20 Tanaman Bunga Halaman Rumah yang Tidak Mudah Layu Meski Jarang Disiram

2 months ago 57

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki halaman rumah yang asri dengan beragam bunga cantik adalah impian banyak orang. Namun, kesibukan seringkali menjadi kendala utama dalam merawat tanaman, terutama yang membutuhkan penyiraman rutin. Kabar baiknya, ada banyak jenis tanaman bunga yang mampu bertahan hidup dan tetap mekar indah meskipun jarang disiram, menjadikannya pilihan sempurna bagi pemilik rumah dengan jadwal padat. Tanaman-tanaman ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menawarkan solusi praktis untuk menciptakan taman yang hemat air dan minim perawatan.

Dengan memilih jenis yang tepat, Anda dapat menikmati keindahan bunga tanpa perlu khawatir akan layu atau membutuhkan perhatian ekstra setiap hari. Daftar komprehensif ini akan membantu Anda memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan preferensi estetika Anda. Tanaman-tanaman ini telah beradaptasi dengan baik terhadap kondisi minim air, seringkali berkat kemampuannya menyimpan cadangan air pada batang atau daunnya. Dengan demikian, halaman rumah Anda akan tetap terlihat segar dan menenangkan secara visual, bahkan di tengah kesibukan harian.

Lantas apa saja tanaman bunga halaman rumah yang tidak mudah layu meski jarang disiram? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (7/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

Bunga Tropis Tahan Kekeringan

1. Adenium obesum (Mawar Gurun)

Adenium obesum, atau Mawar Gurun, adalah sukulen berbunga yang populer karena kemampuannya bertahan dalam kondisi kering dan bunganya yang indah. Tanaman ini berasal dari daerah kering di Afrika dan Semenanjung Arab, sehingga secara alami beradaptasi dengan lingkungan minim air. Batangnya yang membengkak (caudex) berfungsi sebagai tempat penyimpanan air, memungkinkannya bertahan hidup di musim kemarau panjang. Bunganya berbentuk terompet dengan berbagai warna seperti merah muda, merah, putih, dan kombinasi warna, seringkali mekar sepanjang tahun di iklim tropis, dan perawatannya relatif mudah dengan sinar matahari penuh serta tanah berdrainase baik.

2. Bougainvillea (Bunga Kertas)

Bougainvillea, atau Bunga Kertas, adalah tanaman hias populer di daerah tropis dan subtropis, terkenal dengan 'bunganya' yang berwarna-warni cerah, yang sebenarnya adalah daun pelindung (bracts) mengelilingi bunga kecil. Warna bracts bervariasi dari merah muda, ungu, merah, oranye, hingga putih. Bougainvillea sangat toleran terhadap kekeringan setelah mapan, bahkan penyiraman berlebihan dapat menghambat pembungaan, dan membutuhkan sinar matahari penuh serta tanah berdrainase baik untuk tumbuh subur.

3. Portulaca grandiflora (Krokot/Sutra Bombay)

Portulaca grandiflora, dikenal sebagai Krokot atau Sutra Bombay, adalah tanaman berbunga tahunan yang cocok untuk iklim panas dan kering. Tanaman ini memiliki daun sukulen tebal yang memungkinkannya menyimpan air dan bertahan dalam periode kekeringan. Bunganya yang cerah dan berwarna-warni mekar di bawah sinar matahari penuh dan menutup saat sore hari atau cuaca mendung. Portulaca adalah pilihan yang sangat baik untuk penutup tanah, taman batu, atau pot gantung, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase sangat baik, serta penyiraman jarang diperlukan untuk menghindari busuk akar.

4. Zinnia

Zinnia adalah bunga tahunan populer karena bunganya yang cerah, tahan lama, dan kemampuannya menarik kupu-kupu. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara dan Selatan, dikenal karena ketahanannya terhadap panas dan kekeringan. Bunga Zinnia hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari bunga tunggal hingga ganda, dengan spektrum warna yang luas kecuali biru. Zinnia adalah pilihan bagus untuk taman minim perawatan, tumbuh terbaik di bawah sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik, serta dapat bertahan dengan curah hujan alami setelah mapan.

Pesona Bunga Halaman Minim Air

5. Lantana camara 

Lantana camara adalah semak berbunga tangguh dan sangat toleran kekeringan, ideal untuk taman minim perawatan. Tanaman ini berasal dari daerah tropis Amerika dan Afrika, dikenal karena kemampuannya tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan kondisi tanah buruk. Bunga Lantana muncul dalam kelompok-kelompok kecil yang berubah warna seiring waktu, seringkali menampilkan kombinasi warna seperti kuning, oranye, merah, dan merah muda dalam satu gugusan bunga. Lantana adalah magnet bagi kupu-kupu dan lebah, membutuhkan sedikit penyiraman setelah mapan, dan pemangkasan sesekali dapat mendorong pembungaan lebih banyak.

6. Catharanthus roseus (Vinca/Tapak Dara)

Catharanthus roseus, atau Vinca (Tapak Dara), adalah tanaman tahunan populer di daerah tropis dan subtropis karena bunganya yang indah dan ketahanannya terhadap kekeringan. Berasal dari Madagaskar, bunga Vinca berbentuk sederhana dengan lima kelopak, tersedia dalam warna putih, merah muda, ungu, dan merah, seringkali dengan mata kontras di tengahnya. Vinca adalah pilihan sangat baik untuk penutup tanah, tepi taman, atau pot, terutama di area sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik, serta toleran panas dan kekeringan.

7. Plumeria (Kamboja/Frangipani)

Plumeria, dikenal sebagai Kamboja atau Frangipani, adalah pohon atau semak berbunga tropis yang terkenal dengan bunganya yang harum dan indah. Meskipun sering dikaitkan dengan iklim lembab, Kamboja sangat toleran kekeringan setelah mapan berkat batangnya yang tebal dan berair yang menyimpan kelembaban. Bunganya memiliki lima kelopak lilin dan tersedia dalam berbagai warna seperti putih, kuning, merah muda, merah, dan kombinasi warna. Kamboja membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase sangat baik, dengan penyiraman moderat hanya ketika tanah terasa kering.

8. Gaillardia (Blanket Flower)

Gaillardia, atau Blanket Flower, adalah bunga tahunan atau abadi yang ceria dan sangat toleran kekeringan, cocok untuk taman minim air. Tanaman ini berasal dari padang rumput Amerika Utara, dikenal karena kemampuannya tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah miskin nutrisi. Bunganya menyerupai bunga aster dengan kelopak berwarna merah, oranye, dan kuning, seringkali dengan pita warna kontras. Gaillardia adalah penarik lebah dan kupu-kupu yang sangat baik, berbunga terus-menerus jika bunga layu dipangkas, dan membutuhkan penyiraman minimal setelah mapan.

Keindahan Mekar yang Hemat Air

9. Marigold (Tagetes)

Marigold (Tagetes) adalah bunga tahunan yang populer dan mudah tumbuh, dikenal karena bunganya yang cerah dan kemampuannya bertahan dalam kondisi kurang ideal, termasuk kekeringan. Berasal dari Amerika, terutama Meksiko, bunga Marigold hadir dalam berbagai ukuran dan bentuk, dari bunga tunggal hingga ganda, dengan warna kuning, oranye, dan merah marun. Marigold adalah pilihan sangat baik untuk perbatasan, pot, atau sebagai tanaman pendamping di kebun sayur karena aromanya dapat mengusir hama tertentu.

10. Cosmos

Cosmos adalah bunga tahunan yang anggun dan mudah tumbuh, dikenal karena bunganya yang menyerupai bunga aster dan dedaunannya yang halus seperti bulu. Berasal dari Meksiko dan Amerika Selatan, tanaman ini sangat toleran terhadap panas dan kekeringan. Bunga Cosmos tersedia dalam berbagai warna seperti merah muda, ungu, putih, kuning, dan oranye, seringkali dengan pusat kuning yang kontras. Cosmos adalah pilihan sangat baik untuk taman bunga liar, perbatasan, atau sebagai bunga potong, tumbuh terbaik di bawah sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik.

11. Euphorbia milii (Crown of Thorns/Mahkota Duri)

Euphorbia milii, atau Crown of Thorns (Mahkota Duri), adalah sukulen berbunga yang sangat tangguh dan toleran kekeringan. Tanaman ini berasal dari Madagaskar, dicirikan oleh batangnya yang berduri dan bunganya yang kecil namun cerah, dikelilingi oleh daun pelindung (bracts) berwarna merah, merah muda, kuning, atau putih. Crown of Thorns adalah pilihan sangat baik untuk taman batu, pot, atau sebagai tanaman hias dalam ruangan di area cerah. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase sangat baik, serta membutuhkan penyiraman sangat jarang karena sifatnya yang sukulen.

12. Salvia

Salvia adalah genus besar tanaman yang mencakup spesies tahunan, abadi, dan semak, banyak di antaranya dikenal karena ketahanannya terhadap kekeringan dan bunganya yang menarik. Banyak varietas Salvia berasal dari daerah kering di seluruh dunia. Bunga Salvia biasanya berbentuk tabung dan muncul dalam paku atau malai, dengan warna yang bervariasi dari biru, ungu, merah, merah muda, hingga putih. Salvia adalah penarik lebah, kupu-kupu, dan burung kolibri yang sangat baik, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik, serta toleran kekeringan setelah mapan.

Pilihan Memikat untuk Taman Hemat Air

13. Gazania (Treasure Flower)

Gazania atau Treasure Flower adalah bunga tahunan atau abadi yang cerah dan toleran kekeringan, berasal dari Afrika Selatan. Tanaman ini dikenal karena bunganya yang besar, menyerupai bunga aster, yang mekar di bawah sinar matahari penuh dan menutup saat cuaca mendung atau malam hari. Warna bunganya sangat mencolok, termasuk nuansa kuning, oranye, merah, dan merah muda, seringkali dengan tanda kontras di pangkal kelopak. Gazania adalah pilihan sangat baik untuk penutup tanah di area panas dan kering, taman batu, atau pot, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik, serta penyiraman sangat jarang setelah mapan.

14. Coreopsis (Tickseed)

Coreopsis atau Tickseed adalah genus bunga abadi dan tahunan yang ceria dan mudah tumbuh, banyak di antaranya sangat toleran kekeringan. Berasal dari Amerika Utara, tanaman ini dikenal karena bunganya yang menyerupai bunga aster, seringkali berwarna kuning cerah, meskipun ada juga varietas merah muda dan merah. Coreopsis adalah pilihan sangat baik untuk taman bunga liar, perbatasan, atau pot, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Setelah mapan, sebagian besar varietas Coreopsis dapat bertahan dalam periode kering yang panjang dengan sedikit atau tanpa penyiraman tambahan.

15. Pentas lanceolata (Pentas/Egyptian Starcluster)

Pentas lanceolata, dikenal sebagai Pentas atau Egyptian Starcluster, adalah semak abadi yang sering ditanam sebagai tanaman tahunan di iklim lebih dingin. Berasal dari Afrika Timur, tanaman ini dikenal karena gugusan bunganya yang berbentuk bintang yang menarik kupu-kupu dan burung kolibri. Bunga Pentas tersedia dalam warna merah muda, ungu, merah, dan putih. Pentas adalah pilihan sangat baik untuk perbatasan, pot, atau sebagai bunga potong, membutuhkan sinar matahari penuh hingga sebagian dan tanah berdrainase baik. Meskipun menghargai penyiraman teratur, Pentas cukup toleran kekeringan setelah mapan.

16. Lavender (Lavandula)

Lavender (Lavandula) adalah semak abadi yang terkenal dengan bunganya yang harum dan dedaunannya yang berwarna abu-abu kehijauan. Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania, sehingga secara alami beradaptasi dengan kondisi kering dan panas. Bunga Lavender muncul dalam paku-paku yang padat, biasanya berwarna ungu, meskipun ada juga varietas merah muda dan putih. Lavender adalah pilihan sangat baik untuk taman herbal, perbatasan, atau taman batu, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase sangat baik. Penyiraman berlebihan adalah musuh utama Lavender; setelah mapan, mereka sangat toleran kekeringan dan membutuhkan penyiraman minimal.

Penutup Taman yang Tahan Banting

17. Achillea (Yarrow)

Achillea atau Yarrow adalah bunga abadi yang tangguh dan toleran kekeringan, berasal dari daerah beriklim sedang di Belahan Bumi Utara. Tanaman ini dikenal karena gugusan bunganya yang datar dan padat, yang muncul di atas dedaunan yang halus seperti pakis. Bunga Yarrow tersedia dalam warna kuning, putih, merah muda, dan merah, serta menarik penyerbuk. Yarrow adalah pilihan sangat baik untuk taman bunga liar, perbatasan, atau sebagai bunga potong, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Setelah mapan, Yarrow sangat toleran kekeringan dan dapat bertahan dalam kondisi kering yang panjang tanpa penyiraman tambahan.

18. Echinacea (Coneflower)

Echinacea, atau Coneflower, adalah bunga abadi ikonik dan toleran kekeringan, berasal dari padang rumput Amerika Utara. Tanaman ini dikenal karena bunganya yang besar, menyerupai bunga aster, dengan kelopak yang menjuntai dan pusat kerucut yang menonjol. Bunga Coneflower tersedia dalam warna ungu, merah muda, putih, kuning, dan oranye, serta merupakan magnet bagi lebah dan kupu-kupu. Coneflower adalah pilihan sangat baik untuk taman bunga liar, perbatasan, atau sebagai bunga potong, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Setelah mapan, Coneflower sangat toleran kekeringan dan membutuhkan penyiraman minimal.

19. Verbena

Verbena adalah genus tanaman yang beragam, termasuk spesies tahunan dan abadi, banyak di antaranya dikenal karena bunganya yang melimpah dan ketahanannya terhadap kekeringan. Banyak varietas Verbena berasal dari Amerika, terutama daerah yang lebih kering. Bunga Verbena muncul dalam gugusan-gugusan kecil, seringkali berwarna ungu, merah muda, merah, atau putih, dan menarik kupu-kupu. Verbena adalah pilihan sangat baik untuk penutup tanah, pot gantung, atau perbatasan, membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Setelah mapan, sebagian besar varietas Verbena sangat toleran kekeringan dan membutuhkan penyiraman minimal.

20. Dianthus (Pinks/Carnations)

Dianthus, dikenal sebagai Pinks atau Carnations, adalah genus bunga abadi yang dihargai karena bunganya yang harum dan dedaunannya yang berwarna abu-abu kehijauan. Banyak spesies Dianthus berasal dari Eropa dan Asia, dan telah beradaptasi dengan baik di berbagai iklim, termasuk kondisi yang lebih kering. Bunga Dianthus memiliki kelopak yang bergerigi atau berenda, tersedia dalam warna merah muda, merah, putih, dan kombinasi warna, seringkali dengan mata yang kontras. Dianthus adalah pilihan sangat baik untuk perbatasan, taman batu, atau pot, membutuhkan sinar matahari penuh hingga sebagian dan tanah berdrainase baik. Setelah mapan, Dianthus cukup toleran kekeringan dan membutuhkan penyiraman moderat.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Topik

1. Apa saja tanaman bunga yang tidak mudah layu meski jarang disiram?

Jawaban: Beberapa di antaranya adalah Adenium, Bougainvillea, Portulaca, Zinnia, Lantana, Vinca, Kamboja, Gaillardia, Marigold, Cosmos, Crown of Thorns, Salvia, Gazania, Coreopsis, Pentas, Lavender, Yarrow, Coneflower, Verbena, dan Dianthus.

2. Mengapa tanaman-tanaman tersebut tahan terhadap kekeringan?

Jawaban: Kebanyakan tanaman ini memiliki adaptasi khusus seperti batang atau daun sukulen yang mampu menyimpan cadangan air, serta berasal dari daerah dengan iklim kering atau panas.

3. Bagaimana cara merawat tanaman bunga yang tahan kekeringan agar tumbuh subur?

Jawaban: Umumnya, tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang berdrainase baik. Penyiraman hanya diperlukan ketika media tanam benar-benar kering, dan penyiraman berlebihan harus dihindari untuk mencegah masalah seperti busuk akar.

4. Apakah tanaman ini cocok untuk pemula atau orang yang sibuk?

Jawaban: Ya, tanaman-tanaman ini sangat cocok untuk pemula atau mereka yang memiliki jadwal padat karena perawatannya yang minim dan kemampuannya bertahan dalam kondisi kurang ideal.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |