9 Pohon Buah yang Bisa Ditanam di Galon Bekas, Lengkap Beserta Cara Merawatnya

5 hours ago 3
  • Apa saja pohon buah yang cocok ditanam di galon bekas?
  • Apakah galon bekas aman digunakan untuk menanam?
  • Berapa ukuran galon yang ideal untuk tanaman buah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Keterbatasan lahan, terutama di area perkotaan, tidak lagi menjadi penghalang bagi siapa pun yang ingin memiliki kebun buah sendiri. Konsep urban farming atau pertanian perkotaan terus berkembang, menawarkan berbagai solusi inovatif untuk berkebun di ruang sempit. Salah satu metode yang semakin populer adalah menanam pohon buah di wadah bekas, seperti galon air mineral. Mengetahui jenis pohon buah yang bisa ditanam di galon bekas penting untuk memastikan keberhasilan panen. 

Pemanfaatan galon bekas sebagai pot tanaman tidak hanya efisien dalam penggunaan ruang, tetapi juga merupakan langkah cerdas untuk mengurangi limbah plastik. Dengan sedikit kreativitas dan pemahaman dasar tentang hortikultura, galon bekas dapat disulap menjadi media tanam fungsional. Ini memungkinkan setiap rumah memiliki akses ke hasil panen segar dan berkontribusi pada penghijauan lingkungan.

Konsep menanam pohon buah di wadah atau yang dikenal sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot), memang menjadi jawaban atas tantangan lahan terbatas. Tabulampot hadir sebagai solusi praktis bagi mereka yang ingin menanam buah namun terkendala lahan. Oleh karena itu, memilih pohon buah yang bisa ditanam di galon bekas merupakan langkah tepat untuk mewujudkan kebun impian di rumah. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (19/3/2026).

1. Jeruk

Jeruk adalah salah satu pilihan favorit untuk tabulampot karena kemudahan tumbuh dan manfaat buahnya yang beragam. Hampir semua jenis jeruk dapat ditanam dalam pot berukuran relatif kecil dengan varietas seperti jeruk nagami, santang madu, dan mandarin sangat ideal untuk budidaya ini. Tanaman jeruk membutuhkan paparan sinar matahari penuh selama 6-8 jam setiap hari untuk pertumbuhan optimal.

Untuk media tanam, campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 sangat direkomendasikan. Media ini memastikan drainase yang baik sekaligus menyediakan nutrisi esensial bagi tanaman. Pastikan galon bekas yang digunakan memiliki lubang drainase yang memadai untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan pembusukan akar.

Perawatan rutin meliputi penyiraman teratur dan pemupukan dengan pupuk yang kaya nitrogen serta fosfor. Pemangkasan juga penting untuk membentuk tajuk tanaman dan merangsang pembungaan. Dengan perawatan tepat, pohon jeruk di galon bekas dapat mulai berbuah dalam 1-2 tahun setelah penanaman.

2. Mangga

Mangga, buah tropis yang digemari banyak orang, juga sangat cocok untuk ditanam di galon bekas terutama varietas seperti arumanis, apel, dan manalagi. Menanam mangga dalam pot menjadi solusi efektif untuk lahan sempit dan perawatannya tergolong mudah bagi pemula. Pot atau galon yang digunakan sebaiknya berukuran besar dan memiliki sistem drainase yang baik.

Media tanam yang ideal untuk mangga dalam pot adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1. Penggunaan bibit mangga hasil perbanyakan vegetatif seperti stek atau cangkok akan mempercepat masa berbuah, yaitu sekitar 1 tahun setelah penanaman. Ini sangat menguntungkan bagi para pekebun rumahan.

Perawatan mangga meliputi penyiraman rutin, terutama saat musim kemarau dan pemupukan NPK setiap sebulan sekali untuk menunjang pertumbuhan. Pemangkasan juga krusial untuk membentuk struktur tanaman yang baik dan merangsang munculnya bunga. Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari minimal 6 jam sehari.

3. Jambu Air

Jambu air merupakan tanaman buah yang mudah dibudidayakan dalam pot atau galon bekas, bahkan di lahan yang sangat terbatas. Varietas seperti jambu air citra, king rose, dan dalhari sangat populer untuk metode tabulampot karena produktivitasnya. Buah jambu air dikenal dengan rasa manis dan segar, serta dapat menambah nilai estetika pada pekarangan rumah.

Kunci utama keberhasilan menanam jambu air adalah media tanam yang subur agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup. Campuran tanah gembur, kompos, dan sedikit pasir sangat disarankan untuk menjaga keseimbangan air dan udara di dalam pot. Galon bekas yang digunakan sebaiknya berdiameter minimal 50 cm agar akar memiliki ruang tumbuh optimal.

Penyiraman jambu air harus dilakukan secara rutin, dua kali sehari atau disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembapan media. Pemupukan dengan pupuk organik setiap bulan dan pupuk NPK setiap 4 bulan sekali sangat dianjurkan. Pemangkasan juga penting untuk membentuk tajuk dan merangsang pertumbuhan tunas baru yang akan menghasilkan bunga dan buah.

4. Belimbing

Belimbing dengan bentuk buahnya yang unik seperti bintang, sangat cocok untuk ditanam di galon bekas dan mampu berbuah sepanjang tahun. Varietas seperti belimbing dewi dan madu sering menjadi pilihan karena kemudahan perawatannya. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh, namun masih bisa tumbuh baik di lokasi dengan naungan parsial.

Media tanam yang baik untuk belimbing adalah tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang efisien. Campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 sangat direkomendasikan untuk kondisi ini. Pastikan galon bekas yang digunakan cukup besar dan memiliki lubang drainase di bagian bawahnya.

Perawatan belimbing meliputi penyiraman rutin 1-2 kali sehari, terutama saat musim kemarau. Pemupukan dengan NPK yang dicampur Phonska setiap 2 minggu sekali dengan dosis 1 sendok makan dapat menjaga kesuburan tanah. Pemangkasan, pembungkusan buah, dan penjarangan buah juga merupakan praktik penting untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah dan berkualitas.

5. Tin

Buah tin atau ara adalah tanaman yang tumbuh subur di iklim hangat dan sangat memungkinkan untuk ditanam dalam galon bekas jika lahan terbatas. Tanaman buah tin tergolong mudah berbuah dengan teknik tabulampot dan dapat dipanen sepanjang tahun. Kondisi sinar matahari penuh sepanjang hari sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan yang optimal dan pematangan buah.

Media tanam yang subur sangat krusial, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Galon bekas yang digunakan sebaiknya berdiameter cukup besar, minimal 60 cm, dan memiliki lubang drainase yang lancar. Hal ini penting untuk mencegah akar terendam air.

Penyiraman rutin diperlukan untuk menjaga kelembapan media tanam, setidaknya 2-3 hari sekali, tergantung kondisi cuaca. Pemupukan dengan pupuk organik sangat dianjurkan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanpa merusak struktur tanah. Pemangkasan juga penting untuk merangsang pertumbuhan cabang produktif dan pembentukan bakal buah.

6. Sirsak

Sirsak dapat ditanam dalam galon bekas dan berpotensi berbuah lebat, menjadikannya tren berkebun yang menarik di lahan sempit. Meskipun mampu tumbuh di berbagai dataran, sirsak lebih menyukai kondisi yang lembap dan hangat untuk hasil terbaik. Tanaman ini membutuhkan paparan sinar matahari minimal 6-8 jam setiap hari agar dapat tumbuh optimal.

Untuk penanaman di galon bekas, disarankan menggunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti okulasi atau cangkok karena cenderung lebih cepat berbuah. Media tanam harus gembur dan kaya akan bahan organik untuk menyediakan nutrisi yang cukup. Pastikan bibit ditanam dengan hati-hati agar tidak merusak akar.

Perawatan sirsak dalam pot meliputi penyiraman secara teratur setiap hari hingga air keluar dari dasar galon. Pemupukan harus disesuaikan dengan pupuk yang merangsang pembungaan dan pembentukan buah jika tujuan utamanya adalah panen. Pemangkasan dengan pola 1-3-9 (1 batang utama, 3 cabang primer, 9 cabang sekunder) sangat efektif untuk menjaga postur tanaman dan meningkatkan produktivitas buah.

7. Stroberi

Stroberi adalah pilihan favorit untuk pot gantung dan sangat produktif, menjadikannya ideal untuk galon bekas yang dimodifikasi. Tanaman ini relatif pendek dan mampu berbuah dengan cepat, sangat cocok untuk wadah gantung atau pot khusus. Stroberi juga sangat sesuai untuk dibudidayakan di daerah dataran tinggi.

Untuk pertumbuhan optimal, stroberi membutuhkan paparan sinar matahari minimal delapan hingga dua belas jam setiap hari. Media tanam yang ideal adalah campuran tanah pot yang longgar, liat, kaya nutrisi, dan memiliki drainase baik, namun tetap mampu menahan kelembapan yang cukup. Ini akan mendukung perkembangan akar yang sehat.

Penyiraman harus dilakukan secara rutin, dua kali sehari pada musim kemarau atau setiap kali media tanam tampak kering. Pemupukan dapat menggunakan pupuk organik seperti cangkang telur atau campuran pakan ayam untuk nutrisi tambahan. Pemangkasan tunas awal dan sulur juga penting untuk merangsang pembentukan buah yang lebih banyak dan berkualitas.

8. Delima

Delima adalah tanaman buah yang mudah ditumbuhkan dalam galon bekas karena memiliki sistem perakaran yang pendek dan tidak terlalu agresif. Varietas delima kerdil dapat tumbuh hingga 90 cm dan menghasilkan bunga cantik selain buahnya yang eksotis. Delima membutuhkan ventilasi dan pencahayaan baik, serta paparan sinar matahari penuh untuk berbuah lebat.

Meskipun tanaman ini cukup tahan terhadap kekeringan, penyiraman teratur tetap dibutuhkan untuk hasil panen optimal. Media tanam harus memiliki drainase yang sangat baik untuk mencegah akar tergenang air. Campuran tanah dan pasir dengan sedikit kompos akan sangat membantu.

Perawatan delima dalam galon bekas relatif mudah, dengan fokus pada penyiraman teratur dan pemupukan yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan vegetatif dan pembentukan buah. Bunga merahnya yang indah juga menambah nilai estetika pada pekarangan rumah, menjadikannya pilihan menarik untuk penghias sekaligus penghasil buah.

9. Anggur

Anggur adalah tanaman perdu yang dapat menghasilkan buah dalam waktu satu tahun jika ditanam dalam galon bekas atau pot. Jenis anggur seperti Ninel, Transfiguration, dan Moondrop cocok untuk metode tabulampot. Anggur Brazil juga merupakan pilihan yang baik, mampu menghasilkan panen melimpah dengan perawatan yang tepat.

Tanaman anggur membutuhkan penyangga atau teralis untuk merambat, mengingat sifat pertumbuhannya yang menjalar. Media tanam harus subur dan memiliki drainase yang baik untuk mendukung perkembangan akar dan batang. Campuran tanah kebun, kompos, dan pasir sangat direkomendasikan.

Perawatan meliputi penyiraman rutin dan pemupukan berkala, misalnya pemberian pupuk kambing setiap 2 bulan sekali untuk anggur Brazil. Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup sepanjang hari untuk pertumbuhan optimal dan pembentukan buah yang manis. Pemangkasan juga penting untuk merangsang produktivitas.

FAQ

  1. Apa saja pohon buah yang cocok ditanam di galon bekas? Tanaman seperti jeruk, jambu, cabai, tomat, dan stroberi cocok ditanam di galon bekas.
  2. Apakah galon bekas aman digunakan untuk menanam? Aman selama galon dibersihkan dan diberi lubang drainase.
  3. Berapa ukuran galon yang ideal untuk tanaman buah? Galon ukuran 15–19 liter sudah cukup untuk sebagian besar tanaman buah kecil.
  4. Apakah semua pohon buah bisa ditanam di galon? Tidak, hanya tanaman buah berukuran kecil atau yang bisa dikerdilkan.
  5. Bagaimana cara membuat galon bekas jadi pot? Potong bagian atas dan buat lubang di bawah untuk drainase air.
  6. Seberapa sering tanaman di galon harus disiram? Umumnya 1–2 kali sehari tergantung cuaca dan jenis tanaman.
  7. Apakah perlu pupuk khusus untuk tanaman di galon? Ya, gunakan pupuk organik atau NPK secara rutin agar tanaman tetap subur.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |