasilkan dari pohon eukaliptus juga populer sebagai material ramah lingkungan dan sangat nyaman.

Meski mengutamakan kenyamanan, kesan elegan tetap dipertahankan dengan kain bertekstur seperti jacquard dan brokat ringan. Tekstur ini memberi tampilan lebih mewah tanpa membuat busana terasa berat atau gerah. Memilih material yang tepat akan memastikan keluarga muda dapat menikmati momen Lebaran dengan penuh sukacita tanpa merasa terganggu oleh pakaian.

6. Gamis Rompi Lepas: Tren Two-set Dress dengan Outer

Salah satu tren paling menonjol di Lebaran 2026 adalah two-set dress yang dipadukan dengan rompi lepas atau outer panjang. Model ini menawarkan konsep 2-in-1 outfit, memberikan kesan formal saat rompi dikenakan namun terlihat santai dan ringan ketika rompi dilepas. Fleksibilitas ini sangat cocok untuk berbagai momen, mulai dari berkumpul bersama keluarga di rumah hingga silaturahmi formal.

Untuk material rompi, tersedia berbagai pilihan menarik mulai dari tile jaring yang modern hingga brokat minimalis yang halus, memberikan sentuhan kemewahan. Potongan yang clean pada rompi membuat tampilan terlihat lebih mahal tanpa kesan berlebihan. Konsep layering ini memberi kesan modern dan dinamis, dengan outer potongan clean, kancing depan minimalis, atau aksen belt tipis yang mempercantik penampilan.

Tren ini memungkinkan wanita muda untuk berekspresi dengan gaya yang lebih variatif dan praktis. Dengan satu set busana, mereka bisa menciptakan dua tampilan berbeda yang sesuai dengan suasana dan tingkat formalitas acara. Ini adalah solusi cerdas untuk tampil modis dan adaptif selama perayaan Idul Fitri.

7. Busana Pria: Koko Modern atau Kurta Detail Minimalis

Busana pria untuk Lebaran 2026 mengedepankan gaya yang dinamis, modern, dan tetap sopan, selaras dengan tren busana wanita. Kemeja koko hadir dengan desain minimalis yang mengedepankan kenyamanan dan estetika. Model kemeja koko kerah Mandarin dengan motif senada dengan gamis ibu menjadi pilihan populer untuk set sarimbit keluarga, menciptakan tampilan yang harmonis dan terkoordinasi.

Warna earth tone seperti cream, mocha, atau olive menjadi pilihan yang relevan untuk baju koko, memberikan kesan hangat dan elegan. Koko berwarna mocca atau cokelat dengan potongan modern memberikan kesan yang sangat menawan. Untuk pria yang ingin tampil lebih berani, warna bold seperti navy atau maroon juga dapat menjadi pilihan, memberikan sentuhan karakter yang kuat.

Koko model Kurta dengan panjang hingga paha dan belahan samping juga menjadi tren, ideal untuk menyelaraskan siluet longgar busana wanita. Kurta dengan sentuhan minimalis mengadopsi gaya modern namun tetap mempertahankan unsur budaya melalui detail bordir halus atau kerah Shanghai. Baju koko dengan detail bordir menjadi tren kuat, memberikan sentuhan menarik dan kesan eksklusif, biasanya diaplikasikan secara minimalis di bagian dada atau kerah.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Inspirasi Busana Lebaran 2026 untuk Keluarga Muda

1. Apa saja tren warna busana Lebaran 2026 untuk keluarga muda?

Jawaban: Tren warna busana Lebaran 2026 didominasi oleh palet earth tone seperti beige, olive, dan terracotta, serta warna pastel lembut seperti sage green dan lavender. Warna netral klasik seperti putih dan cloud dancer juga tetap menjadi pilihan, dengan sentuhan bold seperti navy atau maroon untuk kesan mewah.

2. Bagaimana konsep sarimbit Lebaran 2026 yang modern?

Jawaban: Sarimbit Lebaran 2026 mengusung konsep harmoni warna atau motif komplementer, bukan lagi harus identik. Keluarga bisa memadukan gradasi warna senada untuk tampilan yang kompak namun tetap personal, dengan material premium yang nyaman.

3. Material busana apa yang direkomendasikan untuk Lebaran 2026 demi kenyamanan?

Jawaban: Material yang direkomendasikan untuk Lebaran 2026 adalah kain ringan dan adem seperti katun, linen, rayon, dan Tencel. Kain bertekstur mewah seperti jacquard dan brokat ringan juga dapat dipilih untuk kesan elegan tanpa mengorbankan kenyamanan.

4. Model busana pria apa yang menjadi tren Lebaran 2026?

Jawaban: Busana pria Lebaran 2026 didominasi oleh kemeja koko modern dengan kerah Mandarin dan detail minimalis, serta koko model Kurta panjang hingga paha. Pilihan warna earth tone atau bold seperti navy dan maroon menjadi favorit.

5. Mengapa siluet longgar menjadi pilihan utama busana Lebaran 2026?

Jawaban: Siluet longgar menjadi pilihan utama busana Lebaran 2026 karena mengutamakan kenyamanan dan kesopanan. Model gamis A-line, abaya syar'i modern, serta tunik dan setelan longgar memungkinkan keleluasaan bergerak selama aktivitas silaturahmi yang padat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |