6 Cara Menghilangkan Bau Cat Baru di Rumah Setelah Renovasi, Mudah dan Aman

2 weeks ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Bau cat sering muncul setelah proses pengecatan selesai dan dapat mengganggu kenyamanan aktivitas harian. Kondisi ini kerap membuat ruangan terasa pengap dan kurang sedap untuk ditempati. Oleh sebab itu, memahami cara menghilangkan bau cat baru di rumah menjadi hal penting bagi penghuni, agar suasana hunian kembali segar dan layak digunakan.

Masalah aroma menyengat pasca pengecatan tidak hanya terjadi pada rumah baru, tetapi juga pada hunian lama usai renovasi. Aroma tersebut bisa bertahan cukup lama, bila sirkulasi udara kurang optimal. Melalui penerapan cara menghilangkan bau cat baru di rumah, pemilik hunian dapat menciptakan ruang tinggal lebih sehat dan nyaman.

Sebagian orang memilih membiarkan bau cat hilang secara alami, padahal proses ini sering memakan waktu panjang. Keadaan tersebut berpotensi mengganggu istirahat maupun produktivitas. Mengetahui cara menghilangkan bau cat baru di rumah, membantu mempercepat pemulihan kualitas udara tanpa menunggu terlalu lama.

Selain mengganggu indera penciuman, bau cat juga dapat memicu rasa pusing bagi sebagian orang. Kondisi ini tentu tidak diharapkan terjadi di dalam rumah sendiri. Oleh sebab itu, penerapan cara menghilangkan bau cat baru di rumah dapat menjadi solusi praktis, guna menjaga kenyamanan ruang tinggal setiap hari.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (4/2/2026).

Penyebab Bau Cat Baru Sulit Hilang di Dalam Rumah

Bau cat baru kerap menjadi keluhan utama setelah proses pengecatan rumah selesai dilakukan. Aroma menyengat tersebut sering kali masih tercium meskipun dinding terlihat sudah kering dan siap digunakan. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah, terlebih apabila ruangan langsung difungsikan sebagai area istirahat, ruang keluarga, atau tempat beraktivitas sehari-hari.

Untuk mengatasi masalah tersebut secara efektif, penting memahami berbagai faktor yang menjadi penyebab bau cat baru sulit hilang agar langkah penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan menyeluruh.

1. Kandungan Zat Kimia di Dalam Cat

Sebagian besar produk cat mengandung senyawa kimia tertentu yang bersifat mudah menguap ke udara. Senyawa ini dikenal sebagai penyebab utama munculnya aroma khas cat baru. Proses penguapan zat kimia tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan berlangsung perlahan seiring waktu. Itulah sebabnya, meskipun permukaan dinding sudah terasa kering saat disentuh, aroma cat masih tetap tercium di dalam ruangan. Selama proses penguapan belum selesai sepenuhnya, bau cat akan terus dilepaskan ke udara dan bertahan cukup lama.

2. Kondisi Sirkulasi Udara yang Kurang Memadai

Sirkulasi udara memiliki peran besar dalam mempercepat hilangnya bau cat baru. Ruangan yang tertutup rapat atau minim ventilasi membuat udara berbau terperangkap dan berputar di dalam ruangan tanpa bisa keluar. Tanpa adanya pertukaran udara segar dari luar, aroma cat akan bertahan lebih lama dan terasa semakin menyengat. Kondisi ini sering terjadi pada rumah yang jarang membuka jendela atau memiliki desain ventilasi terbatas.

3. Tingkat Kelembapan Ruangan yang Tinggi

Kelembapan udara juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi lamanya bau cat bertahan. Ruangan yang memiliki tingkat kelembapan tinggi cenderung memperlambat proses pengeringan cat. Cat yang belum mengering secara sempurna akan terus melepaskan aroma dalam jangka waktu lebih panjang. Kondisi ini biasanya terjadi pada musim hujan atau di rumah yang memiliki sirkulasi udara kurang baik sehingga udara terasa lembap dan penguapan cat tidak berjalan optimal.

4. Jenis Cat yang Digunakan Saat Pengecatan

Jenis cat turut menentukan seberapa kuat dan lama bau yang dihasilkan. Cat berbasis minyak umumnya memiliki aroma lebih tajam dan membutuhkan waktu lebih lama agar baunya benar-benar hilang. Sementara itu, cat berbahan dasar air atau cat low VOC biasanya menghasilkan aroma lebih ringan dan cenderung lebih cepat menghilang. Pemilihan jenis cat sejak awal sangat berpengaruh terhadap kenyamanan penghuni rumah setelah proses pengecatan selesai.

5. Luas Area atau Permukaan yang Dicat

Luas area yang dicat juga berbanding lurus terhadap jumlah aroma yang dilepaskan ke udara. Semakin luas permukaan dinding atau bagian rumah yang dicat, semakin besar pula konsentrasi bau cat di dalam ruangan. Pengecatan satu ruangan tentu akan lebih cepat bebas bau dibandingkan pengecatan seluruh bagian rumah. Oleh sebab itu, rumah yang baru selesai dicat secara menyeluruh biasanya membutuhkan waktu lebih lama agar aromanya benar-benar menghilang.

Cara Menghilangkan Bau Cat Baru di Rumah Secara Efektif

Bau cat baru sering kali menjadi masalah utama setelah proses pengecatan selesai. Aroma menyengat tersebut dapat bertahan cukup lama dan mengganggu kenyamanan penghuni rumah, terutama saat ruangan langsung digunakan untuk beraktivitas. Kondisi ini umumnya terjadi akibat penguapan zat kimia dari cat yang bercampur di udara dalam ruangan tertutup. Untuk mengatasinya, diperlukan langkah-langkah yang tepat agar bau cat dapat berkurang secara bertahap hingga benar-benar hilang.

Berikut beberapa cara menghilangkan bau cat baru di rumah yang bisa diterapkan secara mudah dan aman.

1. Membuka Jendela dan Pintu Secara Maksimal

Langkah paling sederhana sekaligus paling efektif untuk mengurangi bau cat baru adalah membuka jendela dan pintu rumah secara maksimal. Sirkulasi udara yang lancar memungkinkan udara berbau keluar dari ruangan dan digantikan oleh udara segar dari luar. Proses ini membantu mempercepat penguapan aroma cat yang masih tersisa di dalam ruangan.

Ventilasi sebaiknya dibiarkan terbuka selama beberapa jam hingga beberapa hari setelah pengecatan, terutama pada siang hari saat aliran udara lebih aktif. Semakin baik pertukaran udara yang terjadi, semakin cepat pula bau cat berkurang. Cara ini sangat dianjurkan sebagai langkah awal sebelum menggunakan metode lain.

2. Menggunakan Kipas Angin atau Exhaust Fan

Selain membuka ventilasi, penggunaan kipas angin dapat membantu mempercepat pengeluaran udara berbau dari dalam rumah. Kipas sebaiknya diarahkan ke luar jendela agar udara yang mengandung aroma cat terdorong keluar secara optimal. Teknik ini sangat efektif apabila dikombinasikan dengan jendela yang terbuka di sisi lain ruangan.

Exhaust fan yang biasanya terpasang di dapur atau kamar mandi juga berperan penting dalam membantu pergantian udara. Alat ini bekerja dengan menyedot udara kotor dari dalam ruangan dan membuangnya ke luar, sehingga bau cat tidak terperangkap terlalu lama di dalam rumah.

3. Meletakkan Arang Aktif di Dalam Ruangan

Arang aktif dikenal memiliki kemampuan menyerap bau dan zat kimia di udara secara alami. Bahan ini dapat menjadi solusi tambahan untuk mengurangi aroma cat baru di rumah. Arang aktif bisa diletakkan dalam wadah terbuka dan ditempatkan di beberapa sudut ruangan yang baru dicat.

Dalam waktu beberapa jam hingga beberapa hari, arang aktif akan menyerap partikel bau yang ada di udara. Metode ini cukup efektif, terutama pada ruangan yang tidak memiliki ventilasi besar. Selain itu, arang aktif mudah didapat dan dapat digunakan kembali setelah dijemur.

4. Memanfaatkan Bahan Alami Penyerap Bau

Beberapa bahan alami juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menyerap bau cat baru. Kopi bubuk, cuka, baking soda, serta irisan lemon dikenal mampu mengurangi aroma menyengat di dalam ruangan. Bahan-bahan tersebut dapat diletakkan dalam wadah terbuka dan disebarkan di beberapa titik ruangan.

Kopi bubuk bekerja dengan menyerap aroma, sementara cuka dan lemon membantu menetralisir bau. Baking soda juga efektif dalam menyerap bau tidak sedap yang bercampur di udara. Penggunaan bahan alami ini cukup aman dan mudah diterapkan sebagai solusi tambahan di rumah.

5. Menggunakan Tanaman Hias Penyaring Udara

Tanaman hias tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah. Beberapa jenis tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, dan peace lily dikenal mampu membantu menyaring udara dan mengurangi bau tidak sedap.

Menempatkan tanaman hias di ruangan yang baru dicat dapat membantu menciptakan suasana lebih segar dan nyaman. Selain membantu menyerap aroma, tanaman juga memberikan efek visual yang menenangkan dan membuat ruangan terasa lebih hidup.

6. Menyalakan Air Conditioner atau Air Purifier

Air conditioner dapat membantu menurunkan kadar bau di udara, terutama jika filternya dalam kondisi bersih. Sirkulasi udara dari AC membantu mengurangi konsentrasi aroma cat di dalam ruangan. Untuk hasil lebih optimal, penggunaan air purifier sangat dianjurkan.

Air purifier yang dilengkapi filter HEPA dan karbon aktif mampu menyerap partikel kimia serta bau cat secara efektif. Alat ini sangat berguna untuk menjaga kualitas udara tetap bersih, terutama di ruangan tertutup yang jarang mendapatkan udara segar dari luar.

FAQ Seputar Topik

Apa penyebab utama bau cat baru di rumah?

Penyebab utama bau cat baru adalah senyawa organik volatil (VOC) yang menguap dari cat selama proses pengeringan. VOC ini dapat menimbulkan aroma menyengat dan berpotensi mengganggu kesehatan.

Bagaimana cara paling efektif menghilangkan bau cat baru menggunakan ventilasi?

Cara paling efektif adalah dengan membuka semua pintu dan jendela untuk menciptakan ventilasi silang. Gunakan kipas angin yang diarahkan ke luar untuk mempercepat sirkulasi udara dan hindari penggunaan AC.

Bahan alami apa saja yang bisa digunakan untuk menyerap bau cat baru?

Beberapa bahan alami yang efektif menyerap bau cat baru antara lain soda kue, bubuk kopi, arang aktif, irisan lemon dalam air, irisan bawang dalam air, cuka putih, dan garam dapur.

Apakah ada cara untuk mencegah bau cat baru yang menyengat sejak awal?

Ya, Anda dapat mencegahnya dengan memilih cat berkualitas baik yang rendah kandungan VOC atau berbahan dasar air (water-based). Pastikan juga sirkulasi udara yang baik selama proses pengecatan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |