Cara Buat Pakan Ayam Starter dari Beras Aking dan Jagung Giling, Murah dan Bermanfaat

10 hours ago 5
  • Apa itu pakan ayam starter?
  • Apakah beras aking bisa digunakan untuk pakan ayam starter?
  • Mengapa jagung giling sering digunakan dalam pakan ayam?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Pakan ayam starter adalah fondasi penting bagi pertumbuhan anak ayam yang sehat dan kuat. Fase starter, yang umumnya berlangsung dari usia 0 hingga 6 minggu, merupakan periode kritis di mana anak ayam membutuhkan nutrisi tinggi untuk perkembangan organ dan sistem kekebalan tubuhnya. Penting mengetahui cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling.

Pemberian pakan yang tepat pada fase ini akan sangat memengaruhi performa ayam di masa mendatang, baik untuk tujuan pedaging maupun petelur. Membuat pakan ayam starter dari bahan-bahan lokal seperti beras aking dan jagung giling menawarkan alternatif yang ekonomis dan berkelanjutan.

Pakan starter memiliki kandungan protein yang tinggi (sekitar 20-23%) untuk mendukung perkembangan organ tubuh, sistem kekebalan, dan pertumbuhan otot. Selain protein, pakan starter juga mengandung energi, vitamin, mineral, dan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh anak ayam untuk tumbuh sehat dan kuat. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (06/03/2026).

Bahan-Bahan Utama Pakan Ayam Starter

Untuk cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling, dua bahan utama ini memegang peranan penting. Beras aking adalah sisa nasi yang dikeringkan dan dapat menjadi sumber karbohidrat yang ekonomis.

Meskipun murah, beras aking perlu diolah dengan benar untuk menghilangkan jamur dan bakteri yang mungkin tumbuh selama proses pengeringan. Jagung giling merupakan sumber energi utama dalam pakan ayam karena kandungan karbohidratnya yang tinggi.

Selain itu, jagung giling juga mengandung protein kasar, serat, serta vitamin B, C, dan omega 6 yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan ayam. Kombinasi kedua bahan ini menjadi dasar yang kuat dalam cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling.

Persiapan Beras Aking dan Jagung Giling

Persiapan beras aking memerlukan perhatian khusus untuk memastikan keamanannya sebagai pakan, bagian krusial dalam cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling. Nasi aking yang berasal dari sisa makanan seringkali memiliki tampilan kuning kecoklatan, tekstur kering, dan berpotensi ditumbuhi jamur.

Oleh karena itu, sebelum digunakan, nasi aking wajib direbus atau direndam dengan air panas selama 2-3 jam untuk membunuh jamur dan bakteri berbahaya. Setelah direbus atau direndam, beras aking harus dikeringkan kembali hingga benar-benar kering untuk mencegah pertumbuhan mikroba lebih lanjut dan memudahkan proses pencampuran.

Pengeringan dapat dilakukan di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pengering. Untuk jagung giling, persiapannya lebih sederhana, yaitu dengan menggiling jagung kering hingga menjadi butiran kasar atau halus sesuai kebutuhan. Mesin penggiling jagung (hammer mill) dapat digunakan untuk proses ini, menghasilkan butiran yang ideal untuk pakan ternak. 

Penambahan Bahan Pelengkap Nutrisi

Meskipun beras aking dan jagung giling menyediakan karbohidrat dan sebagian energi, pakan ayam starter membutuhkan kadar protein yang lebih tinggi, sekitar 18-23%. Oleh karena itu, penambahan sumber protein hewani dan nabati sangat penting dalam cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling.

Tepung ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang sangat baik, mengandung asam amino lengkap, lemak, kalsium, dan fosfor, dengan kandungan protein mencapai 55-60%. Selain tepung ikan, bungkil kedelai juga merupakan sumber protein nabati yang kaya, mengandung sekitar 40-45% protein yang berperan penting dalam pembentukan otot dan pertumbuhan bulu.

Untuk melengkapi kebutuhan mikronutrien, penambahan premix yang mengandung vitamin dan mineral esensial sangat dianjurkan. Premix ini memastikan anak ayam mendapatkan semua nutrisi mikro yang dibutuhkan untuk metabolisme, sistem kekebalan tubuh, dan pembentukan tulang yang kuat. Beberapa peternak juga menambahkan suplemen organik untuk meningkatkan kualitas pakan.

Proses Pencampuran Bahan Pakan

Setelah semua bahan utama dan pelengkap disiapkan, langkah selanjutnya adalah proses pencampuran yang krusial dalam cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling. Penting untuk memastikan semua bahan kering sebelum dicampur untuk mencegah penggumpalan dan pertumbuhan jamur.

Pencampuran harus dilakukan secara merata agar setiap porsi pakan memiliki kandungan nutrisi yang seimbang. Proporsi pencampuran bahan akan bervariasi tergantung pada usia dan jenis ayam, serta ketersediaan bahan.

Pencampuran dapat dilakukan secara manual atau menggunakan mesin pencampur pakan untuk skala yang lebih besar. Setelah semua bahan tercampur rata, pakan dapat dijemur kembali jika diperlukan untuk memastikan kadar airnya rendah atau langsung disimpan dalam wadah tertutup. Beberapa peternak juga melakukan fermentasi pakan untuk meningkatkan nilai gizi dan daya cerna.

Penyimpanan Pakan Ayam Starter

Penyimpanan pakan yang tepat sangat krusial untuk menjaga kualitas nutrisi dan mencegah kerusakan pakan, terutama untuk pakan yang dibuat dengan cara buat pakan ayam starter dari beras aking dan jagung giling. Pakan yang disimpan dengan tidak benar dapat terkontaminasi jamur, bakteri, atau hama, yang dapat membahayakan kesehatan ayam.

Idealnya, pakan harus disimpan di gudang yang kering, sejuk dan berventilasi baik dengan suhu antara 30-34°C dan kelembaban tidak lebih dari 70%. Pakan sebaiknya tidak disimpan langsung di lantai atau menempel pada dinding gudang untuk menghindari kelembaban dan menjaga sirkulasi udara. Penggunaan palet kayu sebagai alas tumpukan pakan sangat dianjurkan.

Manajemen penyimpanan pakan yang baik juga melibatkan penerapan sistem FIFO (First In First Out), di mana pakan yang datang lebih dulu harus digunakan lebih dulu. Hal ini penting karena kualitas pakan dapat menurun seiring waktu, dan pakan umumnya hanya bertahan sekitar 14 hari di gudang sebelum kualitasnya berkurang.

Manfaat Pakan Ayam Starter Buatan Sendiri

Membuat pakan ayam starter sendiri dari beras aking dan jagung giling menawarkan beberapa manfaat signifikan bagi peternak. Manfaat utama adalah penghematan biaya produksi yang substansial, karena bahan-bahan lokal cenderung lebih murah dibandingkan pakan pabrikan.

Selain aspek ekonomis, peternak memiliki kontrol penuh terhadap kualitas dan komposisi nutrisi pakan. Ini memungkinkan penyesuaian formulasi pakan sesuai dengan kebutuhan spesifik anak ayam dan kondisi lingkungan.

Pakan buatan sendiri juga dapat mengurangi ketergantungan pada pakan komersial dan memanfaatkan limbah pertanian seperti beras aking, yang berkontribusi pada praktik peternakan yang lebih berkelanjutan. Dengan pengolahan yang benar, pakan ini dapat mendukung pertumbuhan ayam yang cepat, meningkatkan imunitas, dan menghasilkan ayam yang lebih sehat.

FAQ

  1. Apa itu pakan ayam starter? Pakan ayam starter adalah pakan khusus untuk anak ayam usia 0–4 minggu agar pertumbuhan cepat dan sehat.
  2. Apakah beras aking bisa digunakan untuk pakan ayam starter? Ya, beras aking bisa digunakan sebagai sumber energi setelah dikeringkan dan dihancurkan.
  3. Mengapa jagung giling sering digunakan dalam pakan ayam? Jagung giling digunakan karena mengandung energi tinggi yang membantu pertumbuhan anak ayam.
  4. Berapa perbandingan beras aking dan jagung giling untuk pakan starter? Umumnya beras aking dan jagung giling dicampur dengan perbandingan sekitar 1:1 sebagai bahan dasar.
  5. Apakah pakan dari beras aking dan jagung giling perlu tambahan bahan lain? Ya, biasanya perlu tambahan sumber protein seperti dedak, bungkil kedelai, atau tepung ikan.
  6. Bagaimana cara mencampur beras aking dan jagung giling untuk pakan ayam? Kedua bahan digiling halus lalu dicampur merata agar mudah dimakan anak ayam.
  7. Apakah pakan ini aman untuk anak ayam? Aman jika bahan bersih, tidak berjamur, dan diberikan bersama sumber protein serta vitamin.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |