Jumlah ATM Kripto Turun, Kini Tersisa 38.928 Unit di Dunia

10 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah mesin ATM kripto (crypto ATM) global mengalami penurunan pada awal tahun 2026. Data terbaru menunjukkan total mesin kini berada di angka 38.928 unit, atau masih berada di bawah ambang 40.000 yang sebelumnya sempat didekati industri.

Berdasarkan data dari Coin ATM Radar per 29 Maret 2026, dikutip dari Bitcoin.com, Senin (30/3/2026), terjadi penurunan bersih sebanyak 769 mesin dalam periode tersebut.

Pada awal tahun, jumlah crypto ATM sempat berkurang 139 unit. Kemudian pada Februari, tercatat penambahan 231 mesin baru. Memasuki Maret, tambahan 80 unit sempat terjadi, namun tidak mampu menutup jumlah mesin yang ditarik dari pasar.

Secara keseluruhan, kuartal pertama 2026 mencatat penurunan bersih sebanyak 597 mesin crypto ATM.

Data juga menunjukkan Amerika Serikat masih mendominasi pasar global. Negara tersebut memiliki 30.247 mesin atau sekitar 77,7% dari total global.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Amerika Utara Masih Mendominasi Pasar Crypto ATM

Selain Amerika Serikat, Kanada menempati posisi kedua dengan 3.839 mesin atau sekitar 9,9% dari total global.

Sementara itu, kawasan Eropa memiliki 1.727 mesin, setara dengan 4,4% dari total keseluruhan.

Jika digabungkan, Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa menguasai sekitar 92% dari total crypto ATM global, yakni sebanyak 35.813 unit. Sisanya tersebar di kawasan Asia, Oseania, dan wilayah lainnya.

Dari sisi operator, industri ini didominasi oleh beberapa pemain besar. Tercatat, sepuluh operator terbesar mengelola sekitar 30.450 mesin atau 78,2% dari total global.

Perusahaan Bitcoin Depot menjadi pemimpin pasar dengan 9.246 mesin (23,8%). Posisi berikutnya ditempati Coinflip dengan 5.493 mesin (14,1%) dan Athena Bitcoin dengan 4.045 mesin (10,4%).

Bitcoin Masih Dominan, Industri Belum Tembus 40 Ribu Mesin

Dari sisi aset, Bitcoin masih menjadi kripto yang paling banyak didukung oleh hampir seluruh mesin ATM kripto di dunia.

Selain Bitcoin, berbagai altcoin juga tersedia di sebagian besar mesin. Secara kolektif, altcoin didukung oleh 38.910 mesin.

Untuk altcoin individual, Ethereum memimpin dengan dukungan di 22.200 lokasi, diikuti Litecoin sebanyak 21.292 lokasi dan Tether di 19.894 lokasi.

Sekitar 91,6% mesin crypto ATM hanya melayani pembelian aset kripto. Sementara sisanya mendukung transaksi dua arah, yakni beli dan jual.

Meski sempat mendekati angka 40.000 unit, industri crypto ATM masih belum mampu menembus level tersebut. Perkembangan ke depan akan sangat bergantung pada ekspansi operator besar serta kondisi pasar, terutama di Amerika Utara yang masih menjadi pusat utama industri ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |