10 Jenis Rumput Hias untuk Depan Rumah: Cantik, Rapi, dan Tahan Lama di Halaman

1 week ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Pemilihan jenis rumput hias untuk depan rumah yang tepat sangat penting agar rumput dapat tumbuh subur, tahan lama, dan sesuai dengan kondisi lingkungan. Kehadiran rumput hias dapat secara signifikan meningkatkan estetika, menciptakan suasana asri, dan memberikan kesan rapi pada hunian Anda. 

Berbagai jenis rumput hias menawarkan karakteristik unik mulai dari tekstur, warna, hingga kebutuhan perawatannya. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda menentukan pilihan terbaik yang selaras dengan gaya taman dan tingkat komitmen perawatan yang bisa Anda berikan. 

Memilih rumput hias yang sesuai juga berarti mempertimbangkan faktor seperti intensitas sinar matahari, jenis tanah, dan frekuensi injakan. Rumput yang tepat akan membuat taman Anda selalu terlihat hijau dan menawan, tanpa memerlukan perawatan yang berlebihan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (10/02/2026).

1. Rumput Gajah Mini

Rumput Gajah Mini (Axonopus compressus) adalah salah satu jenis rumput hias yang sangat populer di Indonesia. Rumput ini dikenal karena perawatannya yang relatif mudah dan harganya terjangkau, menjadikannya pilihan favorit untuk taman rumah maupun area bermain anak.

Rumput ini memiliki daun yang lebar, hijau cerah, dan teksturnya halus saat dipijak. Pertumbuhannya menyamping dan tidak terlalu tinggi, sehingga tidak memerlukan pemangkasan yang terlalu sering. Kelebihan utamanya adalah ketahanannya terhadap cuaca panas dan kemampuannya menahan pijakan tanpa mudah rusak.

Rumput Gajah Mini dapat tumbuh subur meskipun hanya mendapatkan sekitar 50% penyinaran matahari, serta memiliki toleransi yang baik terhadap area teduh. Untuk menjaga pertumbuhannya, rumput ini membutuhkan penyiraman rutin dan pemupukan organik minimal sebulan sekali, serta pemangkasan setiap bulan agar tetap rapi.

2. Rumput Jepang

Rumput Jepang dengan nama ilmiah Zoysia japonica adalah jenis rumput hias yang banyak digunakan sebagai penutup tanah di Indonesia. Tampilannya yang rapi, hijau, dan perawatannya yang relatif mudah menjadikannya pilihan menarik untuk halaman depan.

Daunnya berukuran pendek, tipis, dan runcing menyerupai jarum, memberikan kesan bersih dan estetis pada taman. Meskipun runcing, sifat daunnya tidak menyakitkan saat diinjak, sehingga tetap nyaman digunakan sebagai rumput halaman. Pertumbuhan rumput Jepang tergolong lambat, tidak perlu terlalu sering dipangkas, namun mampu tumbuh menyebar secara merata dan membentuk hamparan yang padat.

Rumput ini memiliki daya tahan yang baik terhadap berbagai kondisi cuaca, termasuk panas, dan mampu beradaptasi di berbagai jenis tanah. Untuk perawatan optimal, dibutuhkan penyiraman teratur dan pemupukan berkala dua hingga tiga kali sebulan.

3. Rumput Manila

Rumput Manila atau Zoysia matrella adalah jenis rumput hias yang dikenal dengan karakteristik daun kecil, rapat, dan tekstur lembut. Rumput ini berasal dari Asia Tenggara dan memiliki warna hijau tua yang memberikan tampilan elegan serta tertata rapi.

Keunikan rumput ini terletak pada kemampuannya bertahan dalam berbagai kondisi cuaca serta ketahanannya terhadap pijakan berulang. Akarnya yang kuat dan tumbuh rapat membuatnya tahan injakan dan awet, ideal untuk area bermain anak maupun halaman rumah yang aktif.

Rumput ini mudah beradaptasi dengan cuaca tropis di Indonesia, tetap tumbuh subur baik di bawah terik matahari maupun hujan deras. Perawatannya cukup sederhana, meliputi penyiraman rutin, pemupukan secukupnya, dan pemangkasan agar tampilannya tetap rapi, serta efektif menghambat pertumbuhan rumput liar.

