Australia Bekukan Registrasi Cryptolink, 96 ATM Kripto Resmi Offline

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Regulator kejahatan keuangan Australia, AUSTRAC, membekukan registrasi Cryptolink Pty Ltd sebagai penyedia layanan aset virtual atau virtual asset service provider (VASP) selama 3 bulan mulai Minggu (9/8/2026).

Keputusan tersebut membuat seluruh jaringan 96 ATM kripto milik Cryptolink di Australia harus berhenti beroperasi sementara.

Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (10/8/2026), langkah AUSTRAC ini menjadi eskalasi terbaru dari sengketa kepatuhan yang telah berlangsung sejak akhir 2025. Regulator menilai Cryptolink gagal memenuhi kewajiban pelaporan dasar, khususnya terkait threshold transaction reports atau laporan transaksi bernilai besar.

Laporan tersebut penting untuk membantu otoritas melacak aliran dana yang berpotensi terkait aktivitas ilegal, termasuk pencucian uang dan penipuan keuangan.

AUSTRAC menegaskan bahwa tindakan ini merupakan suspensi registrasi, bukan pencabutan permanen atau putusan pidana terhadap Cryptolink. Artinya, perusahaan masih memiliki peluang untuk memulihkan status registrasinya setelah menyelesaikan masalah kepatuhan yang dipermasalahkan regulator.

Dengan berlakunya suspensi tersebut, Cryptolink tidak lagi memiliki kewenangan untuk menyediakan layanan aset virtual selama periode pembekuan berlangsung.

Bagi pengguna ATM kripto milik perusahaan itu, penghentian operasional berarti transaksi melalui mesin tersebut tidak dapat dilakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari Cryptolink maupun AUSTRAC.

Tidak Menanggapi Permintaan Regulator

Menurut AUSTRAC, masalah utama bukan hanya kegagalan menyampaikan laporan transaksi ambang batas, tetapi juga karena Cryptolink disebut tidak menanggapi permintaan informasi dari regulator.

Laporan transaksi bernilai besar merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (AML/CTF). Jika penyedia layanan aset virtual berhenti menyampaikan laporan tersebut, otoritas kehilangan visibilitas terhadap transaksi yang berpotensi mencurigakan.

Meski demikian, AUSTRAC tidak merinci secara lengkap cakupan kekurangan pelaporan Cryptolink selain masalah threshold transaction reports dan permintaan informasi yang tidak dijawab.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena ATM kripto dinilai memiliki risiko tinggi disalahgunakan untuk penipuan, pencucian uang, dan aktivitas money mule.

Melalui Crypto Taskforce, AUSTRAC sebelumnya juga telah mengaitkan penggunaan ATM kripto dengan hasil kejahatan penipuan digital yang semakin marak di Australia.

Pemerintah Australia dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan pendekatan yang semakin agresif terhadap pengawasan industri kripto, termasuk dalam penegakan aturan kepatuhan bagi operator aset digital.

Sanksi Sebelumnya

Suspensi registrasi ini memperkuat tindakan pengawasan yang sebelumnya sudah dijatuhkan kepada Cryptolink.

Pada 30 Oktober 2025, AUSTRAC pernah menerbitkan infringement notice senilai 56.340 dolar Australia dan menerima court-enforceable undertaking terkait kekurangan kepatuhan AML/CTF perusahaan tersebut.

Langkah terbaru ini mengindikasikan bahwa upaya perbaikan yang sebelumnya disepakati regulator dianggap belum memadai.

Bagi pelanggan Cryptolink, perhatian utama kini tertuju pada akses terhadap dana, transaksi yang masih tertunda, serta jadwal pemulihan layanan sebelum masa suspensi berakhir.

Sementara bagi industri kripto secara luas, kasus ini menjadi sinyal bahwa ATM kripto akan terus menjadi fokus pengawasan regulator Australia. Operator diperkirakan akan menghadapi pemeriksaan yang lebih ketat terkait kualitas pelaporan dan kepatuhan terhadap aturan AML/CTF.

Di tengah perkembangan tersebut, Bitcoin yang menjadi aset utama di sebagian besar ATM kripto diperdagangkan di kisaran US$ 65.036. Namun, pergerakan harga bukan menjadi faktor utama dalam kasus ini, melainkan risiko penegakan regulasi dan kepatuhan operasional.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada apakah Cryptolink mampu memenuhi tuntutan perbaikan AUSTRAC dan mendapatkan kembali registrasi VASP setelah masa suspensi 3 bulan berakhir.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |