Liputan6.com, Jakarta - Bawang putih, rempah dapur yang kerap menjadi bumbu esensial dalam berbagai hidangan, dikenal luas sebagai superfood berkat kandungan Allicin-nya yang melimpah. Senyawa ini memberikan sifat antibakteri dan antioksidan yang kuat, menjadikannya pilihan alami untuk menjaga kesehatan tubuh secara optimal. Namun, bagi sebagian besar orang, rasa pedas menyengat dan aroma tajam yang khas seringkali menjadi penghalang untuk mengonsumsinya secara rutin. Sensasi pedas ini disebabkan oleh allicin yang mengaktifkan saluran ion TRPA1 dan TRPV1 pada saraf perasa di mulut dan lidah, sehingga banyak yang mencari cara makan bawang putih agar tidak pedas.
Memasuki bulan Maret 2026, di mana cuaca pancaroba seringkali membuat daya tahan tubuh menurun, menjaga imunitas menjadi sangat penting. Mengonsumsi bawang putih adalah salah satu cara alami terbaik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, berkat kandungan allicin dan polisulfida di dalamnya. Sayangnya, tantangan rasa pedas seringkali membuat orang enggan memanfaatkan khasiatnya secara maksimal.
Berikut ini telah Liputan6 ulas enam cara makan bawang putih agar tidak pedas yang bisa Anda coba di rumah. Metode-metode ini tidak hanya membantu mengurangi sensasi terbakar di lidah, tetapi juga dapat mengubah profil rasa bawang putih menjadi lebih lembut dan nikmat. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatannya tanpa harus merasa "terbakar" di lidah. Mari kita jelajahi berbagai cara makan bawang putih agar tidak pedas ini.
Menikmati Kelezatan Bawang Putih Madu Fermentasi
Madu memiliki reputasi sebagai penawar alami rasa pedas yang sangat efektif, sekaligus mampu memperkaya cita rasa bawang putih. Proses perendaman dan fermentasi singkat dalam madu akan mengubah tekstur serta profil rasa bawang putih, menjadikannya manis seperti manisan. Metode ini juga dipercaya dapat menguatkan efek antioksidan dan antibakteri yang terkandung dalam bawang putih.
Untuk membuat bawang putih madu fermentasi, Anda perlu menyiapkan bawang putih utuh yang sudah dikupas dan dibersihkan. Penting untuk tidak memotongnya agar sari pedasnya tidak keluar terlalu banyak. Masukkan bawang putih yang sudah dikupas ke dalam toples kaca kecil, lalu tuangkan madu murni hingga seluruh bawang putih terendam sempurna. Diamkan minimal 2-3 hari di suhu ruang untuk memulai proses fermentasi.
Hasilnya, tekstur bawang putih akan menjadi lembut dan kenyal, dengan rasa yang menyatu manis dengan madu, menghilangkan sensasi pedas yang menyengat. Campuran ini tidak hanya lezat tetapi juga kaya manfaat kesehatan.
Sensasi Manis Gurih dari Bawang Putih Panggang
Pemanasan merupakan salah satu metode paling populer untuk mengurangi intensitas rasa pedas pada bawang putih. Proses pemanggangan akan mengubah senyawa sulfur yang bertanggung jawab atas rasa pedas menjadi karbohidrat kompleks yang lebih manis dan gurih, memberikan aroma nutty yang khas. Suhu tinggi selama pemanggangan (di atas 60°C atau 140°F) menonaktifkan enzim alliinase, enzim yang mengubah alliin menjadi allicin, sehingga secara signifikan mengurangi kepedasan.
Untuk menyiapkan bawang putih panggang, potong bagian atas bonggol bawang putih, namun biarkan kulitnya tetap utuh. Siram sedikit minyak zaitun dan taburkan sejumput garam di atasnya. Bungkus bonggol bawang putih dengan aluminium foil, lalu panggang dalam oven atau air fryer pada suhu 180°C selama 20-30 menit, atau hingga bawang putih terasa sangat lembut.
Setelah dipanggang, tekstur bawang putih akan menjadi sangat lembut seperti pasta, dengan rasa manis dan gurih yang bisa dioleskan langsung ke roti atau dicampurkan ke dalam hidangan lain untuk menambah cita rasa.
Menetralkan Pedas dengan Rendaman Susu Cair
Susu mengandung protein kasein yang sangat efektif dalam menetralkan senyawa penyebab rasa pedas. Protein ini bekerja dengan mengikat zat allicin (pada bawang putih) dan capsaicin (pada cabai), sehingga mengurangi sensasi terbakar di lidah. Selain itu, kandungan lemak dan air dalam susu juga berkontribusi dalam mengurangi konsentrasi senyawa sulfur volatil yang menyebabkan bau dan rasa pedas.
Metode ini cukup sederhana. Iris bawang putih tipis-tipis, kemudian rendam irisan bawang putih tersebut dalam segelas susu cair dingin selama 15-20 menit. Setelah proses perendaman, tiriskan bawang putih dan konsumsi langsung atau campurkan ke dalam makanan Anda.
Dengan cara ini, rasa pedas di lidah akan berkurang drastis, dan aroma "napas bawang" yang tajam tidak akan terlalu mengganggu, memungkinkan Anda menikmati manfaat bawang putih dengan lebih nyaman.
Kelembutan Bawang Putih Confit dalam Minyak Zaitun
Teknik confit adalah metode memasak bawang putih dalam minyak dengan suhu rendah secara perlahan, bukan menggoreng. Proses ini memungkinkan bawang putih menjadi sangat lembut dan manis tanpa kehilangan nutrisinya secara total. Pemasakan lambat ini mengubah rasa pedas menjadi lebih lembut dan gurih, sekaligus menghasilkan minyak zaitun yang kaya aroma bawang putih (garlic oil).
Untuk membuat bawang putih confit, kupas bawang putih dalam jumlah banyak. Masukkan bawang putih ke dalam panci kecil dan rendam sepenuhnya dengan minyak zaitun. Masak dengan api paling kecil selama sekitar 15 menit. Pastikan minyak tidak sampai mendidih atau berbuih besar. Setelah dingin, simpan bawang putih beserta minyaknya dalam toples kedap udara di lemari es.
Hasilnya adalah bawang putih yang sangat lembut dan buttery, serta minyak aromatik yang cocok digunakan sebagai dressing salad atau untuk menumis berbagai hidangan.
Keunikan Rasa Black Garlic yang Manis Keasaman
Black garlic atau bawang putih hitam adalah hasil fermentasi bawang putih utuh pada suhu dan kelembaban tertentu selama belasan hari hingga beberapa minggu. Proses fermentasi ini mengubah allicin menjadi senyawa lain, menghilangkan rasa pedas dan menghasilkan rasa manis keasaman yang unik, mirip kismis atau kurma, dengan tekstur kenyal. Meskipun profil senyawanya berubah, black garlic seringkali memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan bawang putih mentah.
Untuk membuat black garlic, masukkan bonggol bawang putih utuh (jangan dikupas) ke dalam slow cooker atau rice cooker yang diatur pada posisi warm. Diamkan selama 10-14 hari secara terus-menerus. Setelah bawang putih berubah menjadi hitam pekat dan kenyal, ia siap dikonsumsi.
Dengan mengonsumsi black garlic, Anda tidak akan merasakan pedas sama sekali. Rasanya justru manis keasaman dengan sedikit sentuhan gurih, menjadikannya camilan sehat atau tambahan unik pada masakan.
Kombinasi Segar Bawang Putih dengan Yogurt atau Labneh
Lemak dan rasa asam yang terkandung dalam yogurt sangat efektif dalam menetralkan molekul pedas sebelum mencapai saraf perasa di lidah. Mirip dengan susu, yogurt mengandung protein kasein dan lemak yang dapat mengikat senyawa sulfur volatil penyebab bau dan rasa pedas pada bawang putih. Mengonsumsi yogurt bersamaan atau bahkan sebelum bawang putih dapat mengurangi sensasi pedas secara signifikan.
Untuk mencoba metode ini, parut halus satu siung bawang putih mentah. Campurkan parutan bawang putih tersebut ke dalam satu mangkuk kecil yogurt tawar (Greek yogurt). Anda bisa menambahkan sedikit perasan jeruk lemon dan daun mint cincang untuk menambah kesegaran rasa.
Kombinasi ini memberikan sensasi segar dan creamy tanpa rasa terbakar di tenggorokan, cocok sebagai saus cocolan atau dressing untuk hidangan favorit Anda.
Tips Tambahan untuk Meredakan Rasa Pedas Bawang Putih
Jika Anda terlanjur mengonsumsi bawang putih mentah dan merasakan sensasi pedas yang tidak nyaman, ada beberapa cara cepat untuk meredakannya. Penting untuk diingat, jangan minum air putih, karena air justru dapat menyebarkan senyawa pedas. Sebaliknya, minumlah susu atau makan apel segera.
- Susu: Susu, terutama susu full cream, mengandung protein kasein dan lemak yang dapat membantu melarutkan dan menghilangkan senyawa penyebab pedas seperti allicin dari mulut dan tenggorokan.
- Apel: Apel mengandung enzim fenolik yang dapat membantu memecah senyawa sulfur penyebab bau dan rasa bawang putih yang menyengat. Mengunyah apel mentah dapat mengurangi konsentrasi senyawa volatil penyebab bau napas hingga 50% atau lebih dalam 30 menit pertama.
QnA Seputar Cara Mengonsumsi Bawang Putih Agar Tidak Pedas
1. Mengapa bawang putih terasa sangat pedas saat dimakan mentah?
Rasa pedas pada bawang putih berasal dari senyawa aktif bernama allicin yang terbentuk ketika bawang dipotong, dihancurkan, atau dikunyah. Senyawa ini memiliki manfaat kesehatan yang kuat, seperti sifat antibakteri dan antioksidan, tetapi juga menimbulkan sensasi pedas dan aroma tajam. Karena itu banyak orang merasa tidak nyaman mengonsumsi bawang putih mentah secara langsung.
2. Apakah merendam bawang putih dalam madu benar-benar bisa mengurangi rasa pedas?
Ya, merendam bawang putih dalam madu adalah salah satu cara alami yang cukup efektif untuk mengurangi rasa pedasnya. Madu membantu menetralkan rasa tajam bawang sekaligus memberikan rasa manis yang lembut. Selain itu, proses perendaman beberapa hari juga memicu fermentasi ringan yang membuat tekstur bawang lebih lunak dan rasanya lebih mudah diterima.
3. Mengapa bawang putih panggang terasa lebih manis daripada bawang mentah?
Saat dipanggang, senyawa sulfur yang biasanya menyebabkan rasa pedas akan berubah karena panas. Proses pemanasan ini memecah komponen pedas dan menghasilkan rasa yang lebih lembut, gurih, bahkan sedikit manis. Itulah sebabnya bawang putih panggang sering digunakan sebagai olesan roti atau campuran saus karena rasanya lebih ringan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521778/original/009868400_1772700351-IMDE.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521312/original/005703900_1772686183-Gemini_Generated_Image_gd840bgd840bgd84.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2858334/original/042396300_1563533823-pxherelands.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3236874/original/077240200_1600050412-florin-tomozei-V2z6yp7mGRg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444663/original/035829400_1765785659-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451608/original/058289100_1766314102-bunga7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470035/original/041311100_1768195236-gambar_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404383/original/053256300_1762404213-halaman_belakang_rumah_dengan_kebun_sayur_organik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514390/original/057321300_1772089291-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316871/original/014143200_1755253267-526cdbdf-7b8c-47b8-aadc-daad24015202.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510674/original/091431900_1771834943-Model_Pagar_Rumah_Kecil_Warna_Netral_Biar_Terlihat_Lega_Kombinasi_Kayu_dan_Besi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/679898/original/kenaikan-listrik3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3404154/original/052849300_1616011409-Minyak_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517879/original/043855900_1772441227-Gemini_Generated_Image_g2iwpeg2iwpeg2iw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517447/original/054166600_1772428790-septictank.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511385/original/004605100_1771908173-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517674/original/047800100_1772436529-Fasad_Rumah_Klasik_di_Desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464390/original/003996300_1767687894-Kebun_Bawang_Daun5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491107/original/063541400_1770084764-bou.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)
