Liputan6.com, Jakarta - Bau sepatu yang tidak sedap seringkali menjadi masalah umum yang mengganggu kenyamanan dan kepercayaan diri. Masalah ini biasanya timbul akibat penumpukan bakteri dan jamur yang berkembang biak di lingkungan lembap dan gelap di dalam sepatu, diperparah oleh keringat kaki. Mencari solusi yang praktis dan efektif untuk mengatasi bau ini tanpa harus mengandalkan sinar matahari menjadi kebutuhan banyak orang.
Kondisi sepatu yang lembap setelah digunakan, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga atau beraktivitas seharian, sangat rentan menjadi sarang bakteri penyebab bau. Proses pengeringan alami dengan dijemur terkadang tidak memungkinkan, baik karena cuaca yang tidak mendukung maupun keterbatasan waktu. Oleh karena itu, diperlukan metode alternatif yang bisa dilakukan di rumah.
Lantas bagaimana saja cara menghilangkan bau sepatu tanpa dijemur yang ampuh di rumah? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (7/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Menggunakan Baking Soda untuk Netralkan Bau Sepatu
Baking soda, atau natrium bikarbonat, dikenal luas sebagai agen penghilang bau alami yang sangat efektif untuk berbagai keperluan rumah tangga, termasuk mengatasi bau sepatu. Kemampuannya yang luar biasa dalam menyerap kelembapan dan menetralkan bau asam menjadikannya pilihan utama. Ini adalah solusi praktis untuk sepatu yang berbau tidak sedap tanpa perlu dijemur.
Untuk menggunakannya, taburkan sekitar satu hingga dua sendok makan baking soda ke dalam setiap sepatu, memastikan bubuk tersebut tersebar merata di seluruh bagian dalam. Fokuskan pada area yang sering berkeringat seperti ujung jari kaki dan tumit. Biarkan baking soda bekerja semalaman atau setidaknya selama beberapa jam; untuk bau yang sangat menyengat, biarkan hingga 24 jam penuh.
Setelah proses penyerapan bau selesai, buang baking soda dari sepatu dengan mengibaskannya atau menggunakan penyedot debu mini untuk membersihkan sisa-sisa bubuk. Baking soda bekerja dengan menyerap kelembapan yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab bau, sekaligus menetralkan partikel bau itu sendiri. Solusi ini aman dan tidak beracun untuk sebagian besar jenis sepatu, menjadikannya metode yang handal.
2. Manfaatkan Kantung Teh Celup Bekas untuk Aroma Segar
Kantung teh celup bekas, khususnya teh hitam, merupakan solusi alami lain yang ampuh untuk menghilangkan bau sepatu. Kandungan tanin dalam teh hitam memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab bau. Selain itu, teh juga efektif dalam menyerap bau tidak sedap, memberikan kesegaran alami pada sepatu Anda.
Cara penggunaannya cukup mudah; seduh dua kantung teh hitam seperti biasa, lalu biarkan hingga dingin dan keringkan sedikit agar tidak terlalu basah. Penting untuk memastikan kantung teh tidak meneteskan air untuk menghindari noda pada sepatu. Masukkan satu kantung teh ke dalam setiap sepatu dan biarkan selama beberapa jam atau semalaman untuk hasil maksimal.
Kelembapan sisa pada kantung teh dapat membantu mengaktifkan tanin, sehingga proses penghilangan bau lebih optimal. Setelah selesai, buang kantung teh tersebut. Metode ini tidak hanya efektif menghilangkan bau tak sedap, tetapi juga dapat meninggalkan aroma teh yang samar dan menenangkan pada sepatu, menjadikannya lebih nyaman dipakai.
3. Kopi Bubuk atau Biji Kopi sebagai Penyerap Bau Alami
Kopi, baik dalam bentuk bubuk maupun biji utuh, telah lama dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam menyerap bau yang kuat dan tidak sedap. Sifat adsorbennya menjadikan kopi pilihan yang sangat baik untuk mengatasi bau sepatu yang membandel. Penggunaan kopi dapat memberikan aroma yang lebih menyenangkan pada sepatu Anda.
Untuk menggunakan kopi bubuk, masukkan sekitar satu hingga dua sendok makan ke dalam kaus kaki tipis atau kain kasa, lalu ikat rapat. Letakkan bungkusan kopi ini ke dalam setiap sepatu dan biarkan semalaman agar bekerja secara maksimal. Jika menggunakan biji kopi, Anda bisa langsung menaburkan beberapa biji kopi ke dalam sepatu atau memasukkannya ke dalam kantung kain kecil, lalu biarkan selama beberapa jam atau semalaman.
Kopi akan secara efektif menyerap bau tidak sedap dan menggantinya dengan aroma kopi yang khas dan menyegarkan. Setelah proses penyerapan selesai, pastikan untuk membersihkan sisa-sisa kopi dari dalam sepatu. Metode ini sangat efektif untuk bau yang membandel dan memberikan sentuhan aroma alami yang lebih disukai.
4. Cuka Putih: Disinfektan Alami Pembasmi Bau
Cuka putih adalah disinfektan alami yang ampuh dan agen penghilang bau yang kuat berkat sifat asamnya. Kandungan asam asetat dalam cuka efektif membunuh bakteri dan jamur yang menjadi penyebab utama bau tidak sedap pada sepatu. Ini adalah solusi ekonomis dan mudah ditemukan di rumah.
Untuk aplikasinya, campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Semprotkan larutan ini secara merata ke bagian dalam sepatu hingga sedikit lembap, namun hindari membuatnya basah kuyup. Setelah disemprot, biarkan sepatu mengering sepenuhnya di tempat yang memiliki ventilasi baik. Bau cuka akan menghilang seiring dengan mengeringnya sepatu, membawa serta bau tidak sedap yang membandel.
Penting untuk menguji larutan cuka pada area kecil yang tidak terlihat pada sepatu, terutama untuk bahan kulit atau suede, guna memastikan tidak ada perubahan warna atau kerusakan. Untuk sepatu yang sangat bau, Anda juga bisa merendam kaus kaki atau kain bersih dalam larutan cuka dan air, peras hingga tidak menetes, lalu masukkan ke dalam sepatu semalaman untuk penyerapan bau yang lebih intensif.
5. Alkohol Gosok (Isopropyl Alcohol) untuk Sterilisasi Sepatu
Alkohol gosok, atau isopropil alkohol, adalah disinfektan yang sangat efektif dan cepat menguap, menjadikannya pilihan ideal untuk menghilangkan bau sepatu. Alkohol ini bekerja dengan membunuh bakteri dan jamur yang merupakan biang keladi bau tidak sedap. Keunggulannya adalah tidak meninggalkan kelembapan berlebih yang dapat memperparah masalah bau.
Cara penggunaannya adalah dengan menuangkan sedikit alkohol gosok ke kapas atau kain bersih. Usapkan kapas atau kain tersebut ke seluruh bagian dalam sepatu, dengan fokus pada area yang paling sering berkeringat, seperti sol bagian dalam dan area jari kaki. Setelah diusap, biarkan sepatu mengering di udara terbuka. Alkohol akan membunuh bakteri dan menguap dengan cepat, menghilangkan bau secara efektif.
Anda juga bisa menggunakan botol semprot untuk menyemprotkan alkohol langsung ke bagian dalam sepatu, lalu biarkan mengering. Metode ini sangat direkomendasikan untuk sepatu olahraga atau sepatu yang sering basah karena keringat, karena sifat sterilisasinya yang kuat dan kemampuannya untuk mengering dengan cepat.
6. Kulit Jeruk atau Lemon untuk Aroma Alami yang Menyegarkan
Kulit buah jeruk, seperti jeruk, lemon, atau jeruk nipis, bukan hanya limbah dapur biasa, melainkan juga agen penghilang bau alami yang efektif. Kulit buah ini mengandung minyak esensial yang memiliki aroma segar dan kuat, yang dapat membantu menetralkan bau tidak sedap pada sepatu. Ini adalah cara yang menyenangkan dan ramah lingkungan untuk menyegarkan sepatu.
Untuk menggunakannya, kupas kulit dari satu atau dua buah jeruk atau lemon, pastikan tidak ada sisa daging buah yang menempel. Masukkan kulit jeruk atau lemon tersebut ke dalam setiap sepatu dan biarkan semalaman. Minyak esensial alami dari kulit buah akan meresap ke dalam sepatu, secara bertahap menyerap bau dan meninggalkan aroma segar yang alami.
Buang kulit buah keesokan harinya setelah bau sepatu berkurang. Metode ini merupakan cara alami yang sangat efektif untuk menyegarkan sepatu Anda, memberikan sentuhan aroma sitrus yang bersih dan menyenangkan. Selain itu, ini juga merupakan cara yang baik untuk memanfaatkan limbah dapur secara produktif.
7. Koran Bekas: Solusi Sederhana Penyerapan Kelembapan dan Bau
Koran bekas adalah bahan yang seringkali diabaikan, namun memiliki sifat menyerap yang sangat baik, baik untuk kelembapan maupun bau tidak sedap. Tinta pada koran juga dipercaya dapat membantu menetralkan bau, menjadikannya solusi yang sederhana dan mudah ditemukan untuk masalah bau sepatu.
Cara penggunaannya sangat mudah: remas-remas beberapa lembar koran bekas hingga membentuk bola-bola padat. Masukkan bola-bola koran ini ke dalam setiap sepatu, pastikan mengisi seluruh bagian dalam sepatu dengan rapat. Biarkan koran di dalam sepatu semalaman atau hingga 24 jam penuh untuk penyerapan maksimal.
Koran akan secara efektif menyerap kelembapan berlebih dan bau tidak sedap dari sepatu, membantu mengeringkan bagian dalam sepatu. Jika sepatu masih bau atau sangat lembap setelah satu malam, Anda bisa mengganti koran dengan yang baru dan mengulang prosesnya. Metode ini sangat efektif dan ekonomis, terutama untuk sepatu yang lembap setelah digunakan.
8. Minyak Esensial untuk Aroma Terapi dan Antiseptik
Minyak esensial tertentu, seperti minyak pohon teh (tea tree oil), minyak lavender, atau minyak peppermint, memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami yang kuat. Selain itu, minyak-minyak ini juga memiliki aroma yang menyegarkan, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk mengatasi bau sepatu sekaligus memberikan efek aroma terapi.
Ada dua cara utama penggunaan minyak esensial. Pertama, teteskan beberapa tetes (sekitar 5-10 tetes) minyak esensial pilihan Anda ke kapas atau kain kecil, lalu masukkan kapas/kain tersebut ke dalam setiap sepatu dan biarkan semalaman. Kedua, Anda bisa mencampurkan minyak esensial dengan sedikit air dalam botol semprot, lalu semprotkan tipis-tipis ke bagian dalam sepatu, pastikan tidak terlalu basah. Biarkan sepatu mengering di udara terbuka.
Minyak esensial akan bekerja membunuh bakteri penyebab bau dan meninggalkan aroma yang menyenangkan pada sepatu Anda. Minyak pohon teh sangat direkomendasikan karena sifat antimikrobanya yang kuat, sementara lavender dan peppermint memberikan aroma yang lebih segar dan menenangkan. Pilihlah minyak esensial sesuai preferensi aroma Anda untuk hasil terbaik.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Bau Sepatu Tanpa Dijemur
1. Mengapa sepatu bisa bau?
Jawaban: Sepatu bisa bau karena penumpukan bakteri dan jamur yang berkembang biak di lingkungan lembap dan gelap di dalam sepatu, diperparah oleh keringat kaki.
2. Apakah baking soda aman untuk semua jenis sepatu?
Jawaban: Ya, baking soda umumnya aman dan tidak beracun untuk sebagian besar jenis sepatu, namun selalu disarankan untuk menguji pada area kecil yang tidak terlihat terlebih dahulu.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan bau sepatu dengan metode ini?
Jawaban: Sebagian besar metode memerlukan waktu semalaman atau setidaknya beberapa jam untuk hasil optimal, tergantung tingkat keparahan bau.
4. Bisakah saya menggunakan metode ini secara rutin?
Jawaban: Tentu, metode alami ini dapat digunakan secara rutin sebagai bagian dari perawatan sepatu untuk menjaga kesegaran dan mencegah bau tak sedap.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548493/original/051480500_1775542829-yusuf-sabqi-XgIr4GeYO2w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548391/original/042495700_1775538322-Rumah_Mezzanine_yang_Modern_Tapi_Ramah_Lingkungan_dan_Hemat_Energi__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539502/original/099455600_1774602376-Atap_Pelana_Kombinasi_Kayu_dan_Kisi-Kisi__Nuansa_Asri_Modern_Tropis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545310/original/075978900_1775177758-edible_garden_pinterest_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547388/original/036845400_1775457864-Kandang_dengan_Alas_Tray__Nampan_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548397/original/080691100_1775538492-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365366/original/074969400_1759163833-interior_mezzanine_4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350544/original/087422300_1758002351-Gemini_Generated_Image_1k5e9f1k5e9f1k5e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5433300/original/028878200_1764841633-desain_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534508/original/078807400_1773828128-Depositphotos_767359012_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4281778/original/026398200_1672848072-closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499055/original/044823900_1770768360-cara_menghilangkan_bau_bawang_di_tupperware.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5192380/original/011954800_1745134574-ChatGPT_Image_20_Apr_2025__14.35.28__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547349/original/003237500_1775456677-ae334feb-7cb3-4773-ac8b-4c79de1c5ff5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3178589/original/039292500_1594649738-1646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547657/original/046072000_1775466242-Inspirasi_Meja_Taman_dari_Batu_dan_Kayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323418/original/00_1755768005-group-asia-young-creative-people-smart-casual-wear-discussing-business-celebrate-giving-five-after-dealing-feeling-happy-signing-contract-agreement-office-coworker-teamwork-concept-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515461/original/012630900_1772175940-medium-shot-man-girl-nature.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3092319/original/068174800_1585828063-20200402-Listrik-Gratis-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547595/original/051076900_1775463909-Bayam_Hidroponik.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)

