Liputan6.com, Jakarta - Rumah adalah tempat berlindung, beristirahat, dan menghabiskan waktu bersama orang tercinta. Namun, tidak semua rumah terasa nyaman; banyak faktor yang memengaruhi kenyamanan sebuah hunian, mulai dari tata letak, pencahayaan, warna, hingga tekstur dan dekorasi. Menurut penelitian, ruang yang berantakan dan tidak tertata dengan baik dapat meningkatkan stres dan kecemasan.
Artikel ini akan membahas 10 tips menata rumah agar nyaman berdasarkan prinsip desain interior, psikologi lingkungan, dan pengalaman praktis. Dengan menerapkan tips ini, rumah Anda tidak hanya terlihat indah, tetapi juga terasa hangat, menenangkan, dan benar-benar menjadi tempat yang ingin Anda tinggali.
Berikut adalah 10 tips menata rumah agar nyaman yang bisa Anda terapkan segera, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (18/6/2026).
1. Mulai dari Fungsi Ruang dengan Mengenali Aktivitas Anda
Tips menata rumah yang pertama adalah memahami fungsi setiap ruangan karena rumah yang nyaman adalah rumah yang mendukung aktivitas penghuninya. Jika Anda sering bekerja dari rumah, ciptakan area kerja yang terang, rapi, dan minim gangguan. Sebaliknya, jika Anda suka memasak, tata dapur agar peralatan mudah dijangkau dan meja tidak cepat penuh, atau jika suka berkumpul, buat ruang keluarga yang hangat dan terbuka.
Rumah yang mencerminkan kepribadian tidak harus penuh dengan dekorasi yang berlebihan. Ruangan yang ditata sesuai dengan kebiasaan pemilik justru akan terasa lebih natural dan nyaman digunakan. Bagi orang yang lebih menyukai ketenangan, membuat ruangan terasa sederhana, bersih, dan tidak terlalu ramai adalah kunci utama untuk menciptakan suasana rumah yang restoratif.
Dalam prosesnya, Anda perlu mengidentifikasi kebiasaan utama di setiap ruang agar penempatan furnitur benar-benar fungsional. Dengan menyelaraskan fungsi ruang dan aktivitas, rumah akan terasa lebih efisien dan tidak mudah berantakan. Hal ini membuat penghuni merasa lebih betah karena rumah benar-benar mewadahi kebutuhan sehari-hari mereka.
2. Pilih Warna yang Mencerminkan Kepribadian
Warna memiliki peran yang sangat besar dalam membangun suasana atau mood di dalam rumah. Bagi Anda yang menyukai ketenangan, pemilihan warna-warna netral seperti putih hangat, krem, cokelat muda, abu-abu lembut, atau hijau sage sangat direkomendasikan. Warna-warna ini memberikan efek menenangkan yang membantu pikiran lebih rileks setelah beraktivitas.
Sementara itu, jika Anda adalah orang yang ekspresif, jangan ragu untuk menambahkan warna-warna cerah ke dalam ruangan. Anda bisa menyematkan warna tersebut melalui aksesoris seperti bantal sofa, karpet, lukisan, atau dekorasi kecil lainnya. Penempatan warna cerah sebagai aksen akan memberikan energi pada ruangan tanpa membuatnya terasa berlebihan atau melelahkan mata.
Anda tidak perlu mengubah seluruh interior rumah untuk mendapatkan suasana baru. Perubahan kecil pada warna kain, pajangan, atau aksesoris rumah sudah cukup efektif untuk membuat ruangan terasa lebih personal. Kuncinya adalah memilih palet warna yang membuat Anda merasa nyaman dan betah, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang populer di media sosial.
3. Lapisi Ruang Secara Vertikal
Kesalahan umum yang sering terjadi dalam menata rumah adalah menempatkan semua elemen dekorasi pada satu ketinggian yang sama, yakni di bawah garis mata. Akibatnya, ruangan seringkali terasa datar dan kurang memiliki dimensi. Untuk mengatasinya, Anda perlu memberikan "perjalanan" visual bagi mata dengan mendistribusikan dekorasi mulai dari area lantai hingga mencapai langit-langit.
Anda bisa menerapkan konsep ini dengan menggunakan tanaman tinggi seperti olive tree atau tanaman gantung untuk mengisi ruang vertikal yang kosong. Selain itu, penggunaan rak buku, cermin tinggi, atau karya seni yang dipasang pada ketinggian yang tepat akan membantu mata bergerak secara alami ke atas. Penempatan elemen-elemen ini akan memberikan rasa kedalaman dan volume pada ruangan yang sebelumnya tampak statis.
Salah satu trik cerdas yang bisa dicoba adalah curtain hack, yaitu memasang batang gorden pada ketinggian 2/3 dari atas jendela atau sedekat mungkin dengan langit-langit. Langkah sederhana ini akan memberikan ilusi visual yang membuat ruangan terasa jauh lebih tinggi dan lapang daripada ukuran aslinya. Dengan memberikan fokus vertikal, otak akan lebih mudah menilai skala ruang, sehingga ruangan terasa lebih megah dan nyaman.
4. Ciptakan Kedalaman dengan Lapisan Horizontal
Ruangan yang terasa nyaman biasanya memiliki lapisan kedalaman yang terdiri dari foreground (depan), middleground (tengah), dan background (belakang). Untuk menciptakan efek ini, hindari kecenderungan untuk mendorong semua furnitur hingga menempel ke dinding. Menarik sofa beberapa sentimeter dari dinding akan menciptakan garis bayangan yang memberikan dimensi dan pemisahan yang jelas antara furnitur dan latar belakang.
Jika kondisi ruang mengharuskan sofa menempel ke dinding, Anda bisa mengakalinya dengan menciptakan lapisan latar belakang di dinding tersebut. Anda bisa menggunakan galeri dinding, lukisan berukuran besar, atau cermin untuk memberikan tekstur dan kedalaman. Selain itu, mengelompokkan kursi santai, lampu lantai, atau meja samping yang sedikit menjauh dari dinding juga dapat menciptakan kantong-kantong kedalaman tambahan di sekitar ruangan.
Dalam menata permukaan seperti rak atau meja konsol, cobalah untuk mengelompokkan objek dengan tinggi yang bervariasi dalam jumlah ganjil, seperti 3, 5, atau 7 item. Tempatkan objek-objek tersebut saling bertumpuk di depan dan di belakang untuk menciptakan efek kedalaman mini. Teknik ini akan membuat permukaan furnitur Anda terlihat lebih artistik dan terkonsep, alih-alih hanya terlihat penuh atau berantakan.
5. Mainkan Tekstur & Material untuk Kesan Hangat
Rumah yang nyaman bukan sekadar indah untuk dilihat, tetapi juga harus memberikan sensasi kenyamanan saat dirasakan secara fisik. Tekstur memainkan peran krusial dalam menciptakan kenyamanan sensorik yang membuat penghuni merasa betah. Menambahkan elemen tekstur yang tepat dapat mengubah ruangan yang tadinya terasa kaku menjadi jauh lebih ramah dan hangat.
Anda bisa memulainya dengan menambahkan bantal sofa yang besar dan empuk, serta selimut rajutan tebal atau berbahan wol untuk menciptakan suasana yang cozy. Penggunaan karpet area juga sangat disarankan untuk melembutkan permukaan lantai yang keras sekaligus berfungsi sebagai pengikat furnitur agar terlihat menyatu dalam satu kesatuan desain. Elemen-elemen ini memberikan sentuhan empuk yang membuat ruangan terasa lebih mengundang untuk beristirahat.
Selain itu, pemilihan material seperti sprei dan linen berkualitas tinggi yang lembut dan memiliki sirkulasi udara baik sangat penting untuk kenyamanan kamar tidur. Untuk area lain, penggunaan gorden berbahan tebal juga disarankan untuk menggantikan tirai yang terlalu tipis. Kombinasi dari berbagai tekstur ini akan menciptakan dimensi visual dan fisik yang membuat rumah terasa lebih "hidup" dan kaya akan nuansa.
6. Hadirkan Elemen Alam (Biophilic Design)
Manusia secara alami memiliki koneksi emosional yang kuat dengan alam, sehingga menghadirkan elemen alam ke dalam hunian adalah cara paling efektif untuk menciptakan kenyamanan. Tanaman hidup di dalam ruangan tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga membantu menyaring udara dan memberikan sentuhan warna alami yang menyegarkan. Kehadiran tanaman ini terbukti secara psikologis dapat membuat ruangan terasa jauh lebih hidup dan menenangkan.
Selain tanaman, Anda dapat memaksimalkan penggunaan material alami seperti kayu, batu, rotan, atau bambu pada furnitur maupun dekorasi rumah. Material-material ini membawa estetika bumi yang mampu menetralisir kesan kaku pada rumah modern. Selain itu, pastikan sirkulasi udara dan cahaya alami dapat masuk dengan optimal untuk menjaga kesegaran suasana ruangan sepanjang hari.
Menerapkan konsep desain biofilik ini secara konsisten akan memberikan efek restoratif bagi penghuninya. Ruangan yang memiliki koneksi dengan alam akan membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan suasana hati. Dengan membawa nuansa luar ruangan ke dalam hunian, rumah Anda akan berubah menjadi oase yang mampu mengembalikan energi setelah beraktivitas.
7. Pencahayaan yang Tepat, Jangan Andalkan Lampu Utama Saja
Banyak orang sering mengabaikan aspek pencahayaan, padahal pencahayaan adalah elemen kunci yang mampu mengubah suasana ruangan secara signifikan. Sangat disarankan untuk menghindari penggunaan satu lampu overhead atau lampu plafon saja karena sinarnya cenderung terlalu terang dan menghasilkan bayangan yang kasar. Sebaliknya, cobalah menerapkan sistem pencahayaan berlapis untuk menciptakan dimensi dan suasana yang lebih hangat.
Gunakan kombinasi berbagai sumber cahaya seperti lampu lantai, lampu meja, sconce dinding, dan lampu gantung untuk menerangi titik-titik tertentu di ruangan. Untuk menciptakan suasana yang nyaman dan mengundang, pilihlah bohlam dengan suhu warna hangat berkisar antara 2700K hingga 3000K. Warna cahaya ini akan membuat ruangan terasa jauh lebih santai dan akrab dibandingkan dengan lampu putih kebiruan yang terlalu tajam.
Tentu saja, kebutuhan cahaya bisa disesuaikan dengan fungsi ruang masing-masing. Di area yang membutuhkan fokus tinggi seperti ruang kerja atau dapur, Anda tetap bisa menggunakan pencahayaan yang lebih terang untuk menunjang produktivitas. Dengan menyeimbangkan pencahayaan hangat dan fungsional, rumah tidak hanya terlihat lebih rapi dan estetik, tetapi juga terasa jauh lebih nyaman untuk ditempati.
8. Dekorasi Personal yang Bermakna
Rumah yang memiliki karakter kuat biasanya dibentuk oleh sentuhan-sentuhan personal dari pemiliknya. Barang-barang seperti foto keluarga, buku favorit, tanaman, karya seni, koleksi pribadi, atau pernak-pernik dari perjalanan bisa menjadi identitas visual yang membuat rumah terasa lebih dekat dan hangat. Barang-barang ini berfungsi sebagai pencerita yang memberikan jiwa pada hunian Anda.
Namun, penting untuk tetap selektif dalam memajang barang-barang tersebut agar ruangan tidak terlihat penuh atau berantakan. Terlalu banyak benda yang dipajang secara bersamaan justru dapat memicu kecemasan dan stres, sebagaimana dicatat oleh American Psychological Association bahwa ruang yang berantakan berkaitan dengan tingkat stres yang lebih tinggi. Pilihlah beberapa barang yang paling memiliki makna mendalam bagi Anda.
Tata barang-barang tersebut dengan memberikan jarak yang cukup agar tetap rapi dan enak dipandang. Dengan mengkurasi dekorasi personal, rumah Anda tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga tempat yang memancarkan kenangan dan kepribadian Anda. Pendekatan ini membuat rumah terasa lebih "hidup" dan memberikan kebahagiaan setiap kali Anda memandangnya.
9. Rutinitas Kecil untuk Menjaga Kerapian
Menata rumah bukanlah tugas yang selesai setelah furnitur dan dekorasi terpilih, melainkan proses berkelanjutan yang membutuhkan rutinitas kecil. Rumah tetap memerlukan perawatan harian agar kenyamanan yang telah dibangun tidak cepat pudar. Kebiasaan sederhana seperti mengembalikan barang ke tempat asalnya, membersihkan meja setelah digunakan, dan mencuci peralatan makan segera setelah dipakai akan sangat membantu.
Selain itu, rutin merapikan tempat tidur setiap pagi dan menjaga area basah seperti kamar mandi tetap bersih akan membuat rumah selalu terasa segar. Rutinitas ini mungkin terlihat sepele, namun dampak jangka panjangnya sangat besar bagi suasana hati dan tingkat stres penghuninya. Rumah yang selalu tertata secara konsisten akan terasa lebih restoratif dan tenang.
Mempertahankan rutinitas kecil ini adalah cara terbaik untuk mencegah penumpukan pekerjaan rumah yang berat. Ketika lingkungan rumah selalu tertata, Anda akan merasa lebih rileks dan memiliki waktu istirahat yang lebih berkualitas. Pada akhirnya, keteraturan harian ini adalah investasi sederhana untuk kualitas hidup yang lebih baik di dalam hunian Anda.
10. Jaga Kualitas Udara & Air di Rumah
Kenyamanan sebuah hunian tidak hanya bergantung pada visual dan furnitur, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas udara dan air yang digunakan sehari-hari. Air bersih yang higienis sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas pokok seperti memasak, mencuci, mandi, dan minum. Oleh karena itu, memastikan ketersediaan air yang aman adalah bagian dari menciptakan lingkungan rumah yang benar-benar nyaman.
Untuk kualitas udara, pastikan sirkulasi berjalan dengan baik dengan cara membuka jendela secara rutin agar udara segar dapat berganti setiap hari. Penggunaan tanaman penyerap polutan juga bisa menjadi solusi alami untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Kombinasi udara yang segar dan kebersihan air yang terjaga akan membuat seluruh aktivitas di rumah menjadi lebih menyehatkan bagi seluruh anggota keluarga.
Selain itu, perhatikan sistem penyimpanan air yang digunakan, seperti menggunakan tangki air dengan material food-grade, anti-UV, serta memiliki fitur anti-lumut dan anti-jamur. Hal ini sangat krusial agar air tetap higienis dan terhindar dari kontaminasi bakteri. Dengan menjaga standar kualitas udara dan air yang tinggi, kenyamanan rumah Anda akan terasa lebih utuh dan mendukung pola hidup yang lebih tenang.
Pertanyaan Seputar Menata Rumah agar Nyaman
Q: Apa langkah pertama menata rumah agar nyaman?
A: Mulailah dengan memahami fungsi ruang dan aktivitas penghuni yang paling sering dilakukan. Rumah yang nyaman adalah rumah yang mampu mendukung kebiasaan sehari-hari Anda dengan efisien.
Q: Bagaimana cara membuat ruangan terasa lebih luas?
A: Anda bisa menggunakan cermin berukuran besar untuk memberikan ilusi kedalaman, cat dinding dengan warna-warna terang, serta menghindari furnitur yang terlalu besar atau masif. Selain itu, menarik sedikit posisi sofa dari dinding juga sangat membantu menciptakan efek ruang yang lebih lapang.
Q: Apakah warna gelap membuat ruangan terasa sempit?
A: Tidak selalu demikian. Warna gelap justru bisa memberikan kesan yang intim, elegan, dan sangat hangat jika dikombinasikan dengan teknik pencahayaan serta tekstur yang tepat di dalam ruangan.
Q: Berapa jumlah tanaman yang ideal di dalam rumah?
A: Tidak ada angka pasti yang kaku mengenai jumlah tanaman. Namun, menempatkan beberapa tanaman besar sebagai focal point atau banyak tanaman kecil yang tersebar di berbagai sudut ruangan sudah cukup untuk memberikan efek segar dan alami.
Q: Apakah saya perlu mengikuti tren desain interior?
A: Tidak perlu. Rumah yang paling nyaman adalah rumah yang mencerminkan kepribadian serta kebutuhan hidup Anda, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang viral di media sosial.
Q: Bagaimana cara mengatasi ruangan yang terasa datar?
A: Anda dapat menambahkan lapisan vertikal seperti tanaman tinggi, rak dinding, atau lampu gantung untuk menarik mata ke atas. Jangan lupa tambahkan lapisan horizontal dengan karpet dan penempatan dekorasi di dinding untuk memberi kedalaman.
Q: Apakah dekorasi personal bisa membuat ruangan terlihat berantakan?
A: Tentu bisa, jika jumlahnya terlalu banyak. Kuncinya adalah memilih hanya beberapa barang yang paling bermakna dan menatanya dengan jarak yang cukup agar tetap rapi, estetik, dan tidak menumpuk.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262076/original/051576200_1781770464-wsww.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261990/original/024867000_1781765797-hl5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259903/original/094849000_1781518957-Area_Samping_Rumah_dengan_Rak_Vertikal_Tanaman_dan_Jemuran_Lipat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261828/original/005353400_1781760067-HL_bunga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564869/original/081389600_1777003037-unnamed_-_2026-04-24T105315.085.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484603/original/069277800_1769475582-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261682/original/028246500_1781753679-5103552759284206577.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261631/original/062699500_1781752303-Gazebo_Minimalis_Modern_untuk_Taman_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261715/original/023264400_1781755206-Menanam_Mentimun_di_Pagar_Besi_agar_Buah_Tidak_Berserakan_dan_Mudah_Dipanen.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261698/original/075949400_1781754245-Menata_Kolam_Ikan_dan_Taman_Rumah_agar_Aman_untuk_Balita_Tanpa_Mengurangi_Keindahan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261453/original/032660100_1781705098-ciri_orang_IQ_tinggi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261310/original/059484800_1781695665-17015034585918374717.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261279/original/027411200_1781693034-1240715008421455408.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260424/original/000737200_1781592788-HL_pohon.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260819/original/021001200_1781664345-IRT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260416/original/002506300_1781592017-Kebun_Samping_Rumah_Ala_Jepang_7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484116/original/054327400_1769413827-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260991/original/069747000_1781671728-cov222.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260941/original/047661100_1781670272-Taman_Depan_Rumah_dengan_Kolam_Ikan_Ramah_Anak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260810/original/028146000_1781664144-Teras_Rumah_Sering_Jadi_Tempat_Tidur_Kucing.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771366/original/095377800_1710334195-Ilustrasi_cabai_rawit.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504344/original/010747100_1771232765-7b452ecb-d1e1-4445-9f54-69b3c15abe5f.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1937643/original/078623300_1519626900-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515848/original/010205500_1772196753-Chief_Financial_Officer_Tokocrypto__Sefcho_Rizal-27_Februari_2026.jpg)