- Apa itu budidaya udang galah di kolam terpal?
- Apakah budidaya udang galah di kolam terpal cocok untuk pemula?
- Berapa lama waktu panen udang galah di kolam terpal?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Budidaya perikanan air tawar semakin diminati karena peluang keuntungannya yang menjanjikan, salah satunya adalah budidaya udang galah di kolam terpal. Metode ini dianggap praktis dan fleksibel, terutama bagi pemula yang memiliki keterbatasan lahan maupun modal. Dengan penggunaan kolam terpal, proses pengelolaan menjadi lebih mudah dikontrol. Mulai dari kualitas air hingga pemberian pakan, yang membuat risiko kegagalan dapat ditekan.
Udang galah sendiri memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Hal ini membuat banyak pembudidaya mulai beralih atau mencoba usaha ini sebagai sumber penghasilan tambahan. Namun, untuk mencapai hasil panen optimal, diperlukan pemahaman baik mengenai teknik budidaya yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, pengelolaan kolam, hingga perawatan harian.
Melalui panduan ini, Anda akan menemukan berbagai tips praktis yang dapat membantu meningkatkan keberhasilan budidaya udang galah secara signifikan. Dengan langkah-langkah yang mudah diterapkan dan strategi tepat, diharapkan proses budidaya menjadi lebih efisien dan menghasilkan panen yang maksimal tanpa harus menghadapi kendala yang berarti. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (06/05/2026).
Persiapan Kolam Terpal yang Optimal
Langkah awal yang krusial dalam budidaya udang galah di kolam terpal adalah persiapan kolam yang matang. Kolam terpal harus ditempatkan di lokasi yang rata, tidak tergenang, serta mendapatkan paparan sinar matahari cukup namun tidak terus-menerus. Kedalaman ideal kolam berkisar antara 1 hingga 2 meter, dengan luas 100-300 meter persegi untuk skala budidaya.
Sebelum diisi air, terpal wajib dicuci bersih guna menghilangkan bau plastik atau zat kimia yang mungkin menempel. Setelah itu, kolam diisi air setinggi 20-30 cm dan didiamkan selama 2-3 hari untuk menstabilkan kondisi air. Penting juga memastikan kolam memiliki saluran pemasukan dan pembuangan air yang baik agar sirkulasi dan penggantian air mudah dilakukan.
Kualitas air awal kolam perlu diperhatikan secara seksama, dengan pH air yang baik berkisar antara 6 hingga 7 dan kandungan oksigen terlarut 5-7 ppm. Penambahan aerator sangat disarankan untuk menjamin kadar oksigen terlarut selalu mencukupi kebutuhan udang. Beberapa pembudidaya juga menambahkan produk organik untuk menstabilkan lingkungan kolam dan memicu pertumbuhan pakan alami.
Pemilihan Benih Udang Galah Berkualitas Unggul
Pemilihan benih udang galah yang berkualitas merupakan faktor penentu keberhasilan budidaya udang galah di kolam terpal. Bibit yang ideal memiliki ciri-ciri aktif berenang, warna tubuh cerah, tidak cacat, serta memiliki daya adaptasi lingkungan yang bagus. Ukuran benih yang disarankan adalah PL 10-12 agar lebih cepat beradaptasi di kolam terpal.
Disarankan untuk membeli benih dari penjual terpercaya atau balai pembibitan yang sudah berpengalaman demi memastikan kualitas dan mengurangi risiko kematian. Benih yang digunakan sebaiknya seragam ukurannya guna menghindari kanibalisme dan persaingan pakan antar udang. Benih yang terlalu kecil cenderung lebih rentan dan tidak kuat bertahan di kolam terpal.
Sebelum penebaran, benih perlu diaklimatisasi dengan menyamakan suhu air wadah bibit dengan suhu air kolam untuk mengurangi stres. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada sore menjelang malam atau pagi hari untuk menghindari suhu ekstrem yang dapat menyebabkan stres. Padat tebar yang ideal adalah sekitar 50 ekor per meter persegi, atau 20-30 ekor per meter persegi di tambak untuk mencegah stres dan persaingan berlebihan.
Manajemen Kualitas Air yang Konsisten
Kualitas air adalah aspek vital dalam budidaya udang galah di kolam terpal karena udang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan air. Parameter air yang perlu dipantau secara rutin meliputi pH, suhu, dan oksigen terlarut. pH air yang ideal untuk udang galah berkisar antara 6,5 hingga 8,5, dengan suhu 28-30°C, dan oksigen terlarut di atas 5 ppm.
Penggantian air kolam secara berkala sangat penting untuk membuang sisa pakan dan kotoran yang mengendap di dasar kolam. Hal ini dapat menurunkan kualitas air dan memicu penyakit. Penggantian air sebaiknya dilakukan minimal sebulan sekali dengan mengurangi air kolam hingga 20-25% lalu diisi kembali hingga ketinggian normal. Air yang keruh atau berbau harus segera diganti untuk mencegah stres pada udang.
Pemberian probiotik atau vitamin air juga dapat membantu menjaga kesehatan udang dan menstabilkan ekosistem air. Probiotik berfungsi untuk menyesuaikan kualitas air agar ramah bagi udang, meningkatkan pakan alami, dan menekan pertumbuhan bibit penyakit. Dengan kondisi air yang stabil, bibit udang galah dapat beradaptasi lebih baik dan risiko kematian dapat ditekan.
Strategi Pemberian Pakan yang Efisien
Pemberian pakan yang efektif dan efisien sangat penting untuk mendukung pertumbuhan optimal udang galah dalam budidaya udang galah di kolam terpal. Pakan utama udang galah adalah pelet berkualitas tinggi yang memiliki kandungan protein minimal 30%. Pakan dengan kadar protein tinggi membantu udang tumbuh lebih cepat dan tetap sehat.
Pakan diberikan 2-3 kali sehari dengan dosis secukupnya, disesuaikan dengan umur dan kebutuhan udang. Penting untuk menghindari pemberian pakan berlebihan karena dapat menurunkan kualitas air dan memicu timbulnya penyakit. Jika di kolam sudah tersedia pakan alami yang cukup, frekuensi pemberian pakan buatan dapat dikurangi.
Selain pelet, pakan tambahan seperti cacing sutra, keong, talas, singkong, jagung, atau ampas kelapa dapat diberikan untuk melengkapi nutrisi. Namun, penggunaan ampas kelapa harus hati-hati karena dapat menyebabkan kekeruhan pada air kolam. Pakan alami juga dapat tumbuh dari pupuk kandang atau kompos yang dimasukkan ke kolam saat persiapan.
Pengelolaan Lingkungan Kolam Secara Menyeluruh
Pengelolaan lingkungan kolam secara menyeluruh mencakup kebersihan fisik dan kondisi biologis di sekitar area budidaya udang galah di kolam terpal. Pembersihan kolam secara rutin bertujuan untuk mencegah masuknya hama dan penyakit dari lingkungan sekitar. Ini meliputi pembersihan lantai di sekitar kolam serta dinding bagian dalam dan luar kolam terpal.
Gulma yang tumbuh di sekitar kolam atau dinding terpal harus segera dibersihkan, karena jika dibiarkan dapat memicu penyakit dan mempercepat kerusakan terpal. Selain itu, lokasi kolam harus jauh dari polusi dan gangguan lainnya untuk menjaga kualitas air dan kesehatan udang. Lingkungan yang bersih mendukung pertumbuhan udang yang optimal.
Memastikan kolam terpal terlindung dari benda tajam juga penting agar tidak merusak terpal dan menyebabkan kebocoran. Penggunaan terpal berkualitas tebal dan tahan lama, seperti terpal UV, dapat melindungi kolam dari paparan sinar matahari berlebihan dan memperpanjang usia pakai kolam hingga 10 tahun.
Proses Panen Udang Galah yang Efisien
Masa panen udang galah tidak memiliki waktu yang benar-benar pasti karena dapat disesuaikan dengan permintaan pasar, namun umumnya dapat dilakukan setelah masa pembesaran 3-4 bulan. Jika menggunakan bibit tokolan, usia panen udang galah sekitar 4 bulan untuk mencapai ukuran 25-30 ekor per kilogram. Beberapa sumber menyebutkan panen perdana bisa dilakukan setelah 5-6 bulan.
Udang galah dapat mulai dijual setelah mencapai ukuran 20-25 gram per ekor, namun semakin besar ukurannya, harganya juga semakin mahal. Panen pertama biasanya menghasilkan jumlah yang tidak terlalu banyak, namun panen berikutnya (2-3 minggu setelah panen pertama) dapat meningkat hingga dua kali lipat. Perencanaan panen yang baik akan memaksimalkan keuntungan.
Proses pemanenan udang galah sebaiknya dilakukan pada malam atau pagi hari untuk mengurangi stres pada udang. Teknik panen yang benar akan memaksimalkan hasil dan menjaga kualitas udang. Pemilihan waktu panen yang tepat juga berpengaruh pada harga jual di pasar.
Pertanyaan Seputar Budidaya Udang Galah
- Apa itu budidaya udang galah di kolam terpal? Budidaya udang galah di kolam terpal adalah teknik memelihara udang galah menggunakan kolam berbahan terpal sebagai wadah utama.
- Apakah budidaya udang galah di kolam terpal cocok untuk pemula? Ya, karena lebih mudah dikontrol dan tidak membutuhkan lahan yang luas.
- Berapa lama waktu panen udang galah di kolam terpal? Biasanya sekitar 4–6 bulan tergantung perawatan dan kondisi lingkungan.
- Apa pakan terbaik untuk udang galah? Pakan berupa pelet khusus udang yang kaya protein sangat dianjurkan.
- Berapa kepadatan ideal tebar udang galah di kolam terpal? Kepadatan idealnya sekitar 10–20 ekor per meter persegi agar pertumbuhan optimal.
- Apakah kualitas air penting dalam budidaya udang galah di kolam terpal? Ya, kualitas air sangat penting karena memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan udang.
- Apa kendala umum dalam budidaya udang galah di kolam terpal? Kendala umum biasanya adalah kualitas air yang tidak stabil dan serangan penyakit.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547829/original/033974100_1775473222-Teras_dengan_Keramik_Motif_Bata__Brick_Look_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566927/original/064126300_1777261006-56ec7124-0c33-4555-a0a1-28357b978b70.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582982/original/026994700_1778134069-HL_tanaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579970/original/040414700_1778122351-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575326/original/088560300_1778044541-Gelang_Rantai_dengan_Plat_dan_Batu_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573573/original/064121100_1777945117-homo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579638/original/068181400_1778058404-Gemini_Generated_Image_5sb81u5sb81u5sb8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222442/original/003021000_1747394287-steptodown.com883206.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483817/original/011992500_1769404040-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Palem_Kuning.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3459033/original/016996700_1621354115-amanda-lins-_fElrSBIjjQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501963/original/061921400_1770963789-Rak_Sepatu_Susun_Dua_Tingkat_untuk_Polybag_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573026/original/021259500_1777878548-cat_rumah_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569800/original/000359900_1777455187-Model_Rumah_Quiet_Luxury_yang_Cocok_untuk_Anak_Muda_Model_Dua_Lantai_dengan_Pembagian_Fungsi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575168/original/014592700_1778039701-Kebun_Paludarium_dari_Galon_Bekas_di_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4536618/original/086191200_1691980067-woman-smiling-with-coffee-laptop_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555364/original/030199700_1776153779-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570100/original/077432700_1777514010-Gemini_Generated_Image_tl1xiytl1xiytl1x.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533684/original/009820100_1773757060-Jasa_Pembuatan_Konten_Media_Sosial.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511791/original/067335500_1771918054-unnamed__83_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5097763/original/007875500_1737103639-Foto_tersenyum_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455659/original/004422000_1766723384-Desain_Teras_Sederhana_Tanpa_Terlihat_Sempit__Cocok_untuk_Santai_Sambil_Ngeteh_di_Rumah_Model_Teras_dengan_Lantai_Keramik_Dingin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466780/original/052967200_1767854697-Menanam_Kangkung_di_Baskom_Bekas_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454099/original/004509200_1766549156-CFX_edit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469431/original/085313800_1768117137-lantai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471069/original/005279200_1768276663-Membuat_Aquaponik_Galon_dengan_Kombinasi_Lele_dan_Pakcoy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466748/original/042462000_1767853330-007339300_1731391416-crop-hand-taking-rice-from-steamer_23-2147897598.jpg)