- Apa keunggulan utama Pepaya California sehingga menjadi primadona di pasaran?
- Mengapa Pepaya Red Lady dianggap memiliki peluang usaha yang menggiurkan?
- Apa yang membuat Pepaya Hawaii populer di kalangan konsumen rumah tangga dan diet sehat?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Jenis pohon pepaya yang buahnya paling laku di pasaran menjadi perhatian penting bagi petani maupun pegiat berkebun yang ingin mendapatkan hasil panen optimal. Permintaan pepaya yang selalu tinggi membuat pemilihan varietas yang tepat sangat berpengaruh terhadap produktivitas, kemudahan budidaya, dan nilai jual buah.
Setiap jenis pepaya memiliki karakteristik berbeda, mulai dari ukuran buah, rasa, hingga ketahanan terhadap penyakit dan kondisi lingkungan. Dari Pepaya California yang banyak diminati pasar hingga Red Lady, masing-masing menawarkan keunggulan tersendiri. Berikut beberapa jenis pepaya yang paling laku di pasaran dan relatif mudah dibudidayakan. Berikut jenis pohon pepaya yang buahnya paling laku di pasaran, dirangkum Liputan6.com pada Senin (4/5/2026).
1. Pepaya California (Calina / IPB-9)
Pepaya California yang juga dikenal sebagai Calina atau IPB-9, merupakan varietas pepaya yang sangat populer di Indonesia, meskipun namanya mengesankan asal luar negeri. Varietas ini sebenarnya adalah hasil pemuliaan di Indonesia oleh Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati, MS, dari Pusat Kajian Tropika IPB. Tanaman pepaya secara umum berasal dari Meksiko bagian selatan dan Nikaragua. Popularitasnya di pasar modern dan tradisional menjadikannya salah satu jenis pepaya yang bernilai tinggi di pasar karena sangat diminati konsumen.
Buah pepaya California memiliki ukuran sedang, dengan bobot berkisar antara 0,8 hingga 1,5 kg per buah, atau 800 gram hingga 1,2 kg per buah. Bentuknya lonjong dan mungil dengan kulit yang halus, serta akan berubah menjadi kuning cerah ketika matang dari warna hijau tebal saat muda. Daging buahnya berwarna merah cerah atau oranye kemerahan, tebal, kenyal, dan tidak mudah lembek, bahkan terlihat berlubang seperti bintang saat dipotong. Rasanya manis khas dan tinggi, dengan sedikit aroma segar, serta memiliki daya simpan yang cukup baik, mampu bertahan hingga lima hari setelah matang.
Pohon pepaya California relatif kerdil, dengan tinggi sekitar 1,5 hingga 2 meter, sehingga cocok untuk budidaya di lahan terbatas. Varietas ini termasuk genjah, dapat dipanen pertama kali setelah berumur 8–9 bulan setelah tanam, dan dapat terus berbuah sepanjang tahun. Produktivitasnya tinggi, satu pohon dapat menghasilkan 25–30 buah, bahkan panen bisa dilakukan hingga empat kali dalam sebulan dengan hasil 10 hingga 20 buah per panen. Syarat tumbuhnya tidak spesifik, optimal di dataran rendah hingga 700 mdpl, menyukai tanah gembur, berpasir, kaya humus, drainase baik, pH 6-7, serta membutuhkan sinar matahari penuh. Varietas ini juga toleran terhadap iklim dan cuaca, sehingga bisa ditanam baik di musim hujan maupun kemarau, dengan teknik budidaya yang tidak sulit dan perbanyakan melalui biji.
2. Pepaya Bangkok
Pepaya Bangkok adalah varietas pepaya yang berasal dari Thailand dan telah dikenal di Indonesia sejak tahun 1980-an. Varietas ini terkenal dengan ukuran buahnya yang besar, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang mencari buah berukuran jumbo. Pepaya Bangkok memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil di Indonesia.
Karakteristik buah pepaya Bangkok mencakup ukuran yang besar, dapat mencapai 3 kg, bahkan beberapa sumber menyebutkan 3-5 kg per buah. Bentuknya lonjong dan panjang, kadang memiliki lekukan, dengan kulit yang kasar dan tidak rata atau terdapat benjolan. Kulitnya tebal dan berwarna hijau kekuningan saat matang. Daging buahnya berwarna jingga kemerahan, tebal, dan keras, namun memiliki tekstur yang lebih lunak dengan serat halus. Rasanya manis dominan dengan kadar air yang cukup tinggi, dan tekstur daging buah yang keras membuatnya tahan selama proses pengangkutan.
Pohon pepaya Bangkok siap panen pada usia 9–12 bulan, atau ketika buah mulai menguning, dengan panen yang dapat dilakukan setiap 10 hari sekali. Pohonnya genjah dan setiap batang pohon dapat menghasilkan lebih dari 15 buah setiap minggu. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah atau dataran tinggi dengan ketinggian 700-1000 mdpl, membutuhkan curah hujan antara 1000-2000 mm per tahun, suhu maksimal 22-26°C, dan kelembaban maksimal 40%. Pepaya Bangkok menyukai tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung humus, serta budidayanya relatif mudah, mirip dengan jenis pepaya lainnya.
3. Pepaya Red Lady
Pepaya Red Lady adalah varietas unggulan yang berasal dari Taiwan dan dikenal sebagai salah satu jenis pepaya paling populer di dunia. Kualitasnya yang konsisten menjadikan varietas ini banyak diekspor dan menjadi favorit di pasar ekspor serta ritel modern. Membudidayakan pepaya Red Lady dianggap sebagai peluang usaha yang menggiurkan karena potensi keuntungannya.
Buah Red Lady berukuran sedang hingga besar, dengan bobot rata-rata 1,5 – 2 kg per buah. Bentuknya bulat dengan kulit yang halus. Daging buahnya berwarna merah cerah atau jingga kemerahan. Rasanya manis segar dengan kadar gula sekitar 13%, yang lebih tinggi dibandingkan jenis pepaya lainnya, serta memiliki tekstur yang lembut, halus, tebal, keras, dan tahan terhadap pengangkutan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk distribusi jarak jauh.
Tanaman ini dikenal cepat berbuah, biasanya dalam waktu kurang dari satu tahun setelah tanam, dengan panen dapat dilakukan 7-8 bulan setelah semai atau tanam. Produktivitasnya tinggi, setiap pohon berpotensi menghasilkan 35–50 buah dalam satu siklus panen, dengan rata-rata panen dapat mencapai 40 ton per hektar. Pepaya Red Lady dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 700 hingga 1.000 mdpl, membutuhkan suhu antara 22-30°C dengan tingkat kelembaban 40%, serta lahan perkebunan harus memiliki drainase yang baik dan pH tanah sekitar 6-7. Varietas ini juga dikenal tahan terhadap penyakit, sehingga biaya produksinya tergolong efisien.
4. Pepaya Hawaii
Pepaya Hawaii yang juga dikenal sebagai Pepaya Solo atau IPB-3, adalah varietas pepaya yang berasal dari Hawaii, tepatnya distrik Puna. Berbeda dengan pepaya California, pepaya Hawaii berukuran lebih kecil, biasanya hanya sekitar 400–600 gram per buah. Ukurannya yang kecil dan praktis membuatnya dikenal sebagai pepaya "porsi tunggal", sangat populer di kalangan rumah tangga dan mereka yang menjalani diet sehat.
Karakteristik buah pepaya Hawaii mencakup ukuran kecil, biasanya hanya sekitar 400–600 gram per buah, atau antara 300 gram hingga 1 kg. Bentuknya cenderung bulat atau lonjong membulat seperti buah pir, dengan kulit hijau yang berubah menjadi kuning pucat saat matang. Kulit buahnya tipis, berwarna hijau muda saat mentah dan kuning cerah saat matang. Daging buahnya bisa berwarna merah muda hingga oranye, atau kuning jingga cerah, dan agak tebal. Rasanya manis yang lebih ringan dengan sedikit asam, menciptakan sensasi segar, dengan derajat kemanisan 12-14° Brix. Meskipun lebih riskan dan tidak tahan lama setelah dipanen dibandingkan pepaya California, varietas ini dapat bertahan hingga satu minggu.
Pepaya Hawaii dapat dipanen dalam waktu sekitar 9 bulan, dan jika dikelola dengan baik, tanaman ini dapat berproduksi sepanjang tahun. Varietas ini dapat dibudidayakan di dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 600 mdpl, tumbuh optimal di iklim tropis, menyukai sinar matahari penuh dan suhu antara 25-30°C. Membutuhkan tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik, serta curah hujan yang mencukupi. Budidayanya relatif mudah dengan modal terjangkau, mirip dengan jenis pepaya lainnya, namun memerlukan perawatan khusus seperti pemupukan dan penyiraman yang teratur. Permintaan pasar untuk pepaya Hawaii terus meningkat, baik di dalam maupun luar negeri, menjadikannya laris manis di supermarket dan diburu oleh konsumen kelas atas.
5. Pepaya Jingga (Orange Lady)
Pepaya Jingga yang juga dikenal sebagai Orange Lady adalah salah satu varietas pepaya yang populer di Indonesia. Varietas ini menjadi andalan petani dalam kegiatan budidaya pepaya karena teksturnya yang krispi serta kemampuannya untuk tahan simpan dan tunda panen. Karakteristik ini memberikan keuntungan dalam distribusi dan pemasaran.
Buah pepaya Jingga memiliki berat kurang lebih 1,5 kg per buah, dengan bentuk sekilas mirip dengan pepaya semangka. Kulit buahnya berwarna kuning dan memiliki bercak samar. Daging buahnya berwarna merah dan banyak mengandung air, serta memiliki tekstur yang krispi. Meskipun rasanya tidak semanis pepaya semangka, pepaya Jingga relatif tahan selama pengiriman dan juga tahan simpan serta tunda panen, menjadikannya pilihan yang baik untuk pasar.
Untuk budidaya, pepaya Jingga membutuhkan iklim bebas embun beku, banyak sinar matahari, air yang cukup, dan tanah yang sangat baik. Varietas ini cukup mudah ditanam dari biji selama memiliki iklim yang tepat dan jarak tanam yang memadai. Kemudahan budidaya dan ketahanan buahnya menjadikan pepaya Jingga pilihan yang menguntungkan bagi petani.
6. Pepaya Semangka
Pepaya Semangka adalah varietas pepaya introduksi yang masuk ke Indonesia pada tahun 1930. Varietas ini termasuk salah satu jenis pepaya unggul yang ditanam di Indonesia, dikenal karena rasa manisnya dan kandungan air yang melimpah. Popularitasnya menjadikannya pilihan yang baik untuk konsumsi segar.
Buah pepaya Semangka memiliki berat sekitar 1 kg per buah, dengan bentuk lonjong. Saat sudah masak, kulit buahnya berwarna kuning licin. Daging buahnya berwarna merah seperti semangka dan banyak mengandung air, memberikan sensasi segar saat dikonsumsi. Rasanya manis, dan buah ini cukup tahan lama saat pengangkutan, yang merupakan keunggulan dalam distribusi.
Meskipun detail spesifik mengenai budidaya yang berbeda dari pepaya umum tidak disebutkan, sebagai varietas unggul, pepaya Semangka diasumsikan memiliki praktik budidaya yang relatif mudah dan produktif. Keunggulan rasa dan teksturnya menjadikannya favorit di pasaran.
7. Pepaya Cibinong
Pepaya Cibinong adalah salah satu jenis pepaya yang populer dan termasuk dalam varietas unggul di Indonesia. Varietas ini dikenal memiliki buah berukuran besar dan banyak dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan bagi petani.
Karakteristik buah pepaya Cibinong adalah bentuknya yang panjang dengan bagian ujungnya lancip. Buah ini termasuk dalam golongan pepaya berukuran besar. Meskipun detail spesifik tentang daging buahnya tidak disebutkan secara rinci dalam sumber yang tersedia, reputasinya sebagai varietas unggul menunjukkan kualitas yang baik.
Tidak ada detail spesifik mengenai budidaya yang berbeda dari pepaya umum yang disebutkan dalam sumber. Namun, sebagai varietas unggul, dapat diasumsikan bahwa praktik budidaya umumnya mengikuti standar pepaya tropis, yang relatif mudah dan menghasilkan produktivitas yang baik. Ukurannya yang besar menjadikannya menarik untuk pasar tertentu.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa keunggulan utama Pepaya California sehingga menjadi primadona di pasaran?
Jawaban: Pepaya California unggul karena ukuran buahnya sedang (0,8-1,5 kg), rasa manis khas, daging buah tebal dan kenyal, daya simpan hingga lima hari, serta produktivitas pohon yang tinggi (25-30 buah per pohon) dan masa panen genjah.
2. Mengapa Pepaya Red Lady dianggap memiliki peluang usaha yang menggiurkan?
Jawaban: Pepaya Red Lady dianggap menggiurkan karena kualitasnya yang konsisten, bobot buah 1,5-2 kg, rasa manis segar dengan kadar gula 13%, tekstur keras dan tahan pengangkutan, serta produktivitas tinggi (35-50 buah per pohon, 40 ton/hektar) dan ketahanan terhadap penyakit.
3. Apa yang membuat Pepaya Hawaii populer di kalangan konsumen rumah tangga dan diet sehat?
Jawaban: Pepaya Hawaii populer karena ukurannya yang kecil (400-600 gram) dan praktis sebagai "porsi tunggal", rasa manis ringan dengan sedikit asam yang segar, serta permintaan pasar yang terus meningkat di supermarket dan konsumen kelas atas.
4. Bagaimana karakteristik Pepaya Bangkok yang membedakannya dari jenis lain?
Jawaban: Pepaya Bangkok memiliki karakteristik buah berukuran besar (3-5 kg), bentuk lonjong panjang dengan kulit kasar, daging buah jingga kemerahan yang tebal dan keras namun lunak, serta rasa manis dominan dengan kadar air tinggi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570858/original/099579100_1777545629-2148464409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554567/original/068681700_1776076465-integrated_farming_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570484/original/079103900_1777527775-HL_rumah_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541272/original/093303200_1774857510-closeup-sport-shoes-concrete-path.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211419/original/035827100_1746577999-WhatsApp_Image_2025-05-07_at_7.25.24_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571365/original/043633000_1777617431-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564463/original/076443700_1776942444-Pagar_Hidup_Tanaman_Markisa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514615/original/035099200_1772097437-148328.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572313/original/002786000_1777790454-tanda-tanda_seseorang_berbohong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437631/original/067112800_1765258379-Taman_Tin___Jeruk_Mini_dalam_Pot_Dekoratif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548567/original/014378300_1775544413-Gemini_Generated_Image_m5huggm5huggm5hu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566819/original/063421300_1777257395-Kucing_Tetangga_Nongkrong_dan_Kencing_di_Teras_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571795/original/069911200_1777702289-unnamed__33_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571737/original/067645500_1777696034-f37a98e5-c2fd-4e66-9ffe-1e9a21fe2905.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562672/original/004340100_1776837102-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483821/original/051631700_1769404042-Jenis_Pohon_Kecil_untuk_Teras_Rumah_yang_Sejuk_dan_Tidak_Mengganggu_Fondasi_Pohon_Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571518/original/019032300_1777628631-Tips_Jual_Beli_HP_Bekas_Aman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457158/original/075801100_1766989393-senivpetro.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455659/original/004422000_1766723384-Desain_Teras_Sederhana_Tanpa_Terlihat_Sempit__Cocok_untuk_Santai_Sambil_Ngeteh_di_Rumah_Model_Teras_dengan_Lantai_Keramik_Dingin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4350265/original/051288500_1678243458-Crypto_6.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454099/original/004509200_1766549156-CFX_edit.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469431/original/085313800_1768117137-lantai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)