Liputan6.com, Jakarta Memahami cara mengenali orang yang tidak bisa dipercaya menurut ilmu psikologi bisa menyelamatkan Anda dari kekecewaan dan pengkhianatan. Kuncinya terletak pada pola perilaku yang berulang, bukan sekadar kesan pertama.
Ilmu psikologi menegaskan bahwa ketidakjujuran jarang tampak terang-terangan, melainkan bocor lewat isyarat kecil. Karena itu, cara mengenali orang yang tidak bisa dipercaya menurut ilmu psikologi menuntut kepekaan terhadap ucapan, bahasa tubuh, sekaligus karakter seseorang.
Mengacu pada riset yang diulas Psychology Today, orang yang tidak dapat dipercaya jarang mengumumkan niatnya,, mereka justru beroperasi lewat mikro-perilaku, pengalihan, dan inkonsistensi yang hanya terbaca ketika kita tahu apa yang harus dicari. Itulah sebabnya kepekaan psikologis lebih berharga daripada asumsi cepat.
Cara Mengenali Orang yang Tidak Bisa Dipercaya dari Ucapan dan Perilaku
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306602/original/083320900_1784885240-portrait-girls-talking-spending-time-isolated-blue-wall.jpg)
Perbesar
Langkah paling mendasar dalam cara mengenali orang yang tidak bisa dipercaya menurut ilmu psikologi adalah mengamati kesenjangan antara apa yang diucapkan dan apa yang dilakukan. Konsistensi adalah fondasi kepercayaan, dan retakan kecil di dalamnya kerap menjadi pertanda paling awal.
-
Sering berbohong dalam hal kecil: Kebiasaan memutarbalikkan fakta, sekalipun untuk hal sepele, menandakan lemahnya integritas. Semakin sering seseorang berbohong, semakin longgar batas antara kebenaran dan kepentingan pribadinya.
-
Cerita yang berubah-ubah: Pembohong sulit menjaga narasi tetap konsisten bukan karena lupa kebenaran, melainkan karena otaknya sibuk menyeimbangkan banyak tugas kognitif sekaligus. Jika kisah tentang pekerjaan atau masa lalunya terus bergeser, itu adalah ciri orang yang suka berbohong yang patut dicermati.
-
Ingkar janji berulang: Orang yang gemar membuat janji lalu mengingkarinya dengan segudang alasan menunjukkan minimnya komitmen dan tanggung jawab. Ucapan yang tidak sejalan dengan tindakan membuat mereka mustahil diandalkan.
-
Menghindari tanggung jawab dan gemar menyalahkan: Ketika terjadi kesalahan, mereka cepat mengalihkan kesalahan kepada orang lain atau situasi. Ketidakmampuan mengakui kekurangan diri adalah sinyal karakter yang sulit dipegang.
-
Komunikasi berputar dan tidak transparan: Orang yang tidak dapat dipercaya sering berbicara bertele-tele, jarang langsung ke inti, dan membiarkan lawan bicaranya menebak-nebak. Pola bicara semacam ini biasanya dipakai untuk menutupi sesuatu, mirip taktik perilaku manipulatif yang menjaga korban tetap bingung.
Konsistensi memang tidak instan. Anne Bockler-Raettig, psikolog kognitif, dikutip dari YourTango menyatakan, "Kepercayaan bukanlah sesuatu yang bisa kita nyalakan begitu saja. Ia adalah proses yang secara inheren berlangsung terus-menerus, interaktif, dan dinamis."
Perlu diingat, satu kebohongan kecil belum tentu membuat seseorang sepenuhnya tidak layak dipercaya. Yang berbahaya adalah pola yang berulang, sebagaimana juga digambarkan dalam berbagai ulasan tentang tanda orang berbohong yang perlu diwaspadai.
Membaca Bahasa Tubuh dan Sinyal Emosi Menurut Ilmu Psikologi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306603/original/099379100_1784885241-asian-business-women-enjoying-drinking-warm-coffee-discuss-about-work-chit-chat-gossip.jpg)
Perbesar
Selain ucapan, tubuh sering membocorkan apa yang disembunyikan mulut. Karena itu, cara mengenali orang yang tidak bisa dipercaya menurut ilmu psikologi juga mencakup pembacaan isyarat nonverbal yang muncul saat seseorang merasa tertekan.
-
Gerakan mata dan kontak mata: Sebagian orang menghindari tatapan karena cemas, sebagian lain justru menatap terlalu intens agar tampak meyakinkan. Yang perlu diperhatikan adalah ketegangan otot mata dan kedipan yang meningkat drastis.
-
Ekspresi wajah yang datar atau janggal: Wajah yang minim emosi atau senyum yang terasa dipaksakan bisa menandakan ada yang ditutupi. Ketidakcocokan antara kata dan raut muka adalah sinyal penting.
-
Perubahan intonasi dan napas: Detak jantung yang meningkat membuat napas menjadi cepat dan nada bicara kerap naik secara spontan. Prinsip inilah yang juga dipakai dalam mesin pendeteksi kebohongan.
-
Bahasa tubuh defensif: Menyilangkan tangan di dada, menutupi mulut, menyentuh hidung, atau menggosok leher kerap muncul sebagai refleks meredakan ketegangan. Amati juga apakah gestur tubuh saat berbohong ini berbeda dari kebiasaan normalnya.
-
Ketidaksesuaian verbal dan nonverbal: Salah satu tanda paling jelas adalah gerakan yang tidak selaras, misalnya menggelengkan kepala sambil berkata "ya". Isyarat ganda seperti ini sulit dikendalikan pembohong.
Meski begitu, satu gerakan tidak pernah cukup untuk menyimpulkan. Para ahli perilaku menyarankan mencari kelompok isyarat, biasanya tiga tanda atau lebih yang muncul bersamaan, lalu memadukannya dengan konteks dan intuisi. Untuk memperdalam kepekaan, Anda dapat mempelajari beragam bahasa tubuh yang menandakan seseorang berbohong dan latihan membaca cara mengetahui seseorang berbohong lewat jendela kejujuran tubuhnya.
Tanda Karakter Sulit Dipercaya yang Sering Terlewat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188400/original/048283600_1595496143-women-cafe_144627-35265.jpg)
Perbesar
Pada tingkat yang lebih dalam, cara mengenali orang yang tidak bisa dipercaya menurut ilmu psikologi terletak pada karakter, bukan sekadar gestur sesaat. Tanda-tanda berikut sering luput karena dibungkus pesona atau kebaikan yang tampak tulus.
-
Manipulatif dan kehangatan palsu: Waspadai kehangatan berlebihan di awal perkenalan, seperti pujian bertubi-tubi dan hadiah luar biasa yang diberikan terlalu cepat, sebuah pola yang dikenal sebagai love bombing. Taktik ini kerap berdampingan dengan gaslighting untuk membuat Anda menurunkan kewaspadaan.
-
Kurang empati: Orang yang meremehkan perasaan orang lain dengan kalimat seperti "kamu terlalu sensitif" sulit membangun kepercayaan. Cara paling jujur menguji hal ini adalah mengamati bagaimana ia memperlakukan orang yang tak menguntungkannya, misalnya pelayan atau petugas kebersihan. Perbanyak pula pemahaman soal empati sebagai fondasi relasi sehat.
-
Gemar bergosip dan membocorkan rahasia: Jika seseorang dengan mudah menceritakan rahasia orang lain kepada Anda, besar kemungkinan ia melakukan hal yang sama tentang Anda di belakang. Ramah di depan tetapi menjelekkan di belakang adalah pengkhianatan kecil yang mengikis kepercayaan.
-
Tidak menghormati batasan: Orang yang sulit dipercaya cenderung mengabaikan ruang pribadi dan menolak kata "tidak". Amica Graber, pakar hubungan dari TruthFinder, dikutip dari Bustle mengatakan, "Beberapa contohnya termasuk berdiri terlalu dekat dengan Anda dan tetap mengikuti saat Anda menjauh, menolak menerima kata tidak, atau bahkan aktivitas 'sepele' seperti menggelitik Anda padahal Anda sudah memintanya berhenti."
-
Sifat narsistik dan anti kritik: Individu yang menjadikan setiap umpan balik negatif sebagai serangan pribadi sulit diajak jujur. Dr. Clinton Moore, psikolog klinis pendiri Cadence Psychology, dikutip dari Bustle menyatakan, "Orang dengan sifat narsistik yang lebih menonjol cenderung menarik rasa harga dirinya dari umpan balik positif dari orang dan situasi di sekitarnya."
-
Riwayat pengkhianatan: Pola pengkhianatan atau ketidakjujuran di masa lalu sering menjadi prediktor perilaku di masa kini. Riwayat semacam ini juga kerap memicu trust issue pada orang-orang di sekitarnya.
Berdasarkan studi yang dimuat dalam Journal of Research in Personality, kerentanan justru merupakan unsur inti dari sifat layak dipercaya; kepercayaan terbangun dari tindakan yang bergantung pada orang lain, keyakinan akan integritas, dan kesediaan menunjukkan kerapuhan diri. Karena itu, orang yang selalu tertutup dan tak pernah mau menunjukkan sisi lemahnya justru sulit dipercaya sepenuhnya. Perilaku memanipulasi fakta yang halus semacam ini banyak diuraikan dalam kajian tentang orang yang gemar memanipulasi orang lain secara halus.
Sebagaimana dilaporkan Reader's Digest, love bombing memang dapat menyerupai kemurahan hati yang tulus, sehingga pembedanya bukan pada hadiahnya, melainkan pada perasaan Anda terhadap perilaku tersebut. Bila hati Anda merasa tidak nyaman, itu sinyal yang layak didengar, seperti halnya membaca red flag dari pasangan sejak dini.
Sikap Bijak Menghadapi Orang yang Sulit Dipercaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188397/original/040348000_1595496143-young-blonde-woman-thinking-isolated-blue_97712-1597.jpg)
Perbesar
Mengenali tanda hanyalah separuh perjalanan; separuh lainnya adalah menyikapinya dengan tepat. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan psikologi untuk melindungi diri tanpa harus curiga secara berlebihan kepada semua orang.
Mengutip Inc., ikatan emosional pertama yang dikembangkan manusia sejak lahir adalah kepercayaan, sebuah mekanisme bertahan hidup untuk memahami dunia yang penuh ketidakpastian.[5]https://www.inc.com/thomas-koulopoulos/5-sure-ways-to-identify-untrustworthy-people.html Artinya, ketika insting Anda menyala, itu bukan sekadar prasangka kosong.
-
Percayai insting Anda: Jeff Temple, psikolog dan profesor di UTHealth Houston, dikutip dari Reader's Digest menuturkan, "Mempercayai insting dan pengalaman Anda sebelumnya adalah alat penting untuk mengenali tanda bahaya dan memilih dengan siapa Anda menghabiskan waktu."
-
Amati pola jangka panjang: Jangan menyimpulkan dari satu kejadian. Perhatikan apakah perilaku bermasalah itu berulang dan membentuk pola yang konsisten.
-
Kenali dulu gaya normal seseorang: Ada orang yang memang pemalu atau tertutup, dan itu bukan tanda ketidakjujuran. Pahami cara berinteraksinya yang biasa sebelum menilai, termasuk saat menghadapi orang yang tertutup.
-
Tetapkan batasan yang jelas: Batasan sehat melindungi Anda dari manipulasi dan pelanggaran ruang pribadi. Kenali lebih jauh berbagai bentuk red flag dalam hubungan agar bisa bertindak preventif.
-
Kurangi keterlibatan bila perlu: Jika kehadiran seseorang konsisten membuat Anda cemas dan tidak aman, wajar untuk menjaga jarak tanpa merasa bersalah.
-
Cari perspektif orang tepercaya: Diskusikan situasi dengan orang yang Anda percaya untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih objektif, dan bila perlu, konsultasikan dengan profesional untuk mengatasi trust issue.
-
Biarkan kepercayaan terbentuk bertahap: Kepercayaan yang sehat dibangun perlahan lewat konsistensi, bukan diberikan seketika. Prinsip ini penting untuk memahami pentingnya kepercayaan dalam hubungan yang langgeng.
Merujuk studi dalam Personality and Social Psychology Bulletin, kepercayaan tergeneralisasi adalah ekspektasi bahwa janji atau pernyataan orang lain dapat diandalkan, dan orang yang tepercaya dipersepsikan memiliki standar moral tinggi serta niat baik. Kabar baiknya, orang yang jujur justru meraih lebih banyak keberhasilan sosial, sementara mereka yang melebih-lebihkan diri untuk memikat malah memperoleh hasil sebaliknya. Karena itu, alih-alih menutup diri, arahkan energi Anda untuk membangun kepercayaan yang tulus dan belajar membuat orang lain nyaman secara sehat. Bila Anda mencurigai adanya manipulasi psikologis, pelajari pula tanda gaslighting dalam hubungan agar tidak meragukan kewarasan diri sendiri.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Orang yang Tidak Bisa Dipercaya
Apa tanda paling jelas seseorang tidak bisa dipercaya?
Tanda paling kuat adalah ketidaksesuaian yang berulang antara ucapan dan tindakan, ditambah kebiasaan berbohong, ingkar janji, dan menghindari tanggung jawab. Satu insiden belum menentukan, tetapi pola yang konsisten adalah indikator yang perlu diwaspadai.
Apakah menghindari kontak mata pasti berarti berbohong?
Tidak selalu. Menghindari tatapan bisa disebabkan rasa gugup, budaya, atau kepribadian pemalu, sehingga tidak bisa dijadikan bukti tunggal. Psikologi menyarankan membaca sekelompok isyarat sekaligus dan membandingkannya dengan cara berinteraksi orang itu yang biasa.
Bisakah kepercayaan dibangun kembali setelah dikhianati?
Bisa, meski membutuhkan waktu, kejujuran, dan komitmen dari kedua belah pihak. Komunikasi terbuka, penetapan batasan yang jelas, serta kesediaan memaafkan menjadi kunci pemulihan, dan bila diperlukan, bantuan konselor atau psikolog dapat mempercepat proses tersebut.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4212872/original/043197200_1667443511-jim-teo-fHsX0eS5X9Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4322695/original/099919600_1676291689-lie-fake-cheat-word-concept_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314461/original/061183100_1785747505-7238e32c-ae27-4572-abf5-aed28a988fda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4940763/original/078857600_1725937260-Ilustrasi_ngobrol__bicara__komunikasi__menyapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315406/original/001041700_1785837019-a00ba15d-9b7f-45e3-8166-e6eddc2067fb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314477/original/055473200_1785748246-nIJzsNLwAJ6cNxoz26Xa1NpAvtznlMJTjvTgA5iX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4647573/original/048909500_1699930802-pexels-maisie-kane-4590202.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188952/original/079755600_1744719519-portrait-young-working-woman-korean-girl-studying-remote-online-talking-laptop-video-chat-h.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309568/original/058342500_1785231640-8IhEBBy0LRJ5bC9sX8eLG4wGtYSpeLg1EiNF5WNS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5184868/original/024503700_1744349573-young-beautiful-young-couple-love-hugging.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314849/original/086434600_1785810318-parfun_roll_on.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5259026/original/079297100_1750408255-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3157450/original/035719300_1592562397-woman-in-gray-bathrobe-pouting-3846156__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309232/original/006026700_1785221441-0hFdvSEPEqITlitxYiZWOBFUvtGp1qT6b17xW0b9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311050/original/036178500_1785387054-KoWKQmPQmU4k0iaasQS01wbwmeXjHFCyVn0Bs91B.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5099096/original/081458200_1737178359-1737173015527_arti-trust-issue.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517759/original/086464900_1772439029-pexels-felicity-tai-7966367.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309588/original/003710000_1785231661-6sdT73vBB8nMCmQSjGBjv9V71N8QREFzoYUIgig7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4548190/original/088430200_1692759493-pexels-liza-summer-6383168_1_.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548857/original/060307000_1775552771-pot_semen_beton.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740423/original/048222400_1707701835-fotor-ai-2024021283125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444832/original/086518400_1765790059-Pupuk_Kompos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4498907/original/049961000_1689082040-jackfruit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540027/original/071822300_1774676731-WhatsApp_Image_2026-03-28_at_12.38.53_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)