Miliarder Kanada Kritik Prediksi Kripto Tom Lee: Terlalu Optimistis

14 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Miliarder asal Kanada, Frank Giustra, menyindir prediksi terbaru dari analis Wall Street Tom Lee terkait pasar kripto. Lee sebelumnya menyampaikan pandangan optimistis bahwa fase “crypto winter” yang menekan pasar sejak akhir tahun lalu akan segera berakhir.

Dalam sebuah wawancara, Lee yang juga pendiri Fundstrat Global Advisors menyebut bahwa pasar kripto berada di ambang pembalikan arah secara makro.

Ia bahkan memprediksi bulan April akan menjadi titik balik bagi investor bullish.

"Saya pikir crypto winter sudah berakhir atau paling lambat akan selesai pada April. Jadi saya rasa kita hampir melewati musim dingin," ujar Lee dikutip dari U.Today, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, sentimen negatif yang ekstrem justru menjadi indikator bahwa pasar sudah mendekati titik terendah. Kondisi ini, kata dia, sering kali menjadi sinyal awal pemulihan harga.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Tom Lee Yakin Pasar Kripto Segera Bangkit

Tom Lee menilai fenomena “kapitulasi” yang terjadi di pasar kripto saat ini merupakan tanda positif. Ia menyebut banyak investor mulai menyerah, yang justru kerap menandai akhir dari tren penurunan.

"Saya pikir ada fenomena ‘rage quitting’, dan itu pertanda baik," jelasnya

."Karena itu selalu menjadi tanda titik terendah. Dalam setiap penurunan Bitcoin, Anda tahu sudah mendekati akhir ketika orang mulai menyerah."

Ia juga menepis kekhawatiran bahwa pasar akan kembali mengalami penurunan panjang. Lee bahkan menyebut fase berikutnya sebagai “crypto spring” yang diharapkan berlanjut ke tren positif.

"Ini adalah musim semi kripto, dan semoga kita memiliki musim panas yang bagus," kata dia.

"Beberapa tahun terakhir, musim panas identik dengan aksi jual. Kali ini, saya rasa tidak akan seperti itu."

Frank Giustra Tetap Skeptis, Pilih Emas

Optimisme Tom Lee justru menuai kritik dari Frank Giustra. Melalui media sosial, Giustra meminta Lee untuk berhenti menyampaikan prediksi bullish yang dinilainya berlebihan.

Ia bahkan menyebut pandangan tersebut sebagai sesuatu yang “memalukan untuk disaksikan”.

Selama ini, Giustra dikenal sebagai pendukung emas dan skeptis terhadap kripto seperti Bitcoin. Ia menilai Bitcoin sebagai aset spekulatif yang belum mampu berfungsi sebagai penyimpan nilai yang stabil.

Menurut Giustra, logam mulia tetap menjadi lindung nilai terbaik terhadap inflasi dan risiko sistemik.

Menariknya, dalam wawancara yang sama, Lee justru mengkritik emas. Ia menyebut bahwa sejak 1971, emas kerap kalah dari inflasi.

"Emas telah berada di bawah inflasi sebanyak 48% sejak 1971," kata Lee.

Sebaliknya, ia mengklaim Bitcoin mampu mengungguli inflasi hingga 97% sejak pertama kali diperkenalkan pada 2010.

Perdebatan ini mencerminkan perbedaan pandangan tajam antara pendukung aset tradisional dan kripto, di tengah ketidakpastian pasar global.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |