- Mengapa pohon durian saya lama berbuah meski tumbuh subur?
- Apa saja cara paling efektif untuk merangsang pohon durian agar cepat berbuah?
- Apakah teknik stres air aman digunakan untuk pohon durian?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Pohon durian, yang dikenal sebagai 'rajanya buah', seringkali membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mulai berbuah, sebuah penantian yang panjang bagi banyak petani dan penggemar durian. Namun, tahukah Anda bahwa ada berbagai teknik dan strategi yang dapat diterapkan untuk mempercepat proses pembuahan ini? Dengan perawatan yang tepat dan intervensi yang cerdas, Anda bisa menikmati panen durian lebih awal dari yang diperkirakan.
Memahami metode ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin meningkatkan produktivitas kebun durian mereka. Metode-metode ini akan membantu Anda mengatasi tantangan umum dalam budidaya durian, memastikan pohon tidak hanya tumbuh subur tetapi juga menghasilkan buah yang melimpah dan berkualitas.
Lantas bagaimana saja cara merangsang pohon durian cepat berbuah tanpa menunggu bertahun-tahun? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (17/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Pemilihan Bibit Unggul Durian sebagai Fondasi Awal
Pemilihan bibit yang berkualitas merupakan langkah fundamental dan kunci utama keberhasilan budidaya durian. Bibit unggul akan menghasilkan pohon yang lebih kuat, tahan terhadap penyakit, dan mampu menghasilkan buah yang berkualitas dalam waktu yang lebih singkat. Penting untuk memilih bibit durian sesuai jenis yang akan Anda tanam.
Varietas pohon durian yang terkenal cepat berbuah antara lain durian Musang King, Bawor, dan Montong. Bibit unggul ini memiliki sifat genetik yang secara langsung memengaruhi tingkat produktivitas tanaman dan ketahanan terhadap berbagai penyakit. Investasi pada bibit berkualitas sejak awal akan sangat menentukan hasil panen di masa depan.
2. Perbanyakan Vegetatif untuk Durian Lebih Cepat Berbuah
Metode perbanyakan vegetatif seperti okulasi atau sambung pucuk sangat direkomendasikan karena menghasilkan bibit yang memiliki sifat sama dengan induknya. Bibit hasil perbanyakan ini juga lebih cepat berbuah dibandingkan penanaman dari biji. Perbanyakan vegetatif memiliki beberapa keunggulan, salah satunya bisa membuat tanaman lebih cepat berbuah.
Okulasi adalah teknik pembiakan vegetatif dengan menempelkan sepotong kulit pohon bertunas (entres) pada kulit pohon lain (batang bawah) untuk menghasilkan varietas baru. Proses ini dapat dilakukan pada biji durian yang baru berkecambah dengan tinggi batang sekitar 10-15 cm, menggunakan entres dari pohon durian unggul yang sudah pernah berbuah. Metode ini memastikan karakteristik terbaik dari pohon induk diturunkan, sehingga mempercepat fase produktif tanaman.
3. Pemupukan Tepat dan Berimbang untuk Durian Produktif
Pemberian pupuk secara rutin dan berimbang sangat penting untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman durian agar dapat tumbuh subur dan berbuah. Berilah pupuk secara rutin, bisa menggunakan pupuk organik seperti kotoran kambing yang sudah difermentasi, menggunakan pupuk kimia seperti NPK, atau dikolaborasikan. Pemupukan utama dilakukan tiga kali setahun, yaitu setelah masa panen puncak, sebelum masa berbunga, dan saat pembesaran buah.
Pupuk organik dapat diberikan setiap dua bulan sekali, sedangkan pupuk kimia setiap empat bulan sekali. Nutrisi yang dibutuhkan untuk pembuahan adalah pupuk dengan kandungan unsur P (fosfor) lebih banyak dibandingkan unsur N (nitrogen), seperti pupuk NPK dengan kadar P tinggi atau pupuk tunggal yang hanya mengandung unsur P. Selain itu, pupuk perangsang bunga dan buah durian seperti KNO3, MKP, dan Boron dapat dilarutkan dan dikocorkan di sekeliling pohon untuk hasil yang lebih optimal.
4. Teknik Stres Air untuk Memicu Pembungaan Durian
Stres air adalah metode untuk memicu pembentukan bunga pada pohon durian dengan mengurangi ketersediaan air. Kunci kedua untuk membuahkan durian lebih awal adalah stres air. Kondisi kering itu menyebabkan tanaman stres, yang mendorong terjadinya proses fisiologis (hormonal) dari pertumbuhan vegetatif ke arah generatif.
Perlakuan stressing air pada tanaman durian dilakukan dengan tidak memberikan air pada tanaman minimal dua bulan atau disesuaikan dengan faktor eksternal setempat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan rasio hormon asam absisat (ABA) terhadap giberelin (GA), di mana ABA berperan dalam memicu pembungaan. Setelah tanaman menunjukkan gejala layu, lakukan penggenangan pada area perakaran hingga jenuh air dalam waktu singkat. Penting untuk melakukan stres air dengan hati-hati agar tidak menyebabkan tanaman stres berlebihan yang dapat merusak atau mematikan pohon.
5. Aplikasi Hormon dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada Durian
Penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) seperti paklobutrazol dapat menjadi alternatif atau kombinasi dengan stres air untuk memicu pembungaan. Untuk meningkatkan keberhasilan off-season, lakukan kombinasi stres air dengan perlakuan kimiawi menggunakan hormon pemacu pembungaan seperti paklobutrazol. Zat perangsang itu penghambat tumbuh (growth retardant) yang berperan dalam menghambat biosintesis giberelin sehingga menurunkan pertumbuhan vegetatif tanaman, dan sebaliknya merangsang terjadinya pembungaan.
Paklobutrazol bekerja dengan menghambat produksi giberelin, sehingga rasio ABA/GA meningkat dan memicu pembentukan bunga. Hormon pertumbuhan buah durian juga mengandung auksin, sitokinin, dan giberelin yang dapat merangsang pembesaran sel, pembelahan sel, serta perangsang bunga dan buah. Penggunaan ZPT harus sesuai dosis dan petunjuk untuk menghindari efek negatif pada tanaman.
6. Pemangkasan (Pruning) Optimal untuk Durian Berbuah Lebat
Pemangkasan adalah salah satu cara perawatan penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan pohon durian dan merangsang pembuahan. Pemangkasan/pruning pohon durian merupakan salah satu cara perawatan yang berfungsi agar pohon durian bisa tumbuh dengan maksimal dan juga bermanfaat untuk menyiapkan ranting calon penopang buah agar bisa berbuah lebat. Pemangkasan yang tepat dapat membantu pohon durian tumbuh lebih sehat, menghasilkan buah yang lebat, dan mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.
Pemangkasan dilakukan untuk memperbaiki sirkulasi udara, memungkinkan sinar matahari mencapai seluruh bagian pohon, mengurangi kelembapan, dan mengarahkan energi pohon untuk menghasilkan buah. Pemangkasan rutin dapat dilakukan sejak pohon berumur tiga bulan dan berkala setiap tiga bulan untuk membentuk batang utama yang kuat dan tua, yang akan siap berbunga dan berbuah. Ini juga membantu menghilangkan cabang yang tidak produktif dan mengarahkan nutrisi ke bagian yang lebih penting.
7. Pelukaan Batang (Keratan) untuk Merangsang Pembuahan Durian
Pelukaan pada batang tanaman durian dapat menjadi salah satu cara untuk merangsang pembuahan. Cara memaksa durian cepat berbuah lainnya yaitu dengan memberikan perlakuan pelukaan pada batang. Teknik ini dikenal juga dengan keratan atau pengeratan.
Ketika batang tanaman durian dilukai, maka secara alami hasil fotosintesis dari batang ke akar akan terganggu. Akumulasi hasil fotosintesis ini akan mengumpul pada batang, cabang, ranting, dan daun. Penumpukan nutrisi di bagian atas tanaman ini dapat memicu tanaman untuk beralih dari fase vegetatif (pertumbuhan daun) ke fase generatif (pembentukan bunga dan buah), sehingga merangsang pembentukan bunga dan buah lebih cepat.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Merangsang Pohon Durian Cepat Berbuah Tanpa Menunggu Bertahun-tahun
1. Mengapa pohon durian saya lama berbuah meski tumbuh subur?
Jawaban: Pohon durian yang tumbuh subur namun lambat berbuah seringkali mengalami kelebihan nitrogen. Hal ini menyebabkan tanaman lebih fokus pada pertumbuhan vegetatif (daun) daripada pembentukan bunga dan buah.
2. Apa saja cara paling efektif untuk merangsang pohon durian agar cepat berbuah?
Jawaban: Beberapa cara efektif meliputi pemilihan bibit unggul, perbanyakan vegetatif (okulasi/sambung pucuk), pemupukan tepat dan berimbang, teknik stres air, aplikasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), pemangkasan, dan pelukaan batang.
3. Apakah teknik stres air aman digunakan untuk pohon durian?
Jawaban: Ya, teknik stres air aman jika dilakukan dengan hati-hati dan sesuai prosedur. Tujuannya adalah memicu pembungaan dengan menciptakan kondisi stres ringan, bukan merusak atau mematikan tanaman.
4. Jenis pupuk apa yang direkomendasikan untuk merangsang pembuahan durian?
Jawaban: Untuk merangsang pembuahan, direkomendasikan pupuk dengan kandungan fosfor (P) lebih tinggi daripada nitrogen (N), seperti pupuk NPK dengan P tinggi atau pupuk tunggal P. Pupuk perangsang bunga dan buah seperti KNO3, MKP, dan Boron juga sangat efektif.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5247809/original/037558600_1749545540-medium-shot-anxious-woman-laying-bed-with-smartphone.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558011/original/018195200_1776402178-Rumah_Batu_Bata_Ekspos_dengan_Taman_Belakang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545360/original/060406300_1775185914-desa_minimalis_tanpa_pagar_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483815/original/082051900_1769404038-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Kamboja_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551008/original/023336400_1775715148-Gemini_Generated_Image_og9xr2og9xr2og9x.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557792/original/034845500_1776392996-alpukat_tambulampot_cov.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557777/original/031598900_1776392706-IMDE_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549233/original/030944900_1775610919-Potong_Daun_dan_Ranting_yang_Rusak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518561/original/062496000_1772512184-melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459390/original/030288100_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556734/original/059334600_1776301591-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482977/original/074055700_1769311752-Mangosteen_fruit_on_the_tree.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478912/original/070816200_1768960225-sepatuu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519330/original/072421700_1772546934-IMG-20260303-WA0014_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555604/original/093057600_1776167944-Kandang_Baterai_Bertingkat_____Hemat_Lahan__Kapasitas_Besar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550950/original/022476300_1775712848-Alamanda__Allamanda_cathartica_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556933/original/006271400_1776312096-Contoh_Rumah_Tumbuh_di_Desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548950/original/079762800_1775557037-LG_InstaView_Door_in_Door_GC_Q247CSBV__Premium_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3623965/original/002411600_1636099377-laura-chouette-YpoczNsZYts-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372963/original/045630500_1612924679-bitcoin-3089728_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453609/original/052113800_1766482712-Contoh_Tanaman_Aromatik_di_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441991/original/026174300_1765523690-Bersihkan_Emas_Perhiasan_di_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454470/original/088238500_1766560631-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445595/original/069448000_1765859955-rambut_ala_korea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3599167/original/015337300_1633960857-WhatsApp_Image_2021-10-11_at_2.37.20_PM.jpeg)