10 Tanaman untuk Minuman & Aromaterapi yang Mudah Ditanam di Rumah

1 week ago 20

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman untuk minuman & aromaterapi yang mudah ditanam di rumah dapat menjadi pilihan tepat untuk menghadirkan manfaat kesehatan sekaligus relaksasi di lingkungan hunian. Beragam tanaman herbal dan bunga tidak hanya mudah dibudidayakan, bahkan oleh pemula, tetapi juga menawarkan kegunaan ganda sebagai bahan minuman menyegarkan dan sumber aromaterapi alami.

Dengan menanamnya sendiri, Anda dapat memastikan kualitas serta kesegaran bahan yang digunakan setiap hari. Selain itu, aktivitas berkebun juga bersifat menenangkan dan terapeutik, memberikan kepuasan tersendiri saat tanaman tumbuh subur dan siap dimanfaatkan. Berikut tanaman untuk minuman & aromaterapi yang mudah ditanam di rumah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (10/2/2026). 

1. Mint (Mentha spp.)

Mint merupakan herba aromatik yang sangat populer dengan beragam varietas, seperti peppermint (Mentha piperita) dan spearmint (Mentha spicata). Tanaman ini dikenal karena kemampuannya untuk menyegarkan dan memberikan sensasi dingin yang khas.

Untuk minuman, daun mint segar atau kering dapat diseduh menjadi teh herbal yang menyegarkan. Teh peppermint telah digunakan selama berabad-abad untuk meredakan sakit perut atau membantu pencernaan. Sementara itu, teh spearmint dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, ketidakseimbangan hormon, dan meningkatkan memori. Dalam aromaterapi, aroma mint, khususnya peppermint, memiliki efek menyegarkan yang dapat membantu meningkatkan fokus serta meredakan sakit kepala.

Mint sangat mudah tumbuh dari biji, stek, atau pembagian rimpang. Tanaman ini menyukai tanah yang lembab dan kaya nutrisi, serta lokasi dengan sinar matahari parsial hingga penuh. Karena sifatnya yang invasif dan dapat menyebar dengan cepat, sangat disarankan untuk menanam mint dalam pot agar pertumbuhannya lebih terkontrol.

2. Chamomile (Matricaria chamomilla atau Chamaemelum nobile)

Chamomile adalah bunga kecil mirip daisy yang terkenal karena sifat menenangkannya. Ada dua jenis utama yang sering dibudidayakan, yaitu German Chamomile (Matricaria chamomilla) dan Roman Chamomile (Chamaemelum nobile).

Teh chamomile adalah minuman herbal populer yang sering dikonsumsi sebelum tidur karena efeknya yang menenangkan dan dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, teh chamomile juga dikenal dapat meredakan gejala flu, mengurangi kembung, dan mengatasi mual. Minyak esensial chamomile memiliki aroma manis dan menenangkan yang digunakan dalam aromaterapi untuk mengurangi kecemasan, stres, dan mempromosikan relaksasi.

Tanaman chamomile mudah ditanam dari biji dan lebih menyukai lokasi yang mendapat sinar matahari penuh hingga parsial. Tanah yang dikeringkan dengan baik adalah kunci, dan tanaman ini cukup toleran terhadap kekeringan setelah mapan.

3. Lavender (Lavandula angustifolia)

Lavender adalah tanaman semak berbunga yang populer dengan bunga ungu yang harum dan sifat menenangkannya. Tanaman ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan manfaat.

Bunga lavender dapat digunakan untuk membuat teh herbal yang memiliki rasa bunga yang lembut dan efek menenangkan. Minyak esensial lavender adalah salah satu yang paling populer dalam aromaterapi, digunakan secara luas untuk mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur.

Lavender membutuhkan banyak sinar matahari, setidaknya 6-8 jam sehari, dan tanah yang dikeringkan dengan sangat baik. Tanaman ini toleran terhadap kekeringan dan tidak menyukai tanah yang terlalu basah. Lavender dapat ditanam dari biji atau stek, dan sangat cocok untuk ditanam di pot.

4. Lemon Balm (Melissa officinalis)

Lemon balm adalah anggota keluarga mint yang memiliki aroma lemon yang menyenangkan. Tanaman ini sering digunakan untuk khasiat terapeutiknya.

Daun lemon balm dapat diseduh menjadi teh herbal yang menenangkan, sering digunakan untuk mengurangi stres, kecemasan, dan membantu tidur. Minyak esensial lemon balm (sering disebut Melissa oil) memiliki aroma segar dan menenangkan yang digunakan untuk meredakan kecemasan, meningkatkan suasana hati, dan membantu relaksasi.

Lemon balm mudah tumbuh dari biji atau stek dan menyukai sinar matahari penuh hingga parsial. Tanaman ini toleran terhadap berbagai jenis tanah tetapi lebih menyukai tanah yang lembab dan dikeringkan dengan baik. Seperti mint, lemon balm dapat menyebar dengan cepat, sehingga menanamnya dalam pot dapat membantu mengendalikan pertumbuhannya.

5. Rosemary (Rosmarinus officinalis)

Rosemary adalah herba beraroma kuat dengan daun seperti jarum yang sering digunakan dalam masakan dan memiliki manfaat terapeutik yang signifikan.

Daun rosemary dapat diseduh menjadi teh herbal yang memiliki rasa pinus yang khas. Teh rosemary dikenal dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan memori. Dalam aromaterapi, minyak esensial rosemary memiliki aroma herba yang kuat dan menyegarkan. Minyak ini digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan mental, mengurangi kelelahan, dan meredakan nyeri otot.

Rosemary menyukai sinar matahari penuh (setidaknya 6-8 jam sehari) dan tanah yang dikeringkan dengan baik. Tanaman ini toleran terhadap kekeringan dan tidak menyukai tanah yang terlalu basah. Rosemary dapat ditanam dari biji, tetapi lebih mudah dari stek.

6. Thyme (Thymus vulgaris)

Thyme adalah herba kecil berdaun mungil dengan aroma bersahaja yang sering digunakan dalam masakan dan pengobatan tradisional.

Daun thyme dapat diseduh menjadi teh herbal yang dapat membantu meredakan batuk dan sakit tenggorokan karena sifat antiseptiknya. Minyak esensial thyme memiliki aroma herba yang kuat dan hangat. Dalam aromaterapi, digunakan untuk meningkatkan energi, mengurangi kelelahan, dan mendukung sistem pernapasan.

Thyme membutuhkan sinar matahari penuh (setidaknya 6 jam sehari) dan tanah yang dikeringkan dengan sangat baik. Tanaman ini toleran terhadap kekeringan dan lebih menyukai kondisi yang sedikit kering daripada terlalu basah. Thyme dapat ditanam dari biji, stek, atau pembagian tanaman.

7. Basil (Ocimum basilicum)

Basil adalah herba populer yang dikenal karena aromanya yang manis dan pedas, sering digunakan dalam masakan Mediterania. Beberapa varietas, seperti Holy Basil (Tulsi), juga digunakan untuk teh.

Daun basil, terutama Holy Basil (Tulsi), dapat diseduh menjadi teh herbal yang dikenal sebagai adaptogen, membantu tubuh beradaptasi dengan stres. Minyak esensial basil memiliki aroma herba yang segar dan sedikit pedas. Dalam aromaterapi, digunakan untuk meningkatkan fokus, mengurangi kelelahan mental, dan meredakan sakit kepala.

Basil membutuhkan sinar matahari penuh (setidaknya 6 jam sehari) dan tanah yang kaya, lembab, serta dikeringkan dengan baik. Tanaman ini sensitif terhadap dingin dan paling baik ditanam setelah semua risiko embun beku berlalu. Basil dapat ditanam dari biji atau stek.

8. Lemongrass (Cymbopogon citratus)

Lemongrass atau serai adalah rumput tinggi beraroma lemon yang banyak digunakan dalam masakan Asia dan pengobatan tradisional.

Batang dan daun serai dapat diseduh menjadi teh herbal yang menyegarkan dengan rasa lemon yang khas. Teh serai dikenal dapat membantu meredakan gangguan pencernaan dan memiliki sifat antioksidan. Minyak esensial serai memiliki aroma segar, jeruk, dan herba. Dalam aromaterapi, digunakan untuk mengurangi stres, menyegarkan pikiran, dan sebagai pengusir serangga alami.

Serai membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang lembab serta dikeringkan dengan baik. Dapat ditanam dari biji, tetapi lebih mudah dari stek batang yang sudah berakar (seringkali bisa ditemukan di toko bahan makanan Asia). Tanaman ini sensitif terhadap embun beku dan harus dibawa ke dalam ruangan di iklim dingin.

9. Jahe (Zingiber officinale)

Jahe adalah rimpang yang banyak digunakan sebagai bumbu masakan dan obat herbal yang memiliki khasiat menghangatkan.

Rimpang jahe segar dapat diiris atau diparut untuk membuat teh jahe yang pedas dan menghangatkan. Teh jahe sangat efektif untuk meredakan mual, mabuk perjalanan, dan gangguan pencernaan. Minyak esensial jahe memiliki aroma hangat, pedas, dan kayu. Dalam aromaterapi, digunakan untuk mengurangi mual, meredakan nyeri otot, dan memberikan efek menghangatkan serta membangkitkan semangat.

Jahe dapat ditanam dari rimpang jahe segar yang dibeli di toko kelontong, pastikan memiliki "mata" atau tunas kecil. Tanam di pot besar dengan tanah yang kaya, lembab, dan dikeringkan dengan baik, di lokasi yang mendapat sinar matahari parsial. Jahe membutuhkan iklim hangat dan lembab, dan harus dilindungi dari suhu dingin.

10. Mawar (Rosa spp.)

Mawar, terutama varietas tertentu seperti mawar damask (Rosa damascena) atau mawar sentifolia (Rosa centifolia), dihargai karena keindahan dan aromanya yang memikat.

Kelopak mawar yang dapat dimakan dapat digunakan untuk membuat teh mawar yang harum dan lembut. Teh mawar dikenal kaya antioksidan dan dapat membantu menenangkan. Minyak esensial mawar (Rose Otto atau Rose Absolute) memiliki aroma bunga yang mewah dan kompleks. Dalam aromaterapi, digunakan untuk mengurangi stres, kecemasan, meningkatkan suasana hati, dan mempromosikan perasaan cinta dan kenyamanan.

Mawar membutuhkan sinar matahari penuh (setidaknya 6 jam sehari) dan tanah yang kaya, dikeringkan dengan baik. Penyiraman teratur dan pemupukan penting untuk pertumbuhan yang sehat dan pembungaan yang melimpah. Varietas mawar yang lebih kecil atau mawar semak dapat ditanam dalam pot besar.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Topik

1. Apa saja 10 tanaman untuk minuman dan aromaterapi yang mudah ditanam di rumah?

Jawaban: 10 tanaman tersebut adalah Mint, Chamomile, Lavender, Lemon Balm, Rosemary, Thyme, Basil, Lemongrass, Jahe, dan Mawar. Semua tanaman ini mudah dibudidayakan di rumah.

2. Bagaimana cara menanam mint di rumah?

Jawaban: Mint sangat mudah tumbuh dari biji, stek, atau rimpang. Tanaman ini menyukai tanah lembab, kaya nutrisi, sinar matahari parsial hingga penuh, dan disarankan ditanam dalam pot karena sifatnya yang invasif.

3. Apa manfaat teh chamomile untuk kesehatan?

Jawaban: Teh chamomile dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, meredakan gejala flu, mengurangi kembung, dan mengatasi mual berkat efek menenangkannya.

4. Tanaman apa yang cocok untuk meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur?

Jawaban: Lavender dan Lemon Balm sangat direkomendasikan. Minyak esensial lavender dapat mengurangi stres dan kecemasan, sementara teh lemon balm dikenal menenangkan dan membantu tidur.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |