7 Pohon Buah yang Gampang Tumbuh di Tanah Kering, Produktif di Lahan Minim Air

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Halaman rumah sering kali menghadirkan tantangan tersendiri bagi penghobi berkebun, terutama ketika kondisi tanah kering dan cuaca panas menjadi kendala. Pemilihan tanaman harus cermat agar tetap subur dan produktif meskipun minim air. Maka dari itu penting untuk mengetahui jenis pohon buah yang gampang tumbuh di tanah kering.

Pohon buah yang gampang tumbuh di tanah kering menawarkan solusi praktis, memungkinkan penghuni rumah menikmati hasil panen tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk penyiraman intensif atau perawatan rumit. Ketahanan pohon terhadap kondisi kering juga menjadi faktor utama agar pertumbuhan tetap optimal.

Berbagai jenis pohon mampu menyesuaikan diri dengan tanah kurang subur dan curah hujan terbatas. Pohon buah yang gampang tumbuh di tanah kering biasanya memiliki akar kuat dan daun tebal yang menahan penguapan air berlebihan, membuat tanaman tetap hidup dan berbuah meski lingkungan sekitar kurang ideal. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Selasa (31/3/2026).

1. Buah Delima

Delima adalah pilihan yang sangat baik untuk tanah kering karena ketahanannya terhadap kekeringan dan cuaca panas. Berasal dari daerah kering di Timur Tengah dan Asia Selatan, delima secara alami beradaptasi dengan kondisi minim air.

Setelah fase awal penanaman, pohon buah ini tidak membutuhkan banyak air dan dapat tumbuh subur di tanah berbatu atau berpasir. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh.

Pohon delima mudah tumbuh dari biji dan dapat mulai berbuah dalam satu hingga tiga tahun. Buah delima juga dikenal kaya akan antioksidan dan vitamin C.

2. Buah Tin (Ara)

Buah Tin, atau Ara, sangat cocok untuk ditanam di lingkungan yang panas dan kering. Sebagai tanaman asli Mediterania, buah tin dapat bertahan hidup dengan sedikit air.

Pohon tin tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan dikenal tahan terhadap cuaca panas serta tanah yang kurang subur. Buah tin mudah dirawat dan dapat berbuah dua hingga tiga kali setahun, bahkan dengan irigasi terbatas.

3. Buah Jeruk

Secara umum, pohon jeruk lebih tahan kekeringan dibandingkan kebanyakan tanaman buah lainnya, meskipun ketahanannya bervariasi tergantung jenisnya. Jeruk bali dan jeruk satsuma termasuk yang paling tahan kekeringan.

Kemampuan pohon jeruk untuk bertahan dalam kondisi kering akan meningkat seiring dengan kematangannya. Pohon jeruk membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah dengan drainase yang baik.

Penyiraman yang dalam namun tidak terlalu sering saat pohon mulai tumbuh akan mendorong pembentukan akar yang kuat, membantu adaptasinya di tanah kering.

4. Buah Sawo

Sawo adalah tanaman buah tropis yang dikenal sangat kuat dan dapat bertahan di tanah minim air. Akarnya yang kuat dan dalam memungkinkannya mencari air dari lapisan tanah bawah.

Daun sawo yang tebal dan mengilap juga berfungsi untuk menahan penguapan berlebih, menjadikannya pilihan ideal untuk tanah kering.

Sawo memiliki masa panen yang panjang dan dapat berbuah sepanjang tahun, meskipun pertumbuhannya lambat. Tanaman ini tetap berbuah meski tanpa pemupukan intensif.

5. Buah Mangga

Mangga adalah salah satu buah tropis yang sangat populer dan dapat tumbuh subur di daerah beriklim panas. Pohon buah ini mampu bertahan dengan sedikit air, namun tetap memerlukan sinar matahari penuh untuk hasil buah yang optimal.

Beberapa varietas mangga seperti Arumanis, Harumanis, Manalagi, dan Gedong Gincu dikenal tahan kekeringan. Varietas-varietas ini dapat beradaptasi baik di tanah berpasir atau sedikit berkerikil, serta mampu bertahan dan berbuah baik selama musim kemarau.

6. Jambu Kristal

Jambu kristal adalah salah satu tanaman yang terbukti tahan terhadap kekeringan dan panas. Varietas ini memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan jambu biji biasa dan berbuah tanpa biji.

Daunnya yang tebal membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanaman. Jambu kristal dapat ditanam di pot besar dengan penyiraman cukup seminggu 2-3 kali saat musim kemarau.

Tanaman ini juga relatif tahan hama dan perawatannya cukup mudah, serta dapat tumbuh baik di tanah yang subur maupun sedang, asalkan drainase baik.

7. Buah Naga

Buah naga merupakan salah satu tanaman buah yang tahan terhadap tanah kering. Tanaman ini berasal dari daerah beriklim semi-kering di Amerika Latin. Buah naga telah terbukti tumbuh subur di berbagai jenis tanah, termasuk tanah berpasir dan berbatu.

Buah naga termasuk dalam daftar pohon buah yang tahan kekeringan dan membutuhkan perawatan rendah, menjadikannya pilihan menarik untuk lahan kering.

Perencanaan lokasi penanaman turut menentukan keberhasilan pertumbuhan pohon buah yang gampang tumbuh di tanah kering. Area yang mendapat cahaya matahari cukup namun tidak terlalu terik, tanah yang diberi mulsa atau bahan organik, serta penempatan pohon sesuai ukuran dewasa menjadi kunci utama.

People Also Ask

1. Pohon buah apa saja yang gampang tumbuh di tanah kering?

Jawaban: Beberapa pohon buah yang gampang tumbuh di tanah kering antara lain delima, buah tin, jeruk (terutama varietas bali dan satsuma), sawo, mangga, jambu kristal, dan buah naga.

2. Mengapa delima dan buah tin cocok untuk tanah kering?

Jawaban: Delima berasal dari daerah kering di Timur Tengah dan Asia Selatan, secara alami beradaptasi dengan minim air. Buah tin asli Mediterania, tahan panas dan dapat hidup dengan sedikit air.

3. Bagaimana cara merawat pohon buah di tanah kering agar tetap produktif?

Jawaban: Perawatan meliputi penempatan di area dengan sinar matahari cukup, penggunaan mulsa atau bahan organik pada tanah, serta penyiraman yang dalam namun tidak terlalu sering untuk mendorong akar kuat.

4. Apakah semua jenis mangga tahan kekeringan?

Jawaban: Tidak semua jenis mangga. Varietas seperti Arumanis, Harumanis, Manalagi, dan Gedong Gincu dikenal lebih tahan kekeringan dan dapat beradaptasi baik di tanah berpasir atau berkerikil.

5. Apa keunggulan jambu kristal untuk ditanam di lahan kering?

Jawaban: Jambu kristal terbukti tahan kekeringan dan panas, memiliki pertumbuhan cepat, berbuah tanpa biji, serta daunnya tebal untuk mengurangi penguapan air.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |