Liputan6.com, Jakarta - Area jemuran adalah salah satu zona paling basah dan licin di rumah. Setiap hari area ini terpapar cipratan air cucian, detergen, serta sering pula terkena guyuran air hujan langsung. Risiko terpeleset pun menjadi sangat tinggi, apalagi jika Anda atau anggota keluarga sering bolak-balik menjemur pakaian. Solusinya adalah memilih pilihan keramik area jemuran yang tidak licin saat basah sejak awal perencanaan rumah.
Tidak semua jenis keramik cocok digunakan untuk area luar ruangan yang basah. Jadi penting untuk memilih pilihan keramik area jemuran, yang keset dan tidak lincin.
Berdasarkan rekomendasi ahli dan pengalaman penghuni rumah, berikut adalah 10 jenis keramik terbaik yang aman, awet, tahan lama, dan tetap estetik untuk area jemuran Anda, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (9/8/2026).
1. Keramik Embossed – Paling Direkomendasikan untuk Area Basah
Keramik embossed memiliki permukaan dengan tekstur timbul (relief) yang dirancang khusus untuk meningkatkan cengkeraman kaki. Struktur timbul tersebut sangat efektif membantu air agar tidak mudah menggenang di satu titik lantai, sehingga permukaan tetap terasa stabil meski terkena cipratan air atau sabun.
Jenis ini merupakan pilihan utama untuk area yang sering terpapar air karena tingkat anti-slip yang dimilikinya sangat tinggi. Selain unggul dari sisi keamanan, tersedia pula berbagai motif dan warna yang beragam sehingga area jemuran tetap terlihat aesthetic dan menarik.
2. Keramik Granit Kasar – Kuat, Waterproof, dan Tahan Gores
Struktur permukaan granit kasar memberikan daya cengkeram yang kuat sehingga langkah kaki terasa lebih stabil di atasnya. Selain itu, material granit memiliki kepadatan tinggi yang membuatnya bersifat waterproof, sehingga tidak mudah menyerap air dan terhindar dari masalah lumut yang membandel.
Karena sifatnya yang padat, keramik ini sangat tahan terhadap goresan dan gesekan berat, misalnya dari kaki jemuran besi atau ember yang sering digeser. Tampilannya yang kokoh juga memberikan kesan modern sekaligus profesional pada area rumah Anda.
3. Keramik Motif Kayu – Tampilan Natural Tanpa Perawatan Rumit
Jika Anda ingin area jemuran terlihat hangat dan asri, keramik motif kayu adalah pilihan yang tepat. Material ini mengadopsi serat kayu alami yang secara tidak langsung memberikan tekstur gesekan alami, sehingga permukaannya tidak licin saat terpapar air.
Berbeda dengan kayu asli yang membutuhkan pelapis khusus agar tidak lapuk, keramik ini cukup dibersihkan dengan air biasa. Keramik ini cocok dipadukan untuk konsep jemuran minimalis modern hingga skandinavia yang elegan.
4. Keramik Hexagonal – Banyak Nat, Traksi Ekstra
Keramik berbentuk segienam ini memiliki jumlah nat (celah antar keramik) yang lebih banyak dibandingkan keramik persegi biasa. Nat-nat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga berperan sebagai jalur air agar tidak menggenang serta memberikan traksi tambahan saat kaki melangkah.
Pilihan warna dan ukurannya sangat variatif, membuat tampilan area jemuran terlihat lebih dinamis. Karena strukturnya yang membantu air mengalir, lantai ini jauh lebih aman dari risiko terpeleset.
5. Keramik Batu Alam (Slate/Granit) – Kekuatan Alam yang Mewah
Keramik batu alam memiliki permukaan alami yang cenderung tidak rata, sehingga memberikan gesekan yang sempurna untuk pijakan kaki. Material ini juga sangat tahan terhadap kelembapan tinggi serta paparan sinar matahari langsung, menjadikannya pilihan ideal untuk jemuran outdoor.
Setiap keping batu alam memiliki motif yang unik, memberikan kesan eksklusif pada area jemuran Anda. Selain aman, material ini dikenal memiliki kekuatan yang tahan lama meski digunakan dalam jangka waktu panjang.
6. Keramik Terakota – Nuansa Hangat dengan Porositas Alami
Keramik terakota memiliki warna alami menyerupai tanah yang memberikan kesan hangat dan bersahaja pada rumah. Permukaannya yang sedikit berpori menciptakan gesekan alami yang membantu mencegah kaki terpeleset saat lantai dalam kondisi basah.
Material ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai konsep jemuran bergaya rustic, tropis, atau mediterania. Namun, karena sifatnya yang berpori, pastikan Anda melakukan perawatan rutin agar tidak ditumbuhi lumut.
7. Keramik Matte – Sederhana namun Efektif
Keramik matte memiliki permukaan halus yang tidak memantulkan cahaya, sehingga terlihat lembut dan nyaman. Meskipun permukaannya halus, jenis ini tetap memberikan gesekan ringan yang cukup untuk menjaga keamanan langkah kaki.
Jenis ini cukup efektif menyamarkan noda kering maupun goresan tipis akibat aktivitas harian. Perawatannya sangat mudah karena tidak meninggalkan bekas sidik kaki atau sisa sabun setelah dibersihkan, menjadikannya pilihan praktis untuk jemuran indoor atau semi-terbuka.
8. Keramik Terazzo – Artistik dengan Tekstur Bintik Alami
Keramik terazzo menampilkan motif bintik unik yang berasal dari campuran serpihan batu, marmer, atau kaca. Permukaan bintik-bintik yang tidak rata secara alami ini membantu menciptakan gesekan, sehingga terasa lebih aman saat kaki menginjak lantai yang basah.
Corak terazzo yang beragam membuat area jemuran terlihat lebih artistik dan tidak membosankan. Selain estetis, material keramik ini juga dikenal sangat kuat dan mampu bertahan lama meski digunakan setiap hari.
9. Keramik Geometris Kesat – Berkarakter dengan Permukaan Anti Licin
Keramik geometris kesat didesain khusus dengan pola tegas yang permukaannya tidak licin. Penggunaan keramik ini dapat mengurangi risiko terpeleset secara signifikan ketika lantai sedang dalam kondisi basah.
Selain keunggulan fungsionalnya, pola geometris memberikan kesan yang modern, dinamis, dan energik pada ruang kerja Anda. Ini adalah pilihan tepat jika Anda menginginkan jemuran yang aman namun tetap memiliki karakter visual yang kuat.
10. Keramik Marmer Bertekstur – Mewah dan Aman
Jika Anda mendambakan kemewahan, marmer bisa menjadi pilihan. Namun, pastikan Anda memilih varian marmer dengan permukaan bertekstur atau honing, bukan jenis polishing yang mengkilap.
Marmer memberikan kesan elegan dan eksklusif pada area rumah. Perlu diingat bahwa karena harganya yang cukup tinggi, varian ini lebih disarankan untuk area jemuran yang tertutup (indoor) agar keindahan dan kondisinya tetap terjaga lebih lama.
Pertanyaan Seputar Pilihan Keramik Area Jemuran
Q: Apa yang membedakan keramik area jemuran dengan keramik biasa?
A: Area jemuran selain terkena air, juga terpapar sinar matahari langsung (jika outdoor) dan detergen. Oleh karena itu, keramik jemuran membutuhkan ketahanan terhadap sinar UV dan tekstur anti-slip yang lebih tinggi.
Q: Bagaimana cara membersihkan keramik jemuran agar tidak berlumut?
A: Bersihkan minimal seminggu sekali menggunakan sikat dan air sabun. Gunakan campuran air dengan sedikit cuka atau pemutih untuk membunuh spora lumut, serta pastikan area memiliki drainase yang baik.
Q: Berapa kemiringan lantai yang ideal untuk area jemuran?
A: Kemiringan 1–2% (sekitar 1–2 cm per meter) menuju saluran drainase sudah cukup untuk mengalirkan air dengan lancar tanpa membuat lantai terasa terlalu miring saat dipijak.
Q: Apakah perlu menggunakan lem keramik khusus untuk area jemuran?
A: Ya, gunakan lem keramik berbasis semen atau polymer modified tile adhesive yang tahan air. Jangan gunakan semen biasa karena bisa rapuh dan lepas jika terus-menerus terkena air.
Q: Berapa perkiraan biaya total pemasangan keramik baru?
A: Untuk area 6 m², estimasi biaya meliputi keramik (sekitar Rp600.000), lem dan pasir (Rp200.000), serta jasa tukang (Rp300.000), sehingga totalnya sekitar Rp1.100.000 (belum termasuk pembongkaran lantai lama).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545159/original/051884000_1775128207-Daun_Bawang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8136600/original/027891700_1780988723-5169660701474814175.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3289916/original/057322700_1604749539-401035.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7814206/original/093755300_1780631718-kombinasi4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4704631/original/076475500_1704246546-Ilustrasi_olahraga_lari_di_malam_hari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8137584/original/071856300_1780989778-Desain_Pagar_Tanaman_Rempah_yang_Bisa_Jadi_Dapur_Hidup.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8123385/original/077475700_1780974413-roster_2a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554312/original/027056300_1776065792-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8137405/original/091730700_1780989623-Pagar_Rumah_Peredam_Suara_Kendaraan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5202272/original/056812200_1745895114-high-angle-view-vegetables-plant_1048944-8996341.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8135133/original/038769500_1780987089-Kolam_Ikan_Kecil_di_Halaman_Sekaligus_Pengendali_Nyamuk_Alami_yang_Estetik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8130768/original/092306400_1780982619-Tanaman_Hias_untuk_Meja_Kerja_agar_Betah_di_Kantor_dan_Lebih_Produktif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3325041/original/058062900_1608086737-pablo-guerrero-I6QTv5pjq0E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8114152/original/055276800_1780964142-Pohon_Jambu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8061654/original/009565800_1780905849-spw.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519151/original/033576300_1772532081-cat_teras_senada_lantai_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526612/original/054744700_1773127958-edible_garden_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7816615/original/089968200_1780634590-fdd74e8d-e648-4b8e-9de6-71515a6810ef.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7157930/original/067190500_1779947066-teras_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8045832/original/002428000_1780888759-Pohon_Rambutan.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771366/original/095377800_1710334195-Ilustrasi_cabai_rawit.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504344/original/010747100_1771232765-7b452ecb-d1e1-4445-9f54-69b3c15abe5f.png)
