BNP Paribas Buka Akses Bitcoin dan Ethereum untuk Investor Ritel

13 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Bank raksasa asal Prancis, BNP Paribas, resmi membuka akses investasi kripto bagi nasabah ritel. Langkah ini dilakukan melalui penambahan produk berbasis kripto di platform perdagangan miliknya.

Dikutip dari News Bitcoin.com, Minggu (12/4/2026), ekspansi tersebut diumumkan pada 26 Maret, di mana BNP Paribas Commercial Banking di Prancis memperluas platform bursa mereka dengan menghadirkan produk ETN (exchange-traded notes) yang terkait dengan aset kripto.

Melalui langkah ini, nasabah ritel kini dapat mengakses enam produk baru yang terhubung dengan kinerja Bitcoin dan Ethereum.

Akses ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap kripto tanpa harus membeli atau menyimpan aset digital tersebut secara langsung. Investasi dilakukan melalui akun sekuritas biasa yang diatur dalam kerangka regulasi MiFID II.

BNP Paribas menyatakan: "Produk ETN ini merupakan instrumen yang diatur dan memberikan eksposur terhadap kinerja aset kripto melalui investasi tidak langsung, tanpa perlu membeli atau menyimpan bitcoin atau ether secara langsung.”

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Mulai Berlaku 30 Maret 2026, Fokus pada Pasar Prancis

Produk ini mulai tersedia pada 30 Maret 2026 dan dapat diakses oleh berbagai segmen nasabah di Prancis, mulai dari individu, pelaku usaha, private banking, hingga pengguna layanan digital Hello bank!.

Ke depan, BNP Paribas juga berencana memperluas layanan ini secara bertahap ke nasabah wealth management di pasar lain.

Kehadiran ETN berbasis kripto ini melengkapi berbagai instrumen investasi yang sebelumnya sudah tersedia di platform BNP Paribas, seperti saham, obligasi, ETF, SCPI, hingga produk terstruktur.

Langkah ini menandai semakin luasnya akses terhadap instrumen kripto yang telah diatur, sehingga investor tradisional kini memiliki alternatif untuk masuk ke pasar aset digital dengan risiko yang lebih terkontrol.

Strategi Blockchain BNP Paribas Tak Hanya untuk Ritel

Di sisi lain, BNP Paribas juga mengembangkan strategi blockchain yang lebih luas, terutama untuk kebutuhan institusional. Bank ini tidak menyediakan perdagangan kripto secara langsung atau membuka bursa aset digital bagi publik.

Sebaliknya, mereka fokus pada pengembangan teknologi tokenisasi melalui berbagai platform, seperti AssetFoundry yang berbasis Ethereum, serta Neobonds yang berjalan di jaringan Canton.

Selain itu, BNP Paribas juga terlibat dalam berbagai proyek seperti tokenisasi dana investasi, penerbitan utang negara berbasis blockchain, hingga pembiayaan energi terbarukan.

Dalam hal infrastruktur, bank ini turut mengembangkan layanan kustodian dan penyelesaian transaksi (settlement) melalui kerja sama dengan perusahaan fintech seperti Metaco dan Fireblocks.

Partisipasi BNP Paribas dalam uji coba mata uang digital bank sentral (CBDC) juga menunjukkan keterlibatan aktif dalam inovasi sistem keuangan berbasis teknologi.

Beroperasi di 64 Negara

BNP Paribas sendiri saat ini beroperasi di 64 negara dengan sekitar 178.000 karyawan, serta memiliki lini bisnis utama di sektor perbankan komersial, layanan investasi, dan institusi korporasi.

Pihak bank menegaskan,“Enam ETN aset kripto ini akan tersedia melalui akun sekuritas mulai 30 Maret 2026 untuk nasabah individu, pelaku usaha, private banking, serta pengguna Hello bank! di Prancis.”

Langkah ini mencerminkan upaya integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional, dengan tetap menjaga standar kepatuhan dan manajemen risiko.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |