Liputan6.com, Jakarta - Tanaman aglonema menjadi salah satu tanaman hias favorit banyak orang karena memiliki warna daun yang cantik dan mampu mempercantik area rumah. Kombinasi warna merah, hijau, pink, hingga corak unik pada daunnya membuat aglonema sering dijadikan dekorasi di teras maupun halaman rumah minimalis. Namun, tidak sedikit pemilik tanaman yang mengalami masalah saat meletakkan aglonema di teras rumah yang panas karena daun menjadi layu, menguning, bahkan gosong akibat paparan sinar matahari berlebihan.
Pada dasarnya, aglonema termasuk tanaman yang menyukai cahaya terang tetapi tidak tahan terhadap sinar matahari langsung dalam waktu lama. Jika perawatannya kurang tepat, warna daun yang awalnya cerah bisa memudar dan pertumbuhan tanaman menjadi kurang optimal. Karena itu, pemilik tanaman perlu memahami cara penyiraman, penempatan, hingga pemilihan media tanam yang sesuai agar aglonema tetap sehat meskipun berada di area teras yang panas.
Merawat aglonema di lingkungan panas sebenarnya tidak terlalu sulit jika dilakukan dengan teknik yang tepat. Dengan pengaturan cahaya, kelembapan, dan perawatan rutin, tanaman ini tetap bisa tumbuh subur dan mempertahankan warna daunnya yang menarik. Selain membuat rumah terlihat lebih segar, aglonema yang sehat juga mampu memberikan suasana asri dan nyaman di area teras setiap hari.
Lantas bagaimana saja cara merawat aglonema di teras rumah yang panas agar tetap subur dan warnanya cerah? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (14/5/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung Terlalu Lama
Aglonema memang membutuhkan cahaya untuk tumbuh, tetapi tanaman ini tidak tahan terhadap paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama. Jika diletakkan di teras rumah yang panas tanpa perlindungan, daun aglonema bisa mengalami gosong, kering di bagian tepi, hingga warnanya memudar. Kondisi tersebut biasanya terjadi karena suhu permukaan daun meningkat terlalu tinggi sehingga jaringan tanaman mengalami stres.
Sebaiknya letakkan aglonema di area yang tetap terang tetapi mendapatkan cahaya matahari tidak langsung. Teras dengan atap transparan, paranet, atau naungan tanaman lain menjadi lokasi yang ideal untuk menjaga intensitas cahaya tetap aman. Cahaya pagi masih cukup baik untuk aglonema, tetapi sinar matahari siang yang terlalu terik perlu dihindari agar daun tetap sehat dan warnanya tidak rusak.
Jika teras rumah benar-benar panas dan minim peneduh, pemilik tanaman bisa menggunakan jaring peneduh sekitar 50–70 persen untuk mengurangi intensitas cahaya. Langkah sederhana ini sangat membantu menjaga kelembapan tanaman dan membuat warna merah maupun hijau pada daun tetap cerah serta mengilap.
2. Atur Pola Penyiraman dengan Tepat
Penyiraman menjadi faktor penting dalam merawat aglonema di area panas. Banyak orang mengira tanaman yang terkena panas harus disiram sesering mungkin, padahal penyiraman berlebihan justru dapat menyebabkan akar membusuk. Aglonema menyukai media tanam yang lembap tetapi tidak terlalu basah karena akar tanaman ini cukup sensitif terhadap genangan air.
Pada cuaca panas, penyiraman umumnya cukup dilakukan satu kali sehari, terutama pada pagi hari. Penyiraman pagi membantu tanaman menyerap air sebelum suhu meningkat pada siang hari. Jika media tanam masih lembap, penyiraman sebaiknya ditunda agar akar tidak terlalu basah dan berisiko terkena jamur.
Selain memperhatikan frekuensi penyiraman, kualitas air juga penting. Gunakan air bersih dengan suhu normal dan hindari air yang terlalu panas akibat terkena matahari. Penyiraman yang tepat membuat daun tetap segar, tidak layu, dan membantu menjaga warna daun aglonema tetap cerah meski berada di teras rumah yang panas.
3. Gunakan Media Tanam yang Poros dan Tidak Mudah Becek
Media tanam sangat memengaruhi kesehatan aglonema, terutama jika tanaman ditempatkan di area panas dengan suhu tinggi. Media yang terlalu padat dan mudah menahan air dapat menyebabkan akar cepat busuk karena sirkulasi udara di dalam pot menjadi buruk. Sebaliknya, media yang terlalu kering juga membuat tanaman kekurangan kelembapan dan pertumbuhannya terhambat.
Campuran media tanam yang ideal untuk aglonema biasanya terdiri dari sekam bakar, cocopeat, pakis, pasir malang, atau sedikit kompos. Kombinasi tersebut membantu menjaga kelembapan tetap stabil sekaligus membuat air tidak menggenang terlalu lama di dalam pot. Media yang poros juga membantu akar bernapas lebih baik sehingga tanaman tetap sehat meski cuaca sedang panas.
Selain itu, media tanam perlu diganti secara berkala agar unsur hara tetap tersedia dan tidak menjadi sarang jamur atau bakteri. Dengan media yang tepat, akar aglonema menjadi lebih kuat, daun tumbuh lebih segar, dan warna tanaman tetap terlihat menarik sepanjang waktu.
4. Jaga Kelembapan Udara di Sekitar Tanaman
Meskipun ditempatkan di teras panas, aglonema tetap membutuhkan kelembapan udara yang cukup agar tidak mudah stres. Udara yang terlalu kering dapat membuat ujung daun mengering, warna daun kusam, dan pertumbuhan tanaman melambat. Kondisi ini sering terjadi saat musim kemarau atau ketika tanaman berada di area dengan pantulan panas berlebihan dari lantai keramik atau beton.
Untuk menjaga kelembapan, pemilik tanaman bisa menyemprotkan air halus ke area sekitar daun pada pagi atau sore hari. Namun penyemprotan tidak perlu terlalu berlebihan karena daun yang terlalu basah juga berisiko terkena jamur. Selain itu, meletakkan beberapa tanaman lain di sekitar aglonema dapat membantu menciptakan kelembapan alami di area teras.
Cara lain yang cukup efektif adalah menggunakan tatakan berisi kerikil dan sedikit air di bawah pot. Saat air menguap, kelembapan di sekitar tanaman akan meningkat tanpa membuat akar langsung terendam air. Lingkungan yang lebih lembap membantu aglonema tetap segar dan mempertahankan keindahan warna daunnya.
5. Bersihkan Daun Secara Rutin agar Tetap Mengilap
Debu yang menempel pada daun aglonema sering dianggap sepele, padahal kondisi tersebut dapat mengganggu proses fotosintesis tanaman. Di area teras rumah yang panas dan terbuka, debu biasanya lebih mudah menempel terutama jika dekat jalan atau area berangin. Daun yang kotor membuat warna tanaman terlihat kusam dan kurang segar.
Membersihkan daun secara rutin menggunakan kain lembut atau tisu basah dapat membantu tanaman tetap sehat dan tampil lebih cantik. Selain membuat daun mengilap, pembersihan rutin juga membantu pemilik tanaman mendeteksi hama atau penyakit lebih cepat sebelum menyebar ke bagian lain tanaman.
Hindari penggunaan cairan pembersih berbahan kimia keras karena dapat merusak permukaan daun. Cukup gunakan air bersih dan lap lembut untuk menjaga daun tetap bersih alami. Dengan daun yang bersih, warna merah, pink, atau hijau pada aglonema akan terlihat lebih cerah dan menarik.
6. Berikan Pupuk Secukupnya agar Warna Daun Tetap Cerah
Aglonema membutuhkan nutrisi yang cukup agar pertumbuhannya optimal dan warna daunnya tetap cerah. Tanaman yang kekurangan unsur hara biasanya terlihat pucat, pertumbuhannya lambat, dan daun baru muncul dengan ukuran kecil. Namun pemupukan juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan karena dapat membuat akar stres dan daun menjadi rusak.
Gunakan pupuk khusus tanaman hias daun dengan dosis ringan secara berkala, misalnya dua hingga empat minggu sekali. Pupuk cair maupun pupuk slow release dapat digunakan sesuai kebutuhan tanaman. Kandungan nitrogen membantu pertumbuhan daun, sementara unsur lain seperti magnesium dan kalium membantu menjaga warna daun tetap menarik.
Selain pupuk kimia, pemilik tanaman juga bisa memanfaatkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang dalam jumlah kecil. Nutrisi yang seimbang membuat aglonema lebih kuat menghadapi cuaca panas dan mampu menghasilkan daun yang sehat serta berwarna cerah.
7. Rutin Memeriksa Hama dan Penyakit pada Tanaman
Aglonema yang berada di area panas terkadang lebih rentan mengalami serangan hama seperti kutu putih, tungau, atau jamur akibat kondisi lingkungan yang kurang stabil. Hama tersebut biasanya menyerang bagian bawah daun atau batang tanaman sehingga membuat daun menguning dan pertumbuhannya terganggu.
Pemeriksaan rutin sangat penting agar masalah dapat ditangani sejak awal. Jika ditemukan daun yang rusak atau terserang hama, segera pisahkan dari tanaman lain dan bersihkan area yang terkena. Penggunaan insektisida ringan atau larutan alami seperti campuran air dan sabun cair dapat membantu mengurangi serangan hama.
Selain itu, menjaga kebersihan area teras dan sirkulasi udara yang baik juga membantu mencegah penyakit tanaman. Aglonema yang dirawat dengan lingkungan bersih dan sehat cenderung lebih tahan terhadap cuaca panas serta tetap memiliki daun yang segar dan berwarna indah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merawat Aglonema
1. Apakah aglonema tahan diletakkan di teras rumah yang panas?
Jawaban: Aglonema masih bisa tumbuh di teras rumah yang panas asalkan tidak terkena sinar matahari langsung terlalu lama. Tanaman ini menyukai cahaya terang tetapi lebih cocok dengan pencahayaan tidak langsung.
Jika terkena matahari siang berlebihan, daun aglonema bisa menguning, kering, atau gosong di bagian tepinya.
2. Berapa kali aglonema perlu disiram saat cuaca panas?
Jawaban: Pada cuaca panas, aglonema umumnya cukup disiram satu kali sehari, terutama pada pagi hari. Penyiraman dilakukan secukupnya agar media tetap lembap tetapi tidak becek.
Jika media tanam masih basah, penyiraman sebaiknya ditunda agar akar tidak mudah membusuk.
3. Mengapa daun aglonema menjadi pucat dan tidak cerah?
Jawaban: Warna daun yang pucat biasanya disebabkan kurang nutrisi, pencahayaan yang tidak tepat, atau kondisi tanaman sedang stres akibat panas berlebihan.
Pemupukan rutin dan penempatan di area terang tetapi teduh dapat membantu menjaga warna daun tetap cerah.
4. Apakah aglonema boleh terkena matahari pagi?
Jawaban: Ya, sinar matahari pagi masih cukup aman dan bahkan baik untuk pertumbuhan aglonema karena intensitasnya tidak terlalu panas.
Namun paparan matahari siang dan sore yang terlalu terik tetap perlu dihindari agar daun tidak rusak.
5. Media tanam apa yang cocok untuk aglonema?
Jawaban: Aglonema cocok menggunakan media tanam yang poros dan tidak mudah menahan air terlalu lama, seperti campuran sekam bakar, cocopeat, pakis, dan pasir malang.
Media yang baik membantu akar bernapas lebih lancar dan mengurangi risiko busuk akar.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5929582/original/017068400_1778827285-Warna_Cat_Pagar_Tembok_yang_Cocok_untuk_Area_Berdebu_dan_Pinggir_Jalan_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5925036/original/075180100_1778823016-Inspirasi_Jualan_di_Teras_Rumah_Type_36_yang_Cocok_di_Depan_Gang_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5097763/original/007875500_1737103639-Foto_tersenyum_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5833788/original/035604600_1778736039-Roster_Keramik_Dekoratif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566464/original/084591100_1777186450-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal_Model_Menyusun_Ulang_Isi_Kulkas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3907971/original/017160200_1642568614-james-tiono-mzBEQXL_4Ak-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5774790/original/000316400_1778677608-Gemini_Generated_Image_sp40qrsp40qrsp40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539439/original/088162200_1774600644-Bedengan_Mini_dari_Kayu_atau_Bata__Drainase_Optimal_untuk_Tanaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425552/original/031830400_1764230290-Rumah_dengan_Void_atau_Plafon_Tinggi___Ventilasi_Atas__Stack_Effect_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5765088/original/094403700_1778668165-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561644/original/035305600_1776755556-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511385/original/004605100_1771908173-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559387/original/018201400_1776570873-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397575/original/095382700_1761811802-stacking_jam_dan_gelang_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570506/original/041689500_1777528400-Cokelat_Tua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5749463/original/066839100_1778649612-cara_mengeluarkan_duri_salak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5748324/original/076620400_1778648011-Desain_Taman_Depan_Rumah_yang_Aman_dari_Akar_Pohon_Buah_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5143827/original/068032400_1740554999-Membahas_pengeluaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5620672/original/035310000_1778210078-d11e1ab1-d3cf-4ac2-8909-5cf6f1dc9653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5702691/original/056784600_1778583809-menata_toko_1.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454099/original/004509200_1766549156-CFX_edit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466748/original/042462000_1767853330-007339300_1731391416-crop-hand-taking-rice-from-steamer_23-2147897598.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4361383/original/094002100_1679011888-Coinbase.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410733/original/065340700_1762943225-IMG_9134.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)