9 Tanaman yang Tidak Perlu Disiram Setiap Hari, Solusi untuk Gaya Hidup Urban yang Sibuk

3 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Memilih tanaman yang tidak perlu disiram setiap hari menjadi solusi cerdas bagi Anda yang ingin tetap menikmati keindahan tanaman tanpa harus repot merawatnya setiap waktu. Di tengah kesibukan aktivitas urban yang padat, merawat tanaman sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Banyak orang khawatir tanaman akan layu atau mati jika tidak disiram secara rutin. Padahal, ada sejumlah tanaman yang justru mampu bertahan dengan sedikit air karena memiliki kemampuan menyimpan cadangan air di dalam tubuhnya.

Menariknya, tanaman-tanaman ini tidak hanya tahan banting, tetapi juga memiliki tampilan yang estetis. Jadi, Anda tetap bisa menciptakan suasana hijau yang menenangkan di rumah tanpa perlu khawatir soal jadwal penyiraman. Bagi Anda yang tinggal di lingkungan perkotaan dengan waktu terbatas, memilih tanaman yang tidak perlu disiram setiap hari adalah langkah tepat. Berikut ini beberapa rekomendasi tanaman dari Liputan6.com yang bisa menjadi pilihan terbaik, Jumat (10/4/2026).

1. Kaktus, Si Tahan Banting di Segala Kondisi

Kaktus sudah lama dikenal sebagai tanaman paling tahan terhadap kekeringan. Tanaman ini mampu bertahan hingga berbulan-bulan tanpa disiram, terutama jika ditempatkan di dalam ruangan.

Kemampuan tersebut berasal dari struktur tubuhnya yang dapat menyimpan air dalam jumlah besar. Anda hanya perlu menyiramnya sekitar satu bulan sekali atau saat media tanam benar-benar kering.

Selain itu, kaktus sangat cocok untuk dekorasi minimalis karena bentuknya unik dan beragam. Pastikan saja pot memiliki drainase yang baik agar akar tidak membusuk.

2. Lidah Mertua, Tahan Kering dan Minim Cahaya

Lidah mertua adalah salah satu tanaman hias paling populer karena daya tahannya yang luar biasa. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar dua kali dalam sebulan.

Daunnya yang tebal berfungsi sebagai penyimpan air, sehingga tetap segar meski dalam kondisi kering. Bahkan, saat cuaca dingin atau lembap, tanaman ini bisa bertahan tanpa disiram sama sekali.

Keunggulan lainnya, lidah mertua mampu hidup di ruangan minim cahaya, menjadikannya pilihan ideal untuk apartemen atau rumah dengan pencahayaan terbatas.

3. Sukulen, Kecil Tapi Tangguh

Sukulen menjadi favorit banyak orang karena ukurannya yang mungil dan tampilannya yang cantik. Tanaman ini termasuk dalam kategori tanaman yang tidak perlu disiram setiap hari karena mampu menyimpan air di daun, batang, atau akarnya.

Untuk perawatan, Anda cukup menyemprotkan air satu hingga dua kali dalam seminggu. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan pembusukan.

Sukulen sangat cocok diletakkan di meja kerja atau rak kecil sebagai dekorasi yang menyegarkan.

4. Bougenville, Cantik Meski Jarang Disiram

Bougenville dikenal dengan bunga berwarna cerah yang mencolok. Tanaman ini sering dijumpai di halaman rumah karena mampu bertahan di kondisi panas dan kering.

Akar tunggangnya memungkinkan tanaman ini menyerap air dari lapisan tanah yang dalam, sehingga tidak memerlukan penyiraman rutin.

Menariknya, bougenville justru akan berbunga lebih lebat saat sedikit “stres” karena kekurangan air. Jadi, tidak perlu terlalu sering menyiramnya.

5. Kamboja Jepang, Eksotis dan Hemat Air

Kamboja Jepang atau adenium merupakan tanaman yang berasal dari daerah kering. Batangnya yang tebal berfungsi sebagai tempat penyimpanan air, membuatnya tahan terhadap kondisi minim air.

Tanaman ini cukup disiram seminggu sekali atau saat tanah benar-benar kering. Selain itu, kamboja Jepang menyukai sinar matahari penuh agar tumbuh optimal.

Bentuknya yang artistik membuat tanaman ini sering dijadikan bonsai alami yang indah.

6. Philodendron, Tropis tapi Tidak Manja

Philodendron, khususnya jenis heart-leaf, adalah tanaman tropis yang surprisingly tahan terhadap kekeringan. Tanaman ini bisa bertahan hingga dua minggu tanpa disiram.

Ciri khasnya adalah daun berbentuk hati dan pertumbuhan merambat yang cantik. Cocok untuk mempercantik interior rumah dengan nuansa alami.

Anda cukup menyiramnya ketika bagian atas tanah sudah terasa kering.

7. ZZ Plant, Tanaman “Anti Mati”

ZZ plant dikenal sebagai salah satu tanaman hias paling kuat. Bahkan, banyak yang menyebutnya sebagai tanaman “anti mati”.

Tanaman ini memiliki akar rimpang yang mampu menyimpan air dalam jumlah besar. Karena itu, ZZ plant bisa bertahan berbulan-bulan tanpa penyiraman.

Namun, perlu diingat bahwa penyiraman berlebihan justru menjadi penyebab utama kematiannya. Jadi, lebih baik kurang air daripada terlalu banyak.

8. Pothos, Mudah Dirawat dan Fleksibel

Pothos adalah tanaman rambat yang sangat populer karena kemudahan perawatannya. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air dan tetap tumbuh subur dalam berbagai kondisi.

Meski tidak perlu sering disiram, pothos tetap membutuhkan kelembapan tanah, terutama saat masa pertumbuhan aktif.

Tanaman ini cocok diletakkan di rak gantung atau dibiarkan menjuntai untuk mempercantik ruangan.

9. Peace Lily, Indah dan Tahan Kering

Peace lily menjadi pilihan bagi Anda yang ingin tanaman berbunga namun tetap mudah dirawat. Tanaman ini mampu bertahan dalam kondisi kering lebih lama dibanding tanaman berbunga lainnya.

Ciri uniknya, daun akan sedikit layu saat kekurangan air, sehingga memberi “sinyal” kapan harus disiram.

Selain itu, peace lily juga dikenal mampu membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.

Tips Merawat Tanaman Minim Air agar Tetap Subur

Memiliki tanaman yang tidak perlu disiram setiap hari bukan berarti Anda bisa mengabaikan perawatannya sepenuhnya. Berikut beberapa tips agar tanaman tetap sehat:

  • Gunakan media tanam dengan drainase baik agar air tidak menggenang
  • Siram tanaman saat pagi hari untuk mengurangi penguapan
  • Gunakan pot berlubang agar akar tidak membusuk
  • Tambahkan mulsa untuk menjaga kelembapan tanah
  • Pastikan tanaman mendapatkan cahaya sesuai kebutuhannya

Dengan perawatan sederhana ini, tanaman akan tetap tumbuh optimal meski jarang disiram.

FAQ tentang Tanaman yang Tidak Butuh Banyak Air

1. Apakah semua tanaman tahan kering tidak perlu disiram sama sekali?

Tidak. Tanaman tetap membutuhkan air, hanya saja frekuensinya lebih jarang dibanding tanaman biasa.

2. Berapa kali ideal menyiram tanaman tahan kering?

Tergantung jenisnya, umumnya 1–2 minggu sekali atau saat tanah benar-benar kering.

3. Apakah tanaman ini cocok untuk indoor?

Sebagian besar cocok, seperti lidah mertua, ZZ plant, dan pothos yang bisa hidup di dalam ruangan.

4. Apa tanda tanaman kekurangan air?

Daun mulai layu, menguning, atau mengerut. Pada beberapa tanaman seperti peace lily, tanda ini sangat jelas.

5. Apakah penyiraman berlebihan berbahaya?

Ya, justru lebih berbahaya karena dapat menyebabkan akar membusuk dan tanaman mati.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |