Mahasiswa Kritik Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas Makassar

17 hours ago 6

Makassar, CNN Indonesia --

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengkritisi pengamanan super ketat dari pihak kepolisian di sekitar area kampus saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/5).

Mereka pun meminta pihak kepolisian untuk meninggalkan area sekitar kampus tersebut.

Pantauan CNNIndonesia.com pada siang tadi di depan kampus UNM terlihat sejumlah petugas kepolisian baik yang berpakaian preman maupun berseragam lengkap dengan senjata pelontar gas air mata tengah melakukan pengamanan di sekitar kampus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti pengamanan pihak kepolisian di kampus UNM yang dianggap berlebihan dan mengganggu kondisi psikologis dari mahasiswa yang melakukan kegiatan di dalam kampus.

"Atas perintah siapa ini, kalau mau lakukan pengamanan silahkan ke Papua, di sana banyak masalah. Jangan di wilayah kampus," kata orator aksi, Sabtu (2/5).

Massa mahasiswa menegaskan kampus sebagai tempat berkreasi dan mengeluarkan ide-ide kritis terhadap segala kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat.

"Kampus tempatnya orang-orang berpikir, bukan anarkis, kenapa kalian mengamati kampus dengan banyak barikade dan banyak petugas kepolisian," ungkap orator.

Mahasiswa sebelumnya menggelar aksi peringatan Hardiknas di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin. Namun, setelah itu mereka merasa kaget banyaknya petugas kepolisian yang berada di sekitar kampus UNM.

Mahasiswa pun mendesak agar petugas kepolisian segera meninggalkan lokasi sekitar kampus UNM.

"Jangan menebar ketakutan kepada mahasiswa, kami melaksanakan unjuk rasa secara damai, seolah kami akan melakukan anarkis dengan pengamanan yang banyak petugas di depan kampus," katanya.

Hingga pukul 18.22 WITA, petugas kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar area kampus UNM. Pengamanan tetap dilakukan meski cuaca di Makassar saat ini tengah diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Penjelasan Kapolrestabes

Saat dikonfirmasi, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan kendaraan dan personel ditempatkan di sekitar kampus UNM, karena pertimbangan akses jalan yang lebih besar.

"Kalau untuk UNM sendiri memang kita taruh kendaraan kendaraan kepolisian di situ, karena jalannya paling besar, kalau ditutupkan agak repot," kata Arya kepada CNNIndonesia.com.

Menurutnya jika jalanan umum yang diakses masyarakat ditutup karena parkiran kendaraan taktis polisi, nanti merugikan warga yang tengah beraktivitas hari ini.

"Penjagaan sama ketat di mana pun, tapi khusus di UNM memang kita menaruh kendaraan biar untuk mengantisipasi kemacetan gitu," katanya.

Kemudian kata Arya pihaknya juga dengan cepat mengantisipasi mahasiswa-mahasiswa yang tengah berunjuk rasa di beberapa titik di Jalan AP Pettarani jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Antisipasi kemacetan dan antisipasi mahasiswa-mahasiswa yang melaksanakan rasa," katanya.

Sementara itu, Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi.

(mir/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |