Cara Membuat Wastafel Cuci Tangan Outdoor dari Galon Bekas, Praktis dan Murah

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat wastafel cuci tangan outdoor dari galon bekas bisa menjadi solusi praktis untuk menjaga kebersihan tanpa perlu biaya besar. Dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar rumah, Anda dapat membuat tempat cuci tangan mandiri yang cocok diletakkan di teras, taman, atau area bermain tanpa instalasi pipa yang rumit.

Proses pembuatannya cukup sederhana, hanya membutuhkan galon bekas dan kran air agar bisa digunakan dengan nyaman. Ide ini tidak hanya hemat, tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan. Berikut cara membuat wastafel cuci tangan outdoor dari galon bekas, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (2/3/2026). 

Cara Membuat Wastafel Galon

Alat dan Bahan:

  • Galon bekas
  • Kran air plastik
  • Karet seal atau seal tape
  • Cutter atau solder
  • Ember bekas
  • Meja atau rak kayu

Langkah-Langkah Membuat:

1. Tentukan titik pemasangan kran pada badan galon, idealnya sekitar 3-5 cm dari dasar galon agar kotoran atau endapan air tidak langsung masuk ke kran. Buat lubang melingkar menggunakan cutter yang dipanaskan atau solder. Pastikan ukuran lubang pas dengan diameter drat kran dan jangan terlalu longgar agar tidak bocor.

2. Masukkan drat kran ke dalam lubang yang telah dibuat. Gunakan karet seal pada bagian luar dan dalam dinding galon sebelum mengencangkan mur pengunci kran. Jika drat kran masih terasa longgar, maka lilitkan seal tape pada ulir kran hingga rapat dan kencang.

3. Agar air bekas cucian tangan tidak becek dan mengotori lantai, siapkan ember di bawah kran. Jika ingin hasil yang lebih rapi, lubangi bagian atas meja dudukan agar air bisa jatuh langsung ke dalam ember atau dialirkan melalui selang menuju saluran pembuangan terdekat.

4. Letakkan galon yang sudah terpasang kran di atas dudukan yang kokoh. Isi galon dengan air bersih melalui mulut galon di bagian atas. Jangan lupa untuk tetap menutup bagian atas galon agar air tidak terkontaminasi debu atau menjadi sarang nyamuk, namun pastikan ada sedikit celah udara atau lubang kecil di tutupnya agar air dapat mengalir lancar melalui kran.

5. Letakkan botol sabun cair di samping galon dan sediakan tempat tisu atau lap tangan di dekatnya. Wastafel outdoor dari galon bekas kini siap digunakan.

Tips Perawatan Wastafel Galon

1. Jaga Kebersihan Air dan Wadah

Lakukan pengurasan air di dalam galon setidaknya 3-5 hari sekali. Jangan membiarkan air mengendap terlalu lama karena dapat menjadi sarang jentik nyamuk dan memicu timbulnya bau tidak sedap. 

Saat air habis, sikat bagian dalam galon menggunakan sabun cair dan bilas hingga bersih. Hal ini penting untuk menghilangkan lapisan licin atau lendir yang sering menempel di dinding plastik. Selain itu, pastikan lubang pengisian air selalu tertutup rapat. Jika menggunakan sistem lubang udara, gunakan kasa nyamuk di atasnya agar debu dan serangga tidak masuk ke dalam air bersih.

2. Cegah Pertumbuhan Lumut

Sebaiknya lindungi galon dari sinar matahari dan letakkan di tempat yang teduh. Hal ini karena wastafel galon yang terkena sinar matahari langsung akan sangat cepat berlumut. Selain itu, untuk mencegah cahaya masuk ke dalam air, bungkus galon dengan kain, plastik geap, atau cat bagian luarnya. Tanpa cahaya matahari, spora lumut tidak akan bisa berkembang bias dalam galon.

3. Manajemen Limbah Air

Segera kosongkan ember penampung dan jangan menunggu ember pembuangan penuh hingga meluap. Air sabun yang meluap dapat membuat area sekitar menjadi licin dan berlumut. Selain itu, bersihkan juga wadah pembuangan. Ember penampung air limbah biasanya lebih cepat kotor dan berbau. Cuci ember tersebut secara teratur dengan karbol agar tetap bersih dan tidak menjadi sumber bakteri.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Mengapa air tidak mau mengalir lancar dari kran padahal galon sudah penuh?

Hal ini biasanya terjadi karena tekanan udara di dalam galon kedap. Pastikan tutup galon diberikan lubang kecil atau sedikit dikendurkan agar udara bisa masuk dan mendorong air keluar melalui kran.

2. Bagaimana cara melubangi galon tanpa membuatnya retak?

Gunakan alat pemanas seperti solder listrik atau ujung cutter yang dipanaskan di atas api. Melubangi dengan cara menekan pisau dingin secara paksa berisiko tinggi membuat plastik galon pecah atau retak di sekitar lubang.

3. Jenis kran apa yang paling bagus untuk galon bekas?

Gunakan kran plastik dispenser atau kran taman berukuran 1/2 inci. Kran dispenser lebih praktis karena sistem tekanannya ringan, sedangkan kran taman lebih kokoh jika ingin dipasang secara permanen.

4. Apakah air di dalam galon aman dari jentik nyamuk?

Aman, asalkan galon tertutup rapat dan air di dalamnya rutin diganti. Untuk keamanan ekstra, gunakan potongan kain kasa pada lubang udara di tutup galon agar nyamuk tidak bisa masuk untuk bertelur.

5. Bagaimana cara mengatasi kran yang terus merembes atau bocor?

Gunakan karet seal di kedua sisi dinding galon, baik dalam dan luar. Jika masih bocor, lilitkan seal tape pada ulir kran dan tambahkan lem tembak atau silikon di sekitar sambungan lubang untuk menutup celah mikro.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |