- Apa jenis wallpaper yang tidak merusak dinding saat dilepas?
- Apakah wallpaper bisa merusak cat dinding?
- Wallpaper mana yang cocok untuk dinding lembap?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memilih jenis wallpaper yang tidak merusak dinding menjadi langkah penting sebelum mempercantik interior rumah. Pasalnya, tidak semua wallpaper aman digunakan, terutama jika Anda ingin menghindari bekas lem, cat terkelupas, atau kerusakan permukaan saat dilepas.
Dengan memahami karakter material dan cara kerjanya, Anda bisa menentukan pilihan yang lebih aman sekaligus praktis. Selain itu, penggunaan wallpaper yang tepat juga memudahkan proses pemasangan dan penggantian tanpa perlu renovasi ulang.
Jika tertarik untuk memasangnya, pertimbangkan beberapa jenis yang apik menurut Liputan6.com, Rabu (25/03/2026) berikut.
1. Vinyl
Material vinyl dikenal karena lapisan pelindungnya yang tahan air dan mudah dibersihkan. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang antara dinding dan kotoran atau kelembapan.
Struktur vinyl biasanya terdiri dari lapisan atas plastik dan bagian belakang berbahan kertas atau non-woven. Karena itu, wallpaper ini tidak mudah meresap ke dinding dan lemnya cenderung tidak meninggalkan residu berlebihan.
Selain itu, daya rekatnya cukup stabil tanpa merusak cat dinding saat dilepas. Ini membuatnya termasuk jenis wallpaper yang tidak merusak dinding untuk penggunaan jangka menengah hingga panjang.
2. Non-woven
Berbeda dengan wallpaper konvensional, non-woven dibuat dari campuran serat sintetis dan alami yang diproses tanpa tenun. Struktur ini membuatnya lebih kuat namun tetap fleksibel.
Dalam pemasangan, lem biasanya diaplikasikan langsung ke dinding, bukan ke wallpaper. Cara ini mengurangi risiko sobek saat dilepas dan meminimalkan kerusakan permukaan.
Keunggulan lainnya adalah sirkulasi udara yang lebih baik, sehingga tidak memicu lembap atau jamur. Hal ini membuatnya aman untuk berbagai kondisi ruangan.
3. Foam linen roll
Tampilan bertekstur menjadi ciri khas foam linen roll. Lapisan busa tipis pada permukaannya memberikan efek empuk sekaligus melindungi dinding dari benturan ringan.
Material ini bekerja dengan cara menempel menggunakan perekat ringan yang tidak terlalu kuat. Hal ini memudahkan proses pelepasan tanpa merusak cat di bawahnya.
Selain itu, struktur busanya juga membantu menutupi ketidaksempurnaan dinding seperti retakan kecil, sehingga hasil akhir terlihat lebih rapi.
4. Serat kaca atau glass fiber
Wallpaper berbahan serat kaca dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap api, kelembapan, dan jamur. Serat halusnya membentuk lapisan kuat yang menempel stabil di dinding.
Penggunaan material ini biasanya melibatkan lem khusus yang dirancang agar tidak merusak permukaan saat dilepas. Meskipun kuat, daya rekatnya tetap terkontrol.
Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk dicat ulang. Jadi, Anda bisa mengganti warna tanpa harus melepas wallpaper, sehingga lebih praktis.
5. Textile
Wallpaper textile menggunakan bahan kain seperti linen atau katun yang memberikan tampilan lebih mewah dan alami. Tekstur kain ini juga membantu menciptakan kesan hangat pada ruangan.
Cara kerjanya cenderung menggunakan perekat ringan agar tidak merusak serat kain maupun dinding. Karena itu, proses pelepasan relatif lebih aman dibanding wallpaper berbahan kertas biasa.
Namun, pemasangan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan gelembung. Jika dipasang dengan benar, hasilnya cukup tahan lama dan tetap aman untuk dinding.
6. Grasscloth
Material alami seperti serat rumput menjadi daya tarik utama grasscloth. Teksturnya unik dan memberikan kesan natural yang berbeda dari wallpaper lainnya.
Penggunaan lem pada wallpaper ini biasanya tidak terlalu tebal karena seratnya cukup ringan. Hal ini membantu menjaga kondisi dinding tetap aman saat wallpaper dilepas.
Namun, karena berbahan alami, perawatannya perlu diperhatikan. Hindari area lembap agar serat tidak mudah rusak atau berjamur.
7. Polyvinyl chloride
Polyvinyl chloride atau PVC dikenal sebagai material yang tahan lama dan tahan air. Struktur ini membuatnya cocok digunakan di area yang sering terkena kelembapan seperti dapur atau kamar mandi.
Lapisan PVC bekerja sebagai pelindung yang mencegah lem meresap langsung ke dinding. Hal ini membantu mengurangi risiko kerusakan saat wallpaper dilepas.
Selain itu, variasi motif dan teksturnya sangat beragam. Material ini juga mudah dibersihkan, sehingga praktis untuk penggunaan sehari-hari.
8. Cork
Wallpaper berbahan cork atau gabus menawarkan keunggulan dalam hal isolasi suara dan suhu. Struktur alaminya mampu menyerap suara dan menjaga ruangan tetap nyaman.
Dalam penggunaannya, perekat yang digunakan biasanya bersifat ringan agar tidak merusak dinding. Hal ini membuatnya termasuk jenis wallpaper yang tidak merusak dinding sekaligus ramah lingkungan.
Selain itu, tekstur unik cork memberikan tampilan dekoratif yang berbeda. Cocok untuk Anda yang ingin suasana ruangan lebih hangat dan natural.
People Also Asked (PAA)
Apa jenis wallpaper yang tidak merusak dinding saat dilepas?
Wallpaper non-woven dan vinyl termasuk yang paling aman. Keduanya memiliki sistem perekat yang tidak meninggalkan banyak residu.
Apakah wallpaper bisa merusak cat dinding?
Bisa, jika menggunakan lem yang terlalu kuat atau kualitas wallpaper rendah. Pemilihan bahan yang tepat sangat penting untuk menghindari hal ini.
Wallpaper mana yang cocok untuk dinding lembap?
PVC dan vinyl sangat cocok karena tahan air. Material ini tidak mudah rusak meski terkena kelembapan tinggi.
Bagaimana cara melepas wallpaper tanpa merusak dinding?
Basahi permukaan wallpaper agar lem melunak, lalu lepaskan perlahan. Teknik ini membantu mengurangi risiko cat ikut terkelupas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2951646/original/009417600_1572248683-Tabebuya_Magenta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919141/original/066119300_1723715376-fruit-3656775_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537417/original/071667800_1774423275-Gemini_Generated_Image_o8ryefo8ryefo8ry.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537564/original/083179000_1774427047-618673e1-e0e4-4721-b425-ff9401b913c3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506109/original/093163100_1771406824-pexels-cottonbro-6941126__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502291/original/008390900_1770976035-5134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516912/original/095725700_1772368505-Menghilangkan_Jamur_pada_Sutil_Kayu_dengan_Bahan_Alami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522171/original/087172400_1772722471-Gemini_Generated_Image_akli4qakli4qakli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503290/original/049636800_1771129401-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529612/original/035718200_1773374221-70015dd0-1f2d-4f2e-8fe5-ff52ab7689b3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529684/original/066105300_1773376732-unnamed__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529711/original/016410300_1773377261-13f14d25-ea5a-4355-b34b-70ad5b6431a8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518261/original/020343900_1772498285-Gemini_Generated_Image_6i0ptp6i0ptp6i0p.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521610/original/081767800_1772694583-unnamed_-_2026-03-05T140508.181.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485835/original/069422600_1769565209-Parkir_Mobil_yang_Salah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505871/original/049678200_1771398710-Rumah_Kampung_Tanpa_Sekat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485063/original/086893100_1769493789-cabai.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503295/original/086605100_1771129401-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)
