Koalisi Sipil Aksi Solidaritas Susuri TKP Teror Air Keras Andrie Yunus

13 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Koalisi masyarakat sipil Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi menyusuri titik-titik perjalanan Andrie Yunus saat mendapat teror air keras, Minggu (12/4).

Aksi ini digelar sebagai peringatan 30 hari peristiwa teror terhadap aktivis KontraS tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi dimulai dari depan YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat. Kemudian peserta aksi berjalan menuju SPBU yang ada di kawasan Cikini, dilanjutkan ke arah Taman Dipenogero dan berujung di Jalan Talang, tempat di mana Andrie disiram air keras.

Di lokasi penyiraman air keras, sejumlah mural dan poster-poster sebagai dukungan kepada Andrie. Tak sedikit poster berisi tuntutan, mulai dari dorongan dibentuknya tim gabungan pencari fakta (TGPF) hingga permintaan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras ke Andrie Yunus.

"Adili para pelaku di peradilan umum," demikian tertulis dalam salah satu poster yang dibawa.

Peserta aksi juga terlihat membagi-bagikan bunga dan mengikat pita pink di lokasi Andrie disiram air keras. Aksi ditutup dengan doa bersama.

Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3) malam. Puspom TNI kemudian menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempatnya diketahui merupakan anggota Denma Bais TNI dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

TNI telah menyelesaikan penyidikan terhadap empat prajurit TNI tersangka penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempat prajurit TNI itu dilimpahkan ke Oditur Militer (Otmil) II-07 Jakarta.

Kapuspen TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangan yang diterima, Selasa (7/4), mengatakan berkas perkara keempat tersangka akan diperiksa oleh pihak Oditur Militer. Jika dinyatakan lengkap, keempat tersangka akan diadili di Pengadilan Militer.

"Untuk selanjutnya akan diperiksa kelengkapan berkas syarat formil dan materiil. Jika berkas dinyatakan lengkap, akan dilimpahkan ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta," ucap Aulia.

Baca selengkapnya di sini...

(tim/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |