5 Cara Merawat Pohon Hias Anting Putri Agar Subur dan Rajin Berbunga

21 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Pohon hias anting putri adalah salah satu primadona di dunia tanaman hias karena bentuk batangnya yang eksotis dan aroma bunganya yang sangat wangi. Karakteristiknya yang lentur membuat tanaman ini menjadi pilihan utama bagi para pecinta bonsai untuk dikreasikan menjadi berbagai bentuk yang artistik. Cara merawat pohon hias anting putri bisa membantu merawat tanaman hias satu ini.

Selain memiliki daya tahan yang kuat terhadap cuaca panas, tanaman ini juga dikenal memiliki daun kecil yang rimbun sehingga memberikan kesan hijau yang menyejukkan di area taman atau teras rumah. Oleh karena itu, pentingnya memahami cara merawat pohon hias anting putri yang benar supaya keindahan bentuk dan kesehatan tanaman ini tetap terjaga. 

Liputan6.com telah merangkum beberapa cara merawat pohon hias anting putri, mulai dari teknik pemangkasan, pemberian pupuk, dan penggantian media tanam. Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Letakkan di Tempat yang Terkena Sinar Matahari

Pohon hias anting putri sangat menyukai cahaya matahari langsung untuk mendukung proses fotosintesis dan pembentukan bunga. Pastikan tanaman ini mendapatkan paparan sinar matahari minimal 6-8 jam setiap harinya agar pertumbuhan daun tetap rapat dan batang tidak tumbuh terlalu kurus atau lemah. Jika diletakkan di tempat yang terlalu teduh, tanaman cenderung malas berbunga dan jarak antar daun menjadi lebih jarang. 

Lokasi terbaik adalah di area terbuka seperti taman depan rumah atau teras yang tidak terhalang bangunan tinggi. Sinar matahari yang cukup juga berfungsi untuk mencegah timbulnya jamur pada permukaan batang dan media tanam. Jika tanaman berada di dalam pot, posisi pot bisa diputar secara berkala agar seluruh sisi pohon mendapatkan distribusi cahaya yang merata dan bentuknya tetap proporsional. 

2. Lakukan Penyiraman Secara Rutin dan Konsisten 

Kelembapan merupakan kunci utama dalam merawat pohon hias anting putri karena tanaman ini cukup banyak mengonsumsi air. Penyiraman sebaiknya dilakukan 2 kali sehari, yaitu pada pagi hari sebelum terik matahari dan sore hari saat suhu udara mulai menurun. Pastikan air meresap hingga ke bagian akar terbawah, namun hindari kondisi air yang menggenang terlalu lama karena dapat memicu pembusukan pada akar. 

Kebutuhan air untuk pohon ini juga akan meningkat saat cuaca sedang sangat terik atau ketika tanaman sedang dalam masa pertumbuhan aktif. Pastikan untuk selalu periksa kondisi media tanam dengan cara menyentuh permukaan tanah, apabila terasa kering maka segera berikan air secukupnya. Penggunaan sistem drainase yang baik pada pot sangat membantu agar sisa air siraman bisa langsung keluar dan tidak merusak kesehatan bagian bawah tanaman. 

3. Berikan Nutrisi Melalui Pemupukan Berkala 

Pemberian pupuk secara teratur sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan nutrisi di dalam media tanam yang terbatas. Jenis pupuk NPK dengan kadar seimbang bisa diberikan setiap satu bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan dahan dan kesehatan daun secara umum. Selain pupuk kimia, penggunaan pupuk organik atau kompos juga sangat disarankan untuk menjaga struktur tanah agar tetap gembur dan subur dalam jangka panjang. 

Saat tanaman memasuki fase siap berbunga, jenis pupuk dengan kandungan fosfor yang lebih tinggi dapat diaplikasikan untuk merangsang munculnya kuncup bunga. Pastikan untuk selalu menyiram tanaman setelah proses pemupukan agar nutrisi dapat segera terserap oleh akar dan tidak menyebabkan efek terbakar pada tanaman. Dosis yang diberikan harus disesuaikan dengan ukuran pohon agar tidak terjadi kelebihan nutrisi yang justru bisa merusak tanaman. 

4. Pangkas Ranting dan Daun Secara Teratur

Pemangkasan bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang kesehatan dan peremajaan pohon anting putri. Lakukan pemotongan pada ranting-ranting yang tumbuh terlalu panjang, tumpang tindih, atau terlihat kering agar energi tanaman terfokus pada bagian yang produktif. Dengan rutin memangkas ujung-ujung dahan, tunas baru akan lebih cepat muncul dan membuat tajuk pohon terlihat lebih rimbun serta padat. 

Gunakan alat pangkas yang tajam dan bersih untuk menghindari luka robek pada batang yang bisa menjadi pintu masuk bagi penyakit. Pemangkasan juga menjadi kesempatan untuk membentuk karakter pohon terutama jika anting putri dirawat dengan gaya bonsai. Setelah dilakukan pemangkasan besar, biasanya tanaman akan merespons dengan memunculkan bunga-bunga putih kecil yang harum sebagai bentuk regenerasi alami. 

Seiring berjalannya waktu, media tanam akan kehilangan nutrisinya dan akar pohon akan tumbuh memenuhi seluruh isi pot. Proses penggantian media tanam atau repotting idealnya dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali yang bergantung pada kecepatan pertumbuhan tanaman. Langkah ini bertujuan untuk memberikan ruang baru bagi akar agar bisa bernapas dan menyerap unsur hara dengan lebih maksimal. 

Saat melakukan penggantian, sebagian akar yang terlalu panjang atau sudah mati bisa dipotong dengan hati-hati. Gunakan campuran media baru yang terdiri dari tanah subur, pasir malang, dan pupuk kandang agar teksturnya tetap porous atau tidak padat. Media tanam yang segar akan memberikan energi baru bagi pohon hias anting putri sehingga warna daun kembali hijau pekat dan batang terlihat lebih segar.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Mengapa pohon hias anting putri malas berbunga?

Penyebab utama biasanya karena kurangnya paparan sinar matahari langsung atau kelebihan unsur nitrogen dari pupuk yang memicu daun saja yang tumbuh. Cara mengatasinya yaitu dengan meletakkan pohon di tempat yang sangat terik dan berikan pupuk dengan kandungan fosfor tinggi untuk merangsang pembungaan. 

2. Berapa kali sebaiknya pohon hias anting putri disiram dalam sehari? 

Secara umum, penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Namun, frekuensi ini bisa disesuaikan dengan cuaca. Misalnya, penyiraman saat musim hujan cukup dilakukan sekali saja, sedangkan saat kemarau panjang pastikan media tanam tidak sampai kering kerontang karena tanaman ini sangat menyukai air. 

3. Apa jenis media tanam yang paling cocok untuk pohon hias anting putri? 

Anting putri membutuhkan media yang mudah mengalirkan air agar akar tidak busuk. Campuran yang ideal biasanya terdiri dari tanah humus, pasir malang, dan sedikit pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan merata. 

4. Bagaimana cara membuat daun anting putri menjadi kecil-kecil? 

Teknik yang sering digunakan adalah dengan rutin melakukan pemangkasan daun (pruning) secara total atau sebagian. Dengan rajin memangkas dan menjemurnya di bawah matahari terik, tunas baru yang muncul perlahan akan memiliki ukuran daun yang lebih kecil dan rapat. 

5. Apakah pohon anting putri tahan terhadap serangan hama? 

Tanaman ini jarang mengalami serangan hama serius jika diletakkan di lingkungan yang sesuai. Akan tetapi, terkadang pohon ini juga diserang kutu putih atau ulat penggerek batang. Penanganannya cukup mudah, yaitu dengan membersihkan bagian yang terkena serangan menggunakan air sabun yang dibilas bersih.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |