8 Jenis Pohon Buah yang Bisa Tumbuh di Tanah Kerikil Taman Rumah dan Tetap Berbuah Lebat

5 hours ago 2
  • Apakah pohon buah bisa tumbuh di tanah kerikil?
  • Pohon buah apa yang paling tahan kekeringan di tanah kerikil?
  • Bagaimana cara meningkatkan kesuburan tanah kerikil untuk pohon buah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki kebun buah di pekarangan rumah seringkali menjadi impian, namun kondisi tanah yang kurang ideal seperti tanah kerikil dapat menjadi tantangan. Banyak yang beranggapan bahwa tanah berbatu atau kerikil tidak cocok untuk pertumbuhan pohon buah karena minimnya nutrisi dan kemampuan menahan air. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar, sebab ada beberapa jenis pohon buah yang justru mampu beradaptasi dan tetap menghasilkan buah lebat di kondisi tanah tersebut.

Pohon-pohon buah ini umumnya memiliki sistem perakaran yang kuat, toleransi tinggi terhadap kekeringan, serta kemampuan untuk mencari nutrisi di lingkungan yang sulit. Adaptasi inilah yang membuat mereka menjadi pilihan ideal bagi para pekebun yang menghadapi keterbatasan jenis tanah. Dengan pemilihan varietas yang tepat dan sedikit penyesuaian dalam perawatan, Anda bisa menikmati panen buah segar langsung dari halaman rumah.

Lantas apa saja jenis pohon buah yang bisa tumbuh di tanah kerikil dan tetap berbuah lebat? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (5/5), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. Pohon Ara (Ficus carica)

Pohon ara dikenal sebagai tanaman yang sangat tangguh dan adaptif, mampu tumbuh di berbagai jenis tanah, termasuk tanah berpasir, tanah liat, dan tanah berbatu atau kerikil. Ketahanan ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk lahan dengan kondisi tanah yang kurang ideal dan seringkali kering.

Karakteristik utama pohon ara adalah kemampuannya menyukai iklim hangat dan kering, serta sering ditemukan di daerah dengan curah hujan rendah dan suhu tinggi. Sistem perakarannya yang kuat dan dalam, mampu menyebar hingga 15 meter dengan kedalaman mencapai 6 meter, memungkinkan pohon ara mencari air dan nutrisi secara luas. Bahkan, beberapa jenis ara dapat tumbuh di celah-celah batu atau dinding tembok yang pecah, menunjukkan ketahanannya terhadap kondisi tanah yang kurang ideal.

Pohon ara sangat toleran terhadap kekeringan setelah mapan, meskipun penyiraman teratur pada fase awal pertumbuhan akan membantu pembentukan sistem akar yang kuat. Drainase tanah yang baik sangat penting bagi pohon ara, dan tanah kerikil secara alami menyediakan drainase yang cepat, yang menguntungkan tanaman ini karena tidak menyukai genangan air.

Pohon ara dapat tumbuh hingga ketinggian 10 meter dengan batang lunak berwarna abu-abu dan cabang yang melebar. Buahnya terasa manis dan dapat dimakan langsung atau dikeringkan. Pohon ini dapat berbuah dua kali dalam setahun, biasanya pada bulan Juni hingga Agustus. Di Indonesia, pohon ara dapat tumbuh subur di iklim tropis dengan curah hujan tinggi, asalkan teknik budidaya seperti pengaturan debit air penyiraman dan pemangkasan ranting dilakukan dengan tepat.

2. Pohon Delima (Punica granatum)

Delima adalah salah satu pohon buah yang sangat tangguh dan adaptif terhadap kondisi lingkungan yang menantang, termasuk tanah berbatu dan cuaca ekstrem. Tanaman ini dikenal sangat tahan terhadap kekeringan dan menyukai sinar matahari penuh, berkat asal-usulnya dari daerah kering di Timur Tengah dan Asia Selatan.

Pohon delima tidak membutuhkan banyak air setelah fase awal penanaman, sehingga sangat cocok untuk daerah dengan ketersediaan air terbatas. Delima dapat tumbuh subur di tanah yang memiliki drainase baik, termasuk campuran tanah kebun, pasir, dan kompos. Tanah kerikil dengan drainase yang baik sangat ideal untuk delima, karena tanaman ini tidak dapat tumbuh di tanah yang lembap atau tergenang air.

Akar tunggang delima memiliki perakaran yang cukup dalam, membantu tanaman mencari air di kondisi tanah kering. Pohon delima dapat tumbuh hingga 5-8 meter dengan batang berkayu, tegak, keras, dan banyak percabangan serta duri.

Buah delima berbentuk bulat dengan diameter 5-12 cm, memiliki kulit tebal, dan biji-biji kecil di dalamnya. Pohon ini berbunga sepanjang tahun dan dapat berbuah dalam satu hingga tiga tahun setelah ditanam dari biji. 

3. Pohon Zaitun (Olea europaea)

Pohon zaitun adalah tanaman yang sangat tahan terhadap kekeringan, cuaca panas, dan lingkungan gersang, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tanah kerikil. Berasal dari kawasan Mediterania, pohon zaitun dapat tumbuh subur di tanah berpasir dan kering, serta toleran terhadap berbagai jenis tanah, termasuk tanah berbatu dan berkapur, asalkan memiliki drainase yang baik.

Akar pohon zaitun yang kuat dapat menembus tanah hingga 6 meter, membantunya mencari air dan bertahan hidup di kondisi tanah kering dan tandus selama bertahun-tahun. Setelah mapan, pohon zaitun mengembangkan sistem akar yang kuat dan dalam yang memungkinkannya tumbuh subur bahkan dalam kondisi tanah yang paling menantang, mengubah lahan berbatu atau kering menjadi lanskap penghasil buah yang produktif.

Pohon zaitun tidak menyukai pupuk berlebihan, tetapi membutuhkan nitrogen untuk perkembangan dedaunan yang tepat. Zaitun tumbuh baik di zona 8-11 dan dapat berfungsi sebagai pohon hias sekaligus penghasil buah.

Buah zaitun dapat digunakan sebagai bumbu atau diekstrak minyaknya. Pohon zaitun membutuhkan lokasi yang cerah dengan drainase yang baik dan penyiraman minimal setelah mapan untuk memastikan pertumbuhan optimal dan produksi buah yang konsisten.

4. Pohon Jujube (Ziziphus jujuba)

Jujube, atau kurma merah, adalah pohon buah kecil yang sangat produktif, adaptif, serta tahan panas dan kekeringan. Pohon ini sangat cocok untuk tanah kerikil karena kemampuannya tumbuh subur di tanah yang buruk, mulai dari tanah berpasir hingga tanah berbatu.

Setelah mapan, jujube membutuhkan sangat sedikit air, menjadikannya salah satu pohon buah yang paling toleran kekeringan dan rendah perawatan. Pohon ini menyukai sinar matahari penuh dan hampir bebas hama dan penyakit, menjadikannya ideal bagi pekebun yang menginginkan hasil buah maksimal dengan sedikit usaha.

Jujube dapat tumbuh di zona 6-9. Buahnya kecil dan merah dengan biji, serta dikenal karena kandungan antioksidan, kalium, dan vitamin C yang tinggi. Buah jujube serbaguna, renyah dan manis saat segar, serta mengering secara alami menjadi camilan seperti kurma yang kenyal dan dapat bertahan selama berbulan-bulan.

Varietas populer untuk pekebun rumahan adalah 'Lee' dan 'Lang', yang dikenal karena produksi yang konsisten dan rasa yang sangat baik. Menanam jujube di tempat yang cerah dengan tanah yang memiliki drainase baik akan memastikan pertumbuhan yang kuat dan hasil panen yang melimpah.

5. Pohon Buah Naga

Buah naga sangat cocok ditanam di tanah berbatu dan berdrainase cepat. Tanaman ini justru tidak menyukai tanah yang terlalu basah.

Dengan struktur seperti kaktus, buah naga mampu menyimpan air sendiri. Ini membuatnya tahan terhadap kondisi kering di tanah kerikil.

Jika dirawat dengan penyangga yang baik, tanaman ini bisa menghasilkan buah dalam jumlah cukup banyak. Cocok untuk kebun rumah modern.

6. Pohon Jambu Biji

Jambu biji termasuk tanaman yang sangat tahan terhadap kondisi tanah keras dan berbatu. Akar pohonnya kuat sehingga tetap bisa mencari nutrisi meskipun tanah tidak subur.

Tanaman ini juga tidak membutuhkan perawatan rumit, cukup sinar matahari yang cukup dan penyiraman teratur. Di tanah kerikil, drainase yang baik justru membuat akarnya tidak mudah busuk.

Meski tumbuh di kondisi sederhana, jambu biji tetap mampu berbuah lebat dan berkualitas. Buahnya bisa dipanen beberapa kali dalam setahun.

7. Pohon Kesemek (Persimmon - Diospyros kaki)

Kesemek Asia adalah tambahan lanskap yang menyenangkan dan merupakan salah satu pohon buah yang toleran kekeringan setelah mapan. Kemampuan kesemek untuk tumbuh subur di iklim kering berasal dari akarnya yang dalam yang dapat menjangkau sumber air bawah tanah.

Daunnya yang berlilin juga mengurangi kehilangan air melalui transpirasi, memungkinkannya bertahan dalam periode kekeringan yang panjang. Pohon kesemek cukup mudah ditanam dan varietas self-fertile memudahkan untuk mendapatkan hasil panen.

Meskipun toleran kekeringan, semua pohon membutuhkan penyiraman teratur saat baru ditanam untuk membangun sistem akar yang kuat.

8. Pohon Mulberry (Morus spp.)

Pohon mulberry adalah penghasil buah yang produktif dan relatif toleran kekeringan setelah mapan, menjadikannya pilihan yang baik untuk tanah kerikil.  Meskipun toleran kekeringan, pohon muda yang baru ditanam akan tumbuh paling baik dengan penyiraman teratur. Dalam kekeringan ekstrem, produksi buah mungkin tidak sebanyak dan buahnya cenderung lebih kecil, tetapi pohon itu sendiri dapat mengatasi kekeringan dengan baik dan pulih dengan mudah.

Mulberry juga tahan terhadap hama dan penyakit, mengurangi kebutuhan akan perawatan intensif. Buah mulberry terlihat sedikit seperti blackberry tetapi memiliki rasa yang sedikit berbeda, manis. Buah ini sangat baik untuk pai, selai, dan makanan penutup. Daun mulberry muda juga dapat dipanen dan digunakan untuk teh atau sayuran hijau yang dimasak.

Pohon mulberry dapat menjadi pilihan yang bagus untuk kandang ayam karena ayam akan memanfaatkan buah yang jatuh ke tanah, menjadikannya tanaman multifungsi.

Pertanyaan & Jawaban

1. Apakah pohon buah bisa tumbuh di tanah kerikil?

Jawaban: Ya, beberapa jenis pohon buah sangat adaptif dan dapat tumbuh subur di tanah kerikil, asalkan memiliki drainase yang baik dan sistem perakaran yang kuat untuk mencari air dan nutrisi.

2. Pohon buah apa yang paling tahan kekeringan di tanah kerikil?

Jawaban: Pohon ara, delima, dan zaitun dikenal sangat tahan kekeringan dan sangat cocok untuk tanah kerikil. Mereka memiliki akar yang dalam dan kuat untuk bertahan hidup di kondisi kering.

3. Bagaimana cara meningkatkan kesuburan tanah kerikil untuk pohon buah?

Jawaban: Untuk meningkatkan kesuburan tanah kerikil, Anda dapat menambahkan pupuk kandang atau kompos. Ini akan membantu menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman dan meningkatkan retensi air.

4. Apakah pohon jujube cocok untuk pekarangan rumah dengan tanah berbatu?

Jawaban: Sangat cocok. Jujube adalah pohon buah kecil yang produktif, tahan panas dan kekeringan, serta tumbuh subur di tanah buruk, termasuk tanah berpasir hingga berbatu, dengan perawatan minimal setelah mapan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |