Perusahaan Kripto Robinhood Bakal Buyback Saham, Segini Nilainya

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Direksi platform perdagangan saham dan kripto Robinhood menyetujui program pembelian kembali atau buyback saham senilai USD 1,5 miliar atau Rp 25,34 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.900) pada Selasa, 24 Maret 2026.

"Robinhood adalah perusahaan dengan peluang jangka panjang sangat besar. Otorisasi ini mencerminkan kepercayaan tim manajemen dan dewan direksi kami pada kemampuan kami untuk terus menghadirkan produk inovatif bagi pelanggan dan menciptakan nilai bagi pemegang saham sambil mengembalikan modal dari waktu ke waktu,” ujar CFO Robinhood Shiv Verma dikutip dari the block, Rabu (25/3/2026).

Saham Robinhood meski turun 5% pada Selasa, menurut the Block Data Dashboard, saham Robinhood melonjak lebih dari 77% selama setahun terakhir.

Robinhood semakin condong ke kripto dalam beberapa tahun terakhir. Selain mendorong perdagangan saham onchain 24/7, menawarkan klien non-AS bentuk eksposur tokenisasi ke perusahaan swasta besar, Robinhood juga baru-baru ini meluncurkan testnet untuk Robinhood Chain sebagai Ethereum Layer 2 yang dibangun di atas Arbitrum.

Pada Mei 2024, dewan direksi perusahaan menyetujui program pembelian kembali saham senilai USD 1 miliar, diikuti oleh rencana pembelian kembali tambahan senilai USD 500 juta yang disetujui pada April 2025.

"Manajemen saat ini memperkirakan akan melaksanakan otorisasi yang diperbarui senilai USD 1,5 miliar selama kurang lebih tiga tahun ke depan, dengan fleksibilitas untuk mempercepat jika kondisi pasar memungkinkan," kata Robinhood pada Selasa.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Bursa Kripto Kraken, Coinbase, hingga Robinhood Dukung Trump Accounts

Sebelumnya, salah satu bursa kripto terbesar di Amerika Serikat (AS) kembali bergabung dalam daftar perusahaan yang mendukung program tabungan “Trump Accounts”. Program Trump Accounts merupakan rekening tabungan yang didukung negara atau sponsor swasta bagi bayi yang baru lahir.

Tujuannya adalah membangun kekayaan jangka panjang sejak dini melalui setoran awal, yang banyak didukung perusahaan kripto dan lembaga keuangan.

Dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (18/2/2026), inisiatif ini dibentuk melalui Undang-Undang One Big Beautiful Bill Act (OBBBA). Dalam program tersebut, anak-anak yang lahir pada periode 2025 hingga 2028 akan menerima dana awal sebesar USD 1.000 dari pemerintah.

Namun, untuk saat ini, produk kripto seperti ETF Bitcoin spot, ETF Ethereum, maupun aset tokenisasi belum termasuk dalam skema investasi program tersebut.

Program ini banyak dikaitkan dengan kebijakan era Presiden Donald Trump, yang mendorong peningkatan literasi dan kemandirian finansial sejak usia dini.

Seiring waktu, semakin banyak perusahaan aset digital yang ikut mendukung program ini, menjadikannya salah satu inisiatif keuangan yang paling diperhatikan dalam beberapa tahun terakhir.

Kraken Biayai Tabungan Bayi di Wyoming

Bursa kripto populer Kraken mengumumkan pada 16 Februari bahwa mereka akan mensponsori Trump Accounts bagi setiap bayi yang lahir di negara bagian Wyoming pada 2026.

Dengan langkah ini, Kraken bergabung dengan sejumlah perusahaan kripto besar lainnya, seperti Coinbase dan Robinhood, yang lebih dulu mendukung program tersebut.

Dalam blog resminya, Kraken menyatakan bahwa dukungan ini mencerminkan keyakinan mereka terhadap pentingnya modernisasi layanan keuangan di Amerika Serikat.

“Komitmen ini mencerminkan keyakinan kami bahwa Amerika Serikat harus terus memodernisasi layanan keuangan dengan memperluas akses, memperkuat partisipasi, dan memberi lebih banyak warga jalan sederhana untuk membangun kekayaan jangka panjang,” tulis Kraken.

Co-CEO Kraken, Arjun Sethi, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sesaat.

“Ini bukan hadiah. Ini adalah investasi untuk masa depan Wyoming,” ujar Sethi.

“Kami memilih Wyoming sebagai kantor pusat global karena negara bagian ini memimpin dalam inovasi dan regulasi kripto yang bijak.”

Ia menambahkan, pendanaan tabungan bayi akan memperkuat posisi Wyoming sebagai pusat kepemimpinan kripto yang bertanggung jawab di Amerika.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |