Liputan6.com, Jakarta - Stroke adalah kondisi medis yang tidak memandang jenis kelamin, namun cara tubuh kita bereaksi terhadapnya dapat berbeda, terutama antara pria dan wanita.
Sementara pria sering kali mengalami gejala klasik stroke seperti mati rasa mendadak, kesulitan berbicara, dan sakit kepala hebat, wanita cenderung menunjukkan gejala yang lebih halus dan tidak terduga.
Hal ini bisa membuat wanita mengabaikan tanda-tanda penting, yang berisiko menunda penanganan medis yang tepat.
Oleh karena itu, ketahui beberapa gejala stroke yang sering kali diabaikan oleh wanita, seperti melansir dari Bright Side, Rabu (2/5/2025):
1. Cegukan Tiba-Tiba
Bagi banyak wanita, cegukan yang tidak kunjung berhenti bisa menjadi tanda awal stroke, terutama jika melibatkan batang otak. Meskipun cegukan biasanya tidak berbahaya, pada beberapa kasus, ini bisa menjadi respons tubuh terhadap stroke.
Gejala ini sering disertai dengan ketidaknyamanan di dada atau tenggorokan, yang sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan.
Kenapa ini penting? Cegukan sebagai gejala stroke lebih sering terjadi pada wanita, sedangkan pria jarang mengalaminya.
2. Mual atau Muntah Tanpa Sebab
Mual atau muntah bisa disebabkan oleh banyak hal, tetapi pada wanita, ini bisa menjadi gejala stroke, terutama jika stroke terjadi di bagian belakang otak yang mengontrol keseimbangan dan koordinasi tubuh.
Gejala ini sering disalahartikan sebagai keracunan makanan atau kecemasan, padahal bisa jadi merupakan tanda peringatan stroke.
Sementara itu, pria lebih sering mengalami gejala fisik seperti kelemahan pada lengan atau wajah terkulai, sementara wanita lebih rentan mengalami mual dan muntah.
Viral di media sosial, video yang menunjukkan cara terapi mengatasi kram, kesemutan, hingga strok dengan cara memukul-mukulkan sendok ke beberapa titik di tangan dan lengan. Bagaimana kebenaran klaim video ini?
3. Kelelahan Berlebih
Kelelahan yang luar biasa sering kali dialami wanita sebelum atau selama stroke. Kelelahan ini bukan sekadar rasa lelah biasa, melainkan kelelahan yang begitu berat sehingga membuat aktivitas sehari-hari terasa sangat sulit.
Karena kelelahan merupakan keluhan umum, banyak wanita yang mengabaikannya atau mengaitkannya dengan stres atau beban kerja yang berlebihan.
Berbeda dengan pria, mereka lebih cenderung mengalami gejala fisik seperti kelemahan otot dibandingkan kelelahan tubuh secara menyeluruh.
4. Nyeri Dada atau Sesak Napas
Nyeri dada atau sesak napas sering kali dianggap sebagai gejala serangan jantung, tetapi ini juga bisa menjadi tanda stroke, terutama pada wanita.
Banyak wanita menggambarkan sensasi sesak atau ketidaknyamanan di dada yang disertai dengan sesak napas. Gejala ini bisa disalahartikan sebagai kecemasan atau masalah jantung.
Kenapa ini penting? Pria lebih jarang melaporkan ketidaknyamanan dada sebagai gejala stroke, menjadikannya salah satu tanda yang sering terabaikan pada wanita.
5. Kebingungan atau Perubahan Perilaku yang Tiba-Tiba
Wanita lebih cenderung mengalami perubahan perilaku atau emosional yang tiba-tiba saat mengalami stroke. Ini bisa mencakup kegelisahan yang tidak dapat dijelaskan, halusinasi, atau kesulitan mengenali orang dan tempat yang dikenal.
Gejala ini sering disalahartikan sebagai serangan panik atau awal demensia, yang menyebabkan penundaan dalam mendapatkan pengobatan yang diperlukan.
Sebaliknya, pria lebih sering menunjukkan kebingungan dalam bentuk masalah berbicara atau memahami bahasa, sementara wanita mungkin lebih menunjukkan gejala emosional.
6. Sakit Kepala Parah yang Tidak Dapat Dijelaskan
Sakit kepala yang datang mendadak dan sangat parah bisa menjadi tanda stroke, tetapi sering kali sulit dibedakan dengan migrain, yang juga sering terjadi pada wanita.
Sakit kepala yang disebabkan oleh stroke biasanya sangat intens dan tidak membaik dengan istirahat atau pengobatan. Jika sakit kepala Anda sangat berbeda dari biasanya, waspadai kemungkinan stroke.
Perbedaan dengan pria, meskipun pria juga bisa mengalami sakit kepala akibat stroke, gejala ini lebih jarang dilaporkan dibandingkan dengan wanita.
7. Kelemahan yang Tidak Terbatas pada Satu Sisi Tubuh
Pada umumnya, stroke mengakibatkan kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh. Namun, wanita sering kali mengalami kelemahan yang lebih menyeluruh.
Gejala ini bisa membingungkan dan menyebabkan stroke sulit terdeteksi dengan cepat. Jika Anda merasa tubuh Anda tidak bekerja dengan baik, jangan abaikan hal ini.