Ripple Gandeng Matt Damon untuk Proyek Air Bersih

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Aktor Hollywood sekaligus pendiri organisasi nirlaba Water.org, Matt Damon, dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam ajang Ripple Swell 2026 yang akan berlangsung di New York, Amerika Serikat, pada 27-29 Oktober mendatang.

Dikutip dari CoinMarketCap, Jumat (19/6/2026), kehadiran Matt Damon menjadi sorotan karena mempertemukan dunia filantropi dengan teknologi blockchain dalam salah satu konferensi tahunan terbesar di industri aset kripto.

Chief Technology Officer (CTO) Emeritus Ripple, David Schwartz, telah mengonfirmasi kehadiran Damon dalam acara tersebut. Menurut Schwartz, Ripple Swell 2026 akan menjadi penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah acara tersebut.

Selain Matt Damon, sejumlah petinggi Ripple juga masuk dalam daftar pembicara, termasuk CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan Presiden Ripple, Monica Long.

Dalam sesi tersebut, Damon akan membahas bagaimana Water.org memanfaatkan teknologi Ripple untuk meningkatkan efisiensi pendanaan proyek-proyek penyediaan air bersih di berbagai negara berkembang.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Water.org Gunakan Ripple Payments

Water.org didirikan oleh Matt Damon bersama insinyur Gary White dengan misi membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih dan sanitasi yang layak. Organisasi ini menyediakan pinjaman skala kecil agar keluarga dapat membiayai pembangunan fasilitas air dan sanitasi.

Di Ripple Swell 2026, Damon akan menjelaskan penggunaan Ripple Payments dan stablecoin RLUSD untuk mempercepat pembayaran lintas negara yang mendukung berbagai proyek air bersih.

Selama ini, transfer dana ke lembaga keuangan mikro di negara berkembang harus melalui sejumlah bank koresponden. Proses tersebut sering memakan waktu beberapa hari dan dikenakan biaya pada setiap transaksi.

Melalui jaringan blockchain Ripple, RLUSD memungkinkan pengiriman dana setara dolar AS hanya dalam hitungan menit. Dana dapat diterima oleh institusi tujuan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan sistem pembayaran tradisional.

Keunggulan ini dinilai sangat penting untuk transaksi bantuan kemanusiaan bernilai kecil, karena biaya transfer yang tinggi sering kali mengurangi efektivitas dana yang disalurkan.

RLUSD sendiri merupakan stablecoin yang didukung oleh simpanan dolar AS, surat utang pemerintah Amerika Serikat jangka pendek, serta aset setara kas. Stablecoin ini berjalan di jaringan XRP Ledger dan Ethereum untuk mendukung berbagai kebutuhan pembayaran dan penyelesaian transaksi berbasis blockchain.

Ripple Dukung Kampanye Air Bersih untuk 200 Juta Orang

Ripple juga telah bergabung dengan Water.org sebagai mitra eksklusif aset digital dan sistem pembayaran dalam kampanye Get Blue. Melalui inisiatif tersebut, RLUSD digunakan untuk mempercepat penyaluran dana guna memperluas akses air bersih di berbagai wilayah dunia.

Kampanye Get Blue diluncurkan Water.org dalam ajang World Economic Forum 2026 di Davos pada Januari 2026. Program ini menargetkan 200 juta orang memperoleh akses terhadap air minum yang aman hingga tahun 2030.

Sejauh ini, Water.org telah menghimpun pendanaan sebesar US$ 7,7 miliar dan memberikan dampak positif bagi sekitar 88 juta orang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Sejumlah perusahaan besar turut menjadi mitra pendiri kampanye Get Blue, di antaranya Gap, Amazon, Starbucks, dan Ecolab.

Sebelumnya, Ripple juga memanfaatkan RLUSD dalam proyek percontohan asuransi kekeringan bagi komunitas peternak di Kenya. Perusahaan tersebut juga mengalokasikan dana sebesar US$ 25 juta untuk mendukung sektor pendidikan di Amerika Serikat melalui organisasi DonorsChoose dan Teach For America.

Kolaborasi dengan Water.org memperluas peran Ripple dalam pembiayaan pembangunan global sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi blockchain mulai dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan di seluruh dunia.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |