Altcoin Kehilangan Momentum, Dominasi Bitcoin Kembali Menguat

13 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Dominasi Bitcoin di pasar kripto kembali menguat. Hal itu tercermin dari Altcoin Season Index yang dirilis CoinMarketCap dan turun ke level 45, atau lebih rendah tiga poin dibandingkan sehari sebelumnya.

Penurunan indeks tersebut menunjukkan momentum pasar mulai bergeser dari aset kripto alternatif (altcoin) kembali ke Bitcoin. Di kalangan pelaku pasar, kondisi seperti ini dikenal sebagai Bitcoin season, yakni periode ketika Bitcoin mencatatkan kinerja lebih baik dibandingkan mayoritas altcoin.

Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (5/7/2026), Altcoin Season Index merupakan salah satu indikator yang banyak digunakan investor untuk mengukur apakah pasar sedang berada dalam fase altcoin season atau Bitcoin season.

Indeks tersebut menghitung kinerja 100 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, di luar stablecoin dan wrapped token, selama 90 hari terakhir.

Apabila sedikitnya 75% dari aset tersebut mampu mengungguli kenaikan harga Bitcoin, indeks akan berada di level 100 yang menandakan pasar sedang memasuki altcoin season. Sebaliknya, semakin rendah nilainya, semakin besar dominasi Bitcoin terhadap pasar kripto secara keseluruhan.

Dengan posisi indeks di level 45, kurang dari separuh altcoin utama berhasil mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Bitcoin dalam tiga bulan terakhir.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Antusiasme Investor Mereda

Turunnya Altcoin Season Index juga mencerminkan mulai meredanya antusiasme investor terhadap altcoin.

Sejumlah faktor dinilai menjadi penyebab perubahan tersebut. Di antaranya meningkatnya pengawasan regulator terhadap token-token berkapitalisasi kecil, ketidakpastian ekonomi global yang mendorong investor mencari aset dengan likuiditas lebih tinggi, serta pergerakan harga Bitcoin yang dinilai lebih stabil dibandingkan sebagian besar altcoin.

Dalam sejarah pasar kripto, periode dominasi Bitcoin yang berlangsung cukup lama kerap menjadi pertanda pasar memasuki fase konsolidasi atau bahkan koreksi harga.

Karena itu, banyak trader memanfaatkan Altcoin Season Index sebagai salah satu indikator untuk menentukan strategi investasi.

Secara umum, ketika indeks berada di bawah level 50, investor cenderung mengalihkan portofolio ke Bitcoin atau aset yang lebih defensif. Sebaliknya, apabila indeks naik di atas 75, kondisi tersebut biasanya menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko, termasuk altcoin.

Indikasi Dana Keluar

Bagi investor ritel maupun institusi, Altcoin Season Index memberikan gambaran mengenai psikologi pasar berdasarkan data.

Apabila indeks terus turun hingga di bawah level 40, kondisi tersebut dapat mengindikasikan arus dana mulai keluar dari altcoin secara lebih luas. Sebaliknya, jika indeks kembali naik di atas 50, hal itu bisa menjadi sinyal pulihnya kepercayaan investor terhadap aset kripto selain Bitcoin.

Saat ini, dengan posisi indeks di level 45, pasar masih berada dalam fase transisi. Arah pergerakan selanjutnya diperkirakan sangat bergantung pada kinerja harga Bitcoin serta perkembangan kondisi ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.

Meski demikian, pelaku pasar diingatkan agar tidak hanya mengandalkan Altcoin Season Index dalam mengambil keputusan investasi. Investor juga perlu memperhatikan indikator lain seperti volume perdagangan, aktivitas jaringan blockchain, hingga perkembangan regulasi aset kripto untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai arah pasar.

Dengan demikian, penurunan Altcoin Season Index ke level 45 belum dapat dijadikan sinyal pasti mengenai arah pasar. Namun, indikator tersebut menunjukkan bahwa dalam kondisi saat ini, investor masih cenderung memilih Bitcoin dibandingkan altcoin.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |