Kenapa Emas Harus Dicampur Logam Lain untuk Perhiasan? Ini Penjelasan Lengkapnya

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Emas, logam mulia yang memukau, telah menjadi simbol kemewahan dan keindahan selama ribuan tahun. Namun, di balik kilaunya, ada sebuah rahasia penting dalam pembuatannya, terutama untuk perhiasan. Emas murni, yang dikenal sebagai 24 karat, memiliki sifat fisik yang sangat lunak.

Untuk mengatasi kelemahan ini, industri perhiasan menerapkan proses paduan, yaitu mencampur emas murni dengan logam lain. Proses ini bukan hanya sekadar teknis, melainkan sebuah kebutuhan esensial yang memungkinkan perhiasan emas menjadi lebih kuat, tahan lama, dan mampu bertahan dari keausan sehari-hari.

Jadi, kenapa emas harus dicampur logam lain untuk perhiasan? Jawabannya terletak pada kombinasi antara fungsionalitas, daya tarik visual, dan aksesibilitas harga. Berikut ini Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Rabu (31/12/2025).

Sifat Emas Murni dan Kebutuhan Paduan

Emas murni, yang dikenal sebagai emas 24 karat, adalah logam yang sangat lunak dan mudah dibentuk. Satu ons emas murni dapat ditempa menjadi lembaran yang sangat luas, bahkan dapat dibengkokkan atau digores dengan sedikit kekuatan. Kekuatan tarik emas murni kurang dari 20.000 psi.

Kelembutan ini, meskipun membuatnya mudah dibentuk, juga menjadikannya tidak praktis untuk sebagian besar benda fungsional, terutama perhiasan yang akan sering digunakan. Perhiasan yang terbuat dari emas murni akan mudah berubah bentuk, kehilangan detail tajam, dan menunjukkan kerusakan permukaan dengan cepat. Sebagai contoh, cincin emas 24 karat akan cepat penyok dan tergores jika dipakai setiap hari.

Oleh karena itu, proses paduan, yaitu pencampuran emas murni dengan satu atau lebih logam lain, menjadi sangat penting. Logam tambahan ini mengubah sifat fisik emas, membuatnya lebih keras, lebih tahan lama, atau mengubah warnanya.

Meningkatkan Daya Tahan dan Kekuatan Perhiasan Emas

Salah satu alasan utama kenapa emas harus dicampur logam lain untuk perhiasan adalah untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatannya. Emas murni terlalu lunak untuk menahan keausan sehari-hari, sehingga perhiasan yang terbuat dari emas murni akan mudah tergores, penyok, atau berubah bentuk.

Perhiasan jadi Lebih Kuat

Dengan memadukan emas dengan logam yang lebih kuat, perhiasan dapat menahan penggunaan sehari-hari secara optimal. Misalnya, cincin emas 24 karat akan cepat tergores dan penyok karena kontak terus-menerus dengan permukaan. Paduan emas memungkinkan perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung untuk mempertahankan bentuk dan keindahannya seiring waktu.

Logam Campuran Perhiasan Emas

Logam paduan umum yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan emas meliputi tembaga, perak, seng, dan nikel. Setiap logam ini memberikan karakteristik yang berbeda, seperti peningkatan kekuatan, ketahanan terhadap pembengkokan, atau peningkatan ketahanan gores. Tembaga dan perak sering digunakan untuk membuat emas kuning yang lebih kuat, sementara paladium dan nikel digunakan untuk emas putih.

Penyebab Warna Kusam

Logam campuran inilah yang juga menjadi penyebab mengapa perhiasan emas bisa kusam atau berubah warna seiring waktu. Reaksi dengan keringat, udara, atau bahan kimia dapat menyebabkan oksidasi. Perhiasan dengan kadar emas lebih rendah cenderung lebih rentan terhadap perubahan ini karena kandungan logam campurannya yang lebih banyak.

Memodifikasi Warna dan Estetika Emas

Emas murni memiliki warna kuning kemerahan yang khas dan alami. Namun, dengan mencampurnya dengan logam lain, dimungkinkan untuk menciptakan berbagai warna emas yang berbeda. Proses paduan ini memperluas pilihan estetika untuk perhiasan secara signifikan.

Emas Putih

Emas putih, misalnya, dibuat dengan memadukan emas murni dengan logam putih seperti paladium, nikel, atau perak. Kombinasi ini memberikan tampilan putih keperakan yang sering diperkuat dengan pelapisan rhodium untuk kilau yang lebih cerah dan ketahanan yang lebih baik. Emas putih telah menjadi pilihan yang sangat populer untuk cincin kawin dan perhiasan modern lainnya.

Emas Mawar

Emas mawar (rose gold) mendapatkan warna merah muda yang trendi dari penambahan tembaga. Semakin tinggi kandungan tembaga dalam paduan, semakin dalam warna merahnya. Paduan umum untuk emas mawar 18 karat adalah 75% emas dan 25% tembaga, kadang-kadang dengan sedikit perak untuk melembutkan warna.

Perak

Selain itu, perak yang dilarutkan dalam emas dapat menciptakan warna emas kehijauan yang unik. Modifikasi warna ini memungkinkan desainer perhiasan untuk berinovasi. Ini juga memberikan konsumen lebih banyak pilihan sesuai selera pribadi mereka.

Mengurangi Biaya dan Meningkatkan Aksesibilitas Perhiasan Emas

Emas murni adalah logam yang sangat mahal karena kelangkaan dan kemurniannya yang tinggi. Penggunaan emas murni untuk perhiasan akan menghasilkan produk yang sangat mahal dan tidak terjangkau bagi banyak orang. Ini membatasi jangkauan pasar perhiasan emas.

  • Dengan mencampur emas dengan logam lain yang lebih murah, biaya keseluruhan perhiasan dapat dikurangi secara signifikan.
  • Sebagai contoh, emas 14 karat mengandung 58,3% emas murni, sedangkan emas 18 karat mengandung 75% emas murni. Perhiasan dengan karat yang lebih rendah ini lebih terjangkau dibandingkan dengan perhiasan emas 24 karat.
  • Dengan demikian, paduan emas tidak hanya meningkatkan sifat fungsional dan estetika perhiasan. Ini juga membuatnya lebih mudah diakses oleh khalayak yang lebih luas.

People Also Ask

1. Mengapa emas murni tidak cocok untuk perhiasan sehari-hari?

Jawaban: Emas murni (24 karat) sangat lunak dan mudah tergores atau berubah bentuk, sehingga tidak praktis untuk perhiasan yang sering digunakan.

2. Logam apa saja yang biasa dicampur dengan emas untuk perhiasan?

Jawaban: Logam umum yang dicampur dengan emas meliputi tembaga, perak, nikel, paladium, dan seng, tergantung pada sifat dan warna yang diinginkan.

3. Apa itu sistem karat dalam perhiasan emas?

Jawaban: Sistem karat adalah ukuran kemurnian emas dalam paduan, menunjukkan proporsi emas murni dari 24 bagian total, contohnya 18 karat berarti 75% emas murni.

4. Mengapa perhiasan emas bisa kusam atau berubah warna?

Jawaban: Perhiasan emas bisa kusam karena logam campuran di dalamnya bereaksi dengan keringat, udara (oksidasi), air berklorin, atau bahan kimia dari produk sehari-hari.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |