Cara Membersihkan Kerak Setrika dengan Bahan Rumahan agar Tampak Kembali Licin

16 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta Kerak pada setrika muncul akibat sisa kain terbakar, residu pelicin, atau endapan mineral dari air. Cara membersihkan kerak setrika paling mudah adalah dengan bahan dapur seperti cuka putih, baking soda, dan garam.

Cukup oleskan atau gosokkan bahan tersebut pada tapak setrika yang sudah dingin, lalu lap hingga bersih. Dengan langkah sederhana ini, kerak setrika bisa terangkat tanpa perlu membeli alat baru.

Sejumlah ahli perawatan pakaian menyebut tapak setrika yang kotor bisa menyeret pada kain, menyumbat lubang uap, dan meninggalkan noda pada pakaian bersih. Karena itu, memahami cara membersihkan kerak setrika secara berkala akan menjaga hasil setrikaan tetap rapi sekaligus memperpanjang usia alat. Setrika yang tidak panas maksimal karena kotor juga sering kali disebabkan oleh penumpukan kerak yang sama.

Cara Membersihkan Kerak Setrika dengan Bahan Alami di Rumah

Sebelum memutuskan mengganti alat, coba dulu cara membersihkan kerak setrika menggunakan bahan-bahan sederhana yang tersedia di dapur. Bahan alami cenderung lembut, murah, dan tidak meninggalkan residu kimia keras pada pakaian, asalkan setrika sudah dingin dan tidak tersambung listrik saat dibersihkan.

Dikutip dari Real Homes, setrika bisa menjadi lengket di bagian bawah atau kerak kapur bisa merembes lewat lubang-lubangnya dan menempel di dasar. Jadi, penting bagi kita untuk menjaga bagian bawah setrika tetap bersih.

  1. Garam Kasar dan Kertas Koran: Panaskan setrika pada suhu sedang tanpa uap, taburkan garam kasar di atas selembar kertas koran, lalu gosokkan tapak setrika di atas garam dengan gerakan memutar. Butiran garam bekerja sebagai abrasif ringan yang mengangkat sisa kain tanpa merusak lapisan, kemudian lap sisa garam dengan kain kering.

  2. Cuka Putih: Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, semprotkan ke tapak setrika yang sudah dingin, dan diamkan 5-10 menit agar kerak melunak. Setelah itu, gosok dengan kain mikrofiber sampai noda dan kerak ringan larut, lalu lap kering.

  3. Pasta Baking Soda: Mengutip Merry Maids, buat pasta dari dua bagian baking soda dan satu bagian air suling agar tidak menambah endapan mineral baru. Oleskan pasta ke tapak yang dingin, gosok lembut dengan kain, lalu bersihkan dengan kain lembap.

  4. Pasta Gigi: Gunakan pasta gigi putih non-gel, oleskan tipis pada bagian yang berkerak, dan gosok dengan gerakan melingkar memakai kain lembut atau sikat gigi bekas. Pasta gigi mengandung bahan abrasif halus yang mengikis noda gosong, lalu bersihkan dengan kain lembap sampai tidak ada sisa.

  5. Sabun Cuci Piring: Teteskan sabun cuci piring pada tapak setrika yang dingin, gosok area lengket dengan spons halus, lalu lap sisa sabun dengan kain basah. Cara ini efektif mengangkat minyak dan sisa deterjen yang menempel.

  6. Jeruk Nipis dan Baking Soda: Peras jeruk nipis lalu campur dengan baking soda hingga menjadi pasta, oleskan pada kerak, dan diamkan sekitar 5 menit. Asam dari jeruk nipis membantu melunakkan noda, kemudian gosok perlahan dan bersihkan dengan kain lembap.

Melansir laman Ideal Home, noda cokelat membandel pada setrika memang sulit dihilangkan, tetapi dengan mencampur dua sendok makan baking soda dan satu sendok makan air menjadi pasta, Anda mendapatkan pembersih yang pasti mampu melenyapkannya."

Baca juga: manfaat cuka untuk mencuci pakaian dan cara menggunakannya

Baca juga: 16 manfaat soda kue dalam kehidupan sehari-hari, serta perbedaan fungsi baking powder dan baking soda

Baca juga: 7 manfaat garam untuk perawatan rumahan dan manfaat air jeruk nipis sebagai pembersih serbaguna

Cara Membersihkan Kerak Kapur pada Setrika Uap

Berbeda dari noda gosong di tapak, kerak kapur menumpuk di dalam tangki dan saluran uap. Karena itu, cara membersihkan kerak setrika uap perlu menyasar bagian dalam agar semburan uap kembali lancar dan tidak meninggalkan bercak putih pada pakaian.

Dilansir dari Rowenta, kerak kapur terbentuk saat mineral dalam air keran mengendap di dalam setrika uap, dan seiring waktu hal ini mengurangi keluaran uap serta meninggalkan bercak pada kain. Merujuk panduan di laman Braun House Hold, tanda setrika perlu segera dibersihkan dari kerak antara lain munculnya bercak cokelat, residu putih pada pakaian, atau bunyi berderak saat setrika memanas.[3]

  1. Aktifkan Fungsi Pembersih Mandiri (Self-Clean): Sebagaimana disampaikan Russell Hobbs, isi tangki air sampai batas maksimal, panaskan setrika pada suhu tertinggi, lalu gunakan fungsi self-clean sebulan sekali untuk membersihkan sistem. Cabut steker, pegang setrika mendatar di atas wastafel, tekan tombol pembersih kerak, dan goyangkan perlahan sampai air, uap, serta kerak keluar dari lubang uap.

  2. Bersihkan Lubang Uap: Celupkan cotton bud atau tusuk gigi ke dalam cuka, lalu angkat endapan kapur yang menyumbat lubang-lubang uap. Berdasarkan Airtasker, hindari menusukkan benda logam tajam ke lubang uap karena berisiko menggores tapak dan saluran.[5]https://www.airtasker.com/us/guides/how-to-clean-iron/

  3. Bilas Tangki dengan Larutan Cuka: Isi tangki dengan campuran cuka putih dan air 1:1, panaskan setrika, lalu tekan tombol semprotan uap selama 20-30 detik berulang kali agar larutan membilas kerak dari dalam. Setelah itu, kosongkan tangki dan bilas kembali dengan air bersih untuk menghilangkan bau cuka.

  4. Kosongkan Wadah Anti-Kerak: Pada setrika uap modern berfitur anti-calc atau Quick Calc, lepas wadah penampung kerak di bagian belakang, kosongkan, bilas, keringkan, lalu pasang kembali sampai terkunci.

Dikutip dari laman Real Homes, aturan praktis yang baik adalah membersihkan setrika sekitar sebulan sekali, kurang lebih tergantung frekuensi pemakaian. Anda mungkin juga akan menyadari setrika mulai terasa berat saat digunakan; ini pertanda lain bahwa sudah waktunya membersihkan.

Baca juga: 5 cara membersihkan alas setrika yang lengket agar kembali licin

Baca juga: 7 cara membersihkan rice cooker berkerak tanpa merusak lapisan dan rekomendasi 12 merk setrika terbaik dan awet bila alat memang harus diganti

Penyebab Kerak Setrika dan Cara Mencegahnya

Memahami sumber masalah membuat cara membersihkan kerak setrika tidak perlu dilakukan berulang kali. Kerak umumnya berasal dari suhu yang terlalu tinggi, residu pelicin dan deterjen, air keran yang sadah, serta kebiasaan menyetrika langsung di atas sablon. Berikut langkah pencegahan yang bisa diterapkan setiap hari.

Para ahli perawatan alat rumah tangga menekankan pentingnya perawatan rutin, dan apabila setrika sudah sangat tersumbat atau mengeluarkan air kecokelatan, sebaiknya diperiksakan ke teknisi daripada dipaksa digunakan.

  • Atur suhu sesuai jenis kain: Periksa label pakaian dan hindari suhu maksimal untuk bahan sintetis atau sutra agar serat tidak meleleh dan menempel.

  • Lap tapak setrika setiap selesai dipakai: Setelah dingin, seka tapak dengan kain bersih agar sisa uap dan residu tidak sempat mengeras menjadi kerak.

  • Gunakan air suling untuk setrika uap: Air suling atau air demineralisasi bebas mineral sehingga meminimalkan penumpukan kerak kapur di dalam tangki.

  • Kosongkan tangki air setelah digunakan: Jangan biarkan air menggenang di tangki karena inilah pemicu utama terbentuknya kerak kapur.

  • Hindari menyetrika di atas sablon atau plastik: Balik pakaian bersablon atau beri lapisan kain tipis agar bahan tidak lengket di tapak setrika.

  • Simpan dalam posisi berdiri di tempat kering: Penyimpanan yang benar mencegah kelembapan dan menjaga tapak tetap awet.

  • Bersihkan kerak secara berkala: Jangan menunggu sampai tapak benar-benar hitam; pembersihan rutin jauh lebih ringan dikerjakan.

Dengan mengombinasikan pembersihan bahan alami, perawatan bagian dalam setrika uap, dan kebiasaan pencegahan di atas, tapak setrika bisa kembali licin dan hasil setrikaan tetap rapi tanpa biaya besar. Setelah pakaian rapi, jangan lupa menyimpannya dengan benar agar tidak cepat kusut kembali.

Baca juga: 7 cara merapikan baju tanpa setrika dan 8 cara simpel merapikan baju kusut tanpa disetrika

Baca juga: 10 bahan rumahan untuk menghilangkan noda di pakaian serta 7 manfaat garam selain untuk masak

Baca juga: 7 cara membersihkan noda getah di pakaian, 9 cara menghilangkan noda luntur pada baju, dan 6 cara menghilangkan noda kopi di baju

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membersihkan Kerak Setrika dengan Bahan Rumahan

Apa penyebab munculnya kerak pada setrika?

Kerak umumnya berasal dari sisa kain atau sablon yang terbakar, residu deterjen dan pelicin yang mengeras, serta endapan mineral atau kerak kapur dari air keran pada setrika uap. Menyetrika dengan suhu terlalu tinggi dan jarang membersihkan tapaknya akan mempercepat penumpukan kerak tersebut.

Berapa sering setrika perlu dibersihkan dari kerak?

Untuk pemakaian rutin, membersihkan tapak dan kerak kapur setiap satu hingga dua bulan sekali umumnya sudah cukup, tergantung frekuensi pemakaian dan tingkat kesadahan air di rumah. Biasakan mengelap tapak setrika setiap selesai digunakan agar residu tidak sempat menumpuk.

Apakah baking soda dan cuka aman untuk membersihkan alas setrika?

Ya, baking soda dan cuka putih tergolong aman karena bersifat abrasif ringan dan asam lemah yang mampu mengangkat kerak tanpa merusak permukaan, asalkan setrika dalam keadaan dingin dan digosok dengan kain lembut, bukan sikat kawat. Namun, untuk setrika uap tertentu, periksa buku panduan lebih dulu karena sebagian produsen tidak menyarankan cuka pada komponen bagian dalam.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |