Liputan6.com, Jakarta - Tanaman di kamar sering dianggap sebagai cara mudah untuk menghadirkan suasana segar, alami, dan menenangkan di dalam rumah. Banyak orang menempatkan berbagai tanaman hias di dekat tempat tidur karena percaya tanaman dapat membantu meningkatkan kualitas udara sekaligus mempercantik ruangan.
Selain memberikan nilai estetika, tanaman juga identik dengan kehidupan, pertumbuhan, dan energi positif. Tak heran jika tren dekorasi interior modern banyak mengandalkan tanaman indoor sebagai elemen utama untuk menciptakan ruang yang nyaman dan sehat.
Namun, tidak semua ahli sepakat bahwa tanaman cocok ditempatkan di setiap sudut rumah. Dalam praktik feng shui, kamar tidur justru menjadi salah satu ruangan yang sering dianggap kurang ideal untuk meletakkan tanaman. Mengapa demikian? Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (10/6/2026).
1. Tanaman Melambangkan Energi Pertumbuhan yang Aktif
Salah satu alasan utama tanaman dianggap kurang cocok berada di kamar tidur berasal dari sifat energinya. Menurut ahli feng shui Dana Claudat yang dikutip oleh BHG Australia (bhg.com.au), tanaman merupakan simbol pertumbuhan dan aktivitas.
Ia menjelaskan bahwa tanaman membawa energi yang terus bergerak dan berkembang. Sementara itu, kamar tidur dirancang sebagai ruang yang pasif, tenang, dan digunakan untuk beristirahat.
Dalam feng shui, keseimbangan energi sangat penting. Ketika energi aktif dari tanaman terlalu dominan di ruang istirahat, sebagian praktisi meyakini hal tersebut dapat mengganggu suasana rileks yang seharusnya tercipta di kamar tidur.
2. Unsur Kayu Dinilai Terlalu Ekspansif untuk Area Istirahat
Menurut ulasan para ahli feng shui di The Spruce, tanaman hidup mewakili unsur kayu atau wood element. Unsur ini identik dengan pertumbuhan, ekspansi, kreativitas, dan perkembangan.
Energi kayu digambarkan seperti tunas yang terus tumbuh menembus tanah menuju cahaya. Karakter energi seperti ini dianggap sangat baik untuk ruang kerja, ruang belajar, atau area yang mendukung produktivitas.
Namun, bagi sebagian orang yang mudah gelisah atau memiliki kualitas tidur yang sensitif, energi yang terlalu aktif tersebut dianggap kurang mendukung suasana istirahat. Karena itulah beberapa praktisi feng shui menyarankan agar jumlah tanaman di kamar dibatasi atau bahkan dihindari sama sekali.
3. Kamar Tidur Seharusnya Menjadi Ruang yang Menenangkan
Dalam filosofi feng shui, kamar tidur merupakan tempat untuk memulihkan energi setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, elemen yang dipilih untuk mengisi ruangan sebaiknya mendukung ketenangan dan rasa nyaman.
BHG Australia menjelaskan bahwa kamar tidur idealnya memiliki energi yang lembut, stabil, dan tidak terlalu merangsang. Kehadiran banyak tanaman besar dapat menciptakan kesan visual yang ramai sehingga dianggap kurang sesuai dengan tujuan utama ruangan tersebut.
Bagi penganut feng shui tradisional, suasana kamar yang sederhana sering kali lebih dianjurkan dibandingkan ruangan yang dipenuhi dekorasi hidup dalam jumlah banyak.
4. Perawatan Tanaman Membawa Unsur Air
Alasan lain yang kadang dikemukakan oleh praktisi feng shui berkaitan dengan kebutuhan tanaman akan air. Tanaman hidup memerlukan penyiraman rutin sehingga menghadirkan unsur air ke dalam kamar tidur.
Dalam beberapa aliran feng shui, unsur air yang berlebihan di area istirahat dianggap dapat memengaruhi keseimbangan energi ruangan. Meski tidak semua praktisi memiliki pandangan yang sama, faktor ini menjadi salah satu pertimbangan mengapa sebagian ahli menyarankan agar tanaman ditempatkan di ruang lain seperti ruang keluarga atau teras.
5. Feng Shui Tidak Selalu Melarang Tanaman di Kamar
Menariknya, tidak semua ahli feng shui menentang keberadaan tanaman di kamar. The Spruce menjelaskan bahwa terdapat banyak aliran feng shui dengan interpretasi yang berbeda-beda.
Beberapa praktisi justru menilai tanaman dapat membawa energi kehidupan, kesegaran, dan kedekatan dengan alam yang bermanfaat bagi penghuni kamar. Energi kayu juga dikaitkan dengan kebaikan hati, fleksibilitas, serta pertumbuhan pribadi.
Karena itu, tidak ada aturan mutlak yang berlaku untuk semua orang. Respons setiap individu terhadap energi ruangan dapat berbeda.
6. Apakah Tanaman di Kamar Berbahaya untuk Kesehatan?
Selain alasan feng shui, beredar pula anggapan bahwa tanaman di kamar dapat menyebabkan keracunan karbon dioksida saat malam hari. Namun, pandangan ini tidak didukung oleh fakta ilmiah.
Menurut Science Focus, tanaman memang berhenti melakukan fotosintesis ketika tidak mendapatkan cahaya. Pada malam hari tanaman tetap melakukan respirasi yang menghasilkan karbon dioksida.
Meski demikian, jumlah karbon dioksida yang dihasilkan tanaman hias sangat kecil. Bahkan, tanaman berukuran normal yang diletakkan di kamar menghasilkan karbon dioksida jauh lebih sedikit dibandingkan manusia yang sedang tidur.
Artinya, keberadaan tanaman di kamar tidak akan menyebabkan keracunan karbon dioksida ataupun membahayakan kesehatan penghuni ruangan.
7. Faktor Lain yang Lebih Berpengaruh terhadap Kualitas Tidur
Menurut feng shui, kualitas tidur ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan tanaman. Ahli feng shui Laura Cerrano yang dikutip BHG Australia menyebutkan bahwa posisi tempat tidur memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap keseimbangan energi kamar.
Tempat tidur idealnya ditempatkan dengan ruang yang relatif seimbang di kedua sisinya dan tidak menempel langsung ke salah satu dinding. Penataan seperti ini dipercaya membantu menciptakan rasa stabil dan harmonis.
Selain itu, pemilihan warna kamar, pencahayaan, hingga posisi cermin juga sering menjadi perhatian dalam feng shui. Misalnya, cermin yang menghadap langsung ke tempat tidur diyakini dapat memperkuat energi tertentu yang berpotensi mengganggu ketenangan penghuni kamar.
Jadi, Bolehkah Menaruh Tanaman di Kamar?
Jawabannya kembali pada kebutuhan dan kenyamanan masing-masing individu. Jika Anda memiliki tanaman di kamar dan tetap dapat tidur nyenyak, para ahli feng shui modern menilai hal tersebut belum tentu menjadi masalah.
The Spruce bahkan menyarankan untuk mengamati sendiri dampaknya terhadap kualitas tidur dan suasana hati. Jika keberadaan tanaman membuat Anda merasa lebih tenang, segar, dan nyaman, maka tanaman tersebut bisa saja memberikan pengaruh positif.
Namun, jika kamar terasa sesak, sulit rileks, atau Anda sangat sensitif terhadap perubahan suasana ruangan, mengurangi jumlah tanaman mungkin layak dicoba.
Tanya Jawab Seputar Tanaman di Kamar
1. Apakah tanaman di kamar dilarang dalam feng shui?
Tidak sepenuhnya. Beberapa aliran feng shui menyarankan untuk menghindarinya, sementara aliran lainnya justru menganggap tanaman dapat membawa energi kehidupan yang positif.
2. Mengapa ahli feng shui tidak menyarankan tanaman di kamar?
Karena tanaman melambangkan pertumbuhan dan energi aktif, sedangkan kamar tidur idealnya menjadi ruang yang tenang dan pasif untuk beristirahat.
3. Apakah tanaman di kamar menghasilkan karbon dioksida saat malam hari?
Ya, tanaman melakukan respirasi pada malam hari. Namun jumlah karbon dioksida yang dihasilkan sangat kecil dan tidak membahayakan manusia.
4. Apakah tanaman bisa meningkatkan kualitas udara di kamar?
Beberapa tanaman dapat membantu meningkatkan kualitas udara dan memberikan kesan ruangan yang lebih segar serta nyaman.
5. Jika ingin menaruh tanaman di kamar, apa yang perlu diperhatikan?
Pilih tanaman yang sehat, ukurannya sesuai dengan ruangan, mudah dirawat, serta tidak membuat kamar terasa penuh atau sesak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500489/original/022807000_1770867684-teras_tanaman_gantung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8223659/original/069007800_1781083882-HL_labu_siam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458218/original/099886900_1767074477-Kebun_Sayur_Pakcoy_dari_Botol_Bekas_yang_Cocok_untuk_Hiasan_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5679604/original/007246400_1778550162-Mengisi_Komposter_dengan_Sampah_Dapur_untuk_Produksi_Kompos_Organik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8219785/original/026566100_1781079637-12507929037726044652.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479621/original/000370000_1768982794-Untitled_design__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220877/original/033895200_1781080770-ChatGPT_Image_Jun_10__2026__03_39_11_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507957/original/059008100_1771559670-unnamed-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8214687/original/051133200_1781074197-Pagar_Minimalis_untuk_Rumah_yang_Punya_Kucing_agar_Tidak_Mudah_Kabur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8218962/original/025823000_1781078637-Rumah_Kampung_Kombinasi_Batu_Andesit_dan_Kusen_Hitam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8211813/original/029692200_1781071055-Pagar_Rumah_Pinggir_Sawah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8216857/original/010336500_1781076546-Ide_Surjan_dengan_Pohon_Buah_di_Sawah_yang_Bisa_Menambah_Penghasilan_Petani.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5835587/original/046028800_1778737755-Gemini_Generated_Image_81ucyn81ucyn81uc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7350967/original/007214000_1780132545-Jenis_Tanaman_Hias_Mini_untuk_Meja_Tamu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8204743/original/046994600_1781063485-14895242343023129380.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512845/original/071754400_1771995650-unnamed__100_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571236/original/016146700_1777611893-maggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7818952/original/087329800_1780637328-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_11.23.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8046921/original/025857600_1780889845-nangka.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554567/original/068681700_1776076465-integrated_farming_4.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771366/original/095377800_1710334195-Ilustrasi_cabai_rawit.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504344/original/010747100_1771232765-7b452ecb-d1e1-4445-9f54-69b3c15abe5f.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497562/original/015639100_1770635495-AP22097623749610.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453365/original/002796700_1766476109-Tanaman_Paprika_Merahh.jpg)
