Liputan6.com, Jakarta - Budidaya kangkung menjadi pilihan menarik bagi banyak orang. Dua metode penanaman yang populer adalah secara konvensional di tanah dan modern menggunakan sistem hidroponik. Pertanyaan yang sering muncul adalah, di antara perbandingan tanam kangkung di tanah vs hidroponik, mana yang menawarkan kecepatan panen lebih unggul?
Memilih metode tanam yang tepat sangat krusial untuk mengoptimalkan hasil dan efisiensi waktu, terutama bagi mereka yang menginginkan panen cepat. Perbedaan mendasar dalam cara pemberian nutrisi dan lingkungan tumbuh antara kedua metode ini secara signifikan memengaruhi laju pertumbuhan tanaman kangkung.
Liputan6 akan mengulas secara mendalam perbandingan masa panen kangkung yang ditanam di tanah dan secara hidroponik, serta menyoroti keunggulan masing-masing. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Jumat (9/1/2026).
Kecepatan Panen Kangkung
Secara umum, metode penanaman kangkung secara hidroponik terbukti menghasilkan masa panen yang lebih cepat dibandingkan dengan penanaman di tanah. Hal ini disebabkan oleh pemberian nutrisi yang langsung ke akar tanaman, sehingga kangkung dapat menyerap zat hara secara optimal tanpa hambatan.
Penanaman Hidroponik
Kangkung yang dibudidayakan secara hidroponik dapat dipanen dalam rentang waktu yang sangat singkat, yakni sekitar 21 hingga 25 hari setelah tanam. Beberapa sumber bahkan menyebutkan panen bisa dilakukan seawal 15 hari setelah semai jika dipanen muda, atau di bawah 20 hari setelah semai. Kecepatan ini didukung oleh lingkungan tumbuh yang terkontrol dan pasokan nutrisi yang konsisten.
Metode hidroponik juga memungkinkan panen berulang dengan lebih cepat. Setelah pemotongan awal, tunas baru kangkung hidroponik dapat dipanen kembali setiap 15 hari, bahkan bisa setiap 5-7 hari untuk tunas yang sangat muda.
Penanaman Tanah
Sementara itu, kangkung yang ditanam di tanah memerlukan waktu panen yang sedikit lebih lama. Kangkung darat biasanya siap panen pada umur 25 hingga 30 hari setelah tanam, atau bahkan mencapai 45-50 hari setelah pembibitan untuk beberapa varietas. Perbedaan ini menunjukkan keunggulan signifikan hidroponik dalam hal efisiensi waktu budidaya.
Keunggulan Budidaya Kangkung Hidroponik
Selain masa panen yang lebih cepat, budidaya kangkung secara hidroponik menawarkan berbagai keunggulan lain yang membuatnya semakin diminati. Sistem ini tidak bergantung pada iklim dan kondisi tanah, memungkinkan penanaman kapan saja tanpa terpengaruh cuaca ekstrem atau kualitas lahan yang buruk.
Pemanfaatan Lahan
Pemanfaatan lahan juga menjadi salah satu keunggulan utama hidroponik. Dengan sistem bertingkat, populasi tanaman kangkung dapat ditingkatkan secara signifikan di lahan yang terbatas, menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan sistem konvensional. Kangkung hidroponik juga cenderung lebih bersih dan segar karena tidak bersentuhan langsung dengan tanah, serta minim risiko kontaminasi.
Efisiensi Sumber Daya
Efisiensi penggunaan sumber daya juga menjadi daya tarik hidroponik. Pemakaian pupuk, air, dan pestisida dapat dihemat secara drastis karena nutrisi diberikan langsung ke tanaman dalam jumlah yang terukur. Perawatan tanaman kangkung hidroponik juga lebih praktis, dengan gangguan hama yang lebih terkontrol, sehingga mengurangi kebutuhan akan pestisida kimia.
Secara keseluruhan, metode hidroponik tidak hanya mempercepat masa panen kangkung hingga 30-50 persen, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil. Kangkung yang dihasilkan cenderung memiliki kualitas yang lebih baik karena nutrisi yang terpenuhi secara optimal dan lingkungan tumbuh yang terkontrol. Ini menjadikan hidroponik pilihan yang menarik untuk budidaya kangkung modern.
Keunggulan Tanam Kangkung di Tanah
Meskipun kalah cepat dalam hal masa panen, penanaman kangkung di tanah tetap memiliki keunggulan tersendiri yang menjadikannya pilihan favorit bagi banyak orang. Kangkung dikenal sebagai sayuran yang sangat mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan mahal, asalkan kebutuhan air terpenuhi dengan baik.
Fleksibilitas lokasi penanaman juga menjadi poin plus untuk kangkung yang ditanam di tanah. Tanaman ini tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat tumbuh subur di halaman rumah, pot, polybag, atau lahan kosong yang sempit. Di negara tropis seperti Indonesia, kangkung dapat ditanam sepanjang tahun.
Metode panen berulang juga dapat diterapkan pada kangkung tanah, di mana tanaman dapat dipanen 3-5 kali potong. Setelah pemotongan, tunas baru akan tumbuh kembali dalam 5-7 hari. Dengan media tanam yang tepat, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam bakar, kangkung di tanah dapat tumbuh optimal dengan drainase yang baik.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah ringkasan perbandingan waktu panen kangkung berdasarkan metode penanaman:
- Kangkung Hidroponik: Masa panen umumnya 21-25 hari setelah tanam. Beberapa sumber menyebutkan bisa seawal 15 hari setelah semai untuk panen muda, atau di bawah 20 HST. Panen berulang setiap 15 hari setelah pemotongan awal, bahkan 5-7 hari untuk tunas baru.
- Kangkung di Tanah: Kangkung darat biasanya dipanen pada umur 25-30 hari setelah tanam, atau sekitar 30-35 hari. Beberapa varietas dapat dipanen dalam 23-25 hari. Kangkung air dipanen dalam 25-30 hari. Umumnya siap panen sekitar 45-50 hari setelah pembibitan. Panen berulang 3-5 kali potong, setiap 5-7 hari setelah pemotongan.
Perbedaan waktu panen ini menjadi pertimbangan utama bagi para pembudidaya yang ingin memaksimalkan efisiensi dan produktivitas lahan.
People Also Ask
1. Mana yang lebih cepat panen antara kangkung hidroponik dan kangkung di tanah?
Jawaban: Kangkung hidroponik umumnya lebih cepat panen, sekitar 21-25 hari setelah tanam, dibandingkan kangkung di tanah yang memerlukan 25-35 hari.
2. Apa saja keunggulan menanam kangkung secara hidroponik?
Jawaban: Keunggulan hidroponik meliputi masa panen lebih cepat, tidak bergantung iklim/tanah, peningkatan populasi di lahan terbatas, hasil lebih segar/bersih, efisiensi sumber daya, dan perawatan praktis.
3. Berapa kali kangkung dapat dipanen dari satu kali tanam?
Jawaban: Kangkung dapat dipanen berulang 2-3 kali dari satu kali tanam dengan memotong batang sekitar 5-7 cm di atas permukaan, dan tunas baru akan tumbuh kembali dalam 5-7 hari.
4. Media tanam apa yang paling baik untuk kangkung?
Jawaban: Untuk penanaman di tanah, campuran tanah, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1 atau 1:1:1 sangat baik. Untuk hidroponik, gunakan larutan nutrisi AB mix dengan rockwool atau hidroton.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469431/original/085313800_1768117137-lantai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469766/original/030945200_1768182883-Cara_Membuat_Media_Tanam_dari_Tanah_Ringan__Topsoil_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470497/original/078333000_1768208080-Teras_Rumah_dengan_Pagar_Tanaman_Hidup_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466626/original/014798900_1767849867-Media_Tanam_Kangkung_Cocopeat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470240/original/020541800_1768201090-Ide_Kreasi_Thinwall_Kotak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468188/original/040675800_1767943269-dapur_granit.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467771/original/011439400_1767929604-Masa_Panen_dan_Pasca_Panen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466844/original/018026300_1767856630-kayu_roaster_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015754/original/002577300_1651925640-hello-i-m-nik-p1RQPfzCM5U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284532/original/043691700_1752640844-Depositphotos_230872812_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3169411/original/010212000_1593763764-white-textile-1122167.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211739/original/050883200_1746593655-ChatGPT_Image_7_Mei_2025__11.52.39.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5015711/original/012748000_1732170744-1284510713_808510-5654.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467371/original/040781800_1767876215-Gemini_Generated_Image_y84tv6y84tv6y84t.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467203/original/048489500_1767865943-Gemini_Generated_Image_5vodq65vodq65vod.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2925572/original/033932200_1569821815-shutterstock_415552408.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463858/original/064277700_1767672194-unnamed-15.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466780/original/052967200_1767854697-Menanam_Kangkung_di_Baskom_Bekas_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466978/original/082914700_1767859334-Menanam_Bayam_di_Botol_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5292226/original/034627000_1753247754-WhatsApp_Image_2025-07-23_at_12.10.12_PM.jpeg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876286/original/008628000_1719462296-fotor-ai-2024062711338.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342694/original/015573300_1757398921-cf41b2a1-e7f3-4e7f-9616-d961407df13b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344658/original/039645300_1757490334-qq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165736/original/049527200_1742194452-Air_lemon.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354936/original/050360400_1758268325-canopy_carport_5a.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350255/original/063651000_1757994598-ChatGPT_Image_Sep_16__2025__10_47_49_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327903/original/016383600_1756191811-ChatGPT_Image_Aug_26__2025__02_02_11_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347187/original/046193200_1757662876-unnamed_-_2025-09-12T143113.780.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5336807/original/070144300_1756880196-Gemini_Generated_Image_he81wjhe81wjhe81.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342637/original/031852400_1757397434-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5273207/original/062391400_1751614928-Gemini_Generated_Image_71imxm71imxm71im.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3281098/original/030596900_1603892340-pexels-mister-mister-380782.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4424751/original/083762400_1683862221-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5289352/original/005724400_1753068428-ee7dd027-8ad8-4ad6-8fb7-ea809c2cfe23.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)