4. Rumput Swiss

Rumput Swiss dikenal sebagai salah satu jenis rumput terhalus dan paling elegan, seringkali disamakan dengan karpet hotel bintang lima karena tampilannya yang memesona dan rapi. Teksturnya yang super lembut membuat Anda serasa berjalan di atas karpet.

Rumput ini sangat cocok untuk menciptakan taman yang cantik, asri, dan estetik, terutama jika Anda memiliki anggaran lebih. Meskipun indah, perawatan rumput Swiss memerlukan ketelatenan yang tinggi dan membutuhkan sinar matahari yang kuat (≥80%), drainase  bagus, serta kelembapan stabil.

Penting untuk menjaga kelembapannya, memangkas secara rutin, dan memberi pupuk agar tidak ada gulma yang tumbuh di sekitarnya. Rumput Swiss ideal untuk "taman showpiece" di depan pintu utama, namun sebaiknya hindari area yang terlalu lembap agar tidak cepat berjamur. Harganya cenderung lebih mahal dibandingkan jenis rumput lain.

5. Rumput Peking

Rumput Peking memiliki karakteristik yang mirip dengan rumput Jepang, namun dengan beberapa perbedaan signifikan. Daunnya cenderung lebih kurus, runcing, dan rapi, serta memiliki tekstur yang lebih lembut.

Namun, rumput peking tumbuh dengan tingkat kepadatan yang lebih rendah atau lebih jarang dibandingkan rumput Jepang. Jenis rumput ini tergolong lemah dan tidak disarankan untuk ditanam di area yang sering diinjak, sehingga lebih cocok untuk jalur pedestrian atau di antara stepping-stone.

Agar tumbuh cantik dan rapi, rumput peking membutuhkan banyak sinar matahari; jika tidak, bagian bawahnya mudah menguning. Perawatannya meliputi pemangkasan rutin, meskipun pertumbuhannya lebih jarang. Rumput ini memiliki daya tahan yang kuat terhadap segala cuaca.

6. Rumput Golf

Rumput Golf, sesuai namanya, adalah jenis rumput yang umum digunakan di lapangan golf dan populer juga untuk taman rumah. Rumput ini memiliki karakteristik bergelombang dan lembut di kaki, memberikan efek visual yang luas dan mewah.

Tipe rumput ini tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari yang berlimpah, sehingga cocok untuk rumah di daerah panas. Perawatan rumput golf tidak terlalu sulit, hanya membutuhkan pemangkasan sesekali saja.

Untuk menjaga bentuk gelombangnya tetap konsisten, pemangkasan perlu dilakukan setiap dua minggu. Rumput ini kurang tahan injakan berat, sehingga lebih cocok untuk area hias daripada area bermain yang sering dilalui, namun tetap menjadi pilihan favorit banyak orang karena teksturnya yang lembut.

7. Rumput Kucai Mini

Rumput Kucai Mini atau Dwarf Lilyturf (Ophiopogon japonicus) adalah pilihan yang sangat baik untuk taman minimalis atau area yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung secara penuh. Rumput ini memiliki ukuran mungil dengan helai silindris halus, memberikan kesan "karpet moss" saat ditanam rapat.

Keunggulannya adalah kemampuannya bertahan tanpa sinar matahari langsung dan bahkan dapat tumbuh baik di dalam ruangan atau area teduh. Jenis rumput ini sangat cocok untuk Anda yang tidak memiliki banyak waktu merawat tanaman karena perawatannya yang minim.

Rumput kucai mini tidak perlu dipotong secara rutin dan memiliki daya tahan yang kuat terhadap kondisi cuaca yang berbeda, termasuk panas dan kekeringan. Anda hanya perlu memotongnya jika daun-daunnya sudah mengering atau terlihat tidak rapi, dan sedikit pupuk organik ringan setiap beberapa bulan bisa menjaga keindahannya.

8. Rumput Bermuda

Rumput Bermuda (Cynodon dactylon) adalah pilihan yang sangat populer di kalangan pemilik taman, terutama di daerah beriklim tropis. Daya tahannya yang luar biasa terhadap cuaca ekstrem, baik panas maupun dingin, menjadikannya favorit.

Rumput ini sangat toleran terhadap kekeringan dan tetap tumbuh subur di bawah sinar matahari terik. Pertumbuhannya cepat dan daunnya rapat, serta pulih dengan cepat setelah diinjak, sehingga sering digunakan di lapangan olahraga dan area rekreasi.

Meskipun tahan panas, rumput Bermuda hanya bisa hidup di wilayah dengan suhu panas sampai sangat panas, dan tidak cocok jika suhu wilayah cenderung turun drastis pada malam hari. Perawatannya relatif mudah dan tidak memerlukan banyak air, menjadikannya pilihan praktis untuk taman yang terpapar sinar matahari penuh.

9. Rumput Centipede

Rumput Centipede (Eremochloa ophiuroides) adalah alternatif ramah lingkungan yang cocok untuk area teduh dengan kelembapan cukup. Rumput ini memiliki daun hijau-abu dan tumbuh merambat tipis, memberikan tampilan minimalis namun menarik.

Jenis rumput ini sangat cocok dengan kondisi rumah yang berada di wilayah tropis dan lembap, serta akan tumbuh dengan baik di area yang sering terkena hujan tetapi bersuhu hangat. Perawatan rumput centipede tergolong ringan; cukup berikan pupuk organik setahun sekali.

Namun, penting untuk dicatat bahwa rumput ini mudah rapuh dan tidak tahan terhadap pijakan berat. Oleh karena itu, rumput centipede lebih cocok digunakan pada area khusus yang jarang diinjak, seperti di sisi jalan atau sebagai border bunga. Pastikan tanah memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air.

10. Rumput Bahia

Rumput Bahia (Paspalum notatum) adalah jenis rumput yang sangat cocok untuk iklim tropis di Indonesia yang sering mengalami musim panas atau kemarau. Rumput ini berasal dari Meksiko dan Amerika Selatan, dikenal karena kemampuannya beradaptasi dengan baik di tanah berpasir serta toleransinya terhadap kondisi kekeringan.

Rumput Bahia ideal bagi mereka yang menginginkan rumput tahan panas di daerah perkotaan. Salah satu keunggulan utamanya adalah perawatannya yang mudah; rumput ini memiliki akar yang kuat dan tidak perlu dipangkas secara rutin, bahkan cantik dibiarkan tumbuh tinggi.

Teksturnya yang kuat membuat Rumput Bahia bisa digunakan untuk aktivitas berat seperti olahraga atau berlarian, cocok sebagai tempat bermain anak-anak. Untuk menjaga pertumbuhannya, pastikan semua bagian rumput terkena sinar matahari langsung yang cukup dan jangan memotongnya terlalu pendek. Rumput ini juga ampuh menghambat pertumbuhan rumput liar.

FAQ

  1. Apa saja jenis rumput hias untuk depan rumah yang tahan injakan? Rumput Gajah Mini, Rumput Manila, dan Rumput Bermuda adalah beberapa jenis rumput hias yang tahan injakan.
  2. Jenis rumput hias apa yang perawatannya paling mudah? Rumput Gajah Mini dan Rumput Kucai Mini dikenal memiliki perawatan yang relatif mudah.
  3. Rumput hias apa yang cocok untuk area teduh? Rumput Kucai Mini dan Rumput Centipede cocok untuk area yang teduh atau tidak mendapatkan sinar matahari langsung.
  4. Apakah ada rumput hias yang tidak perlu sering dipangkas? Ya, Rumput Gajah Mini, Rumput Jepang, Rumput Bahia, dan Rumput Kucai Mini tidak perlu sering dipangkas.
  5. Jenis rumput hias apa yang tahan panas dan kekeringan? Rumput Bermuda, Rumput Manila, Rumput Jepang, Rumput Gajah Mini, dan Rumput Bahia sangat tahan terhadap panas dan kekeringan.
  6. Bagaimana cara memilih rumput hias yang tepat untuk halaman rumah? Pilih rumput hias berdasarkan intensitas cahaya matahari, curah hujan, tekstur tanah, dan frekuensi injakan di halaman Anda.
  7. Mengapa rumput hias penting untuk halaman depan rumah? Rumput hias dapat mempercantik tampilan rumah, menciptakan suasana asri, menyerap air hujan, mengurangi debu, dan memberikan nilai estetika.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |