7 Cara Mengolah Daun Singkong Muda agar Empuk Tanpa Presto

2 months ago 28

Liputan6.com, Jakarta Daun singkong muda merupakan salah satu bahan pangan yang digemari di Indonesia, kaya akan nutrisi dan sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Namun, tantangan umum yang kerap dihadapi adalah bagaimana mengolah daun singkong agar empuk sempurna tanpa perlu menggunakan panci presto. Banyak yang kesulitan mendapatkan tekstur yang lembut sekaligus mempertahankan warna hijau cerahnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ada beberapa metode dan trik khusus yang bisa diterapkan di dapur rumah Anda. Teknik-teknik ini berfokus pada pemilihan bahan baku yang tepat hingga proses perebusan yang efisien. Dengan mengikuti panduan ini, Anda tidak hanya akan mendapatkan daun singkong yang empuk, tetapi juga tetap menarik secara visual.

Liputan6.com telah merangkum tujuh cara efektif untuk mengolah daun singkong muda agar empuk tanpa presto. Mulai dari penggunaan bahan tambahan saat merebus hingga teknik pembilasan pasca-rebus, setiap langkah dirancang untuk memberikan hasil terbaik. Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (29/11), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Merebus dengan Tambahan Baking Soda (Soda Kue)

Menambahkan baking soda atau soda kue saat merebus daun singkong adalah salah satu cara paling efektif untuk mempercepat proses pengempukan. Bahan ini bekerja dengan melunakkan serat daun, sehingga teksturnya menjadi lebih lembut dan mudah dikunyah. 

Selain itu, baking soda juga berperan penting dalam mempertahankan pigmen warna hijau (klorofil) pada daun, mencegahnya menjadi kusam atau menghitam. Hal ini menjadikan daun singkong tidak hanya empuk tetapi juga tetap menarik secara visual. Namun, penting untuk tidak berlebihan dalam penggunaannya.

Penggunaan baking soda yang terlalu banyak dapat menyebabkan daun singkong terasa pahit dan teksturnya terlalu lembek. Cukup tambahkan sekitar 1/2 hingga 1 sendok teh baking soda untuk 1-2 liter air rebusan. Rebus daun singkong selama 5-10 menit hingga mencapai keempukan yang diinginkan.

2. Merebus dengan Tambahan Garam

Garam bukan hanya bumbu penyedap, tetapi juga memiliki peran penting dalam proses pengempukan daun singkong. Penambahan garam ke dalam air rebusan dapat membantu melunakkan serat daun dan mempercepat waktu pemasakan. Garam dapat membuat tekstur daun singkong lebih empuk serta memberikan cita rasa gurih.

Selain itu, garam juga efektif dalam menetralisir bau langu yang kadang melekat pada daun singkong. Garam membantu daun singkong cepat matang. Untuk hasil optimal, tambahkan sekitar 1 sendok makan garam ke dalam air rebusan yang sudah mendidih.

Penambahan garam juga disarankan untuk membantu menjaga warna hijau daun singkong. Garam membantu mempertahankan kesegaran daun lebih lama dan menekan risiko cepat basi setelah matang. Dengan demikian, daun singkong tidak hanya empuk tetapi juga tetap berwarna cerah dan lezat.

3. Merebus dengan Tambahan Minyak Goreng

Trik lain untuk mendapatkan daun singkong yang empuk adalah dengan menambahkan sedikit minyak goreng ke dalam air rebusan. Minyak goreng berfungsi membantu melembutkan serat daun singkong, sehingga hasil rebusan tidak keras atau sulit dikunyah. Hal ini akan membuat daun singkong menjadi lebih lembut saat dikonsumsi.

Minyak goreng membantu melembutkan serat daun, menghasilkan rebusan yang tidak keras. Untuk mengaplikasikannya, cukup tambahkan sekitar 1 sendok makan minyak goreng ke dalam air mendidih. Penambahan minyak ini bisa dilakukan bersamaan dengan garam untuk efek yang lebih maksimal.

Penambahan minyak sayur bersama garam saat merebus daun singkong sangat disarankan. Kombinasi ini tidak hanya membantu mengempukkan tetapi juga dapat membuat daun singkong tampak lebih berkilau dan menarik. Pastikan jumlah minyak tidak berlebihan agar tidak memengaruhi rasa akhir masakan.

4. Memilih Daun Singkong Muda dan Merebus dalam Air Mendidih

Langkah awal yang krusial dalam mengolah daun singkong agar empuk adalah memilih bahan baku yang tepat. Daun singkong yang masih muda memiliki tekstur yang lebih lentur dan mudah empuk dibandingkan daun yang sudah tua. Daun singkong muda lebih mudah empuk karena teksturnya yang lentur.

Ciri-ciri daun singkong muda yang baik adalah helaiannya lebih kecil, berwarna hijau dengan sedikit semburat merah, dan biasanya ditemukan di bagian pucuk pohon. Memilih daun muda akan sangat memengaruhi tingkat keempukan akhir masakan Anda. Setelah memilih daun yang tepat, perhatikan proses perebusan.

Pastikan air sudah benar-benar mendidih sebelum daun singkong dimasukkan ke dalam panci. Air mendidih akan membuat daun cepat layu dan empuk secara merata. Air mendidih membantu daun singkong cepat layu dan empuk, sehingga mempersingkat waktu pemasakan dan menghasilkan tekstur yang optimal.

5. Jangan Menutup Panci Saat Merebus

Salah satu rahasia untuk menjaga warna daun singkong tetap hijau cerah dan tidak menghitam adalah dengan tidak menutup panci selama proses perebusan. Banyak yang keliru dengan menutup panci, padahal ini justru bisa membuat warna daun menjadi kusam atau kehitaman. Pentingnya tidak menutup panci agar warna daun singkong tetap cantik.

Ketika panci ditutup, asam yang terbentuk selama perebusan akan terjebak di dalam dan tidak bisa menguap keluar. Asam inilah yang menyebabkan daun singkong berubah warna menjadi kehitaman atau kecokelatan. Membiarkan panci terbuka memungkinkan asam menguap, sehingga mencegah perubahan warna.

Dengan membiarkan panci tetap terbuka, proses penguapan asam berjalan lancar, dan klorofil pada daun dapat dipertahankan dengan baik. Ini adalah trik sederhana namun sangat efektif untuk memastikan daun singkong Anda tetap memiliki warna hijau alami yang menarik setelah direbus.

6. Meremas Daun Singkong Sebelum Direbus

Beberapa koki dan ibu rumah tangga memiliki trik tambahan, yaitu meremas daun singkong sebentar sebelum direbus. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi getah dan bau langu yang kadang terdapat pada daun singkong. Meremas daun singkong dapat mengurangi getah dan bau langu.

Selain itu, proses meremas juga dapat membantu mempercepat proses pengempukan saat direbus. Serat-serat daun akan sedikit rusak, sehingga lebih mudah melunak ketika terkena panas. Namun, perlu diingat untuk tidak meremas terlalu keras agar daun tidak hancur dan tetap utuh saat dimasak.

Disarankan agar tidak meremas terlalu keras untuk menjaga tekstur daun. Setelah diremas, daun singkong siap untuk direbus dengan metode lain yang sudah dijelaskan sebelumnya. Teknik ini bisa menjadi pelengkap untuk mendapatkan daun singkong yang lebih bersih dari getah dan lebih cepat empuk.

7. Pembilasan dan Perendaman Air Dingin Setelah Direbus

Setelah daun singkong mencapai tingkat keempukan yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah segera mengangkat dan meniriskannya. Kemudian, bilas atau rendam daun singkong dalam air dingin atau air es. Proses ini sangat penting untuk menghentikan proses pemasakan (shocking) agar daun tidak menjadi terlalu lembek atau overcooked.

Merendam dalam air dingin menghentikan proses pemasakan dan menjaga tekstur daun singkong tetap empuk. Selain itu, teknik ini juga berfungsi untuk mengunci warna hijau cerah alami daun singkong, mencegahnya menjadi kusam. Teknik ini menghentikan proses pemasakan sehingga warnanya tetap hijau cerah.

Setelah direndam air dingin, peras daun singkong untuk menghilangkan sisa air dan mengurangi rasa pahit yang mungkin masih ada. Disarankan untuk memeras daun singkong beberapa kali hingga airnya benar-benar hilang untuk mengurangi rasa pahit. Dengan langkah-langkah ini, daun singkong Anda akan empuk, segar, dan siap diolah menjadi hidangan favorit.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Bagaimana cara memilih daun singkong yang baik untuk dimasak?

Jawaban: Pilihlah daun singkong yang masih muda dan segar karena memiliki tekstur lebih lembut dan tidak terlalu pahit, sehingga lebih mudah empuk saat dimasak.

2. Bahan apa yang bisa ditambahkan saat merebus daun singkong agar cepat empuk dan tetap hijau?

Jawaban: Anda bisa menambahkan baking soda untuk mempercepat keempukan, atau kombinasi garam dan minyak goreng untuk membantu mempertahankan warna hijau daun.

3. Apa fungsi merendam daun singkong dalam air es setelah direbus?

Jawaban: Merendam daun singkong dalam air es (proses shocking) berfungsi untuk menghentikan proses pemasakan dan mengunci warna hijau cerah pada daun.

4. Berapa lama daun singkong rebus bisa disimpan?

Jawaban: Daun singkong rebus dapat bertahan hingga 3-4 hari di lemari es dalam wadah kedap udara, atau beberapa minggu jika dibekukan di freezer.

5. Mengapa panci tidak boleh ditutup saat merebus daun singkong?

Jawaban: Menutup panci saat merebus daun singkong dapat menyebabkan uap terperangkap, yang berpotensi membuat warna daun menjadi kusam karena asam yang terbentuk terjebak di dalam panci.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |