15 Makanan Sumber Vitamin D yang Bisa Bantu Jaga Tulang Kuat dan Imunitas Optimal

20 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Vitamin D merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Selain diproduksi secara alami melalui paparan sinar matahari, kebutuhan vitamin D juga dapat dipenuhi dari berbagai makanan sumber vitamin D yang mudah ditemukan sehari-hari. Asupan vitamin D yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal, sehingga kesehatan tulang dan gigi tetap terjaga.

Tak hanya berkontribusi pada kekuatan tulang, vitamin D juga memiliki peran penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi serta menjaga fungsi otot dan saraf agar tetap bekerja dengan baik. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memenuhi kebutuhan vitamin D harian sehingga berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, ada beragam pilihan makanan yang kaya vitamin D dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam menu harian. Mulai dari ikan berlemak, telur, hingga produk olahan susu tertentu, setiap makanan menawarkan manfaat yang berbeda bagi tubuh. Simak 15 makanan sumber vitamin D yang dapat membantu menjaga tulang tetap kuat dan imunitas tetap optimal. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (10/06/2026).

Ikan Salmon

Ikan salmon, terutama jenis berlemak, dikenal sebagai salah satu sumber vitamin D yang sangat baik. Dalam setiap porsi 100 gram salmon budidaya, terkandung sekitar 526 IU vitamin D. Kandungan ini bahkan bisa lebih tinggi pada salmon liar, yang rata-rata mencapai 988 IU per porsi 100 gram. Salmon tidak hanya kaya akan vitamin D, tetapi juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi.

Selain itu, ikan ini juga menyediakan asam lemak omega-3 yang esensial untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, paru-paru, endokrin, dan kardiovaskular. Mengonsumsi ikan salmon secara teratur dapat berkontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan vitamin D harian Anda. Ini mendukung kesehatan tulang dan kekuatan otot, serta dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat mulai dari dibakar hingga sup yang enak.

Ikan Tuna

Ikan tuna, baik segar maupun kalengan, merupakan pilihan makanan sumber vitamin D yang praktis dan efektif untuk kesehatan tulang. Tuna kalengan populer karena rasanya disukai banyak orang dan kemudahan penyimpanannya. Satu kaleng ikan tuna umumnya mengandung sekitar 270 IU vitamin D.  Selain vitamin D, ikan tuna juga kaya akan folat, zat besi, dan vitamin B12 yang tinggi, efektif mencegah anemia. Jika membeli tuna kalengan, penting untuk memilih tuna kalengan berlabel "light" guna mengurangi risiko paparan merkuri.

Minyak Hati Ikan Kod

Minyak hati ikan kod adalah suplemen populer yang berfungsi sebagai sumber vitamin D  sangat baik, terutama bagi mereka yang kurang menyukai ikan. Satu sendok teh minyak hati ikan kod diperkirakan mengandung sekitar 448 IU vitamin D. Selain vitamin D, minyak hati ikan kod juga kaya akan vitamin A dan asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan otak.

Suplemen ini telah lama digunakan untuk mencegah serta mengobati defisiensi vitamin D pada anak-anak. Meskipun bermanfaat, konsumsi minyak hati ikan kod perlu diperhatikan karena vitamin A dapat menjadi racun dalam jumlah tinggi. Produk ini tersedia dalam bentuk suplemen kapsul maupun cairan.

Jamur

Jamur adalah satu-satunya sumber vitamin D nabati yang signifikan, dengan kemampuan mensintesis vitamin ini saat terpapar sinar matahari atau sinar UV. Jamur menghasilkan vitamin D2, berbeda dengan manusia yang memproduksi vitamin D3. Beberapa jenis jamur terutama yang telah terpapar sinar ultraviolet (UV), seperti jamur kancing, shiitake, dan portobello, dapat menjadi sumber vitamin D nabati yang baik.

Beberapa varietas bahkan mampu mengemas hingga 2.300 IU vitamin D per 100 gram. Mengonsumsi jamur merupakan pilihan ideal bagi vegetarian atau individu yang tidak mengonsumsi produk hewani untuk mendapatkan asupan vitamin D. Setiap 100 gram jamur portobello, misalnya, mengandung 10 IU vitamin D yang bermanfaat bagi tubuh.

Kuning Telur

Kuning telur merupakan salah satu makanan yang mengandung vitamin D secara alami. Dalam satu kuning telur terkandung sekitar 40 IU vitamin D, menjadikan telur utuh sebagai sumber nutrisi yang sangat bergizi. Kadar vitamin D dalam kuning telur dapat bervariasi, bergantung pada paparan sinar matahari dan kandungan vitamin D dalam pakan ayam.

Telur dari ayam yang diberi pakan diperkaya vitamin D bahkan bisa memiliki hingga 6.000 IU vitamin D per kuning telur. Sebagai sumber alami vitamin D, kuning telur berperan krusial dalam penyerapan kalsium yang esensial untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot. Selain itu, kuning telur juga menyediakan nutrisi penting lain seperti vitamin A dan zinc, yang mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Ikan Sarden

Ikan sarden termasuk dalam daftar makanan sumber vitamin D yang sangat baik, menjadikannya alternatif selain ikan salmon. Dalam setiap porsi 3,5 ons sarden, terdapat sekitar 193 IU vitamin D atau 24 persen dari rekomendasi kebutuhan harian. Kombinasi vitamin D dan kalsium alami pada sarden sangat mendukung pemeliharaan kesehatan tulang. Asupan kalsium dan vitamin D yang cukup dari sarden dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit tulang, terutama yang berkaitan dengan usia, seperti osteoporosis.

Ikan Makarel

Ikan makarel adalah jenis ikan laut populer dan merupakan sumber vitamin D yang baik. Dalam 3 ons makarel, terkandung sekitar 16,1 mikrogram (mcg) vitamin D, dengan setiap 100 gramnya menyediakan 366 IU vitamin D. Dengan mengonsumsi ikan makarel secara rutin, kebutuhan vitamin D dan kalsium tubuh dapat terpenuhi. Hal ini krusial untuk mencegah osteoporosis, baik pada anak-anak dalam masa pertumbuhan maupun orang dewasa yang lanjut usia.

Susu Sapi Fortifikasi

Susu fortifikasi adalah produk susu yang telah diperkaya dengan penambahan zat gizi mikro seperti vitamin (A, D, dan B kompleks) dan mineral (kalsium, zat besi, zinc, atau iodium). Proses ini bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi, melengkapi kebutuhan nutrisi harian, dan mencegah defisiensi gizi atau kekurangan vitamin tertentu.

Susu fortifikasi menawarkan cara yang mudah dan efektif untuk meningkatkan asupan vitamin D harian. Untuk memastikan apakah produk susu telah ditambahkan vitamin D, konsumen disarankan untuk selalu memeriksa tabel komposisi pada kemasan. Susu fortifikasi bersama dengan kalsium, berkontribusi dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Sereal Fortifikasi

Beberapa sereal sarapan telah diperkaya dengan vitamin D, menjadikannya pilihan praktis untuk memulai hari dengan asupan nutrisi ini. Mengonsumsi sereal fortifikasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mendapatkan mikronutrien yang cukup dalam diet Anda. Satu cangkir sereal gandum yang diperkaya mengandung 145 IU vitamin D (18% AKG), sementara sereal beras yang diperkaya menyediakan 85 IU vitamin D (11% AKG). Penting untuk selalu memeriksa label nutrisi pada kemasan sereal untuk memastikan kandungan vitamin D-nya.

Jus Jeruk Fortifikasi

Jus jeruk yang diperkaya vitamin D merupakan alternatif baik, terutama bagi individu yang tidak mengonsumsi susu. Produk fortifikasi seperti jus jeruk menyediakan cara yang nyaman untuk meningkatkan asupan vitamin D. Ini sangat bermanfaat bagi individu dengan alergi susu atau preferensi diet tertentu. Untuk memastikan kandungan vitamin D, konsumen harus selalu memeriksa label nutrisi pada kemasan produk. Jus jeruk fortifikasi dapat menjadi bagian dari diet seimbang untuk mendukung kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, mengombinasikannya dengan lemak sehat dapat meningkatkan penyerapan vitamin D.

Hati Sapi

Hati sapi juga merupakan sumber vitamin D, meskipun jumlahnya tidak sebesar ikan berlemak. Selain vitamin D, hati sapi kaya akan nutrisi penting lainnya seperti vitamin A, zat besi, dan folat. Karena hati sangat padat nutrisi, disarankan untuk mengonsumsinya sesekali saja. Untuk menjaga kandungan nutrisinya, pastikan proses pengolahan dilakukan dengan baik. 

Keju Fortifikasi

Beberapa jenis keju juga dapat mengandung vitamin D, terutama yang diproduksi dari susu yang telah difortifikasi.  Manfaat keju diperoleh dari berbagai kandungannya, seperti kalsium, zinc, fosfor, vitamin A, dan vitamin D, yang meningkatkan penyerapan kalsium dan penting untuk kepadatan tulang. Penting untuk memilih keju rendah lemak dan garam, seperti keju ricotta dan keju cottage, untuk mendapatkan manfaat kesehatan optimal. 

Yogurt Fortifikasi

Banyak produk susu, seperti yogurt, telah diperkaya dengan vitamin D, menjadikannya cara yang baik untuk mendapatkan nutrisi ini. Yogurt fortifikasi sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang mencari alternatif selain susu cair. Untuk memastikan kandungan vitamin D, konsumen disarankan untuk selalu memeriksa label informasi gizi pada kemasan produk. Fortifikasi yogurt dengan vitamin D merupakan strategi efektif untuk meningkatkan asupan vitamin D di populasi, sekaligus menyediakan nutrisi penting lainnya seperti kalsium dan protein.

Ikan Herring

Ikan herring adalah salah satu jenis ikan berlemak yang merupakan sumber vitamin D baik. Ikan ini sering diolah dengan cara diasap atau diasamkan, dikenal sebagai sumber vitamin D dari laut yang cukup tinggi. Selain vitamin D, ikan herring juga mengandung lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh. Ikan herring dan sarden sering dikelompokkan bersama sebagai sumber vitamin D yang baik. Mengonsumsi ikan herring dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan otot, serta menyediakan asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan kulit. 

Oatmeal Fortifikasi

Banyak sereal sarapan dan oatmeal juga diperkaya dengan vitamin D, menjadikannya pilihan praktis untuk memulai hari dengan asupan nutrisi ini. Oatmeal fortifikasi adalah produk yang telah ditambahkan vitamin D untuk meningkatkan nilai gizinya. Seperti susu, beberapa oatmeal diperkaya dengan vitamin D. Apabila Anda menjadikan oatmeal sebagai sumber harian vitamin D, pastikan untuk memeriksa label di setiap produk untuk mengetahui nilai asupan per porsi. Fortifikasi makanan pokok seperti oatmeal menyediakan cara yang mudah diakses dan nyaman untuk meningkatkan asupan vitamin D populasi, terutama jika paparan sinar matahari terbatas.

Pertanyaan Seputar Makanan Sumber Vitamin D

1. Apa fungsi utama vitamin D bagi tubuh? Peran utamanya adalah membantu penyerapan kalsium dan fosfat di usus, dua mineral yang sangat vital untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat.

2. Selain dari makanan, dari mana lagi vitamin D bisa didapatkan? Sumber utama vitamin D adalah paparan sinar matahari langsung, yang memicu produksi alami di kulit.

3. Berapa kebutuhan vitamin D harian untuk orang dewasa? Anak-anak dan orang dewasa rata-rata membutuhkan sekitar 15 mikrogram (mcg), atau setara 600 IU, vitamin D per hari.

4. Apakah jamur merupakan sumber vitamin D yang baik untuk vegetarian? Oleh karena itu, jamur, seperti jamur tiram, bisa menjadi salah satu pilihan makanan yang mengandung vitamin D, terutama untuk Anda yang tidak mengonsumsi daging hewan atau vegetarian.

5. Mengapa penting untuk memeriksa label pada makanan fortifikasi? Membaca label nutrisi pada kemasan sangat disarankan untuk mengetahui jumlah kandungan per sajian.

6. Apakah kekurangan vitamin D dapat memengaruhi suasana hati? Selain untuk menjaga kesehatan fisik, vitamin D juga membantu mengurangi gangguan kecemasan, menjaga suasana hati agar tetap bahagia, dan cegah depresi.

7. Jenis ikan apa saja yang dikenal kaya akan vitamin D? Ikan seperti salmon, tuna, makarel, sarden, dan ikan hering mengandung vitamin D dalam jumlah signifikan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |