Cat Pagar Terkelupas karena Hujan? Ini Cara yang Benar Mengatasinya

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Cat pagar yang terkelupas sering menjadi masalah, terutama pada pagar yang langsung terpapar hujan dan panas matahari. Kondisi ini tidak hanya mengurangi keindahan rumah, tetapi juga dapat mempercepat kerusakan material pagar.

Air hujan yang mengandung kelembapan tinggi dapat meresap ke dalam lapisan cat, menyebabkan daya rekat menurun dan akhirnya mengelupas. Jika dibiarkan, pagar bisa berkarat, lapuk, atau retak tergantung jenis bahannya.

Agar masalah tidak berulang, diperlukan cara penanganan yang tepat, mulai dari mengenali penyebab hingga memilih jenis cat yang sesuai. Berikut ini langkah-langkah yang benar untuk mengatasi cat pagar terkelupas akibat hujan.

1. Penyebab Cat Pagar Mudah Terkelupas

Salah satu penyebab utama cat pagar terkelupas adalah persiapan permukaan yang kurang maksimal. Permukaan pagar yang masih kotor, berdebu, atau lembap membuat cat sulit menempel dengan baik.

Faktor cuaca juga sangat berpengaruh. Pengecatan yang dilakukan saat musim hujan atau saat pagar masih basah dapat menyebabkan lapisan cat tidak kering sempurna dan mudah terangkat.

Selain itu, penggunaan jenis cat yang tidak sesuai dengan material pagar, seperti cat tembok untuk pagar besi, juga menjadi penyebab cat cepat rusak.

2. Membersihkan dan Mengelupas Cat Lama

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membersihkan pagar dari cat lama yang sudah mengelupas. Gunakan sikat kawat, amplas, atau scraper untuk mengangkat lapisan cat yang rusak.

Pastikan seluruh bagian pagar dibersihkan hingga permukaannya rata. Cat lama yang masih menempel namun sudah rapuh sebaiknya tetap dihilangkan agar cat baru bisa menempel sempurna.

Setelah itu, bersihkan pagar dari debu sisa amplasan dan keringkan secara menyeluruh sebelum masuk ke tahap berikutnya.

3. Perbaikan Permukaan Sebelum Dicat Ulang

Setelah cat lama dibersihkan, periksa kondisi permukaan pagar. Jika terdapat karat pada pagar besi atau bagian kayu yang lapuk, lakukan perbaikan terlebih dahulu.

Untuk pagar besi, bersihkan karat hingga tuntas dan gunakan cairan anti karat. Sementara pada pagar kayu, tutup bagian retak atau lubang dengan dempul kayu agar permukaan kembali rata.

Tahap perbaikan ini penting agar cat baru tidak hanya menempel dengan baik, tetapi juga bertahan lebih lama meski sering terkena hujan.

4. Pemilihan Cat yang Tahan Hujan dan Cuaca

Memilih jenis cat yang tepat menjadi kunci agar pagar tidak cepat terkelupas. Gunakan cat khusus eksterior yang dirancang tahan terhadap air, panas, dan perubahan cuaca.

Untuk pagar besi, pilih cat anti karat yang memiliki lapisan pelindung tambahan. Sedangkan untuk pagar kayu, gunakan cat atau coating khusus kayu luar ruangan.

Selain jenis cat, perhatikan juga kualitas produk. Cat berkualitas baik umumnya memiliki daya rekat lebih kuat dan warna yang lebih tahan lama.

5. Teknik Pengecatan yang Benar agar Tahan Lama

Pengecatan sebaiknya dilakukan saat cuaca cerah dan kering. Hindari mengecat saat hujan atau saat kelembapan udara tinggi agar cat dapat mengering sempurna.

Gunakan teknik pengecatan berlapis, dimulai dengan cat dasar atau primer sebelum cat utama. Lapisan primer membantu meningkatkan daya rekat dan ketahanan cat.

Biarkan setiap lapisan cat benar-benar kering sebelum menambahkan lapisan berikutnya. Dengan teknik yang tepat, cat pagar akan lebih awet dan tidak mudah terkelupas.

People Also Ask

1. Apakah cat pagar yang terkelupas harus dibersihkan seluruhnya?

Jawaban: Ya, cat lama yang rusak sebaiknya dibersihkan agar cat baru dapat menempel sempurna.

2. Berapa lama cat pagar bisa kering sempurna?

Jawaban: Umumnya 6–24 jam, tergantung jenis cat dan kondisi cuaca.

3. Apakah cat eksterior lebih tahan hujan?

Jawaban: Ya, cat eksterior diformulasikan khusus untuk tahan air dan perubahan cuaca.

4. Apakah perlu menggunakan cat dasar sebelum mengecat ulang?

Jawaban: Sangat dianjurkan agar daya rekat dan ketahanan cat lebih maksimal.

5. Kapan waktu terbaik mengecat pagar?

Jawaban: Saat cuaca cerah dan tidak hujan, idealnya di musim kemarau.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |