Liputan6.com, Jakarta Cara main monopoli pada dasarnya cukup sederhana: setiap pemain melempar dadu, memindahkan pion di atas papan, lalu membeli, menyewa, dan menjual properti untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak mungkin. Tujuan utama permainan ini adalah menjadi pemain terkaya melalui aktivitas jual-beli dan pengelolaan properti tersebut.
Monopoli bisa dimainkan oleh 2 hingga 8 pemain. Memahami cara main monopoli secara lengkap sangat penting karena banyak pemain yang ternyata tidak pernah membaca aturan resminya. Meskipun sangat populer, Monopoli termasuk permainan papan yang paling sering dimainkan dengan aturan berbeda-beda di setiap rumah.
Hingga 2010, lebih dari 250 juta set Monopoli telah terjual sejak penemuannya dan permainan ini telah dimainkan oleh lebih dari setengah miliar orang di seluruh dunia. Angka ini menjadikan Monopoli sebagai salah satu permainan keluarga paling populer sepanjang masa.
1. Cara Main Monopoli: Persiapan dan Penyiapan Permainan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472776/original/006070500_1782376101-maria-lin-kim-IumYoHVeSmI-unsplash.jpg)
Perbesar
Sebelum memulai, penting untuk memahami cara main monopoli dari tahap persiapan. Langkah ini memastikan semua pemain mendapat peralatan lengkap dan permainan berjalan lancar sejak awal. Mengacu pada panduan resmi Hasbro, berikut langkah-langkah menyiapkan permainan Monopoli.
-
Letakkan papan permainan di atas meja: Tempatkan papan permainan di tengah meja, lalu siapkan kartu Kesempatan (Chance) dan kartu Dana Umum (Community Chest) secara terpisah. Kocok masing-masing tumpukan kartu dan letakkan menghadap ke bawah pada ruang yang telah tersedia di papan.
-
Pilih satu token untuk setiap pemain: Setiap pemain memilih satu token untuk mewakili pergerakannya di papan, dan semua token dimulai dari petak GO (START). Token yang tersedia biasanya berupa miniatur logam seperti anjing, mobil, topi, dan lainnya.
-
Tunjuk seorang Bankir: Pilih satu pemain untuk menjadi Bankir. Bankir boleh ikut bermain, tetapi harus memisahkan uang pribadinya dari uang Bank. Bankir bertugas mengelola transaksi keuangan, mendistribusikan kartu hak milik, serta menyimpan rumah dan hotel.
-
Bagikan uang awal kepada setiap pemain: Setiap pemain menerima $1.500 untuk memulai permainan, yang terdiri dari 2 lembar $500, 2 lembar $100, 2 lembar $50, 6 lembar $20, 5 lembar $10, 5 lembar $5, dan 5 lembar $1.
-
Siapkan sisa komponen di sisi papan: Tempatkan sisa uang di samping papan untuk membentuk Bank, beserta seluruh rumah, hotel, dan kartu hak milik properti. Pastikan semua komponen mudah dijangkau oleh seluruh pemain.
Baca juga: 6 Jenis Game Edukatif untuk Pembelajaran
Berdasarkan panduan dari Geeky Hobbies, distribusi uang ini merupakan standar paling umum, meskipun beberapa versi aturan memberikan pecahan uang yang berbeda. Namun, semua versi tetap memberikan total $1.500 kepada setiap pemain untuk memulai.
2. Cara Main Monopoli: Aturan Dasar saat Bermain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472777/original/028551800_1782376101-william-warby-xAJwFWvGEGw-unsplash.jpg)
Perbesar
Setelah persiapan selesai, saatnya memahami aturan dasar yang menjadi inti dari cara main monopoli. Tahapan ini mencakup giliran bermain, lemparan dadu, serta berbagai aksi yang bisa dilakukan di setiap petak. Mengacu pada aturan resmi, berikut alur permainan Monopoli yang perlu dipahami setiap pemain.
-
Tentukan siapa yang bermain lebih dulu: Sebelum permainan dimulai, setiap pemain melempar dua dadu. Pemain dengan total angka tertinggi bermain pertama, lalu giliran berjalan searah jarum jam ke kiri.
-
Lempar dadu dan jalankan pion: Pada setiap giliran, pemain melempar dua dadu lalu memindahkan tokennya sejumlah langkah sesuai total angka yang muncul. Aksi yang dilakukan tergantung pada petak tempat token mendarat.
-
Kumpulkan gaji setiap melewati GO: Setiap kali token pemain melewati atau berhenti di petak GO, Bankir membayar pemain tersebut sebesar $200 sebagai gaji. Ini berlaku setiap kali pemain mengelilingi papan.
-
Kenali aturan dadu kembar (doubles): Jika pemain melempar angka yang sama di kedua dadu, ia boleh bergerak, menyelesaikan aksi, lalu melempar dadu sekali lagi. Ini disebut rolling doubles. Namun, jika pemain melempar dadu kembar tiga kali berturut-turut, ia langsung masuk penjara.
-
Pahami mekanisme penjara: Ketika berada di penjara, pemain punya tiga cara untuk keluar: melempar dadu kembar, menggunakan kartu Bebas dari Penjara yang bisa didapat dari kartu Kesempatan atau Dana Umum, atau membayar $50 kepada Bank sebelum melempar dadu.
-
Ambil kartu saat mendarat di petak Kesempatan atau Dana Umum: Pemain yang mendarat di petak Kesempatan mengambil kartu teratas dan melaksanakan instruksinya. Begitu pula dengan petak Dana Umum. Setelah selesai, kartu dikembalikan ke bawah tumpukan.
Sebagaimana dilaporkan GameRules.com, menurut aturan resmi Monopoli, petak Free Parking hanyalah tempat istirahat gratis. Saat mendarat di petak ini, pemain tidak menerima uang, properti, atau hadiah apa pun. Banyak pemain permainan papan yang tidak mengetahui aturan ini dan menerapkan aturan buatan sendiri yang justru memperpanjang durasi permainan.
3. Cara Main Monopoli: Sistem Jual Beli dan Pengelolaan Properti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472778/original/042945200_1782376101-pexels-nietjuhart-776654.jpg)
Perbesar
Bagian terpenting dari cara main monopoli adalah memahami sistem jual beli properti, pembangunan rumah dan hotel, serta mekanisme hipotek. Penguasaan aspek ini akan menentukan apakah seorang pemain bisa mendominasi papan atau justru bangkrut lebih dulu. Berikut penjelasan lengkapnya.
-
Beli properti yang belum dimiliki siapa pun: Ketika mendarat di properti yang belum dimiliki, pemain bisa membelinya dari Bank sesuai harga yang tertera di papan. Pemain kemudian menerima kartu hak milik sebagai bukti kepemilikan.
-
Ketahui aturan lelang properti: Jika pemain memilih tidak membeli properti tersebut, Bank wajib melelangnya kepada penawar tertinggi. Semua pemain, termasuk pemain yang menolak membeli, boleh ikut menawar dan penawaran bisa dimulai dari harga berapa pun. Ini merupakan salah satu aturan resmi yang paling sering diabaikan pemain.
-
Kumpulkan sewa dari lawan: Saat pemain lain mendarat di properti milik Anda, pemilik properti berhak memungut sewa sesuai tarif yang tercantum pada kartu hak milik. Jangan lupa, Anda bertanggung jawab untuk meminta dan memungut sewa sebelum pemain berikutnya melempar dadu.
-
Bangun rumah setelah menguasai satu kelompok warna: Ketika pemain sudah memiliki semua properti dalam satu kelompok warna, ia boleh membeli rumah dari Bank. Pemain boleh membeli rumah sebanyak yang diinginkan, namun tidak bisa membangun lebih dari satu rumah di satu properti sebelum semua properti di kelompok itu memiliki satu rumah.
-
Tingkatkan ke hotel untuk sewa maksimal: Setelah memiliki empat rumah di setiap properti dalam satu kelompok warna, pemain boleh membeli hotel dari Bank dan mendirikannya di properti tersebut. Hotel meningkatkan tarif sewa secara signifikan.
-
Gunakan hipotek sebagai strategi pendanaan: Jika properti dihipotekkan, tidak ada sewa yang bisa dipungut dari properti tersebut. Sebagaimana dikutip dari Hasbro, untuk mencabut hipotek, pemilik harus membayar Bank sejumlah nilai hipotek ditambah bunga 10%.
-
Pahami kondisi kebangkrutan: Ketika pemain berhutang lebih dari yang bisa dibayar dan tidak memiliki properti untuk dijual, ia dinyatakan bangkrut dan keluar dari permainan. Pemain terakhir yang masih bertahan setelah semua pemain lain bangkrut menjadi pemenang.
Perlu dicatat bahwa dalam aturan resmi, pemilik properti yang telah menguasai seluruh kelompok warna berhak memungut sewa ganda dari lawan yang mendarat di propertinya, bahkan tanpa membangun rumah sekalipun. Aturan ini sering terlewatkan oleh pemain pemula, padahal sangat krusial dalam permainan seru bersama keluarga ini.
Baca juga: 12 Game Seru yang Bisa Dilakukan Bersama Keluarga
Tips dan Strategi Memenangkan Permainan Monopoli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472779/original/056993000_1782376101-pexels-mibernaa-31916805.jpg)
Perbesar
Setelah memahami cara main monopoli secara menyeluruh, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi yang tepat. Monopoli memang merupakan permainan yang menggabungkan keberuntungan, strategi, dan keterampilan sosial. Meski tidak ada jaminan kemenangan mutlak, beberapa pendekatan berikut terbukti meningkatkan peluang secara signifikan.
Mengutip Marmalade Game Studio, Ken Koury, ahli strategi Monopoli, menegaskan bahwa properti oranye adalah yang paling sering didarati karena posisinya setelah penjara, dan angka 7 secara statistik merupakan hasil lemparan dadu paling umum.
-
Beli sebanyak mungkin properti di awal permainan: Pada tahap awal permainan, belilah properti sebanyak mungkin. Meskipun kas berkurang, akuisisi properti di awal memberikan banyak keuntungan, termasuk pendapatan pasif dan mencegah ekspansi lawan.
-
Prioritaskan kelompok warna oranye dan merah: Properti oranye termasuk petak yang paling sering didarati di seluruh papan Monopoli. Petak penjara adalah lokasi dengan probabilitas dikunjungi tertinggi, dan properti oranye memiliki peluang besar untuk didarati dari posisi tersebut.
-
Terapkan strategi tiga rumah: Bidik untuk membangun tiga rumah di setiap properti sebelum meng-upgrade ke hotel. Kenaikan sewa setelah tiga rumah sangat signifikan dan menawarkan pengembalian investasi terbaik.
-
Ciptakan kelangkaan rumah: Hanya tersedia 32 rumah dalam permainan. Begitu persediaan habis, tidak ada pemain lain yang bisa membangun. Dengan membeli rumah secara strategis tanpa meng-upgrade ke hotel, Anda bisa mencegah lawan mengembangkan properti mereka.
-
Manfaatkan penjara di akhir permainan: Ketika papan sudah sebagian besar dimiliki, tetap di penjara justru melindungi Anda dari risiko mendarat di properti lawan yang sudah dibangun hotel. Gunakan penjara sebagai pertahanan di akhir permainan.
-
Jangan abaikan kekuatan negosiasi: Monopoli memungkinkan pemain untuk menukar kartu hak milik, uang, atau kartu Bebas Penjara dengan pemain lain dalam kombinasi apa pun. Pastikan setiap transaksi tukar-menukar memberikan keuntungan jangka panjang bagi Anda.
-
Hindari mengejar utilitas secara berlebihan: Utilitas menawarkan pengembalian investasi yang rendah dan biasanya tidak sepadan untuk diprioritaskan dalam negosiasi. Fokuskan sumber daya Anda pada kelompok warna yang memungkinkan pembangunan rumah.
-
Kendalikan emosi selama bermain: Bjorn Halvard Knappskog, juara dunia Monopoli 2009, dikutip dari Marmalade Game Studio menyatakan, "Semakin banyak emosi yang kamu tunjukkan selama permainan, semakin besar peluangmu untuk kalah."
Selain strategi di atas, penting untuk menyesuaikan strategi berdasarkan aturan yang disepakati. Banyak pemain membuat aturan rumahan sendiri atau memiliki pemahaman terbatas terhadap aturan resmi, yang justru membuat permainan lebih lama dan menambah unsur keberuntungan. Memainkan Monopoli dengan aturan yang jelas bisa menyelesaikan permainan dalam waktu 90 menit.
Perlu diketahui pula, permainan ini memiliki sejarah yang panjang. Elizabeth Magie, seorang wanita asal Amerika, merancang versi awal Monopoli yang disebut The Landlord's Game. Baru pada tahun 1933 Charles Darrow mengadaptasi permainan ini dan kemudian menjualnya ke Parker Brothers. Sayangnya, Elizabeth Magie tidak pernah mendapat pengakuan layak atas penemuannya.
Monopoli tidak hanya menjadi permainan yang mengasah otak, tetapi juga mengajarkan konsep dasar keuangan dan strategi kepada pemain dari segala usia. Dari membeli properti hingga mengelola risiko kebangkrutan, cara main monopoli pada dasarnya mencerminkan dinamika ekonomi dunia nyata dalam skala yang lebih sederhana dan menyenangkan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Monopoli
Berapa jumlah uang yang diterima setiap pemain di awal permainan Monopoli?
Setiap pemain menerima $1.500 untuk memulai permainan. Uang tersebut dibagikan dalam berbagai pecahan mulai dari $1 hingga $500. Bankir yang ditunjuk bertugas mendistribusikan uang ini secara merata kepada seluruh pemain sebelum permainan dimulai.
Apa yang terjadi jika pemain mendarat di properti yang tidak ingin dibelinya?
Menurut aturan resmi, jika pemain menolak membeli properti yang didaratinya, Bank wajib melelang properti tersebut kepada penawar tertinggi. Semua pemain boleh ikut menawar, termasuk pemain yang awalnya menolak, dan penawaran bisa dimulai dari harga berapa pun. Banyak kelompok pemain yang tidak menerapkan aturan lelang ini, padahal ini merupakan bagian penting dari cara main monopoli yang sesuai aturan resmi.
Apakah pemain yang sedang di penjara masih bisa memungut sewa?
Ya, pemain yang berada di penjara tetap bisa memungut sewa, melakukan perdagangan, membeli rumah dan hotel, serta berpartisipasi dalam lelang. Satu-satunya hal yang tidak bisa dilakukan adalah bergerak di papan. Oleh karena itu, berada di penjara di akhir permainan bisa menjadi strategi defensif yang efektif bagi pemain yang sudah menguasai properti.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472795/original/022273400_1782376365-Screenshot_2026-06-25_151116.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8467583/original/035754700_1782369387-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396205/original/078384800_1782277252-XtWiusr7ZAOq2oxb0zSL0g82dm2XSohb0qo3isPA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8401855/original/074961800_1782283845-3TR3me0F81LCl4qRH7qGiWCviNC49LSkUxWWUWE7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8473527/original/016782300_1782382949-Begadang_Nonton_Piala_Dunia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396214/original/026476000_1782277259-67lFuHtDdZuRzObhTMIZcEWgpikre0l0EGlZHuis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4639809/original/031734500_1699401202-download.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8401854/original/060901800_1782283844-oh7cHWhBigOpa8wbmlyH0bhEzZtXGyb4UFyfx1ak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396249/original/050541300_1782277289-9NpjAVNSgG7yQzsIuLSqKoo4CvHNcV9ZWVXGlQzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8401861/original/060952200_1782283848-GNvzA2PIIEXKnfJZCVwfKYljbg0gxsmmMhs9NkwV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472798/original/008147800_1782376718-Model_Pagar_Rumah_Hook_Kombinasi_Batu_Alam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472910/original/011840100_1782380212-Kanopi_Belakang_Rumah_yang_Membuat_Area_Jemur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396236/original/004510400_1782277284-gT5SbNxRy90FvtXPOUOt8lMs8sdUp0X3FGi61err.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5263724/original/098907400_1750830545-Kiwi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396256/original/087805900_1782277294-eXSYz3vza6txq0bz2uJS2H42oc2kQ8WjI28np2bp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8470436/original/083905800_1782373045-416de3d4-e965-4408-86f1-846e43fef98e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8466927/original/063460100_1782368411-Kolam_Ikan_Low_Maintenance.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396258/original/001055800_1782277296-KGy25spIHwW5ovR7C54PVsnw4mcwTgojyy5VgnJi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8468519/original/039393100_1782370872-Tanaman_Pangan_yang_Cocok_Ditanam_di_Galon_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8461095/original/020846800_1782360724-77a68f05-b43d-437e-aa31-39f778a1c89a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546779/original/090145600_1775367164-desain_kebun_rumah_tropis_di_halaman_depan_yang_mudah_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4921809/original/069866000_1724036579-pexels-muffinsaurs-994164.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771366/original/095377800_1710334195-Ilustrasi_cabai_rawit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527772/original/096813200_1773214160-Pakan_Ayam_dari_Fermentasi_Ampas_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546279/original/011245400_1775283971-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537965/original/018525300_1774495433-unnamed-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542295/original/004705400_1774939053-ide_usaha_untuk_ibu_ibu_usia_50_tahun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5221053/original/081756500_1747299364-Gemini_Generated_Image_b67ztnb67ztnb67z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504344/original/010747100_1771232765-7b452ecb-d1e1-4445-9f54-69b3c15abe5f.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1937643/original/078623300_1519626900-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526709/original/037919300_1773131538-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515848/original/010205500_1772196753-Chief_Financial_Officer_Tokocrypto__Sefcho_Rizal-27_Februari_2026.jpg)