- Mengapa sanitasi dan kebersihan lingkungan penting dalam mengusir tikus?
- Bagaimana cara menutup titik masuk tikus secara efektif?
- Apakah perangkap hidup aman dan efektif untuk menangkap tikus?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran tikus di dalam rumah seringkali menjadi masalah serius yang mengganggu kenyamanan dan kebersihan lingkungan hunian. Selain dapat merusak perabotan dan mencemari bahan makanan, hewan pengerat ini juga berpotensi menyebarkan berbagai penyakit berbahaya bagi manusia. Banyak pemilik rumah mencari solusi aman dan efektif untuk mengatasi masalah ini, terutama cara ampuh menghancurkan sarang tikus tanpa racun, aman untuk rumah dan keluarga, agar tidak membahayakan anak-anak maupun hewan peliharaan.
Mengendalikan populasi tikus tidak selalu harus menggunakan bahan kimia beracun yang berisiko. Dengan pendekatan yang tepat dan berkelanjutan, Anda bisa menciptakan lingkungan yang tidak menarik bagi tikus, memaksa mereka pergi, dan mencegah mereka kembali. Lantas bagaimana saja cara ampuh menghancurkan sarang tikus tanpa racun yang aman untuk rumah dan keluarga? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (24/2/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Sanitasi dan Kebersihan Lingkungan Secara Menyeluruh
Sanitasi dan kebersihan lingkungan merupakan kunci utama untuk mengendalikan populasi tikus. Tikus tertarik pada makanan, air, dan tempat berlindung, sehingga jika ketiga hal ini dihilangkan, rumah akan menjadi tidak menarik bagi mereka. Cara ini efektif mencegah tikus datang dan membangun sarang di dalam hunian.
Penyimpanan makanan harus diperhatikan dengan baik. Simpan semua makanan, termasuk pakan hewan, dalam wadah kedap udara dari kaca atau logam, serta hindari meninggalkan makanan terbuka semalaman. Pastikan juga tempat sampah tertutup rapat, rutin dikosongkan, dan segera bersihkan tumpahan makanan agar tidak mengundang tikus.
Selain itu, lakukan pembersihan rutin seperti menyapu, mengepel, membersihkan area dapur, dan memperbaiki kebocoran air. Pengelolaan sampah yang baik serta lingkungan yang bersih akan menghilangkan sumber makanan dan air, sehingga tikus tidak bisa bertahan hidup dan sarangnya perlahan hilang.
2. Penutupan Titik Masuk (Exclusion)
Metode penutupan titik masuk atau exclusion sangat efektif untuk mencegah tikus masuk dan membuat sarang di rumah. Tikus bisa masuk melalui celah yang sangat kecil, bahkan seukuran koin, sehingga penting melakukan pemeriksaan menyeluruh pada setiap lubang, retakan, dan celah di bangunan.
Lakukan inspeksi detail dari bagian luar hingga dalam rumah, termasuk fondasi, atap, area pipa, kabel, ventilasi, pintu, dan jendela. Perhatikan tanda aktivitas tikus seperti kotoran, bekas gigitan, atau jejak minyak. Setelah ditemukan, segera tutup celah menggunakan bahan tahan gigitan seperti wol baja yang dicampur dempul atau busa ekspansi. Untuk lubang besar, gunakan semen, jaring kawat kuat, atau pelat logam.
Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat, pasang sapu pintu, serta perbaiki kasa yang rusak. Segel juga area masuknya pipa dan kabel listrik. Dengan menutup semua akses ini, tikus baru tidak bisa masuk, sementara tikus di dalam rumah akan lebih mudah dikendalikan dan tidak dapat kembali ke sarangnya.
3. Penggunaan Perangkap Hidup (Live Traps)
Perangkap hidup merupakan solusi non-racun yang lebih humanis untuk menangkap tikus tanpa membunuhnya. Metode ini memungkinkan tikus dilepaskan kembali jauh dari rumah. Pilih perangkap khusus tikus berukuran sesuai dan memiliki mekanisme yang aman agar tidak melukai hewan.
Gunakan umpan yang disukai tikus seperti selai kacang, keju, cokelat, atau biji-bijian, dan letakkan di bagian dalam perangkap agar tikus masuk sepenuhnya. Tempatkan perangkap di jalur yang sering dilalui, seperti sepanjang dinding, belakang peralatan, atau dekat tanda aktivitas. Memasang beberapa perangkap sekaligus dapat meningkatkan peluang keberhasilan.
Periksa perangkap secara rutin agar tikus tidak stres atau dehidrasi. Setelah tertangkap, lepaskan di lokasi yang jauh dari rumah (sekitar 1,6–3 km) agar tidak kembali. Gunakan sarung tangan saat menangani perangkap demi menjaga kebersihan dan keamanan.
4. Penggunaan Perangkap Jepret (Snap Traps)
Perangkap jepret merupakan metode non-racun yang efektif dan cepat untuk mengendalikan tikus. Meski mematikan, alat ini tidak menggunakan bahan kimia sehingga relatif aman bagi keluarga jika dipasang dengan benar. Keberhasilan perangkap sangat bergantung pada penempatan yang tepat dan penggunaan umpan yang sesuai.
Gunakan perangkap berkualitas dan berukuran khusus untuk tikus. Pilih umpan seperti selai kacang, cokelat, keju, atau daging kecil, lalu oleskan pada pelat pemicu agar tikus harus masuk sepenuhnya. Letakkan perangkap di sepanjang dinding, sudut gelap, atau dekat tanda aktivitas tikus, dengan sisi pemicu menghadap dinding. Memasang beberapa perangkap sekaligus akan meningkatkan efektivitas.
Untuk keamanan, tempatkan perangkap di area yang tidak mudah dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan, seperti di dalam kotak umpan atau area tersembunyi. Periksa setiap pagi, buang hasil tangkapan dengan sarung tangan, dan bersihkan alat sebelum digunakan kembali. Jika digunakan dengan tepat, perangkap jepret menjadi solusi praktis dan efektif tanpa racun.
5. Pemanfaatan Bau-bauan Alami yang Tidak Disukai Tikus
Tikus memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, sehingga bau tertentu bisa dimanfaatkan sebagai pengusir alami. Cara ini aman karena tidak menggunakan racun dan cocok sebagai pencegah tambahan. Salah satu yang paling populer adalah minyak peppermint; cukup rendam kapas dengan minyak tersebut lalu letakkan di area yang sering dilalui tikus dan ganti secara berkala.
Selain itu, cengkeh juga memiliki aroma kuat yang tidak disukai tikus. Anda bisa menaruh cengkeh utuh di kantong kain kecil atau menggunakan minyak cengkeh. Bubuk cabai rawit juga efektif karena kandungan kapsaisinnya dapat mengiritasi tikus, tetapi penggunaannya harus hati-hati agar tidak mengganggu manusia dan hewan peliharaan.
Bawang putih, serta tanaman seperti mint, lavender, dan rosemary di sekitar rumah juga dapat membantu mengusir tikus. Namun, metode ini perlu dilakukan secara rutin dan akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan sanitasi yang baik serta penutupan titik masuk tikus di rumah.
6. Pembongkaran dan Pembersihan Sarang Secara Fisik
Pembongkaran dan pembersihan sarang secara fisik merupakan langkah penting untuk menghilangkan habitat tikus dan mencegah mereka berkembang biak. Cara ini efektif dilakukan setelah tikus berhasil diusir atau ditangkap. Prosesnya harus dilakukan dengan hati-hati karena kotoran dan sarang tikus dapat membawa penyakit.
Pertama, identifikasi lokasi sarang dengan mencari tanda seperti tumpukan bahan sarang, kotoran dalam jumlah banyak, bau menyengat, atau suara mencicit. Sarang biasanya berada di tempat gelap dan tersembunyi seperti loteng, balik dinding, bawah lantai, atau tumpukan barang. Sebelum membersihkan, gunakan perlindungan seperti sarung tangan, masker, dan kacamata, serta buka ventilasi ruangan.
Hindari menyapu atau menyedot kotoran kering karena dapat menyebarkan kuman ke udara. Semprotkan area dengan disinfektan atau larutan pemutih, lalu kumpulkan bahan sarang menggunakan tisu atau kain sekali pakai. Masukkan ke kantong plastik ganda, bersihkan area, cuci pakaian dengan air panas, dan cuci tangan hingga bersih. Cara ini membantu menghilangkan sumber infestasi sekaligus menjaga kesehatan keluarga.
7. Alat Pengusir Ultrasonik
Perangkat ultrasonik adalah alat elektronik yang mengusir tikus dengan memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak terdengar manusia, tetapi dianggap mengganggu tikus. Metode ini non-racun dan aman bagi keluarga karena tidak menggunakan bahan kimia. Tujuannya menciptakan lingkungan yang tidak nyaman sehingga tikus menjauh dari rumah.
Saat digunakan, pastikan alat tidak terhalang furnitur, tirai, atau benda lain karena gelombang ultrasonik tidak bisa menembus dinding dan benda padat. Jangkauannya juga terbatas pada satu ruangan, sehingga perlu ditempatkan di beberapa titik. Namun, efektivitasnya memiliki keterbatasan karena tikus dapat beradaptasi terhadap suara tersebut dalam jangka panjang.
Selain itu, bukti ilmiah tentang efektivitas alat ini masih belum konsisten. Karena itu, perangkat ultrasonik sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan satu-satunya cara, dan dikombinasikan dengan sanitasi, penutupan akses masuk, serta penggunaan perangkap agar pengendalian tikus lebih efektif.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Ampuh Menghancurkan Sarang Tikus Tanpa Racun
1. Mengapa sanitasi dan kebersihan lingkungan penting dalam mengusir tikus?
Jawaban: Sanitasi menyeluruh menghilangkan sumber makanan, air, dan tempat berlindung, membuat lingkungan rumah tidak menarik bagi tikus dan memaksa mereka mencari tempat lain.
2. Bagaimana cara menutup titik masuk tikus secara efektif?
Jawaban: Identifikasi dan segel semua celah atau lubang sekecil koin dengan bahan tahan gigitan seperti wol baja, semen, atau jaring kawat, serta pastikan pintu dan jendela tertutup rapat.
3. Apakah perangkap hidup aman dan efektif untuk menangkap tikus?
Jawaban: Perangkap hidup adalah metode humanis dan non-racun untuk menangkap tikus tanpa membahayakan, memungkinkan pelepasan di lokasi jauh, namun memerlukan pemeriksaan rutin.
4. Apa saja bau-bauan alami yang tidak disukai tikus?
Jawaban: Tikus tidak menyukai bau kuat dari minyak peppermint, cengkeh, bubuk cabai rawit, dan bawang putih, yang dapat digunakan sebagai pengusir tambahan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511322/original/037415800_1771906071-ilustrasi_atap_teras_rumah__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460988/original/033967900_1767330800-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461213/original/047387900_1767346368-Gemini_Generated_Image_4n8t354n8t354n8t.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505965/original/040911600_1771401557-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481606/original/010567200_1769139472-kandang_ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511644/original/087346100_1771915425-Busana_Lebaran_2026_untuk_Keluarga_Muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3507958/original/096610800_1626069114-pexels-photo-5424708.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499405/original/093066300_1770785294-Gemini_Generated_Image_1qm8nj1qm8nj1qm8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511282/original/098238900_1771904333-Meja_Makan_di_Rumah_untuk_Acara_Buka_Bersama_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507857/original/034935200_1771556198-Gunakan_Gelombang_Ultrasonik__Si_Suara_Pengusir_Tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)