Jika RUU Clarity Gagal Disahkan, Bos Bitwise Sebut Industri Kripto Masih Positif

12 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan mengatakan, industri kripto akan terus melangkah maju meskipun rancangan undang-undang (RUU) Clarity Amerika Serikat (AS) gagal disahkan pekan ini. Hal ini menjadi tenggat waktu yang secara luas dianggap sebagai momen krusial sebelum Kongres memasuki masa reses pada Agustus.

Mengutip the block, Rabu (5/8/2026), Senat dijadwalkan mulai libur musim panas dari 10 Agustus hingga 11 September, sehingga menyisakan waktu tiga hari bagi RUU Clarity untuk lolos di majelis tersebut sebelum pembuat undang-undang pergi menjalani masa reses.

Dalam sebuah tulisan blog pada Selasa pekan ini, Hougan menuturkan, industri kripto akan menemukan jalan ke depan tanpa pengesahan Clarity.

Ia menilai, Securities and Exchange Commission (SEC) akan menetapkan aturan sebagai pengganti RUU tersebut yang justru lebih ramah terhadap kripto.

Hougan merujuk pada komentar terbaru Ketua SEC Paul Atkins, yang menyatakan lembaga tersebut bersedia dan mampu menerbitkan aturan yang menangani banyak isu serupa dengan yang tercakup dalam Clarity.

"Dalam jangka pendek, aturan dari SEC di bawah kepemimpinan Atkins kemungkinan akan lebih ramah terhadap kripto dan inovasi dibandingkan aturan yang muncul dari RUU bipartisan di Kongres; aturan tersebut bahkan bisa menjadi pendorong percepatan," ujar Hougan.

"Risikonya adalah pemerintahan di masa depan mungkin menunjuk ketua SEC yang kurang bersahabat dan membatalkan aturan-aturan tersebut,” ia menambahkan.

Industri Kripto Bakal Tetap Maju

Meski demikian, Hougan menyatakan, ketua SEC di masa depan tidak akan mampu membatalkan kemajuan yang telah dicapai kripto sejauh ini. Ia menambahkan, raksasa keuangan tradisional seperti BlackRock, Nasdaq, JPMorgan, Visa, dan banyak lainnya telah terlibat secara mendalam dalam berbagai aspek blockchain dan aset digital.

"Di dunia di mana Clarity gagal disahkan dan SEC justru menetapkan aturannya sendiri, kripto akan memiliki waktu setidaknya 2,5 tahun hingga pemerintahan baru berpotensi menunjuk ketua SEC yang baruuntuk terus membuat kemajuan," tulis CIO Bitwise tersebut.

"Pada titik itu, tidak ada ketua SEC yang mampu mengembalikan jin ke dalam botol (mengembalikan keadaan seperti semula)."

"Walking dead" (Hidup segan mati tak mau)Ahli strategi investasi tersebut mencatat Clarity akan memasuki kondisi "walking dead" (hidup segan mati tak mau) jika gagal disahkan minggu ini, "tidak ada yang benar-benar bisa mematikannya, tetapi nasibnya akan terombang-ambing tanpa kepastian," ia menambahkan.

RUU Clarity Bakal Ditunda

Hougan menuturkan, Clarity mungkin akan ditunda untuk peninjauan lebih lanjut pada musim gugur atau musim dingin 2026. Ia juga menyoroti kemungkinan RUU tersebut digabungkan ke dalam paket akhir tahun yang memaksa para legislator untuk melakukan pemungutan suara atas RUU omnibus (gabungan berbagai aturan).

Hougan menyatakan ini adalah "kabar buruk" bagi dunia kripto, karena ketidakpastian yang berkepanjangan seputar RUU Clarity akan semakin menghalangi investor profesional untuk terjun secara serius ke pasar kripto.

Saat ini, Polymarket memperkirakan peluang sebesar 23% bagi RUU Clarity untuk disahkan menjadi undang-undang sebelum akhir tahun 2026; angka ini turun dari sekitar 75% pada pertengahan Mei.

Dugaan adanya konflik kepentingan terkait kripto yang melibatkan Presiden Donald Trump terus menjadi sorotan di kalangan anggota parlemen dari Partai Demokrat.

"Perlu ditegaskan: Kongres sebaiknya mengesahkan rancangan undang-undang ini, dan dunia kripto akan berada dalam posisi yang lebih baik jika hal itu terjadi," ujar Hougan.

"RUU Clarity bukanlah rancangan undang-undang yang sempurna, namun merupakan aturan yang baik. RUU ini akan mendorong perekonomian AS, melindungi investor, meningkatkan perlindungan etika, serta membantu kita bersaing di era keuangan on-chain,” ia menambahkan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |