Cara Membuat Tempat Sampah Permanen dari Bata

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki tempat sampah yang kuat dan tahan lama menjadi kebutuhan penting, terutama untuk area luar rumah. Salah satu solusi yang bisa Anda terapkan adalah cara membuat tempat sampah permanen dari bata, karena material ini dikenal kokoh dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca.

Selain lebih awet dibandingkan tempat sampah plastik, model permanen dari bata juga terlihat lebih rapi dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa membuat tempat sampah yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis dan mudah dirawat dalam jangka panjang. Ikuti caranya dari Liputan6.com, Sabtu (7/3/2026) berikut.

Alat dan material pembuatan tempat sampah

Sebelum mulai, penting untuk menyiapkan seluruh bahan dengan jumlah yang disesuaikan dengan ukuran tempat sampah yang ingin dibuat. Sebagai gambaran, berikut estimasi bahan untuk ukuran tempat sampah sekitar 80 x 80 x 100 cm:

  • Bata ringan sekitar 60–80 buah, tergantung ketebalan dan tinggi dinding
  • Semen MU 301 sekitar 1 sak untuk perekat bata ringan
  • Semen MU 380 sekitar 1 sak untuk plester dan acian
  • Semen Padang sekitar 1 sak untuk campuran beton dasar
  • Pasir sekitar 0,1–0,15 m³ untuk adukan
  • Split sekitar 0,05–0,1 m³ untuk campuran pondasi
  • Cat eksterior Vinilex sekitar 1–2 kg untuk finishing
  • Tulangan polos diameter 6–8 mm sekitar 4–6 batang untuk rangka
  • Bendrat secukupnya untuk mengikat tulangan

Jumlah bahan bisa disesuaikan kembali jika Anda ingin membuat ukuran yang lebih besar atau lebih kecil.

Cara membuat tempat sampah permanen dari bata

Setelah semua bahan siap, Anda bisa mulai menerapkan cara membuat tempat sampah permanen dari bata secara bertahap agar hasilnya kokoh dan rapi.

  1. Langkah pertama adalah menentukan lokasi dan membuat pondasi dasar. Gali tanah dengan kedalaman sekitar 15–20 cm sesuai ukuran yang diinginkan, lalu isi dengan campuran semen, pasir, dan split.
  2. Ratakan permukaan dan biarkan mengering selama 1–2 hari agar pondasi cukup kuat menahan beban.
  3. Selanjutnya, pasang tulangan polos sebagai rangka utama. Susun tulangan secara vertikal di setiap sudut dan ikat menggunakan bendrat agar struktur lebih kokoh. 
  4. Kemudian, mulai menyusun bata ringan menggunakan Semen MU 301 sebagai perekat. Susun bata secara bertahap dari bawah ke atas, pastikan setiap lapisan rata dan sejajar.
  5. Gunakan waterpass jika diperlukan agar hasil lebih presisi.
  6. Setelah dinding terbentuk, lanjutkan dengan proses plester menggunakan campuran Semen MU 380 dan pasir.
  7. Lapisi seluruh permukaan dinding agar lebih halus dan tertutup rapat. Proses ini juga membantu meningkatkan daya tahan terhadap air dan cuaca.
  8. Tahap berikutnya adalah acian untuk merapikan permukaan.
  9. Aplikasikan lapisan tipis semen hingga permukaan terlihat lebih halus dan siap untuk finishing. Diamkan selama 1–2 hari hingga benar-benar kering.
  10. Terakhir, lakukan pengecatan menggunakan cat eksterior seperti Vinilex. Pilih warna yang sesuai dengan lingkungan sekitar agar terlihat lebih menarik.

Dengan mengikuti langkah ini, cara membuat tempat sampah permanen dari bata bisa menghasilkan bangunan yang kuat dan tahan lama.

Tips membuat tempat sampah permanen dari bata

Agar hasil akhir lebih maksimal, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat proses pembangunan. Tips ini juga membantu meningkatkan daya tahan serta fungsi tempat sampah dalam jangka panjang.

  • Pastikan pondasi benar-benar kuat sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Pondasi yang kurang kokoh dapat menyebabkan dinding retak atau miring seiring waktu. Biarkan pondasi mengering minimal 24 jam sebelum pemasangan bata.
  • Gunakan perbandingan adukan yang tepat. Campuran umum adalah 1 bagian semen dan 3 bagian pasir agar daya rekat optimal. Adukan yang terlalu encer bisa mengurangi kekuatan struktur.
  • Perhatikan sirkulasi air di sekitar tempat sampah. Buat sedikit kemiringan pada dasar agar air tidak menggenang. Genangan air dapat menyebabkan bau tidak sedap dan mempercepat kerusakan.
  • Tambahkan penutup atau tutup atas jika diperlukan. Ini membantu mengurangi bau serta mencegah air hujan masuk. Anda bisa menggunakan bahan tambahan seperti besi atau kayu untuk penutup.
  • Lakukan perawatan berkala setelah selesai. Bersihkan bagian dalam secara rutin dan periksa apakah ada retakan kecil. Perbaikan dini dapat memperpanjang umur penggunaan.

Frequently Asked Question (FAQ)

Apa keuntungan menggunakan bata untuk tempat sampah permanen?

Bata memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca dan beban, sehingga lebih awet dibandingkan bahan plastik atau kayu.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat tempat sampah dari bata?

Proses pembuatan biasanya memakan waktu sekitar 3–5 hari, termasuk waktu pengeringan setiap tahap.

Apakah cara membuat tempat sampah permanen dari bata cocok untuk rumah kecil?

Ya, Anda bisa menyesuaikan ukuran agar tetap efisien dan tidak memakan banyak ruang.

Apakah perlu menggunakan tulangan besi?

Disarankan menggunakan tulangan agar struktur lebih kuat dan tidak mudah retak, terutama untuk ukuran yang cukup besar.   

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |