Liputan6.com, Jakarta Sunscreen atau tabir surya kini menjadi produk wajib dalam rutinitas perawatan kulit harian. Namun, satu pertanyaan kerap membingungkan banyak orang, yakni apakah sunscreen boleh dipakai malam hari.
Pertanyaan ini semakin relevan di era digital, saat layar gadget dan lampu LED memancarkan cahaya nyaris sepanjang waktu. Sebagian orang menduga perlindungan dari tabir surya tetap dibutuhkan meski matahari sudah terbenam.
Untuk menjawab apakah sunscreen boleh dipakai malam hari, ulasan berikut menyajikan penjelasan mulai dari fungsi dasar hingga alternatif perawatan yang lebih tepat. Semua dirangkum dari lembaga dermatologi, dokter kulit, dan jurnal ilmiah tepercaya.
Sebagaimana dikutip dari Boston University, para dermatolog menegaskan bahwa setiap orang tetap membutuhkan tabir surya, kendati muncul klaim di media sosial yang menyebut sebaliknya. Karena itu, memahami peran sebenarnya dari tabir surya menjadi langkah awal sebelum memutuskan kapan produk ini perlu digunakan.
Apa Itu Sunscreen dan Fungsi Utamanya
![[Fimela] Sunscreen](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/bUNgSrGNpqm82rsUAhmOiTxD3y4=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2574234/original/023201800_1546522831-rawpixel-797133-unsplash.jpg)
Perbesar
Sunscreen adalah produk perawatan kulit yang dirancang khusus untuk melindungi kulit dari radiasi ultraviolet. Tabir surya diformulasikan untuk melindungi kulit dari radiasi UV, khususnya sinar UVA dan UVB. Kedua jenis sinar inilah yang paling sering memicu masalah kulit, sehingga memahami fungsi sunscreen untuk wajah menjadi penting.
Cara kerjanya bergantung pada jenisnya. Sunscreen kimia (chemical) bekerja dengan menyerap sinar UV, sementara sunscreen mineral atau fisik memantulkan cahaya menjauhi kulit, termasuk sinar UV maupun blue light. Perbedaan mekanisme ini kelak turut menentukan seberapa relevan sebuah produk dipakai di luar siang hari.
Manfaat rutin memakai tabir surya sangat luas. Pemakaian teratur dapat mengurangi kerutan, garis halus, serta bintik penuaan yang muncul akibat kerusakan matahari, sekaligus menurunkan risiko kanker kulit yang merupakan kanker paling umum dan sangat berkaitan dengan paparan sinar UV. Tracy Evans, dokter kulit bersertifikat, dikutip dari AOL, menyatakan, "Langkah antipenuaan paling penting yang bisa Anda lakukan adalah memakai tabir surya setiap hari." Inilah alasan mengapa produk ini dianggap fondasi dari setiap manfaat sunscreen bagi kulit.
Agar perlindungan maksimal, pemilihan kadar SPF tak boleh diabaikan. American Academy of Dermatology merekomendasikan SPF 30 atau lebih tinggi agar perlindungan tetap memadai walau pemakaian cenderung kurang dari takaran ideal. Dr. Davis, dikutip dari American Academy of Dermatology, mengingatkan, "Dermatolog adalah para ahli dalam mendeteksi dan mencegah kanker kulit." Dengan pemahaman ini, kita bisa menilai lebih jernih soal memilih sunscreen yang tepat dan waktu penggunaannya.
Apakah Sunscreen Boleh Dipakai Malam Hari?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675780/original/057981500_1782718871-pexels-sora-shimazaki-5938242.jpg)
Perbesar
Jawaban singkatnya, boleh saja, tetapi pada umumnya tidak diperlukan. Pada dasarnya kulit tidak butuh tabir surya di malam hari karena fungsi utamanya memblokir sinar UV, sementara paparan UV alami turun hingga nol setelah matahari terbenam. Inilah inti dari pertanyaan apakah sunscreen boleh dipakai malam hari yang sering ditanyakan banyak orang.
Malam hari justru merupakan waktu kulit bekerja memperbaiki diri. Pada malam hari kulit secara alami melakukan regenerasi dan menyerap nutrisi dari serum serta pelembap. Sayangnya, memakai tabir surya sebelum tidur berpotensi kontraproduktif karena lapisan sunscreen dapat bertindak sebagai penghalang yang menghambat penyerapan bahan aktif dari skincare malam. Selain itu, kandungan filter di dalamnya berisiko menyumbat pori-pori sepanjang malam sehingga memicu jerawat atau iritasi.
Konsensus para ahli pun sejalan. Dermatolog secara umum menyarankan untuk tidak memakai sunscreen pada malam hari karena tidak sesuai dengan tujuan pembuatannya, yaitu melindungi kulit dari sinar UV di siang hari. Meski begitu, tidak perlu panik bila sesekali lupa membersihkannya, sebab mengenakan tabir surya semalaman satu kali kemungkinan besar tidak menimbulkan bahaya serius. Masalahnya lebih pada pemakaian sunscreen di malam hari yang menjadi mubazir dan membebani kulit tanpa memberi manfaat berarti.
Karena itu, alih-alih menumpuk tabir surya, fokus perawatan malam sebaiknya digeser ke hidrasi dan pemulihan. Prinsip ini juga selaras dengan anjuran memaksimalkan skincare di malam hari untuk regenerasi. Sebaliknya, di siang hari tabir surya tetap wajib, bahkan sunscreen tetap penting meski cuaca mendung.
Kelebihan dan Kekurangan Memakai Sunscreen di Malam Hari
Meski tidak wajib, ada situasi tertentu yang membuat sebagian orang tetap tertarik memakai tabir surya saat gelap, terutama karena isu cahaya biru. Penuaan dini dan hiperpigmentasi memang dipengaruhi faktor eksternal seperti radiasi ultraviolet dan blue light, sehingga muncul argumen soal proteksi tambahan. Berikut rangkuman kelebihan dan kekurangannya.
- Perlindungan dari blue light. Cahaya biru menembus lebih dalam dibanding sinar UV, mengganggu kolagen dan elastin, serta berkontribusi pada penuaan dini dan hiperpigmentasi. Tabir surya tertentu bisa membantu meredamnya bagi yang lama menatap layar. Simak pula bahasan tentang paparan gadget bisa bikin kulit kusam.
- Kandungan antioksidan dan pelembap. Beberapa produk hibrida diperkaya vitamin dan antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas serta menjaga kelembapan.
- Proteksi tambahan dari polusi. Formula tertentu turut menahan polutan, sehingga relevan bagi penghuni kota dengan kualitas udara buruk.
- Risiko pori tersumbat dan jerawat. Sunscreen, terutama formula kental, dapat mengendap berat di kulit sepanjang malam dan berpotensi menyumbat pori atau memicu breakout.
- Produk menjadi mubazir. Bahan SPF seperti zinc oxide atau oxybenzone tidak memberi manfaat tanpa adanya sinar UV yang perlu diblokir.
- Mengganggu bahan aktif malam. Malam adalah waktu kulit menyembuhkan diri, dan tabir surya dapat mengganggu kerja bahan seperti retinoid atau asam yang ditujukan untuk regenerasi.
- Membebani skin barrier. Melapisi kulit dengan sunscreen semalaman secara tidak perlu justru meningkatkan risiko pori tersumbat, khususnya pada kulit berminyak atau rentan jerawat.
Perlu dicatat, tidak semua produk mampu menahan cahaya biru. Mengutip Dermalogica, tabir surya fisik yang mengandung zinc oxide dapat membantu melindungi kulit dari blue light sekaligus dari sinar UV. Untuk gambaran lebih jauh soal risiko cahaya buatan, baca pula ulasan tentang dampak sinar biru dari HP dan gadget dan mengapa sering terpapar blue light berisiko memicu penuaan dini.
Kondisi Sunscreen Masih Dibutuhkan pada Malam Hari
Ada sejumlah skenario khusus yang membuat pemakaian tabir surya tetap masuk akal walau matahari telah terbenam. Mengacu pada riset yang dimuat International Journal of Cosmetic Science, sebuah formula tabir surya terbukti membantu melindungi kulit dari efek berbahaya paparan cahaya biru dalam pengujian in vivo. Berikut beberapa kondisi tersebut.
- Bekerja lama di depan layar. Bila menghabiskan waktu berjam-jam dengan laptop atau ponsel, proteksi terhadap cahaya biru bisa membantu. Ketahui lebih dulu apakah tabir surya melindungi kulit dari efek blue light sesuai kebutuhanmu.
- Berada di bawah cahaya buatan tertentu. dr. Piliang, dikutip dari Cleveland Clinic, menjelaskan, "Lampu neon di kantor kita pun menghasilkan sedikit sinar ultraviolet." Meski jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan sinar matahari, paparan UV dari beberapa jenis pencahayaan buatan tetap ada.
- Setelah prosedur dermatologi. Usai perawatan seperti chemical peel atau laser, sebagian dokter kulit menyarankan pemakaian SPF jangka pendek walau di dalam ruangan karena kulit baru menjadi sangat sensitif terhadap cahaya tidak langsung dari jendela.
- Terpapar sumber UV buatan. Jika berada di dekat tanning bed atau lampu UV pada malam hari, tabir surya dapat membantu melindungi kulit dari paparan spesifik tersebut.
- Kerja shift malam dengan pencahayaan khusus. Bekerja pada shift malam di bawah lampu UV buatan yang kuat, seperti di lingkungan industri atau fotografi, membuat pemakaian sunscreen bisa bermanfaat.
- Wilayah dengan matahari tengah malam. Orang yang tinggal di daerah dengan siang hari sangat panjang atau fenomena midnight sun mungkin masih menghadapi paparan UV hingga larut.
Sebagaimana disampaikan Kementerian Komunikasi dan Informatika, sinar biru atau blue light adalah sinar tampak dengan panjang gelombang pendek sekitar 415 hingga 455 nm dan tingkat energi tinggi yang berasal dari beragam alat elektronik. Meski demikian, untuk situasi umum, pemakaian pada siang hari tetap paling penting, termasuk memahami waktu yang tepat untuk reapply dan cara pakai sunscreen yang benar. Perlu diingat pula, paparan sinar biru gadget bisa merusak kulit wajah jika berlangsung terlalu lama.
Rutinitas Skincare Malam yang Lebih Tepat daripada Sunscreen
Jika tujuannya murni merawat kulit, malam hari lebih baik diisi produk yang mendukung pemulihan ketimbang tabir surya. Malam adalah saat kulit memperbaiki dan meregenerasi diri, bukan waktunya perlindungan dari sinar matahari. Berikut urutan rutinitas malam yang bisa diikuti, yang selaras dengan panduan urutan pakai skincare malam yang benar.
- Pembersihan ganda (double cleansing). Metode ini membantu menghapus riasan, mengurangi kemungkinan pori tersumbat, dan menghilangkan penumpukan minyak. Pelajari cara melakukan cara double cleansing yang benar agar terhindar jerawat, dimulai dari double cleansing berbahan minyak lalu sabun berbasis air.
- Toner. Toner membantu menyeimbangkan pH kulit dan mempersiapkannya menerima serum serta produk perawatan berikutnya.
- Serum. Gunakan perawatan tertarget seperti vitamin C, hyaluronic acid, atau retinol pada malam hari. Pahami peran serum agar pemilihannya sesuai kebutuhan kulit.
- Pelembap atau krim malam. Pelembap malam yang mengandung hyaluronic acid, peptida, ceramide, dan retinoid mendukung hidrasi, sintesis kolagen, serta pembaruan sel saat tidur.
- Krim mata (eye cream). Krim mata membantu mengurangi puffiness, menyamarkan lingkaran hitam, dan menghaluskan garis halus di area yang tipis dan sensitif.
Susunan ini bekerja optimal karena saat tidur proses regenerasi kulit berlangsung lebih maksimal, dan produk skincare bekerja lebih efektif ketika kulit tidak terpapar sinar matahari maupun polusi. Bila ingin menata langkah dari pagi sampai malam, tinjau kembali urutan basic skincare pagi dan malam, sekaligus kenali tanda penuaan dini dan berbagai efek paparan sinar UV berlebih yang perlu diwaspadai.
Kesimpulannya, memakai tabir surya di malam hari tidak wajib dan pada umumnya mubazir, kecuali dalam kondisi khusus seperti paparan cahaya buatan intensitas tinggi, pemakaian layar berjam-jam, atau setelah prosedur medis atas anjuran dokter. Fokuskan malam hari untuk membersihkan wajah secara menyeluruh, menghidrasi, dan memberi kesempatan kulit beregenerasi, lalu simpan pemakaian sunscreen untuk pagi hingga sore hari agar kulit tetap sehat, cerah, dan terlindungi saat benar-benar dibutuhkan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sunscreen Malam Hari
Apakah boleh memakai sunscreen saat tidur?
Sebaiknya tidak. Selalu bersihkan tabir surya sebelum tidur, karena membiarkannya semalaman dapat memerangkap kotoran dan minyak, meningkatkan risiko breakout, serta menurunkan efektivitas skincare malam. Lakukan pembersihan wajah yang benar agar pori tidak tersumbat.
Kapan waktu yang tepat untuk memakai sunscreen?
Pagi hari sebelum beraktivitas. Anjuran umumnya adalah mengoleskan SPF 30 atau lebih tinggi, memberi waktu sekitar 15 menit agar menyerap sebelum keluar, dan mengaplikasikan ulang setiap dua jam. Reapply lebih sering diperlukan bila berkeringat atau berenang.
Apakah sunscreen bisa melindungi kulit dari blue light?
Hanya jenis tertentu. Tabir surya mineral berpigmen (tinted) dengan kandungan iron oxide menawarkan perlindungan cahaya biru yang lebih baik dibanding sunscreen kimia biasa. Jadi, tidak semua produk memberi proteksi setara terhadap blue light.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304911/original/024712700_1784776854-yz0WT3jX60vnLWCxInK3Crf7HwN9JQvDwwMrZYHs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306631/original/083869900_1784885911-434fa82e-63b7-4c56-a6f8-d95aa1ea7f1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306614/original/043684700_1784885462-5834db8e-fa87-4f20-9e93-9bdab67e7f97.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304910/original/004151200_1784776853-wY5NROapdzWGCO8OAzbHV5dJyz3WjRn4mjliZSnk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306721/original/022939400_1784892262-41a55325-be5b-4c90-9d28-902da77f5e5f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304923/original/021886400_1784776877-8ztnovT5CMVvAaq4cn0MW0eo3qps6TBSp0mCZwM9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306619/original/064527200_1784885765-caroline-lm-JiBssiZVPZA-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304392/original/081715000_1784714004-392b3fe4-91aa-4393-a901-ef5b92d41e01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304912/original/028665900_1784776855-owNCaNDxBuRebpV3dB7efCKGCFEjXZX7u5x1RJVG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304925/original/041164300_1784776879-NYUEaB9jmN8vkHOhnDWODBzTBkF9mRYu8ovsWVrf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3466992/original/057073800_1622170222-mockup-graphics-Ox_u9F-UqPI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304919/original/013350500_1784776872-tz5tbKofFOL3SPgABVaWRuS0TgC7Uqu3YQmBijKl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813155/original/075801700_1714054518-top-view-trash-cooking-concept__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4844429/original/040483400_1716824032-wesual-click-LymX5D2sSWM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304914/original/046114100_1784776857-t7XNh8SpvTgPCMOyUvxvwvdKrMH8BOq7G3fSvcYZ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304905/original/069192800_1784776845-fp3LgQYsnlYFDnixyEWqKLsun1JgibWlFFSSUCv0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5180461/original/051182800_1743762686-lesbian-couple-spending-time-together-outdoors_23-2149156869.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306182/original/048948100_1784866493-d3d75b9a-1203-485b-88d6-863290e94d00.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306160/original/024265500_1784865224-Gemini_Generated_Image_7khwni7khwni7khw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324064/original/018790800_1755839110-brunette-woman-sitting-desk-surrounded-with-gadgets-papers.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488914/original/060208200_1769769767-Gemini_Generated_Image_gzkq69gzkq69gzkq.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547657/original/046072000_1775466242-Inspirasi_Meja_Taman_dari_Batu_dan_Kayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483966/original/078092000_1769410020-Jeruk_Calamondin__Si_Kecil_Pembawa_Keberuntungan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436756/original/083213400_1765185072-messy-interior-full-clothing.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4424747/original/096223300_1683862013-close-up-hands-holding-tablet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522804/original/077638900_1627384184-photo-1556561694-71a2170d3d12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
